Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 232 - Membunuh Gu Rong



Pertempuran antara para kultivator dan Iblis pun akhirnya pecah. Jumlah Iblis yang keluar dari dalam kapal tersebut sudah mencapai angka empat ratus lebih. Tetapi, Iblis yang keluar belakang lebih lemah dari pada Iblis yang keluar di awal.


Lin Yan yang menatap dari tempat yang sangat jauh paham bahwa Iblis memang ancaman bagi para manusia saat ini. Tetapi, ia berpikir kembali apakah perlu membantu atau tidak. Sementara, sebagian besar kultivator yang sedang melawan Iblis saat ini tidak ia kenal dan beberapa dari mereka adalah musuhnya.


“Lin Yan.. ada beberapa Iblis yang mendekat ke tempat ini karena para kultivator yang ada di sana telah melawan banyak Iblis!” ucap Xia Yue'er yang saat ini bersembunyi di pakaian Lin Yan seperti biasa. Itu sudah menjadi tempat favorit untuk dirinya sendiri jika mereka sedang bepergian.


“Apakah Formasi yang kau buat mampu ditembus oleh para Iblis yang kebanyakan dari mereka adalah tingkat Alam Bumi?” Tanya Lin Yan.


“Tidak! Menurutku, hanya sekitar sepuluh dari mereka yang mampu untuk melacak kita menggunakan Formasi. Jangan dekati beberapa dari mereka Lin Yan. Aku merasakan kekuatan yang sangat besar dalam tubuh mereka!” Balas Xia Yue'er.


Lin Yan mengangguk kecil karena tentu ia tau ketika melihat dengan Mata Raja miliknya. Dua diantara mereka sangatlah kuat sehingga ia tidak mau berada di jangkauan pelacakannya. Sementara sekitar tujuh lainnya setara dengan Long Bao dan Long Quan. Sisanya, sangat banyak yang sekuat para Tetua dari Klan besar. Barisan seperti itu sudah mampu untuk menyaingi sebuah Kerajaan besar.


Mata Lin Yan terus melihat ke sana ke mari dan tidak perduli tentang Iblis yang sudah sangat dekat dengannya karena tidak mungkin untuk melihatnya berkata Formasi Penyembunyian yang digunakan oleh Xia Yue'er. Jika ia menggunakan qi, ia akan langsung ketahuan. Itulah sebabnya ia hanya diam saja.


Di jarak puluhan meter arah samping Lin Yan, banyak Iblis yang lewat. Ia hanya membiarkannya karena ia saat ini sedang mengincar sesuatu.


Tatapan Lin Yan tertuju pada satu kultivator yang saat ini sedang berusaha kabur dari kejaran empat Iblis kuat dengan tingkat kultivasi Alam Langit tahap keenam.


“Target pertama!” Batin Lin Yan. Ia pun langsung menghilang dalam sekejap dan bergerak ke arah target pertamanya.


“Sial!” Seorang pria paruh baya sedang berusaha untuk kabur dari empat Iblis yang sedang mengejarnya.


Pertarungan telah sangat kacau karena banyak dari kultivator di tempat itu melarikan diri melihat jumlah Iblis yang bertambah terus-menerus.


Pria yang saat ini dikejar oleh empat Iblis adalah Gu Rong, mantan Tetua Klan Gu. Ia telah berpisah dengan Tetua Agung Sekte Naga Langit karena dikepung oleh empat Iblis yang hampir sama kuatnya dengannya. Awalnya ia ingin melawan tetapi saat melihat semakin banyak Iblis yang muncul, ia pun mengambil keputusan dan kabur dari tempat tersebut.


“Kau tidak akan bisa kabur!” Satu Iblis langsung mengarahkan tangannya ke Gu Rong.


Wusssh!


Uap hitam mengelilingi Gu Rong dalam sekejap yang membuatnya memasang wajah jelek. Ia pun langsung mengedarkan qi-nya lalu membekukan semua uap itu. Tetapi, di jarak beberapa meter darinya, uap hitam perlahan menyatu membentuk beberapa senjata dan melesat ke arah Gu Rong.


“Dasar bajingan!” Gu Rong pun langsung terhenti di udara lalu mengayunkan pedangnya.


Tring! Tring! Tring!


Sewaktu menangkis beberapa senjata, satu Iblis tiba di samping Gu Rong sambil mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


Bom!


Tinju membentuk gelombang kejut pun langsung menghempaskan Gu Rong. Iblis lainnya juga mengambil kesempatan dan menyerang Gu Rong juga.


Pertempuran antara Gu Rong dan Iblis pun pecah kembali. Dan tentu saja bahwa Gu Rong saat ini sedang dipojokkan.


Dari satu arah tertentu, Lin Yan telah mendekat dan menatap pertarungan tersebut. Ia tidak menggunakan qi-nya untuk terbang melainkan menggunakan sayap.


