
Dimensi Naga
Di suatu tempat di Dimensi Naga, terlihat satu sosok yang memiliki fitur wajah tampan, telinga runcing, rambut putih dengan tinggi dua meter.
Tatapannya tertuju ke arah kejauhan, rambut putihnya terbang dihembuskan oleh angin karena saat ini pria tersebut sedang berdiri di sebuah tebing yang lumayan tinggi.
“Festival Raja Naga telah dimulai! Ayah, aku akan menunjukkan bahwa akulah yang terkuat diantara semua saudaraku! Dan kakak, ketika kita bertemu kembali, aku akan menghajarmu habis-habisan karena telah menyegel ku dalam waktu yang sangat lama di Dimensi Naga ini! Semua musuh yang kalian sediakan sebagai hukuman ku telah ku musnahkan!”
“Karena aku satu-satunya keturunan campuran dengan Ras Jurang Dalam, aku akan membuktikan bahwa aku lebih tinggi dari pada semua saudaraku. Dan ibu, aku ingin tau kenapa sebelumnya kau setuju dengan permintaan Ren Zi untuk menyegel ku!” ucap pemuda tersebut. Tidak ada kebencian terlihat di matanya, tetapi ada sesuatu yang lain, yaitu haus akan pertarungan.
Tidak lama kemudian, qi dalam jumlah yang sangat besar serta aura yang sama dengan yang dilihat oleh Lin Yan di Danau Yin-Yang pun menyelimuti pemuda tersebut.
Tubuhnya perlahan membesar dan masuk ke bentuk naga berwarna abu-abu kehitaman yang memiliki bentuk sangat unik.
Cakarnya ada lima, tidak seperti naga pada umumnya yang hanya memiliki empat cakar atau seperti Xiao Yuu yang memiliki enam cakar.
Enam sayapnya terlihat seperti sebuah kristal yang di susun sangat rapi. Juga, di ekornya terlihat seperti sebuah tombak di ujungnya.
“Khaaa....” Saat naga itu meraung keras, tempat disekitarnya tampak layu dengan cepat. Qi yang digunakan olehnya juga sangatlah unik karena mampu memberikannya kehidupan dan merenggutnya juga.
“Hanya satu yang tersisa, wahai Naga Api Neraka! Kau adalah musuh utamaku agar aku mendapatkan Buah Mitos Suci dan bisa keluar dari Dimensi Naga ini!” Naga tersebut meraung keras lalu langsung mengepakkan sayapnya lalu terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah pusat Dimensi Naga.
Semua tempat yang dilewati oleh Naga itupun langsung layu. Bahkan untuk para naga yang berada di sekitar tempat tersebut tidak berani mendekat karena legenda tentang naga tersebut telah tersebar sangat luas. Dia adalah salah satu kandidat pemenang dari semua Festival Raja Naga yang tejadi di masa lalu.
**
Di dekat pusat Dimensi Naga, Xiao Yuu yang sedang mendekat pun memasang wajah serius. Ia terhenti di udara lalu menatap ke arah kejauhan.
“Raungan ini... Kenapa aku sepertinya pernah mendengarnya?” Gumam Xiao Yuu. Tetapi ia tidak ingat sama sekali kapan dan dimana ia mendengarnya.
Xiao Yuu terdiam dalam waktu yang cukup lama di tempatnya. Ia tampak seperti sedang menunggu sesuatu.
Tidak lama kemudian, satu sosok terlihat terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arahnya. Wajah Xiao Yuu berubah seketika karena dapat merasakan bahwa siapapun yang mendekat tersebut sangatlah kuat, ia juga tidak yakin apakah ia bisa menang melawan sosok naga yang sudah dekat tersebut atau tidak.
Wusssh!
Pemuda sebelumnya yang memiliki bentuk luar biasa dalam bentuk naga terus terbang. Niat bertarung yang sangat besar terlihat jelas di matanya.
“Sudah dekat!” ucap naga tersebut ketika sedang terbang. Namun, matanya menyipit ketika menatap satu sosok wanita yang tidak lain adalah Xiao Yuu sedang melayang di udara.
Ketika melihat sosok tersebut dengan jelas, naga itupun langsung mengecil lalu tiba di jarak hampir sepuluh meter dari Xiao Yuu.
