Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 359 - Tujuan : Sungai Abadi



Pulau Es Utara


Sudah empat hari lamanya Lin Yan menatap di Pulau Es Utara. Tentu ia akan menemani istrinya di tempat itu karena mereka sudah lama tidak bertemu dan ia pun hendak pergi keluar dari pulau itu untuk meningkatkan kekuatan. Walaupun di Pulau Es Utara qi sangatlah padat, tetap saja tempat dengan basis elemen Es akan membuat Lin Yan tidak akan meningkat secepat diluar.


Saat ini, Lin Yan sedang berada di pinggiran Pulau Es Utara bersama dengan Gu Yin dan Gu Yuena. Ketiganya sedang menunggu sosok tertentu yang tidak lain adalah Guru Gu Yuena, Nyonya Kedua Sekte Istana Salju.


Setelah menunggu beberapa saat, Mu Xuan Xian pun tiba.


“Apakah kau tidak ingin tinggal lebih lama lagi?” Tanya Gu Yin dengan nada penuh harap.


Pertanyaan Gu Yin membuat Gu Yuena memicingkan matanya ke arah sepupunya itu.


“Aku harus bergegas untuk meningkatkan kekuatanku, Yin'er. Sebab, targetku saat ini adalah memasuki peringkat 200 Master Bela Diri,” jawab Lin Yan.


Gu Yin merasa sedih karena ia harus berpisah dengan suaminya lagi padahal mereka baru bertemu.


Menatap Gu Yin yang memasang wajah sedih, Lin Yan hanya menjentikkan jarinya di dahi wanita tidak masuk akal itu sambil berkata, “Berkultivasilah dengan giat agar suatu hari nanti kita akan berkelana bersama.”


Gu Yin sedikit cemberut tetapi ia merasa senang dengan kata-kata Lin Yan. Ia pun langsung memeluknya dengan erat karena mungkin butuh waktu lama bagi mereka akan bertemu kembali.


“Berhati-hatilah di luar sana.” Bisik Gu Yin.


“Tentu..” Balas Lin Yan dengan senyum diwajahnya.


“Sudah waktunya, aku akan membuka Formasi yang ada di atas laut itu. Ketika kau ingin kembali ke sini, kau hanya perlu menyalurkan qi-mu ke benda ini dan aku akan langsung datang.” Mu Xuan Xian melempar sebuah kristal putih berukuran genggaman tangan.


Lin Yan mengangguk kecil saat melepaskan pelukannya dari Gu Yin dan menerima benda tersebut.


“Yue’er.. jagalah Lin Yan agar tidak melakukan hal yang sembrono.” ucap Gu Yin serius.


“Serahkan saja padaku. Selama Putri ini bersamanya, tidak akan ada hal berbahaya yang terjadi.” Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya pun menepuk dadanya karena berjanji kepada Gu Yin.


Lin Yan memutar bola matanya ke arah Xia Yue'er karena apa yang akan terjadi selanjutnya adalah sebaliknya, ialah yang harus menjaga Roh Peri mungil tersebut agar tidak melakukan sesuatu yang sembrono.


Gu Yin tersenyum manis ketika melihat Xia Yue'er yang sangat imut berbicara serta melakukan gerakan berjanji seperti itu.


“Baiklah, sampai jumpa lagi Yin'er.. Na’er..” ucap Lin Yan saat perlahan melayang ke arah langit.


“Datanglah secepat mungkin jika kau memiliki waktu!” Gu Yin berteriak lumayan keras ke arah langit.


“Jangan memancing musuh yang tidak bisa kau hadapi Lin Yan!” Gu Yuena memperingati.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Gu Yuena, Lin Yan hanya sedikit berkedut tetapi memikirkan kembali perjalanannya selama ini, ia memang selalu melakukan hal itu.


Zhep!


Tidak sampai sepuluh menit kemudian, keduanya tiba di pinggiran Formasi.


“Aku saat ini merasa heran bagaimana caramu untuk melihat Formasi ini dengan tingkat kultivasimu itu. Biasanya, seseorang dengan tingkat energi spiritual selevel tingkat Alam Kaisar pun merasa kesulitan melacak Formasi ini.” ucap Mu Xuan Xian menatap ke arah Lin Yan.


Lin Yan terdiam mendengarnya karena tentu tidak akan mau menceritakan tentang keahliannya yaitu Mata Raja kepada siapapun karena ia telah berjanji kepada nenek dan kakeknya dahulu.


