Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 344 - Terluka Parah



Wusssh!


Terlihat seorang pemuda yang sedang melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi melewati lautan. Ia tidak lain adalah Lin Yan yang diterbangkan oleh teknik gabungan Chu Di dan Chi Yang.


Dengan bantuan Guan Yu, ia terbebas dari teknik tersebut tetapi gelombang kejut benturan kedua teknik pun membuatnya terhempas semakin jauh dan Guan Yu tentu melakukan itu untuk membantu Lin Yan. Jika tidak, meskipun Lin Yan adalah cucu Lin Ming dan Lin Xi, kemungkinan ketika Chu Di dan Chi Yang menemukannya, dia pasti akan diserahkan kepada Kaisar Han dan itu bukanlah sesuatu yang baik.


Tidak sampai beberapa jam kemudian, Lin Yan pun perlahan melambat. Ia melesat ke arah bawah dengan kecepatan yang lumayan tinggi.


Bom!


Ledakan besar terjadi ketika Lin Yan menabrak permukaan. Ia mendarat tepat di pinggiran sebuah pantai yang membeku.


Lin Yan perlahan merangkak keluar dari dalam timbunan es. Ia menggertakkan giginya dengan kuat karena baru kali ini dirinya merasa tidak berdaya melawan seseorang.


“Klan Chu dan Klan Chi! Kalian pasti akan musnah suatu hari nanti ditanganku!” Lin Yan mengucapkan kata-kata itu sambil menggertakkan giginya dengan kuat. Qi Raja miliknya merembes perlahan karena merasa harga dirinya telah diinjak-injak hanya karena mereka lebih kuat.


Luka yang diterima oleh Lin Yan sangatlah parah. Tubuhnya saat ini dilumuri oleh darah yang sangat banyak. Dari ujung kaki sampai ke ujung kepala, terlihat banyak bekas luka sayatan dan terus mengeluarkan darah. Ia perlahan merangkak ke arah depan karena untuk berdiri pun ia hampir tidak sanggup.


Namun, karena dirinya tidak mau menyerah, kesadarannya masih terjaga sampai saat ini.


Wusssh!


Angin kencang yang sangat dingin pun berhembus yang membuat luka-luka Lin Yan perlahan membeku.


“Tidak.. aku tidak bisa mati di sini!” Lin Yan menggertakkan giginya dengan kuat. Ia pun membuka Ruang Jiwa dan Xia Yue'er langsung melesat ke arah luar.


“Lin Yan!” Teriak Xia Yue'er saat menatap Lin Yan yang dipenuhi oleh darah. Ia pun langsung membuat Formasi untuk Lin Yan dengan panik.


“Formasi Alam, Tumbuhan Penyembuhan!”


Krak! Krak!


Disekitar Lin Yan, tumbuhan aneh pun muncul dan mengangkat Lin Yan. Bunga tumbuhan tersebut mekar dan mengeluarkan serbuk lalu perlahan meresap ke dalam tubuh Lin Yan.


Mata Xia Yue'er berkaca-kaca ketika menatap kondisi Lin Yan yang sangat parah. Ia pun menggertakkan giginya dengan kuat sampai-sampai terdengar.


“Aku akan memusnahkan mereka semua suatu hari nanti tanpa tersisa!” Ucap Xia Yue'er sangat marah. Qi Cahaya miliknya tampak berubah sedikit gelap karena rasa benci yang begitu besar.


Di Ruang Jiwa milik Lin Yan, Roh Dewi Kematian menatap hal itu dengan tatapan sedikit menyipit.


“Dia akan berubah menjadi sesuatu yang lain jika dikuasai oleh kebencian yang begitu besar. Aku tidak tau apakah itu akan menjadi hal baik atau buruk. Dewi Kehidupan memiliki larangan untuk menumbuhkan kebencian yang begitu besar dihatinya. Namun, dia belumlah dewasa, mungkin itu akan menjadi sesuatu yang bagus untuknya.” Gumam Roh Dewi Kematian dan melihat ke arah Lin Yan.


“Anak ini beruntung karena seseorang menyelamatkannya. Jika terlambat satu menit saja, tubuhnya akan lebih dulu tercerai-berai.” Lanjut Roh Dewi Kematian lalu menggelengkan kepalanya. Ia pun perlahan duduk bersila untuk bermeditasi sambil memikirkan banyak hal di kepalanya.


Sementara itu, Lin Yan yang masih dalam keadaan sadar menatap ke arah Xia Yue'er yang ditutupi oleh aura gelap penuh dengan dendam.