“Xiao Yuu.. atau lebih mudah memanggilmu Ren Xiao Yuu.” ucap naga tersebut yang telah mengambil bentuk manusia. Ekor tipis tampak berayun-ayun di belakangnya tanda bahwa dia juga campuran Naga dengan jenis lainnya.
“Siapa kau?” Tanya Xiao Yuu dingin, hanya beberapa yang mengetahui tentang nama lengkapnya.
Wajah Xiao Yuu semakin serius ketika mendengar apa yang dikatakan oleh pemuda tersebut. Ia tidak menduga bahwa pemuda itu mengatakan bahwa ibunya adalah sang Dewi Naga Perak.
Wajar bagi Xiao Yuu untuk tidak mengetahui identitasnya karena ia masih kecil di waktu itu.
“Katakan! Siapa kau sebenarnya!” ucap Xiao Yuu tidak sabar.
Pemuda itu hanya menatap Xiao Yuu dengan tatapan datar untuk beberapa saat lalu membalas, “Kau pasti sudah tau siapa aku! Xiao Yuu, aku memperingatimu untuk tidak ikut campur dalam perebutan Buah Mitos Suci! Aku sudah memberikan wajah kepada semua kakak dengan melakukan ini karena mereka semua tau sifatku seperti apa. Tetapi.. jika kau menghalangi ku nanti, aku tidak akan berbelas kasih karena aku sangat membutuhkan Buah Mitos Suci agar dapat mengejar Ren Zi, kakak tertua dan merupakan yang terkuat!”
Zhep!
Setelah mengatakan itu, pemuda itupun langsung menghilang dan melewati Xiao Yuu dalam sekejap.
Deg! Deg!
Jantung Xiao Yuu berdetak sangat cepat karena ia tidak mampu bereaksi dengan kecepatan pemuda tersebut. Ia sangat sadar bahwa jika mereka bertarung, ia akan kalah dalam waktu yang sangat cepat.
“Siapa dia? Kakak tertua? Ren Zi? Apa yang dimaksud olehnya? Ketika aku kecil dia sudah dewasa? Apakah dia sama dengan Lin Yan? Dia saudaraku? Tetapi kenapa rasanya dia sangat berbeda dari Lin Yan?” Xiao Yuu yang sedikit takut pun langsung menoleh ke arah belakang.
Karena ingin mengetahui semua hal yang ada tentang dirinya dan keluarganya, Xiao Yuu pun langsung terbang dengan kecepatan tinggi mengejar pemuda tersebut.
Pemuda sebelumnya yang telah melewati Xiao Yuu tentu dapat merasakan bahwa Xiao Yuu mengejarnya. Ia tampak tidak peduli sama sekali karena ada tujuan yang harus ia capai untuk saat ini, yaitu melampaui seseorang yaitu kakak tertuanya.
Wajah pemuda tersebut tampak sedikit dingin karena ingat tentang masa lalu saat dirinya dikalahkan secara tragis. Setelah itu, ia mencari kekuatan lebih dan melakukan banyak hal. Tetapi apa yang dilakukan olehnya membuatnya di segel oleh seseorang yang pernah mengalahkannya secara tragis yaitu kakaknya sendiri yang bernama Ren Zi.
“Ketika aku mendapatkan Buah Mitos Suci, kekuatanku akan bangkit lebih cepat!” ucap pemuda tersebut dan meningkatkan kecepatannya terbang ke arah pusat Dimensi Naga.
**
Sementara itu, di pusat Dimensi Naga, naga dalam jumlah yang sangat besar pun telah muncul.
Banyak para Raja Naga Elemen yang telah tiba juga.
Di pusat Dimensi Naga, terlihat satu pohon yang kini telah mencapai tinggi menembus awan.
Di puncak pohon yang merupakan Pohon Suci, satu kuncup bunga pun terlihat, di kuncup bunga tersebut, ada sebuah buah yang tampak seperti sebuah mutiara berukuran kepala manusia berwarna putih.
Karena sudah banyak naga yang mendekat, sosok yang tertidur tepat di bawah Pohon Suci pun membuka matanya.
Deg!
Api berwarna hitam dalam jumlah yang sangat mengerikan serta panas luar biasa pun terpancar.
“Akhirnya dimulai! Kali ini pertarungan kita akan mencapai babak akhir, Xia Yuuxuan!” ucap sosok tersebut dengan nada yang sangat dingin.