Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 205 - Isi Pintu Kedua



Situs Gunung Safir, Kota Mutiara


Kota saat ini ramai dipenuhi oleh kultivator kultivator kuat yang datang ke tempat tersebut setelah mendengar berita tentang seseorang berhasil mengambil buah dan kemungkinan mengetahui rahasia Situs Gunung Safir.


Semua dari mereka tentu saja menunggu dua sosok yang dikabarkan telah memakan buah dan tidak di kirim keluar dari Situs tersebut, yang artinya, dua sosok yang memakai jubah pasti mendapatkan banyak hal dari Situs Gunung Safir. Tentu mereka semua tidak akan melewatkan kesempatan untuk menangkap keduanya yang merupakan Lin Yan dan Gu Yin.


“Sudah sangat lama mereka tidak terlihat. Apa yang terjadi? Apakah keduanya tidak lagi keluar dari tempat itu? Sudah seminggu waktu berlalu.”


“Apakah keduanya tidak akan keluar lagi dari tempat itu?”


“Aku dengar, wanita yang menggunakan qi Es Hitam itu membunuh banyak kultivator di puncak Gunung Safir sebelumnya.”


“Ya. Tidak hanya itu, ada juga informasi lainnya tentang wanita tersebut sebelumnya juga merupakan pelaku yang membunuh tiga anggota klan Gui yang dianggap jenius. Bahkan mereka mencuri sumber daya berharga dari ketiga murid itu yang membuat Master Sekte Gerbang Surgawi sangat murka.”


Diskusi para kultivator di tempat itu pun terdengar dan semua pembahasan merekam hanyalah tentang Lin Yan dan Gu Yin.


Lin Yan dan Gu Yin tidak tau bahwa waktu yang mereka lalui dengan sangat singkat di dalam ruangan ternyata waktu di luar telah sangat lama berlalu. Ruang tersebut seperti dimensi yang sangat berbeda, tidak terhubung dengan dunia luar karena memang sengaja diciptakan seperti itu.


Tentu tujuan utama adalah menyegel Roh Dewi Kematian dalam waktu yang lama agar kekuatannya melemah, itulah sebabnya waktu jauh lebih cepat berjalan di dalam ruangan tersebut.


Di beberapa tempat tersembunyi, terlihat para Master Sekte ataupun pemimpin kekuatan besar serta Patriak klan yang mengawasi semua lokasi agar ketika Lin Yan dan Gu Yin keluar, mereka akan langsung menangkapnya.


**


Sementara itu, Lin Yan dan Gu Yin saat ini sedang menatap dua pintu yang belum dibuka. Pintu di tengah tentu saja tempat Roh Dewi Kematian disegel. Sementara dua pintu lainnya terlihat seperti biasa saja.


“Pintu mana untuk keluar dari tempat ini? Apakah kau bisa melacaknya?” Tanya Gu Yin menatap ke arah Lin Yan.


Mendengar apa yang Gu Yin tanyakan, Lin Yan pun langsung menyentuh permukaan pintu dan menyalurkan energi spiritual miliknya untuk mencoba apakah bisa melacak isi dari pintu.


Kerutan muncul di dahi Lin Yan karena tidak mampu melacak apa isinya, ia pun bergerak ke arah pintu yang satu lagi dan melakukan hal yang sama untuk melihat apa isinya.


“Hm? Ini?” Mata Lin Yan sedikit cerah dan langsung membuka pintu karena melihat apa isinya.


Crak!


Ketika pintu terbuka, terlihat ruangan lainnya yang membuat Lin Yan semakin kagum dengan siapa yang membuat tempat tersendiri.


“Apakah itu nyata? Tempat ini sungguh di penuhi oleh herbal yang sangat banyak!” Seru Gu Yin. Ia mengenal beberapa herbal dan ketika menatap semua yang ada di dalam, ia yakin bahwa itu adalah herbal-herbal yang sangat bagus dan jumlahnya hampir mencapai ribuan.


“Ya. Pintu ini terhubung ke pintu emas tempat Roh Dewi Kematian di segel. Qi Roh Dewi Kematian diolah dan di murnikan, setelah itu, qi tersebut di transfer ke pintu ini walaupun jumlahnya sangat kecil karena semua qi Roh Dewi Kematian sebelumnya sebagian besar digunakan untuk mempertahankan ruangan. Siapapun yang membuatnya pastilah orang yang sangat hebat!” Lin Yan juga tidak bisa berkata-kata melihat herbal yang ada di hadapannya yang tampaknya dipelihara dengan cara yang berbeda.


