
Lin Yan terdiam karena tidak menyangka bahwa Roh tersebut mengatakan bahwa Rumput Peri yang ia beri secara cuma-cuma tidak cukup membuat kontrak. Awalnya ia hanya menebak-nebak jenis Roh tersebut dan ciri-cirinya sangat unik. Ia menduga bahwa Roh tersebut berasal dari Dunia Roh Peri dan teringat tentang Rumput Peri. Karena namanya sama, ia menduga bahwa Roh tersebut pasti akan menyukainya. Tetapi ia tidak menyangka bahwa Rumput Peri memiliki fungsi untuk membuat kontrak dengan Roh Peri.
Semula Lin Yan hanya ingin menyuapnya agar mau bekerja sama. Tetapi perkembangan peristiwa sungguh tidak terduga sama sekali. Ia juga terkejut mendengar bahwa Roh tersebut mengatakan bahwa dia merupakan kelas tertinggi di Dunia Roh asalnya.
“Apakah aku harus memberi Rumput Peri yang berusia setidaknya 5.000 tahun itu? Tunggu, jika dia bisa mengendalikan Formasi, kenapa dia tidak mengambilnya sebelumnya?” Tanya Lin Yan heran dalam hati.
“Lalu, jika aku memberikan ini, apa kau mau membuat kontrak?” Tanya Lin Yan mengeluarkan satu Rumput Peri lagi. Ia tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk membuat kontrak karena kelas Roh tersebut sangatlah tinggi walaupun ia hanya setengah percaya dengan kata-kata Roh tersebut.
Roh tersebut berbinar dalam sekejap mata saat melihat Rumput Peri di tangan Lin Yan. Tetapi ia tidak langsung merebutnya seperti pertama kali dan ia tampak berpikir sejenak.
“Apakah mereka akan tau bahwa jika aku membuat kontrak dengan manusia? Apakah ayah dan ibu akan marah? Tapi, Rumput Peri itu begitu enak, aku tidak bisa menahan diri untuk mengambilnya.” Batin Roh tersebut berkonflik dalam hati.
“Baik! Aku akan membuat kontrak denganmu.” Roh tersebut pun tiba di bahu Lin Yan. Ia pun menyentuh Lin Yan lalu tubuh Lin Yan bercahaya sedikit. Ia pun kemudian melayang ke depan wajah Lin Yan dan mengeluarkan satu tetes darahnya lalu menaruhnya di dahi Lin Yan.
Lin Yan hanya terdiam dan menunggu apa yang akan terjadi. Ia sampai saat ini masih berpikir kenapa Roh mungil di depan wajahnya tidak terkejut seperti Roh kurcaci milik anggota klan Gui.
Ketika setetes darah masuk ke dahi Lin Yan, ia pun merasakan sesuatu. Itu seperti koneksi dirinya dengan Roh mungil dihadapannya. Juga, ada informasi di kepalanya tentang cara membuka gerbang Dunia Roh untuk memanggil Roh yang dikontrak.
“Selesai.” Roh mungil itupun langsung melesat dan mengambil Rumput Peri di tangan Lin Yan. Ia pun duduk di bahu Lin Yan sambil memakan Rumput Peri dengan lahap.
Lin Yan tertegun dengan kecepatan tidak masuk akal Roh yang hanya memiliki ukuran lebih kecil dari telapak tangannya. Ia menatap ke arah bahunya dengan seksama, sosok mungil yang sangat cantik dengan empat sayap putih tembus pandang, rambut pirang panjang, mata berwarna emas serta menggunakan pakaian berwarna merah muda sedang memakan Rumput Peri dengan lahap.
“Hei sialan! Datang ke sini! Ayo bertarung!” Teriak Long Hua dengan marah karena melihat Lin Yan tampak sedang berbicara kepada Gu Yin tetapi sebenarnya sedang berbicara dengan Roh yang tidak terlihat.
“Siapa dia? Apakah kau mengenalnya?” Tanya Roh tersebut menatap Long Hua sambil terus memakan Rumput Peri.
Lin Yan merasa sedikit pahit saat ini ketika menatap Rumput Peri yang dimakan seperti cemilan oleh Roh yang baru saja membuat Kontrak dengannya. Ia pun hanya bisa menghela nafas karena tidak memiliki Rumput Peri lagi untuk digunakan ketika mencapai tingkat Alam Langit.
