Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 169 - Peningkatan Kekuatan



“Apakah anak itu sejenis binatang roh?” Patriak klan Shi berkeringat sedikit melihat ke arah Lin Yan dan seluruh binatang roh yang mendekat.


“Bukan, apa kau ingat tentang rumor yang pernah muncul bahwa ada binatang roh yang memiliki keturunan dengan manusia?” Master Sekte Gerbang Surgawi membuat spekulasi.


“Maksudmu, bocah itu keturunan manusia dan binatang roh?” Tanya Pemimpin kelompok Kalajengking Merah.


“Ini hanya spekulasi, jika memang benar seperti itu, maka pasti akan banyak juga seseorang seperti bocah itu! Dan juga, kenapa semua binatang roh itu datang ke sini?” Master Sekte Gerbang Surgawi memasang wajah muram saat melihat gerombolan binatang roh.


Walaupun mungkin kebanyakan binatang roh itu lemah, para kultivator yang sedang mengelilingi Lin Yan pun akan kerepotan jika berhadapan dengan mereka semua.


“Tidak peduli apa, para Tetua lainnya pasti akan membantu membereskan semua binatang roh itu karena sedari awal mereka semua adalah musuh manusia!” ucap Patriak klan Shi.


Semua dari mereka mengangguk setuju dan bersiap-siap untuk membunuh Lin Yan lagi.


Suara Lin Yan perlahan menghilang dan ia menatap semua musuh yang mengelilinginya dengan tatapan penuh dendam. Ia saat ini tidak lagi bisa berpikir rasional karena dikuasai oleh kemarahan.


“Kalian semua akan membayarnya!”


Zhep!


Setelah mengatakan itu, Lin Yan pun mengepakkan sayapnya dan bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah Patriak klan Shi. Tubuhnya dikendalikan oleh niat membunuh yang difokuskan kepada Patriak klan Shi. Sebab, ia melihat awalnya Patriak klan Shi lah yang menyerang Gu Yin yang berakhir untuk melindunginya.


Mata Patriak klan Shi menyipit dan menerjang juga karena ia sadar bahwa ia adalah target Lin Yan.


Patriak klan Shi bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi dan muncul di jalur Lin Yan bergerak.


Tring!


Tombak Lin Yan dan pedang Patriak klan Shi pun bentrok kembali.


Hasilnya masih sama, Patriak klan Shi tetap di dorong mundur yang membuatnya bertanya-tanya dari mana asal kekuatan besar Lin Yan.


“Mati!” semua pemimpin kekuatan besar pun menyerang Lin Yan dari segala arah.


“Guntur Surgawi!”


Saat suara Lin Yan jatuh, petir hitam menyambar dari arah langit menuju semua kultivator yang menyerangnya.


Blar!


Semua kultivator yang melihat itupun terkejut dan menghentikan gerakan mereka untuk menyerang lalu bertahan.


Duar!


Para pemimpin kekuatan besar pun di bawa oleh petir hitam menuju permukaan tanah dan ledakan terjadi. Petir hitam menyambar ke segala arah ketika ledakan tersebut terjadi.


Zhep!


Patriak klan Shi tiba-tiba muncul kembali di belakang Lin Yan sambil mengayunkan kedua pedangnya.


“Pusaran Cahaya Bintang..”


Sraing! Sraing!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Patriak klan Shi pun menebas ke arah Lin Yan.


Tring! Srak!


Lin Yan pun mengangkat Tombaknya dan menahan satu tebasan dan satu tebasan lagi mengenai dadanya.


Darah menyemprot dari tubuh Lin Yan tetapi ia terlihat tidak merasakan apa-apa. Ia pun menarik tombaknya dan menghunuskannya ke arah Patriak klan Shi.


Melihat serangan itu, Patriak klan Shi hanya mendengus dan langsung bergerak ke arah samping.


Tombak Lin Yan melewati leher Patriak klan Shi.


Master sekte Gerbang Surgawi dan Pemimpin kelompok Kalajengking Merah pun muncul di dua arah yang berbeda dan langsung menyerang bersamaan.


Lin Yan melepaskan pegangannya dengan tombaknya dan memeluk Gu Yin dengan erat karena tidak punya waktu yang cukup untuk bertahan.


Sraing!


Srak!


Tebasan dari Pemimpin kelompok Kalajengking Merah mengenai punggung Lin Yan dan itu mengeluarkan banyak darah lalu pukulan sekuat tenaga Master sekte Gerbang Surgawi pun mendarat di tubuh Lin Yan yang mencoba melindungi Gu Yin.


