
Sungai Abadi
“Inikah tempatnya?” Tanya Lin Yan saat menatap ke arah aliran qi berwana hitam pekat. Di tempat itu sama sekali tidak terlihat Ikan Qi yang sedang berenang.
Kondisi Sungai Abadi seperti itu akan membuat para kultivator tidak ingin mencari Ikan Qi di sana karena seperti akan membuang waktu saja. Tidak hanya itu saja, di sekitar Sungai Abadi bagian gelap itupun terasa aura yang sangat mencekam dan memiliki tekanan yang tidak terlukiskan yang membuat para kultivator semakin memiliki banyak alasan agar tidak mencari Ikan Qi di sana.
“Ya, aku pernah hampir mendapatkan Ikan Qi senilai 200.000 batu spiritual kelas atas.” Dai Mubai mengangguk kecil.
“Lin Yan, aku merasakan bahwa tempat ini sangat berbahaya! Bagaimana mungkin ada Ikan Qi yang begitu bagus di tempat seperti ini? Lihatlah aliran qi itu, itu sangat gelap dan tampak bisa memakan siapa saja.” Xia Yue'er langsung masuk ke dalam pakaian Lin Yan lalu memperingati dengan nada serius.
“Dari mana suara samar itu? Apakah ini hanya perasaanku saja?” Batin Dai Mubai saat mencoba memeriksa suara yang terdengar sangat samar di dekatnya.
Sementara itu, Lin Yan hanya terdiam karena tentu tau bahwa Xia Yue'er masih sedikit takut dengan sesuatu yang berhubungan dengan gelap.
Lin Yan sama sekali tidak mempertimbangkan saran Xia Yue'er untuk saat ini. Ia langsung menggunakan Mata Raja untuk melihat ke dalam aliran qi gelap tersebut.
Tidak lama kemudian, Lin Yan yang berkonsentrasi pun melebarkan sedikit matanya dan itu terlihat sangat cerah.
“Tempat ini memang memiliki banyak Ikan Qi luar biasa! Ratusan dari Ikan Qi itu memiliki kapasitas qi senilai 20.000 batu spiritual kelas atas. Dan ada beberapa terlihat yang memiliki kapasitas 100.000 batu spiritual. Tampaknya Dai Mubai ini memang tidak berbohong sama sekali. Tetapi, apa itu, kenapa Mata Raja milikku hanya dapat melihatnya secara samar? Tampaknya aliran qi hitam itu memang berbahaya walaupun memiliki sesuatu yang sangat berharga di dalamnya.” Batin Lin Yan.
“Bagaimana caramu untuk memancing Ikan Qi itu keluar? Aliran qi itu sangat gelap dan sangat sulit melacak posisi mereka jika memang benar ada Ikan Qi seperti itu di dalam sana.” Lin Yan pun bertanya seolah-olah ia tidak dapat melihat isi dari aliran qi karena jika ia salah ucap sedikit, mungkin Dai Mubai akan memprediksi bahwa ia memiliki skill unik tertentu yang dapat menembus apa saja.
Dai Mubai tidak heran sama sekali ketika Lin Yan mengatakan bahwa dia tidak bisa melihat karena mungkin para kultivator puncak juga pasti akan mengalami hal yang sama.
“Ikan Qi yang ada di sana sedikit aneh dan tertarik dengan bau darah. Ukuran mereka semua sangat kecil sekitar 30 cm. Walaupun kecil, qi yang terkandung sangatlah besar. Dari hal ini apa kau mengetahui cara untuk memancing mereka keluar?” Tanya Dai Mubai kembali dengan senyum kecil.
“Oh? Bau darah?” Lin Yan sedikit heran bahwa Ikan Qi di bagian lain Sungai Abadi sama sekali tidak memakan apa-apa dan di sini Ikan Qi tertarik dengan bau darah.
“Aku akan menunjukkan caranya.” Dai Mubai pun membuat tali qi lalu mengaliri sedikit darahnya lalu melemparnya ke dalam Sungai Abadi.
Lin Yan tetap menunggu apakah yang dikatakan oleh Dai Mubai benar atau tidak. Ia tentu akan melacak dengan Mata Raja apakah Ikan Qi di dalam sana memiliki reaksi dengan setetes darah Dai Mubai.
Tidak sampai lima menit kemudian, Ikan-ikan Qi pun tampak seperti mencari sesuatu di dalam sana yang membuat Lin Yan heran bahwa Ikan Qi di dalam aliran qi hitam Sungai Abadi memang bereaksi.
“Jika begini, tampaknya bau darah dengan level yang kuat akan memancing Ikan Qi yang memiliki kapasitas qi sangat besar!” Batin Lin Yan dengan mata sedikit berbinar.
Tidak lama kemudian, satu Ikan Qi dengan nilai 10.000 batu spiritual pun mendekat dan mencoba melahap darah Dai Mubai.
