
Pemulihan luka-luka yang di derita oleh Lin Yan pun akhirnya selesai dalam waktu kurang dari satu minggu.
Karena luka-lukanya telah pulih, Lin Yan pun keluar dari kediaman yang ia sewa dan mencoba mencari sesuatu di tempat yang ia kunjungi.
“Lin Yan, ke mana tujuan kita saat ini? Apakah kita akan mencoba ke Pulau Es Utara untuk menemui seseorang yang disebut ntah siapa yang menjadi seorang penguasa?” Xia Yue'er yang duduk di bangku VIP-nya pun bertanya.
Xiao Ziya yang sedang berjalan bersama dengan Lin Yan pun melirik ke arah Xia Yue'er dengan tatapan kosong penuh arti. Ia heran bagaimana cara kerja otak Xia Yue'er karena dari yang ia ingat, Roh Dewi Kehidupan di zaman kuno sangatlah elegan, pintar dan yang pasti tidak banyak berbicara seperti Xia Yue'er.
“Kenapa kau melirikku seperti itu?” Xia Yue'er yang menyadari Xiao Ziya meliriknya pun mendengus kesal.
Perkataan Xia Yue'er hanya diabaikan oleh Xiao Ziya yang membuat Xia Yue'er semakin marah.
Xia Yue'er juga tidak mengerti mengapa bahwa dirinya sangat tidak menyukai Xiao Ziya. Tetapi Lin Yan yang telah mendapatkan informasi sedikit dari Xiao Ziya paham kenapa Xia Yue'er sangat tidak menyukai Xiao Ziya.
Tentu hal itu disebabkan oleh kekuatan mereka yang sangat berlawanan. Sementara Xia Yue'er masihlah seorang anak kecil, jadi ia hanya mengikuti perasaan tidak menyenangkan yang ia dapatkan dari Roh Dewi Kematian.
Jika saja Xia Yue'er telah menyadari siapa dirinya yang sebenarnya, mungkin ia akan menekan perasaan seperti itu.
“Tidak mungkin kita akan langsung pergi ke tempat itu. Pastilah para anggota Sekte Istana Salju menghalangi jalan kita untuk pergi ke sana. Apa kau lupa bahwa tempat itu hanya diisi oleh wanita saja dan para pria dilarang pergi ke sana?” ucap Lin Yan dengan gelengan kepala karena masih ingat perkataan Mu Rou dan empat anggota Sekte Istana Salju lainnya.
“Jika begitu, akan lebih mudah bagimu untuk menggunakan Formasi agar kau berubah menjadi seorang wanita.” Xiao Ziya pun berkata dan memberi saran.
“Jadi wanita?” Lin Yan sedikit kaku mendengar saran dari Xiao Ziya.
“Ya Lin Yan. Itu adalah ide yang lumayan bagus. Aku tidak menyangka bahwa wanita sepertimu ternyata lumayan cerdas walaupun mungkin tidak sepintar Putri ini.” Balas Xia Yue'er mengangguk kecil dan memuji dirinya sendiri.
Lin Yan terdiam mendengar kata-kata Xia Yue'er sementara Xiao Ziya hanya memutar bola matanya karena Roh Peri mungil tersebut sangatlah narsis.
“Jika begitu, ayo kita coba. Apakah kau memiliki Formasi seperti itu yang sangat sulit untuk dideteksi atau pun di bongkar oleh seseorang?” Tanya Lin Yan menatap ke arah Xiao Ziya.
“Tentu. Kecuali jika ada kultivator tingkat Alam Kaisar puncak, tidak akan ada yang bisa membongkar penyamaranmu.” Xiao Ziya yakin dengan kemampuan Formasi yang ia miliki.
“Lalu, apakah kau mengetahui tingkat kultivasi seorang Tetua yang bernama Mu Rou sebelumnya?” Tanya Lin Yan.
“Ya. Itulah masalahnya saat ini. Aku telah melihatnya melalui Ruang Jiwa bahwa dia adalah seroang kultivator dengan tingkat kultivasi melebihi tingkat Alam Kaisar.” Xiao Ziya membalas dengan wajah sedikit serius.
“Berarti dia lebih kuat dari pada Patriak Klan Chi dan Klan Chu?” Lin Yan terkejut mendengar kekuatan Mu Rou.
“Ya. Tetapi dia hanya kuat dan tidak memiliki keunikannya sendiri seperti kedua orang yang mencoba membunuhmu sebelumnya.” Balas Xiao Ziya.
“Apakah kau memiliki ide?” Tanya Lin Yan.
“Tentu saja. Tidak mungkin Roh sepertiku tidak memiliki jalan untuk mengelabuhi seseorang sekuat dia.” Xiao Ziya berkata dengan senyum kecil diwajahnya.