“Lihatlah, beberapa kali herbal telah mati tetapi tumbuh kembali sehingga beberapa dari herbal tersebut baru saja tumbuh. Tapi lihat itu..” Lin Yan menunjuk ke arah sebuah herbal berbentuk bunga pipih yang memiliki delapan kelopak berwarna-warni, sedangkan bagian tengahnya terlihat seperti sebuah mutiara berwarna putih bersih. Diameter herbal tersebut mencapai hampir dua meter.


“Hm? Apakah kau tau herbal apa itu?” Tanya Gu Yin penasaran menatap ke arah herbal yang sedikit aneh karena ada kristal di tengahnya.


“Ya. Itu adalah herbal yang bernama Bunga Mutiara Kekal. Ketika herbal itu mati dalam waktu yang lama, mutiara yang ada di tengah herbal tersebut tidak akan membusuk sama sekali karena jumlah qi yang tersimpan di dalamnya sangatlah besar. Juga, fungsi dari herbal Bunga Mutiara Kekal ini juga sangat banyak sampai-sampai aku tidak bisa menghitungnya. Ketika pertama kali memeriksa seluruh tempat kecil ini, herbal inilah yang paling berharga dan usianya juga telah mencapai setidaknya 10.000 tahun!” Lin Yan menjelaskan sedikit bersemangat.


“10.000 tahun? Jika seperti itu, tampaknya ruangan ini telah dibuat lebih dari usia tersebut bukan?” Tanya Gu Yin.


“Coba lihat ini, ketika melewati pintu ini, aku menemukan sesuatu yang sangat menarik.” Lin Yan pun kemudian berbalik lalu membuat qi-nya menjadi sebuah tombak mini lalu melemparnya keluar.


Zhep!


Mata Gu Yin melotot melihatnya karena tiba-tiba saja kecepatan laju tombak qi yang di lempar oleh Lin Yan menjadi puluhan kali lebih cepat dari yang seharusnya.


“Maksudmu, ruangan ini berjalan jauh lebih lambat dari yang seharusnya?” Tanya Gu Yin tercengang.


“Ya. Yang artinya, jika ada herbal berusia 10.000 tahun di sini, ruangan ini telah diciptakan selama lebih dari 1.000.000 tahun lamanya!” ucap Lin Yan dan tidak tau lagi cara menggambarkan tentang pencipta ruangan tersebut.


Gu Yin terdiam. Konsep apa itu waktu selama 1.000.000 tahun? Sungguh sesuatu yang tidak pernah tergugat sama sekali. Dan jika benar seperti itu, Gu Yin juga membuat spekulasi umur dari Roh Dewi Kematian, itu membuatnya menelan ludahnya sendiri karena tidak menyangka akan ada makhluk yang bisa hidup selama itu.


Lin Yan juga memikirkan hal yang sama saat ini. Dan dari itu semua, ia telah membuat spekulasi zaman Kaisar Manusia berkuasa, yaitu 1.000.000 tahun yang lalu. Ia sekarang paham mengapa sangat sedikit sejarah tentang Kaisar Manusia karena pasti sudah terhapus oleh waktu.


Dan tampaknya pun, mengapa Kaisar Manusia masih diingat oleh beberapa kultivator, itu pasti dikarenakan oleh perbuatan empat klan kuno. Karena sudah sangat lama waktu berlalu, itulah sebabnya keempat klan tersebut disebut sebagai klan kuno dan menjadi penguasa dunia.


“Baiklah, tidak perlu membuang waktu. Tampaknya untuk menciptakan sesuatu seperti ini pasti membutuhkan level kekuatan yang sangat tinggi karena sebelumnya pun, Roh Dewi Kematian mengatakan bahwa ia hanya bisa menggunakan 0,01% kekuatannya. Pastilah kekuatan seperti itu diluar nalar akal sehat. Ayo kita ambil semua herbal ini, akan percuma jika meninggalnya karena ini adalah sumber daya berharga.” ucap Lin Yan.


Gu Yin pun tersenyum manis dan mengangguk kecil. Keduanya pun langsung bergerak dan memetik herbal dengan hati-hati.


Lin Yan membuat kotak yang memiliki Formasi agar herbal penting tidak kehilangan khasiatnya sedikitpun.


Ini adalah harta sebenarnya yang ada di Gunung Safir, dan benda-benda lainnya hanyalah ampas yang di taruh untuk menarik perhatian para kultivator lemah. ini juga disebabkan oleh tempat itu memang sedari awal diciptakan hanya untuk menyegel Roh Dewi Kematian.