“Tentu karena Lin Yan adalah seorang ahli Formasi yang paling hebat yang pernah aku lihat. Tidak ada Formasi yang tidak dapat dibongkar oleh Lin Yan walaupun dia harus membutuhkan waktu membongkar Formasi ini!” ucap Xia Yue'er dengan nada bangga seolah-olah dirinyalah yang sangat hebat dalam membongkar Formasi.


Mu Xuan Xian hanya melirik ke arah Xia Yue'er dengan tatapan datar karena sudah sedikit mengerti bahwa Roh Peri itu adalah seorang anak-anak yang selalu besar kepala.


Tanpa menghiraukan kata-kata Xia Yue'er, Mu Xuan Xian pun membuat gerakan tertentu dan Formasi perlahan terbuka walaupun itu tidakkah lebar.


“Pergilah.” ucap Mu Xuan Xian.


“Terimakasih.” Balas Lin Yan dan langsung melesat ke arah luar dengan kecepatan penuhnya.


Ketika Lin Yan menghilang dari pandangan, Mu Xuan Xian menutup Formasi kembali sambil bergumam, “Jika dia tau kakek dan neneknya saat ini bertugas untuk menjaga segel dan menumpas iblis karena tekanan dari Klan Lin, mungkin pemuda itu akan mencoba menantang Klan Lin.”


Mu Xuan Xian dan Mu Xuanyin sangat tau tentang apa yang terjadi kepada Lin Ming dan Lin Xi sehingga mereka mencoba melatih Gu Yuena dan Gu Yin. Kemampuan keduanya memiliki qi khusus yang menjadi kelemahan para Iblis. Keduanya sangat ingin membantu Lin Ming dan Lin Xi karena tentu mereka memiliki hubungan yang baik.


Itulah sebabnya Mu Xuanyin dan Mu Xuan Xian seperti tidak keberatan sama sekali bahwa Lin Yan memasuki Pulau Es Utara. Dan itu bukan karena permintaan Gu Yin, tetapi karena keberadaan Lin Ming dan Lin Xi.


**


Lin Yan yang telah keluar dari Formasi tentu tidak bergerak ke arah Kota Neraka berada. Ia bergerak ke arah lainnya karena ingin mencari peluang tertentu untuk meningkatkan kekuatan.


“Lin Yan, ke mana tujuan kita saat ini?” Tanya Xia Yue'er yang telah masuk ke dalam pakaian Lin Yan karena ia merasa lebih nyaman berada di sana dari pada terkena angin.


“Aku telah memeriksa peta yang diberikan oleh Nyonya Kedua Sekte Istana Salju sebelumnya. Itu adalah peta lengkap wilayah barat Benua Saint. Kita akan pergi ke sana karena aku menemukan sesuatu yang menarik.” Balas Lin Yan dengan senyum kecil.


“Tempat menarik? Tempat seperti apa itu?” Tanya Xia Yue'er bersemangat karena tentu jika Lin Yan mengatakan tempat itu menarik, maka sudah pasti itu adalah kenyataan.


“Di wilayah Barat Benua Saint, ada tempat yang disebut sebagai Sungai Abadi. Tempat ini dirumorkan sering memunculkan ikan-ikan aneh yang dapat meningkatkan qi dalam jumlah yang sangat besar.” Lin Yan menjelaskan.


“Oh..” Mata Xia Yue'er berbinar karena dengan ikan yang dikatakan oleh Lin Yan, maka kultivasinya mungkin akan meningkat sangat cepat.


“Ayo Lin Yan! Kita harus bergegas! Aku ingin melihat tempat seperti apa itu!” Seru Xia Yue'er dan menunjuk ke arah depan seperti sedang memberi perintah.


Lin Yan hanya tersenyum melihat sikap Xia Yue'er. Dari informasi yang ia terima, tempat itu sering di datangi oleh para kultivator kuat. Setiap minggunya, pertarungan akan terjadi di tempat itu yang membuat tempat itu akan menjadi tempat untuk meningkatkan kultivasi dan kemampuan bertarung dengan cepat.


Sementara itu, Xiao Ziya yang berada di Ruang Jiwa Lin Yan memasang ekspresi bingung karena seperti pernah mendengar nama Sungai Abadi.


Tidak lama kemudian, Xiao Ziya yang berpikir pun menaikkan sudut bibirnya. “Sungai Abadi? Sungguh para kultivator di Alam Abadi memang masih melakukan sesuatu yang menjengkelkan!”