
Lin Yan dan Roh Dewi Kematian saling memandang. Keduanya memikirkan hal yang sama karena ingin menyelesaikan pertarungan tersebut dalam sekali serangan saka. Keduanya memiliki kendala yang membuat keduanya harus melakukan hal seperti itu.
“Karena dia menggunakan kemampuan Roh Dewi Kehidupan, maka aku akan menggunakan cara itu!” Batin Roh Dewi Kematian dan raut wajahnya berubah dalam sekejap. Qi di sekitar tubuhnya tampak mengamuk karena akan menggunakan teknik terkuat yang bisa ia lancarkan dalam kondisi kekuatannya saat ini.
Sementara itu, Lin Yan saat ini sedang berkonflik di dalam kepalanya sendiri karena memiliki satu pikiran dengan Xia Yue'er.
“Yue'er.. apa kau memiliki teknik lainnya? Semua yang ada di dalam ingatanmu tidak mungkin melawan teknik makhluk sepertinya!”
“A-apa? A-aku tidak tau yang lainnya! Ayah dan ibu belum mengajariku teknik terkuat dari Roh Peri.” Xia Yue'er membalas buru-buru dan melanjutkan dengan nada gugup, “Itulah sebabnya kendali tubuh ada padamu sementara kendali qi berada padaku!”
Wajah Lin Yan sedikit muram. Jika ia menggunakan teknik miliknya berbasis qi milik Xia Yue'er, ia juga tidak yakin bisa menumbangkan Roh Dewi Kematian. Ia sangat menyadari akan hal itu dan semua teknik yang ada di ingatan milik Xia Yue'er pun hanya teknik tingkat menengah, bukan teknik puncak dari Roh Peri.
Ketika memilih-milih yang lainnya, Lin Yan tersadar akan sesuatu. Ia pun menaikkan sudut bibirnya karena berpikir apakah ia bisa melakukannya atau tidak.
“Yue'er! Siapkan semua energi spiritual yang ada di dalam Ruang Jiwa berserta dengan qi yang kau miliki, dan tarik semua qi serta energi spiritual milikku ketika aku memberi perintah!” ucap Lin Yan.
Xia Yue'er tidak menjawab atau membantah sama sekali. Ia saat ini hanya merasa sangat gugup tetapi ia harus percaya terhadap apa yang Lin Yan prediksi. Ia tidak mau memikirkan hal lainnya atau rencana apapun saat ini karena ia bukan tipe sosok seperti itu.
Lin Yan merubah raut wajahnya dalam sekejap. Ia pun memutar tombaknya beberapa kali lalu membuat kuda-kuda menyerang dengan tombak diarahkan ke belakang.
“Formasi Pertahanan Suci!”
“Tombak Petir Neraka!”
“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”
Zrrrrt! Zrrrt!
Tubuh Lin Yan pun diselimuti oleh qi Petir Hitam di campur oleh qi Cahaya milik Xia Yue'er.
Aura yang terpancar kali ini sangatlah besar karena menggunakan hampir seluruh kekuatannya.
Roh Dewi Kematian menatap itu dengan senyum ganas di wajahnya. Ia tentu tau bahwa Lin Yan dan Xia Yue'er menggunakan semua kekuatan mereka yang bisa dikerahkan untuk menyelesaikan semuanya dalam satu serangan.
Tanpa membuang waktu, lingkaran Formasi muncul seperti cincin sebanyak tiga buah berwana merah mengelilingi tubuh Roh Dewi Kematian saat ia menggunakan sabitnya dengan cara terbalik dengan bilah sabit ke arah bawah.
“Formasi Kematian, Kehancuran Dunia!”
Drrrrtttt!
Krak! Krak! Krak!
Saat qi milik Roh Dewi Kematian menyebar ke segala arah, qi-nya sendiri tampak seperti hendak pecah karena memiliki banyak retakan. Itu tampak seperti qi-nya sendiri tidak stabil, namun nyatanya itu sangat terfokus, bukan qi-nya sebenarnya yang mengalami retakan, tetapi ruang dan udara lah yang ingin hancur karena lonjakan qi yang berasal dari Roh Dewi Kematian.
Kilatan hitam dan merah terlihat jelas di kedua mata mereka berdua. Saat itu terjadi, keduanya pun langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah musuh masing-masing.
Zhep!
Roh Dewi Kematian langsung memutar sabitnya dari arah bawah ke atas lalu membangunkannya lagi sekuat tenaga ke arah depan.
Sementara Lin Yan, ia langsung melesat dengan cara menusuk ke arah Roh Dewi Kematian.