“Dia musuh, orang jahat,” jawab Lin Yan.
Mata Roh tersebut melebar sedikit sambil terus mengunyah Rumput Peri.
“Ibu mengatakan bahwa hampir semua manusia itu jahat! Jadi lebih baik aku mengusirnya dari sini.” Roh tersebut pun langsung menghilang dan menyentuh pohon untuk mengaktifkan Formasi.
Drrrrtttt!
Gunung Safir perlahan bergetar yang membuat semua kultivator terkejut.
“Apa yang kau lakukan?” Tanya Lin Yan dengan kerutan di dahinya.
“Menutup tempat ini. Aku hanya bisa mengaktifkan satu Formasi ketika aku melakukan Kontrak dengan seorang manusia,” jawab Roh tersebut dengan bangga.
Sebuah lingkaran Formasi tercipta di atas Gunung Safir dengan ukuran yang luar biasa besar.
Zhep! Zhep! Zhep! Zhep!
Semua kultivator yang ada di pinggir Danau Safir langsung menghilang karena dibuang dari Gunung Safir oleh Formasi.
Lin Yan menatap itu tidak bisa berkata-kata. Ia melihat ke arah Gu Yin yang diselimuti oleh Formasi dan hendak dipindahkan juga. Ia pun langsung memegang Gu Yin dan membuat Formula untuk menghapusnya.
Krak! Krak! Prang!
Formasi yang menyelimuti Gu Yin pun pecah dalam sekejap dan tidak jadi membawanya keluar dari Gunung Safir.
“Selesai..” Roh itupun tersenyum senang lalu berbalik menatap ke arah Lin Yan. Tetapi ia merasa heran kenapa ada satu manusia lagi selain Lin Yan yang belum keluar.
“Siapa dia? Kenapa dia tidak dibuang?” Tanya Roh tersebut terkejut menatap Gu Yin.
“Apa yang terjadi?” Tanya Gu Yin terkejut melihat semua kultivator menghilang. Ia pun sedikit merasakan bahwa ia hendak diseret pergi ke suatu tempat.
Lin Yan tidak menjawab dan melihat ke arah Roh tersebut. “Formasi di tubuhmu juga tampaknya hendak menghilang.”
“Tentu saja hal seperti itu akan terjadi. Ketika aku membuat kontrak, tugas gilir menjaga Gunung Safir akan dibatalkan. Dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, akan ada Roh Peri lainnya yang akan di kirim ke tempat ini.” Balas Roh tersebut. Tubuhnya pun perlahan bercahaya setelah mengaktifkan Formasi terakhir untuk menutup Situs Gunung Safir, Formasi yang menyelimuti tubuhnya pun perlahan pudar.
Gu Yin yang merasakan aura tertentu pun langsung menoleh lalu menatap sosok mungil yang menatapnya dengan wajah bangga. Ia tentu saja akan terkejut bahwa akan ada makhluk mungil seperti itu.
“Lin Yan, apa makhluk ini?” Tanya Gu Yin, ia tentu paham bahwa Lin Yan sebelumnya terus berbicara dengan sosok mungil yang sangat cantik, tetapi itu masih versi anak-anak.
Sebelum Lin Yan menjawab, Roh tersebut pun berbicara dengan nada sedikit tidak puas, “Makhluk? Aku bukan makhluk, aku Roh Peri, tidak.. aku Putri Roh Peri!”
Lin Yan tidak bisa berkata-kata dengan jawaban Roh tersebut. Tetapi, ia membuat spekulasi bahwa seorang Roh yang terlihat sangat naif memanggil dirinya sebagai Putri dari Roh Peri.
“Apa maksudmu Putri Roh Peri?” Tanya Lin Yan heran.
“Tentu saja aku seorang Putri karena ayahku adalah Raja Roh di Dunia Roh Peri dan ibuku adalah Ratu di Dunia Roh Peri!” ucap Roh tersebut dengan bangga.
Lin Yan dan Gu Yin tercengang mendengarnya.
Lin Yan tidak menyangka akan membuat kontrak dengan Roh yang memiliki garis darah bangsawan. Tetapi, satu hal yang membuatnya bertanya-tanya, kenapa Putri Raja Roh dari Dunia Roh Peri bertugas menjaga Situs Gunung Safir?