Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 39 - Lin Yan Rubah Licik (3)



“Ini sangat berat!” batin Lin Yan. Jika ia tidak menggunakan qi, ia tidak akan mampu mengangkat tombak biru itu. Bahkan menggunakan qi pun ia hampir tidak seimbang memegangnya. Tetapi ia bersemangat karena senjata seperti inilah yang diinginkan olehnya.


“Mulai saat ini, aku akan menamai mu, Tombak Raja Langit.” ucap Lin Yan dengan senyum di wajahnya. Alasan ia membuat nama seperti itu karena warnanya yang persis sama dengan langit biru yang cerah. Ia pun langsung menyimpannya karena ia harus menggunakan banyak qi hanya untuk mengangkatnya.


“Sungguh tidak terduga kau akan mampu untuk mengangkat tombak seberat itu. Juga, nama yang kau beri sangat cocok.” Long Zu tentu saja memuji Lin Yan. Ia tidak akan pernah melihat anak seluar biasa Lin Yan. Ia semakin ingin mengikatnya dengan keluarga Kerajaan.


Lin Yan terkekeh dan kemudian duduk kembali di samping pelayan tersebut.


“Siapa namamu?” tanya Lin Yan kepada pelayan tersebut karena sedari awal ia tidak pernah bertanya.


“Huan Caiyi tuan..” jawab Huan Caiyi linglung karena masih terkejut dengan kemampuan Lin Yan mengangkat tombak. Jika ia tidak membawa Tombak Raja Langit dengan cincin ruang, ia tidak akan bisa membawanya ke ruangan tersebut.


“Nama yang bagus.” komentar Lin Yan datar lalu melihat ke arah Long Zu lagi untuk melanjutkan transaksi.


“Baik. Saat ini tiga pedang telah menjadi milik kami. Lalu kita akan mendiskusikan satu pedang lagi.” Long Zu menyimpan tiga pedang ke dalam cincin ruang miliknya lalu mengeluarkan beberapa benda.


Tiga benda yang di beli oleh Lin Yan pun terlihat di atas meja.


“Pertama kau membeli ketiga benda ini. Sebelum itu, aku bertanya tentang sesuatu. Apakah kau tau tentang pil ini?” tanya Long Zu.


“Tidak. Karena Alkemis di Kerajaan ini tidak mengetahui pil apa ini, aku ingin melihat apakah nenek ku yang memiliki keahlian Alkemis dapat membongkar rahasianya.” jawab Lin Yan sambil mengambil satu pil dan memperhatikannya dengan seksama.


Long Zu dan Long Ti tidak ragu dengan kata-kata Lin Yan. Itu sudah seperti persaingan untuk menunjukkan bahwa keahlian keluarga Lin Yan lebih tinggi walaupun sebenarnya semua yang ia katakan tentang keluarga adalah omong kosong. Bahkan jika neneknya adalah seorang Alkemis juga, ia tidak akan perlu repot membongkarnya karena sudah tau apa efeknya.


“Dua herbal dan dua pil. Semuanya tidak memiliki harga yang sepadan dengan pedang. Bisa dikatakan, itu hanya akan memotong 7-10% harga pedang. Apakah kau setuju?” tanya Long Zu.


“Bukannya itu hanya 5% saja?” tanya Lin Yan cemberut.


“Cih, tampaknya anak ini tau harga pedang ini.” Long Zu berdecak dalam hati karena mengira ia masih bisa mengambil keuntungan lebih dari Lin Yan.


“Karena kau sudah memberi kami keuntungan, baiklah, kami akan menaikkan harga pedang terakhir.” Long Zu membela diri agar tidak terlihat ia ingin mengambil untung.


Long Ti hanya terkekeh karena tampak keponakannya salah mengira bahwa Lin Yan tidak terlalu menganggap pedang dengan harga tinggi.


Sementara itu Huan Caiyi terkejut mendengarnya. Ia sudah membuat perkiraan bahwa tombak sebelumnya di ganti oleh satu pedang dan dua pedang lainnya yang diambil oleh Long Zu merupakan harga untuk membayar hutang-hutangnya.


