Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 309 - Roh Pelahap Jiwa



“Dia..”


Canglan sedikit terkejut ketika menatap seseorang yang baru saja tiba, dan itu karena pakaian yang dia pakai serta token yang ada di pinggangnya.


“Hm? Apa kau mengenalnya?” Tanya Lin Yan menoleh menatap ke arah Canglan.


“Tidak! Tetapi dia berasal dari organisasi tertentu di balik yang lumayan terkenal. Meskipun tidak terlalu kuat, tetap saja mereka sangat berbahaya. Dan dari rumor yang ada, mereka sangatlah jahat. Alasan mengapa mereka tidak pernah di buru di Kekaisaran Han, itu dikarenakan kebanyakan dari mereka beroperasi di luar Kekaisaran Han. Tetapi aku tidak menyangka bahwa salah satu dari mereka akan muncul di tempat ini!” Canglan menjelaskan dengan nada serius.


“Dan organisasi mereka bernama, Organisasi Jubah Ular!” Lanjut Canglan.


“Jubah Ular?” Lin Yan menaikkan sedikit alisnya dan melanjutkan, “Tetapi kenapa dia tidak menggunakan jubah?”


Canglan terdiam karena ia juga tidak tau jawabannya. Biasanya para anggota Jubah Ular akan menggunakan jubah dengan motif ular, bukan pakaian bermotif ular. Namun, token yang ada di pinggang pria paruh baya tersebut memang asli bukan tiruan sama sekali. Ia sangat mengetahuinya karena ia pernah mengalahkan salah satu dari anggota Jubah Ular sehingga dapat mengetahui bagaimana token yang asli atau tidak.


“Oh? Aku tidak menyangka bahwa akan ada yang mengenal organisasi Jubah Ular meskipun aku tidak menggunakan jubahku!” Pria paruh baya yang baru saja tiba di dekat Lin Yan dan Canglan pun tersenyum kejam.


Tatapan pria paruh baya tersebut pun tampak seperti sedang mencari sesuatu. Beberapa saat kemudian, kerutan muncul di dahinya karena tidak dapat melihat di mana Roh yang mengkonsumsi pil Sembilan Surya Roh meskipun ia dapat mendeteksi bahwa energi spiritual tersebut berada di tempat itu.


Lin Yan menatap pria paruh baya tersebut menggunakan Mata Raja dan ia sedikit menyipit. “Alam Raja tahap ketiga! Aku pasti kesulitan melawannya jika tidak dibantu oleh Yue'er!” Batinnya tetapi ia tidak gentar sama sekali.


Pria paruh baya tersebut pun membuat gerakan kecil lalu Gerbang Roh pun tercipta. Ketika Gerbang Roh terbuka, satu sosok Roh yang terlihat menjijikkan pun muncul.


“Ternyata benar! Dia melakukan Kontrak dengan Roh Jahat! Roh Pelahap Jiwa!” ucap Canglan dingin. Ia tentu sangat mengenal Roh seperti itu karena sangat suka melahap jiwa manusia, tetapi favoritnya adalah melahap sesama Roh lainnya untuk meningkatkan kekuatannya.


Roh Pelahap Jiwa berbentuk manusia bercampur dengan binatang roh jenis serangga, yaitu Lalat. Wajahnya terlihat sangat menjijikkan dan lidah aneh pun terus-menerus keluar masuk dari mulutnya.


“Hati-hati Tuan Muda, itu adalah Roh Pelahap Jiwa. Awalnya dia tidak seperti itu, tetapi karena suatu alasan, ada Roh tertentu yang akan memasuki fase aneh yang merubahnya menjadi Roh Pelahap Jiwa. Itu bisa dikarenakan kemarahan, kebencian, dengki ataupun kecemburuan!” Canglan menjelaskan.


Alis Lin Yan sedikit terangkat dan menatap Roh tersebut dengan seksama. Ia harus mengakui bahwa Roh tersebut memang sangat menjijikkan. Tidak hanya wajahnya yang terlihat seperti lalat, tetapi cairan aneh terus-menerus menetes dari wajahnya dan mengeluarkan sedikit bau tidak sedap.


“Dia ada di sana, Rong Ku!” ucap Roh tersebut menunjuk ke arah dalam pakaian Lin Yan.