Sementara itu, Xia Yue'er hanya mendengus karena tidak percaya sama sekali.
“Bagaimana caranya?” Tanya Lin Yan penasaran.
“Aku akan memberitahumu tentang hal itu ketika kita telah sampai di dekat Pulau Es Utara.” Xiao Ziya pun langsung melayang ke udara dan Lin Yan hanya mengikutinya.
“Baiklah, mari kita mulai dari sini.” Setelah mengatakan itu, empat lingkaran Formasi pun muncul saat Xiao Ziya menggunakan teknik tertentu.
Qi Kematian yang luar biasa kuat pun tampak memadat lalu membentuk sosok seseorang pria yang tidak pernah terlihat.
“Hm? Apakah ini bisa mengelabui Mu Rou?” Tanya Lin Yan saat menatap sosok pria paruh baya tetapi tidak memiliki aura kehidupan.
“Jika dengan ini, pastilah tidak akan bisa. Oleh karena itu..” Xiao Ziya menatap ke arah Xia Yue'er dengan senyum kecil lalu melanjutkan, “Yue’er kecil.. salurkan qi Kehidupan dalam jumlah yang lumayan besar ke Formasi yang aku buat lalu aku akan menyegelnya.”
Mendengar perkataan Xiao Ziya, Xia Yue'er tercengang karena mengerti apa maksud dari Xiao Ziya. Tetapi ia memasang ekspresi heran karena tidak terlalu tau tentang cara menggunakan qi Kehidupan yang ada di dalam tubuhnya walaupun ia telah mengetahui tentang kekuatan itu.
Melihat Xia Yue'er yang hanya diam, Lin Yan sedikit merasa heran, “Ada apa Yue'er? Lakukanlah agar kita menyusup ke dalam sana.”
“Aku.. aku tidak tau caranya.” Balas Xia Yue'er dengan wajah malu-malu.
Lin Yan terdiam mendengarnya dan menatap ke arah Xiao Ziya.
“Baiklah Yue'er kecil.. kali ini aku akan membantumu sebagai seorang senior.” ucap Xiao Ziya dengan senyum hangat tetapi siapapun tau bahwa itu adalah sebuah ejekan karena ia memang senang menggoda Xia Yue'er.
“Kau..” Mata Xia Yue'er melotot ke arah Xiao Ziya karena ia tentu mengerti arti dari senyum tersebut.
Sebelum Xia Yue'er meledak marah, Xiao Ziya menembakkan seberkas cahaya yang merupakan energi spiritual.
Ketika Xia Yue'er menerima informasi tersebut, ia pun terkejut lalu mendengus ke arah Xiao Ziya. Tanpa membuang waktu, ia pun menghilang dan muncul di boneka Formasi yang dibuat oleh Xiao Ziya lalu menyalurkan qi Kehidupan.
“Dia memang sangat cepat belajar karena di masa lalu dia memang dapat menggunakan qi Kehidupan dengan sangat mudah.” Batin Xiao Ziya ketika mengingat tentang Roh Dewi Kehidupan zaman kuno.
Tidak lama kemudian, terlihat boneka Formasi yang diciptakan oleh Xiao Ziya tampak seperti manusia hidup pada umumnya.
“Hmp! Ternyata seperti ini caranya, ini sangat mudah.” ucap Xia Yue'er lalu mendengus ke arah Xiao Ziya.
Xiao Ziya dan Lin Yan mengabaikan sikap Xia Yue'er.
“Baik.. selanjutnya..” Xiao Ziya menatap ke arah Lin Yan lalu membuat Formasi lainnya.
Ketika Formasi mengelilingi Lin Yan, tubuhnya tampak perlahan-lahan berubah. Ia tau bahwa Formasi tersebut memang sangat kuat. Tidak lama kemudian, ia pun mengambil bentuk seorang wanita yang sangat mirip dengan Xiao Ziya.
“Hm? Kenapa kau membuat Formasi yang membuat Lin Yan mirip denganmu?” Tanya Xia Yue'er tidak setuju karena merasa lebih baik jika Lin Yan mirip dengannya.
“Sudahlah Yue'er. Ini hanya penyamaran belaka.” Lin Yan merasa sedikit pusing dengan Roh Peri mungil kekanak-kanakan tersebut.
Xiao Ziya hanya mengabaikan kata-kata Xia Yue'er lalu mengendalikan boneka Formasi yang ia ciptakan.
Zhep!
Boneka Formasi tersebut pun menghilang dalam sekejap karena itu memang memiliki kekuatan yang setingkat dengan Xiao Ziya.
Menatap boneka yang mendarat di Pulau Es Utara, Lin Yan pun tersenyum kecil, “Ayo kita mencari seseorang yang disebut sebagai Nyonya Sekte Istana Salju.”