Tring!
Sebelum kedua serangan tiba pun, terlihat keduanya telah memiliki benturan.
Bom!
Hanya dengan tabrakan dua energi saja pun, kawah yang sangat besar terjadi di dalam ruang tersebut.
Wusssh!
Energi spiritual dan qi yang sangat besar berawan hitam dan merah menyebar ke segala arah yang membuat ruang tersebut bergetar keras seperti hendak ingin hancur kapan saja.
Saat kedua benturan qi perlahan menipis karena seperti menghapus lawan masing-masing, kedua senjata pun langsung berbenturan.
Duar!
Zhung!
Saat benturan terjadi, cahaya menyilaukan pun mulai terbentuk seperti bola dan melebar ke segala arah dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ledakan cahaya putih tersebut menghancurkan apapun yang dilewatinya dan Lin Yan serta Roh Dewi Kematian adalah pusatnya.
Gu Yin yang sedang menonton itupun langsung melompat mundur sejauh mungkin mendekat tembok ruangan. Ia pun menyentuh permukaan tanah lalu menyalurkan qi miliknya sebanyak yang ia bisa untuk membuat pertahanan agar ledakan tersebut tidak melukainya.
“Gunung Es Hitam, Pertahanan Mutlak!”
Zhep! Zhep! Zhep!
Tiga gunung es berwarna hitam pun naik ke atas dalam sekejap. Tidak hanya sampai di situ, tubuh Gu Yin pun langsung dibaluti oleh es hitam membentuk lingkaran.
Blar!
Gunung Es Hitam pun langsung dihantam oleh ledakan qi tersebut yang membuatnya meledak dan terus menerjang ke arah Gu Yin tetapi bekas ledakan mereda sangat banyak, ketika melewati pertahanan miliknya, ledakan itu pun hanya membuat pertahanan terakhir memiliki banyak retakan.
Zhep!
Ledakan tersebut pun menghilang dalam sekejap.
Di kawah yang sangat besar, terlihat bahwa Lin Yan dan Roh Dewi Kematian saling membelakangi.
Srak! Srak!
Dua tebasan pun langsung tercetak di tubuh Lin Yan dan menyemprotkan darah yang sangat banyak.
Jleb!
Lin Yan langsung menancapkan tombaknya ke dalam tanah untuk menopang tubuhnya agar tidak terjatuh. Ia menggertakkan giginya dengan kuat karena merasakan sakit yang luar biasa. Jika itu hanya luka, ia akan bisa menahan rasa sakit, tetapi qi milik Roh Dewi Kematian memang sangat menakutkan karena memiliki efek negatif yang sangat mengerikan pada tubuh seseorang yang terkena qi tersebut.
Sementara itu, Roh Dewi Kematian kehilangan Formasi Mode Dewi Kematian yang ia gunakan sebelumnya. Terlihat di pinggangnya bahwa serangan Lin Yan sebelumnya juga melukainya walaupun tidak dalam sama sekali. Luka itu hanya mengeluarkan sedikit darah saja.
“Tampaknya ini adalah kemenanganku. Jika seperti itu..”
Zhung!
Sabit Roh Dewi Kematian pun langsung diselimuti oleh qi-nya saat ia berbalik menatap ke arah Lin Yan.
“Aku akan membunuhmu bersama dengan Roh Peri itu!” ucap Roh Dewi Kematian saat mengumpulkan qi yang sangat banyak untuk menghabisi Lin Yan dan Xia Yue'er dalam satu serangan saja.
“Kemenanganmu? Terlalu dini untuk mengatakan hal itu. Kaulah yang telah kalah.” Balas Lin Yan acuh tak acuh.
Zhung!
Dari Tombak Pembunuh Naga, energi spiritual yang sangat berbeda pun menyebar karena Xia Yue'er langsung mengerahkan semua energi spiritual yang berasal dari Ruang Jiwa.
Jreg! Jreg! Jreg!
Di lingkaran Formasi yang mengelilingi Roh Dewi Kematian, pintu emas sebanyak delapan buah pun muncul.
“Ini..” Roh Dewi Kematian mengerti apa yang hendak dilakukan oleh Lin Yan dan Xia Yue'er.
Crak!
Delapan pintu emas terbuka sepenuhnya dan energi spiritual dalam jumlah yang sangat besar pun menyelimuti Roh Dewi Kematian sebagai pusatnya.
Lin Yan tersenyum melihat itu dengan posisi berlutut menopang tubuhnya membelakangi Roh Dewi Kematian.
“Formasi Penyegelan Roh!”