Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 402 - Sejarah Lin Ming dan Lin Xi



Klan Li


Tatapan Lin Yan tertuju pada pria tua yang sudah ia duga sebagai Patriak Klan Li saat ini. Ia sama sekali tidak dapat mengukur kekuatan Patriak Klan Li bahkan setelah ia menggunakan Mata Raja.


“Pria tua ini sangat kuat.” Batin Lin Yan.


Bahkan untuk Xia Yue'er pun dapat merasakan tekanan yang samar dari Patriak Klan Li walaupun pria tua itu tidak mengeluarkan qi-nya sama sekali.


“Patriak, ini adalah benda yang anda inginkan.” Li Xu pun awalnya berdiri dan membungkuk ke arah Patriak Klan Li langsung berbicara dan menyerahkan cincin ruang kepada Patriak Klan Li.


“Kerja bagus, Li Xu. Kembalilah terlebih dahulu. Kau boleh beristirahat selama seminggu setelah melakukan misi yang kemungkin besar kau akan diserang oleh kultivator yang berniat merampok benda yang aku inginkan.” Patriak Klan Li mengangguk kecil dan memberi penghargaan kepada Li Xu.


Li Xu merasa senang bahwa Patriak Klan Li memujinya. Itulah yang membuat semua anggota Klan Li menghormati Patriak Klan Li karena dia mengingat semua nama anggota Klan-nya bahkan untuk anggota Klan cabang. Juga, dia selalu menyapa semua anggota Klan dan menganggap semua anggota Klan sebagai anggota keluarganya.


Itulah yang membuat tidak pernah ada terjadi perselisihan antara anggota Klan karena sikap Patriak Klan Li setara semua terhadap anggota Klan-nya.


Setelah Li Xu pergi, Patriak Klan Li menatap ke arah Lin Yan dengan seksama lalu mempersilahkan Lin Yan duduk kembali. Tentu ia dapat melihat Xia Yue'er yang sedang duduk di bahu Lin Yan dengan melipat kedua lengannya yang mungil di depan dadanya.


“Itu.. Roh Dunia Peri!” Batin Patriak Klan Li yang memiliki pengetahuan yang sangat luas.


Setelah duduk, Patriak Klan Li pun langsung berbicara, “Aku sudah menduga bahwa kau adalah Lin Yan, pemuda yang dikatakan oleh Hao’er. Dia mengatakan bahwa kau adalah jenius tertinggi yang pernah dia lihat selama menjadi kultivator.”


“Anda terlalu menyanjungku Tuan Patriak.” ucap Lin Yan dengan senyum kecil.


“Tapi ini adalah kenyataan. Di Klan Li, Hao’er adalah bakat tertinggi yang pernah ada sehingga dia dikirim ke Benua Saint. Jika tidak, dia akan tetap di Daratan Utara karena di sini, pasti sangat banyak kultivator yang mengincarnya.” Patriak Klan Li berkata kembali.


Lin Yan tidak memperpanjang argumen, ia pun langsung bertanya tujuannya datang ke Klan Li, “Lalu, di mana Li Hao saat ini?”


“Dia sedang berkultivasi saat ini. Dan benda yang dibawa oleh Li Xu ke tempat ini adalah sumber daya berharga untuk meningkatkan kultivasinya ke tingkat Alam Kaisar. Juga, ada beberapa sumber daya lainnya yang akan digunakan olehnya. Jika kau berniat menunggunya, mungkin beberapa hari lagi Hao’er akan selesai berkultivasi.” ujar Patriak Klan Li.


Lin Yan mengangguk kecil dan tidak keberatan sama sekali. Selain dari menemui Li Hao, tentu ia bertujuan menemui Patriak Klan Li juga.


“Apakah anda bisa memberikanku beberapa informasi?” Tanya Lin Yan menatap dengan serius ke arah Patriak Klan Li.


Lin Yan menarik nafasnya dalam-dalam lalu menjawab, “Informasi tentang keberadaan Lin Ming dan Lin Xi.”


Mata Patriak Klan Li menyipit seketika dan memikirkan tentang kedua sosok perkasa itu. Ia tau bahwa kedua legenda Klan Lin telah menghilang dalam waktu yang lama sebelum kembali ke Benua Saint. Setelah itu, Lin Yan juga berasal dari Klan Lin sehingga ia langsung membuat spekulasi tentang identitas Lin Yan hanya berpikir dalam waktu beberapa detik saja.


“Aku tidak menyangka bahwa kedua legenda Klan Lin akan memiliki cucu.” ucap Patriak Klan Li terlebih dahulu yang membuat Lin Yan terkejut karena Patriak Klan Li langsung menyimpulkan identitasnya.