Buak!


“Uhuk..”


Lin Yan terpental sangat jauh dan mencoba menyetabilkan tubuhnya dengan menggunakan sayapnya.


Tetapi Long Bao muncul di sebelah Lin Yan sambil mengayunkan pedangnya sekali lagi.


Lin Yan dengan instingnya pun langsung mengibaskan sayapnya ke arah Long Bao.


Wusssh!


Aura Kegelapan bercampur dengan Petir Hitam pun menerjang ke arah Long Bao.


Long Bao terkejut dengan reaksi Lin Yan. Ia pun menghentikan serangan dan menyilangkan pedangnya di depan dadanya. Ia pun di dorong mundur saat serangan itu mengenainya. Ia mengalami beberapa luka tetapi tidak dalam. Dari hal itu, ia sadar bahwa kekuatan Lin Yan sebenarnya sangat lemah, terapi entah mengapa memiliki kemampuan untuk menyaingi mereka semua ketika bertarung.


Pertarungan terus berlanjut dan sangat terlihat bahwa Lin Yan tidak mampu untuk melawan mereka semua sendirian.


Patriak klan Gu dan Gu Shen yang menonton itupun sangat ingin membantu, khususnya untuk Gu Shen yang melihat Lin Yan terus bertarung sambil mencoba melindungi putrinya yang tidak tau apakah masih hidup atau mati.


Tetapi, ketika mereka ingin bergerak, banyak kultivator yang menghalangi mereka, dan itu semua adalah Tetua atau bawahan para kultivator yang sedang melawan Lin Yan.


Bom!


Ledakan besar terjadi yang membuat Lin Yan terpental sekali lagi. Luka semakin banyak di tubuhnya tetapi ia seperti sama sekali tidak merasakan sakit.


“Bunuh!”


“Bunuh!”


Lin Yan yang menyetabilkan tubuhnya di udara pun semakin dikuasai oleh dendam.


“Bunuuuhhh!” Teriak Lin Yan sekuat tenaga ke arah langit. Tubuhnya tampak sedikit mengembung karena otot-ototnya perlahan membesar. Petir Hitam terus-menerus menyelimuti tubuhnya.


“Anak itu..” Mata Master Sekte Gerbang Surgawi semakin muram saat melihat kekuatan Lin Yan yang menerobos dalam setiap waktu.


“Alam Bumi tahap kedua! Bagaimana cara tubuh anak itu bekerja? Kenapa dia terus-menerus menerobos kultivasinya?” Pemimpin kelompok Kalajengking Merah sama sekali tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Untuk semua kultivator yang ada di sana pun, baru kali ini mereka melihat ada seseorang seperti itu yang terus-menerus menerobos dalam waktu yang sangat singkat.


“Celaka! Kita harus membunuh anak itu sebelum kekuatannya tumbuh lebih besar! Lagipula, tampaknya gerombolan binatang roh yang mendekat itu bereaksi terhadap suara anak ini! Jika kita membunuhnya, semuanya akan selesai!” ucap Patriak klan Yi.


Li Hu dan Li Wei yang menatap itu pun saling mengangguk dan ingin mendekat terapi Master sekte Naga Langit, Tetua Pertama dan Kedua menghalanginya.


“Kenapa kalian tidak membantunya? Apa kalian tidak takut keluarganya akan bertanya kenapa dia memiliki luka-luka itu nantinya?” Tanya Li Hu kepada Master sekte Naga Langit.


Master Sekte Naga Langit membeku di tempat. Ia tentu ingat tentang Lin Ming dan Lin Xi. Tetapi ia tetap tenang dan membalas kata-kata Li Hu, “Kami memiliki kesepakatan dengan mereka, namun bukan tugas kami untuk melindungi bocah itu. Dan dia bukan terluka di tangan kami. Jadi, itu tidak masalah sama sekali!”


Wajah Li Hu gelap mendengarnya. Ia pun melirik ke arah Tetua Ketiga yang hanya menatap ke arah gerombolan binatang roh yang semakin dekat.


“Tampaknya tidak ada negosiasi!” ucap Li Hu dan mengeluarkan pedangnya tanda bahwa ia kini menentang Sekte Naga Langit.


Dan Long Bao yang menatap itu dari kejauhan paham dengan pasti bahwa Asosiasi Alkemis kali ini akan bersekutu dengan Kerajaan Bulan.