Dai Mubai yang merasakan itu pun langsung mengaliri qi-nya lebih banyak lalu meledakkannya.
Bom!
Aliran qi itupun memercikkan air walaupun hanya sedikit. Lalu Ikan Qi sebelumnya yang melahap darah Dai Mubai pun melompat sedikit.
Tetapi Dai Mubai hanya membiarkannya karena tidak mungkin menangkap Ikan Qi yang hanya melompat dari aliran qi setinggi beberapa cm.
“Itu dia, tetapi sangat sulit untuk menangkap Ikan Qi di tempat ini. Jika kita ingin panen besar, kita harus bekerja sama untuk menangkap Ikan Qi. Aku tidak ingin darahku habis hanya untuk menjadi umpan,” ucap Dai Mubai.
“Apakah orang ini ingin menguras darah kita?” Tanya Xia Yue'er sedikit waspada.
“Apakah kau yakin dengan kecepatanmu? Aku akan memancing Ikan-ikan Qi itu,” ucap Lin Yan melirik ke arah Dai Mubai.
“Apakah kau ingin mencobanya? Baiklah, aku akan menunggu di jarak yang lumayan dekat. Tetapi mungkin sekitar lima menit, aku akan bergerak karena tekanan di Sungai Abadi di tempat ini sangatlah kuat.” ucap Dai Mubai.
“Tidak, aku hanya butuh kurang dari satu menit memancing Ikan-ikan Qi itu.” Balas Lin Yan.
Dai Mubai merasa heran untuk beberapa saat dan ia pun hanya mengangguk untuk melihat seperti apa cara Lin Yan memancing Ikan-ikan Qi itu.
Sebelum Lin Yan bergerak, suara seseorang terdengar di kepalanya.
“Lin Yan, biarkan aku ikut menangkap ikan-ikan itu. Dengan Formasi yang aku miliki serta qi Kematian milikku, hasil yang aku dapatkan pasti jauh lebih besar dari pada bocah Dai Mubai itu.”
Mendengar suara Xiao Ziya, Lin Yan menaikkan sedikit alisnya lalu berbicara dalam kepalanya.
“Jangan bercanda. Apa kau pikir aku lupa dengan apa yang terakhir kali kau perbuat sehingga aku dalam situasi yang tidak menyenangkan?”
“Hei, aku hanya bercanda saat itu. Tidak perlu seserius itu. Apa kau lupa bahwa kita masih memiliki perjanjian? Jika aku melakukan sesuatu yang membahayakanmu, aku akan tewas saat itu juga. Waktu itu kau tidak dalam bahaya karena aku tau pasti kau akan dapat mengatasi istrimu berserta sepupunya.” Xiao Ziya membalas.
Lin Yan tampak merenung beberapa saat sambil melihat aliran qi hitam Sungai Abadi. Memang benar bahwa aliran qi hitam itu tampak sedikit jahat dan mungkin Xiao Ziya memiliki cara untuk mengatasinya.
“Apakah kau tidak akan bergerak?” Tanya Dai Mubai heran karena Lin Yan hanya diam dalam waktu satu menit.
Lin Yan tersadar dari lamunannya lalu mengangguk kecil, “Aku akan bergerak!”
Lin Yan pun membuat tali dengan qi-nya lalu meneteskan darahnya. Ia pun melemparnya ke Sungai Abadi sambil berbicara di dalam kepalanya, “Ziya, aku akan mencoba memercayaimu kali ini! Jika kau melakukan sedikit gerakan yang tidak aku sukai, maka kau akan selamanya berada di Ruang Jiwa!”
Mendengar ancaman Lin Yan, Xiao Ziya tidak peduli sama sekali karena memang sebelumnya ia hanya ingin menggoda Lin Yan.
“Baik!”
Karena Xiao Ziya sudah setuju, Lin Yan pun membuka Ruang Jiwa miliknya agar Xiao Ziya dapat keluar.
Sementara itu, Dai Mubai pun langsung bergerak mendekat karena Lin Yan mengatakan bahwa waktu yang dibutuhkan hanya kurang dari satu menit.
Xiao Ziya juga keluar dari Ruang Jiwa yang membuat Xia Yue'er yang berada di pakaian Lin Yan langsung cemberut karena merasa tidak puas bahwa wanita panas itu muncul sekali lagi diluar.
Namun, sebelum Xia Yue'er protes, Lin Yan yang menatap Sungai Abadi dengan Mata Raja pun tersenyum cerah.
“Sekarang!” Teriak Lin Yan dan meledakkan qi-nya di dalam Sungai Abadi.
Bom!
Dai Mubai yang berada di dekat Sungai Abadi pun melihat ledakan yang lebih besar dari pada yang ia buat sebelumnya.
Tetapi, Dai Mubai membuka lebar-lebar mata dan mulutnya karena apa yang ia lihat seperti mimpi.