Xia Yue'er hanya terus berada di dalam pakaian Lin Yan mengintip keluar. Ia sedikit gugup karena penampilan Iblis lumayan menyeramkan. Dari cerita yang ia baca, Iblis itu sangatlah jahat sehingga ia tentu takut. Sama halnya seperti pertama kali bertemu dengan Lin Yan, ia merasa bahwa Lin Yan jahat sehingga ia ketakutan hingga menangis.


Tring! Tring! Tring!


Benturan demi benturan terjadi. Saat ini, Gu Rong semakin memiliki banyak luka di tubuhnya. Namun, ia berhasil membunuh satu Iblis yang mengeroyoknya.


Ketika jarak hampir mencapai dua puluh meter, Lin Yan berhenti di udara. Ia langsung merubah tubuhnya agar kekuatannya meningkat drastis tetapi belum menggunakan qi sama sekali untuk mencari kesempatan untuk menang.


Sraing!


“Arrrrgghhh!” Satu Iblis terkena tebasan dan berteriak keras.


Sraing! Sraing!


Dua tebasan mendarat di tubuh Gu Rong dan mengeluarkan banyak darah dari luka yang diterima olehnya. Ia pun langsung melesat menjauh karena merasa bahwa jika pertarungan terus berlanjut, ia pasti akan terbunuh.


Lin Yan yang menatap itupun tersenyum kecil. Ia langsung mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga lalu melesat dengan kecepatan penuhnya menuju Gu Rong yang saat ini sudah dekat dengannya.


Gu Rong yang mencoba mundur merasakan sensasi kematian yang membuatnya ketakutan. Ia menoleh ke samping dan menemukan Lin Yan yang kini telah tiba di sampingnya sambil mengayunkan tombak sekuat tenaga.


“Kau..” Gu Rong melebarkan matanya saat menatap Lin Yan. Ia tidak mengenalinya karena Lin Yan menggunakan Formasi merubah wajahnya. Tetapi, Gu Rong mengenali tombak Lin Yan yang membuatnya sadar siapa sebenarnya seseorang yang menyergapnya.


Jleb!


Gu Rong buru-buru menghindar dan tombak Lin Yan bersarang di bahunya.


“Arrrrggghh!”


Gu Rong berteriak keras saat qi Lin Yan mengalir ke dalam tubuhnya melalui luka yang dibuat oleh tombak Lin Yan.


Tiga Iblis yang mengejar Gu Rong pun bingung. Mereka berhenti sejenak dan menatap apa yang akan terjadi selanjutnya karena merasa sangat tertarik. Tentu yang membuat ketiganya tertarik adalah penampilan Lin Yan yang memiliki sayap.


“Yue’er..” ucap Lin Yan.


Xia Yue'er yang berada di dalam pakaian Lin Yan pun mengarahkan lengan mungilnya ke arah Gu Rong.


“Formasi Pedang Cahaya..”


Dari empat arah yang berbeda, pedang cahaya pun tercipta dan langsung melesat ke arah Gu Rong yang awalnya ingin membalas. Tetapi melihat pedang-pedang itu menuju ke arahnya, ia langsung menarik tubuhnya dari tombak Lin Yan dan langsung mengayunkan pedangnya ke arah pedang cahaya yang sedang mendekat.


Dan itulah akhir dari hidupnya karena Lin Yan pun langsung menyerang saat Gu Rong mencoba untuk bertahan dari empat pedang yang mencoba menusuk bagian vitalnya.


“Tombak Petir Neraka..”


“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”


Zhep!


Lin Yan pun melesat ke arah Gu Rong yang hanya berjarak tiga meter lebih darinya.


Jleb!


Gu Rong yang masih mengayunkan pedangnya ke arah belakang untuk memusnahkan pedang cahaya pun tertusuk tepat di jantungnya dari belakang.


Tubuhnya menjadi kaku dan empat pedang pun menusuk beberapa bagian tubuhnya lagi.


Jleb! Jleb!


“Dasar sialan.. aku tidak menyangka akan tewas di tanganmu. Jika aku tau ini akan terjadi, aku pasti memburumu di Klan Gu..” ucap Gu Rong yang perlahan kehilangan kesadarannya.


Lin Yan tidak membalas sama sekali. Ia langsung mencabut tombaknya lalu berbalik menatap tiga Iblis mengabaikan tubuh Gu Rong yang terjatuh ke bawah.


“Lalu, apakah kalian ingin berdiskusi?” Tanya Lin Yan menggunakan bahasa yang sama dan membuat tiga Iblis sedikit terkejut.


Lalu, salah satu dari mereka pun bertanya, “Kau pasti keturunan binatang roh dengan manusia. Kami tau bahwa makhluk sepertimu didiskriminasi oleh para manusia! Namun, apa keuntungan bagi kami jika melakukan kerja sama denganmu?”


Mendengar pertanyaan itu, Lin Yan pun menaikkan sudut bibirnya. Dan inilah awal mula rencananya untuk menjatuhkan Kerajaan Bintang.