“Hentikan Yue'er. Jangan biarkan dirimu dikuasai oleh dendam yang begitu besar. Tubuhmu tidak cocok dengan hal itu..” Suara Lin Yan yang sangat kecil pun terdengar.


“Uwaa... Manusia itu sangat jahat! Aku akan membinasakan mereka semua!” Xia Yue'er menangis keras saat mengatakan itu.


Lin Yan tersenyum kecil karena tampaknya walaupun kebencian Xia Yue'er tidak pudar, itu tidak lagi mempengaruhinya. Ia melihat ada yang tidak beres dengan aura jahat yang tiba-tiba muncul dan mencoba menguasai Xia Yue'er sebelumnya.


“Aku akan pulih dengan cepat. Yue'er, buat Formasi pemulihan qi.” ucap Lin Yan sekali lagi dengan susah payah.


Xia Yue'er mengangguk dengan cepat dan langsung membuat Formasi pemulihan qi.


Ketika qi Lin Yan perlahan-lahan pulih, ia pun menggunakan teknik miliknya untuk menambal luka-lukanya menggantikan qi agar proses pemulihan lebih cepat.


Lin Yan merasakan tubuhnya menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.


Namun, sebelum dirinya pulih, wajah Lin Yan gelap ketika menatap ke arah tertentu. Ia merasakan bahwa ada beberapa sosok kuat yang mendekat. Karena itu, ia mencoba berdiri dengan susah payah.


Wajah Xia Yue'er juga gelap. Jika orang-orang itu mencoba menyakiti Lin Yan yang sedang terluka, ia pasti akan membinasakan mereka semua dengan segala cara.


Wusssh! Wusssh!


Beberapa sosok melesat di udara lalu muncul di dekat Lin Yan.


“Hm? Seorang pria? Bagaimana bisa dia menemukan tempat ini?” Salah satu dari mereka pun berbicara.


Lin Yan yang mendengarnya memasang wajah sedikit aneh. Keempat sosok yang baru saja muncul adalah wanita yang tampak terkejut ketika menatap dirinya.


“Siapa kau? Apa tujuanmu datang ke Pulau Es Utara?” Tanya salah satu dari keempat wanita tersebut dengan wajah dingin. Ia pun mengeluarkan sebuah pedang berwana biru laut dan qi-nya pun perlahan merembes keluar.


“Tingkat Alam Raja tahap kelima!” Batin Lin Yan muram. Jika ia tidak terluka, ia tidak akan takut melawan kultivator seper itu. Tetapi saat ini kondisinya tidak memungkinkan untuk bertarung.


Keempatnya pun menatap Lin Yan dengan dingin meksipun merasa sedikit heran bagaimana bisa ada tumbuhan seperti itu muncul di permukaan es.


“Hei manusia! Jika kau melangkah lebih dekat, aku akan memusnahkanmu!” Xia Yue'er yang menghapus Formasi ditubuhnya pun memancarkan qi yang begitu kuat. Wajahnya saat ini terlihat dingin karena tidak mau mempercayai manusia manapun kecuali itu manusia yang dipercaya oleh Lin Yan seperti Huan Caiyi, Gu Yin, Gu Yuena, Li Hao dan Canglan.


Suara Xia Yue'er yang imut namun terdengar sangat dingin membuat keempat wanita tersebut terkejut dan menatap ke arah Roh Peri mungil yang saat ini dikedua tangannya dilingkari oleh Formasi yang terasa sangat kuat.


“Roh? Apakah ada Roh seperti itu?” Salah satu dari mereka terkejut menatap Xia Yue'er yang terlihat sangat mungil.


“Yue’er.. hentikan. Kita bukan datang ke tempat ini untuk mencari masalah.” ucap Lin Yan dan menatap ke arah empat wanita tersebut.


“Aku terdampar di tempat ini karena diserang oleh seseorang yang sangat kuat. Jadi, kami akan pergi setelah luka-lukaku pulih.” ucap Lin Yan.


“Apa kau pikir kami akan percaya?” Tanya salah satu dari mereka dengan nada sangat dingin.


“Lin Yan! Lihatlah, para manusia ini sungguh tidak bisa diajak berbicara sama sekali! Biarkan aku membunuh mereka semua!” ucap Xia Yue'er dingin. Meksipun ia memiliki tingkat kultivasi Alam Raja tahap kedua, ia sama sekali tidak gentar melawan mereka berempat.


Lin Yan paham dengan emosi Xia Yue'er karena dirinya hampir tewas oleh seorang manusia. Itu membuat Roh Peri mungil tersebut membenci manusia ke tulang-tulangnya.