Lalu Long Zu mengeluarkan sumber daya lainnya yang membuat mata Lin Yan sedikit berkilau walaupun tidak terlihat.


“Ini adalah tiga herbal terbaik yang bisa kami tukar dengan pedang ini. Salah satu darinya memiliki harga 450.000-500.000 koin emas. Setiap dari herbal memiliki umur setidaknya 5.000 tahun. Dan tentu saja kelas herbal ini jauh lebih tinggi dari pada Ginseng Api dan Bunga Gelap.” ucap Long Zu dengan senyum kecil. Ia tentu menaikkan harganya sedikit. Ini adalah cara dagang di mana saja.


“Teratai Emas, Jamur Umur Panjang, Jantung Pohon Petir.” batin Lin Yan. Ia langsung mengenali ketiga jenis herbal tersebut hanya dengan sekali lirik. Dan usia masing-masing herbal adalah, 6.500 tahun, 5.200 tahun dan yang terakhir membuat Lin Yan terkejut luar biasa, Jantung Pohon Petir berusia lebih dari 10.000 tahun.


Jantung Pohon Petir tidak akan mudah untuk di lihat umurnya yang sebenarnya karena adanya penolakan dari dalam herbal yang membuat para kultivator hanya mengklarifikasi umur sesuai besarnya saja. Tetapi tidak bagi Lin Yan yang telah membaca semua buku herbal milik neneknya.


Jantung Pohon Petir yang telah melampaui usia 10.000 tahun memang memiliki besar yang sama dengan yang berumur 5.000 tahun lebih sedikit. Tetapi ada perbedaan kecil yang tidak akan di perhatikan oleh siapapun. Itu adalah jumlah garis-garis unik yang ada di herbal. Walaupun tampak sama dalam jumlah garis, tidak akan ada yang memperhatikan salah satu garis sudah melewati panjang yang lainnya dan satu garis panjang menandakan bahwa umurnya telah melampaui usia 10.000 tahun.


Lin Yan tidak menyangka bahwa akan mendapatkan barang yang sangat langka kali ini. Tetapi ia tetap memasang wajah seperti biasa dan menatap ke tiga herbal itu secara bergantian.


“Baiklah. Aku setuju.” ucap Lin Yan dan menyimpan semua benda.


“Lalu yang terakhir ini, aku ingin melihat apakah kalian mengetahui harganya.” ucap Lin Yan sambil mengeluarkan batu yang memiliki tulisan-tulisan aneh di setiap sudutnya.


Dari catatan yang di tinggalkan oleh neneknya di dalam cincin ruang, itu adalah pengetahuan prasasti yang telah ia kuasai. Walaupun ia tidak mempelajari bahasa itu, ia tentu sudah menguasai semua keterampilan prasasti yang tercatat di dalam batu.


“Ini..” Long Zu dan Long Ti hampir saja tidak dapat menahan emosi mereka karena tentu mereka tau tentang pengetahuan prasasti.


“Kalian pasti tau bahwa ini adalah sebuah keterampilan prasasti.” Lin Yan tersenyum penuh kemenang karena melihat reaksi Long Zu dan Long Ti.


Tenggorakan Long Zu dan Long Ti menjadi kering karena mereka tidak bisa membalas. Mereka sudah tau bahwa Lin Yan itu licik dan dapat melihat reaksi mereka.


“Berapa harga yang kalian tawarkan?” tanya Lin Yan penuh kemenangan.


Long Zu dan Long Ti saling memandang. Tentu mereka paham setelah membaca beberapa baris tentang pembuatan prasasti. Ini telah melampaui harapan mereka dengan benda terakhir yang dikeluarkan oleh Lin Yan.


“Baik. Kali ini aku tidak akan bertele-tele.” Long Zu mengeluarkan sebuah pil dan sebuah herbal di atas meja.


“Ini adalah pil Qi Langit. Mampu meningkatkan kultivasi dalam jumlah yang sangat besar. Di buat dari puluhan herbal berusia ribuan tahun oleh Alkemis teratas Kerajaan Bintang.”


“Dan ini adalah herbal terbaik yang kami miliki, Bunga Kristal Abadi berusia 10.000 tahun!”