“Oh?” Pria paruh baya yang bernama Rong Ku pun menatap ke arah Lin Yan dengan wajah menyeramkan.


“Serahkan Roh milikmu! Dengan begitu aku akan melepaskanmu!” Ancam Rong Ku saat auranya bocor sedikit dan menampilkan tingkat Alam Raja tahap ketiga.


Sebelum Lin Yan membalas, Xia Yue'er pun perlahan melayang dengan kondisi mabuk.


“Ha? Apa yang kau katakan? Apa kau ingin menantang Putri ini, pria bau?”


“Hik..”


Xia Yue'er yang tampak sempoyongan di udara pun mengarahkan lengannya ke arah Rong Ku. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, lingkaran Formasi pun tercipta dan langsung lenyap seperti biasa karena tidak stabil.


Melihat kecepatan Xia Yue'er membuat Formasi, bahkan Rong Ku dan Roh Kontrak-nya terkejut.


“Rong Ku! Dia adalah Roh Dunia Peri! Tangkap dia dengan segala cara! Dia memiliki garis darah Kerajaan!” Roh Pelahap Jiwa pun berkata dengan sangat bersemangat karena tentu mengetahui tentang Roh-Roh tingkat tinggi.


Itulah sebabnya Rong Ku selalu membuat pil-pil untuk mencari keberadaan para Roh untuk melahapnya bersama dengan Roh Kontrak-nya. Kebetulan Roh miliknya memiliki kemampuan untuk menemukan benda yang sangat sulit ditolak oleh para Roh.


Lin Yan yang mendengar itupun memasang wajah semakin dingin. “Kalian ingin mengambilnya? cobalah jika kau mampu!” ucapnya dingin saat mengambil Xia Yue'er dan menyimpannya ke dalam Ruang Jiwa miliknya.


Rong Ku mencemooh ketika melihat Lin Yan menyimpan Xia Yue'er ke dalam Ruang Jiwa. Sebagai seorang Spiritualis Dunia, ia tentu tau tentang Ruang Jiwa.


“Tampaknya kau tidak mau bekerja sama! Jika seperti itu, maka matilah!” ucap Rong Ku dan langsung melesat ke arah Lin Yan dengan kecepatan penuhnya.


Lin Yan yang menatap menggunakan Mata Raja pun tersenyum lebar. Ia pun mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga dan langsung mengayunkan tombak ke arah Rong Ku yang telah tiba di depannya.


Trang!


Bussssh!


Ledakan qi pun menyebar ke segala arah. Rong Ku terkejut karena Lin Yan mampu menyainginya walaupun terlihat bahwa Lin Yan di dorong mundur.


Zhep!


Roh Pelahap Jiwa pun tidak tinggal diam dan muncul di belakang Lin Yan. Ia pun melambaikan tangannya dan sebuah lingkaran Formasi tercipta.


“Wabah Penyakit!”


Aura berwana abu-abu pun melesat keluar dari Formasi yang tercipta tersebut ke arah Lin Yan.


Lin Yan merasakan aura yang sangat menjijikkan mengarah padanya. Tetapi ia tidak khawatir sama sekali.


“Petir Surgawi!”


Blar! Blar!


Dalam sekejap, dua petir hitam pun menyambar dari arah langit ke Rong Ku dan Roh Kontrak-nya.


“Apa?” Keduanya terkejut dengan kecepatan Lin Yan melancarkan tekniknya. Mereka sama sekali tidak menyadari kapan Lin Yan mempersiapkan teknik tersebut.


Keduanya pun terkena petir hitam dan langsung di bawa menuju permukaan tanah.


Duar! Duar!


Ledakan besar pun terjadi di bawah. Bahkan teknik Formasi yang dilancarkan oleh Roh Pelahap Jiwa pun hangus dibakar oleh teknik Lin Yan.


Canglan yang menatap itu, tidak terkejut sama sekali. Ia tentu sangat tau bagaimana kemampuan Lin Yan. Ia pun muncul di sebelah Lin Yan lalu berbicara, “Tuan Muda, apakah anda yakin ingin melawan mereka seorang diri?” Tanyanya saat menatap Rong Ku dan Roh Kontrak-nya muncul di langit dan hanya mengalami sedikit cidera.


“Biarkan aku melawannya sendiri!” Balas Lin Yan dan perlahan berubah ke bentuk setengah naga.