“Jika kau ingin mengetahui keberadaan Lin Ming dan Lin Xi, ada baiknya kau datang ke Klan Lin. Tetapi, yang membuatku sedikit penasaran, putra satu-satunya Lin Ming dan Lin Xi telah tewas. Aku tidak berniat untuk membuatnya bertanya-tanya kenapa aku mengatakan ini. Tetapi, kau harus mengerti bahwa kau harus mengenali identitasmu juga.” Patriak Klan Li berbicara dengan kata-kata sedikit misterius.


Namun Lin Yan langsung paham apa maksud dari Patriak Klan Li walaupun ia merasa sedikit sedih karena ia sudah menduga dari dulu bahwa ia hanya diadopsi oleh kakeknya dan neneknya.


“Terima kasih karena telah membenarkan spekulasiku saat ini. Itulah sebabnya aku ingin menemui kakek dan nenekku. Sebelum itu, aku ingin bertanya, seperti apa Putra kakek dan nenekku?” Tanya Lin Yan kembali.


Patriak Li terdiam untuk beberapa saat dan menatap ke arah Lin Yan dengan seksama. Tidak lama kemudian, ia pun mengambil keputusan untuk mengatakan semuanya karena tampaknya Lin Yan cukup dewasa untuk berpikir dan juga Lin Yan masih tenang ketika ia mengatakan tentang identitasnya yang ia duga bahwa Lin Yan memang diadopsi oleh Lin Ming dan Lin Xi.


“Putra dari Lin Ming dan Lin Xi bernama Lin Diao, dia adalah kultivator kuat yang mencapai puncak seperti Lin Ming dalam waktu yang sangat singkat. Aku berpikir bahwa itu adalah faktor garis keturunan karena orang tua Lin Ming di zaman kuno juga seperti itu.” Patriak Klan Li menjelaskan perlahan dan berhenti untuk beberapa saat.


Tidak lama kemudian, Patriak Klan Li pun melanjutkan, “Namun, kecepatannya tumbuh membuat beberapa kekuatan besar juga merasa terancam. Dan akhirnya, beberapa kultivator puncak berniat menghabisi Lin Diao.”


“Ketika dia dijebak, Lin Diao tewas dalam pertarungan besar yang juga diikuti oleh Lin Ming. Di saat itu juga, leluhur Tua Kekaisaran Han jatuh di tangan Lin Ming. Jika saja semua kekuatan besar tidak mengentikan pertarungan itu, bisa dipastikan bahwa Kekaisaran Han akan rusak total.”


“Setelah kejadian itu, Lin Ming dan Lin Xi tampak menjadi lebih tua dalam waktu yang sangat cepat. Tidak ada kabar dari mereka dalam waktu yang sangat lama. Lalu, berita penting pun terdengar kemudian yang mengatakan bahwa Lin Ming dan Lin Xi mundur dari jabatan Master Bela Diri dan berhenti dari dunia kultivator.” Patriak Klan Li menceritakan kisah Lin Ming, Lin Xi dan Lin Diao.


Mendengar cerita itu, Lin Yan hanya mengepalkan tangannya dengan kuat dan paham kenapa kakek dan neneknya berakhir di Daratan Utara. Itu untuk melupakan kejadian terbunuhnya Lin Diao dan akhirnya mereka menemukannya entah bagaimana ceritanya lalu tinggal di Daratan Utara untuk merawatnya.


“Kekaisaran Han!” Batin Lin Yan. Walaupun ia menahan amarahnya, Qi Raja miliknya masih perlahan merembes keluar perlahan.


Patriak Klan Li yang menatap itu menaikkan sedikit alisnya lalu tersenyum karena merasa bahwa sikap Lin Yan sangatlah mirip dengan Lin Ming ketika masih muda. Walaupun keduanya tidak memiliki hubungan garis darah, tampaknya Lin Yan banyak meniru sifat Lin Ming.


“Lalu, bisakah anda memberitahu hal terakhir yang ingin aku ketahui? Aku tidak akan bertanya di mana kakek dan nenekku saat ini karena mungkin apa yang aku tanyakan akan menunjukkan mereka di mana secara langsung. Kenapa kakek dan nenekku kembali Klan Lin tiba-tiba?” Tanya Lin Yan saat menekan amarahnya terhadap Kekaisaran Han.


Pertanyaan Lin Yan yang didengar oleh Patriak Klan Li membuatnya menghela nafas panjang karena memang benar apa yang dikatakan oleh Lin Yan bahwa alasan kembalinya Lin Ming dan Lin Xi juga merupakan tempat mereka berada saat ini.