
Lembah Naga
Zhep!
Ketiganya muncul dari tiga arah yang berbeda dan langsung menyerang ke arah Huan Caiyi.
“Mati!” Teriak Liubo, Gozu dan Dongzha bersamaan sambil mengayunkan pedang mereka bersamaan.
Melihat serangan datang, Huan Caiyi sama sekali tidak mau lengah karena kekuatan ketiganya berada diatasnya.
“Ilusi Bayangan..”
Srak! Srak! Srak!
Tiga tebasan mendarat di tubuh Huan Caiyi. Tubuhnya yang terkena tebasan pun tampak pudar yang membuat Liubo, Gozu dan Dongzha terkejut.
“Anggota klan Huan!” Batin mereka bertiga dengan sangat serius. Ketiganya tentu mengenal klan itu karena merupakan saingan kelompok Kalajengking Merah dalam hal menjadi pembunuh bayaran walaupun Huan Caiyi sama sekali tidak mengetahui hal itu karena dulu mereka masih sangat kecil.
Juga, alasan mengapa anggota klan Huan lebih sering digunakan dari pada kelompok Kalajengking Merah, itu dikarenakan teknik klan Huan dalam membunuh target secara diam-diam bukan mengunakan racun seperti anggota kelompok Kalajengking Merah.
Huan Caiyi yang menghindar pun sekalian membawa Lin Yan bersamanya. Ia tentu tidak akan meninggalkan adik kecilnya itu karena Lin Yan adalah orang terpenting dalam hidupnya.
“Di sana!” Liubo yang menyadari keberadaan Huan Caiyi yang menghilang pun langsung bergerak. Gozu dan Dongzha juga bereaksi bersamaan.
Di tempat seperti itu, ketiganya tau bahwa menghadapi anggota klan Huan akan sangat sulit. Itu dikarenakan elemen bayangan sangat kuat jika digunakan di dalam tempat yang sangat gelap.
Patriak klan Zhu yang mendatangi altar pun terkejut dengan kemampuan pengendalian teknik klan Huan yang digunakan oleh Huan Caiyi yang bahkan belum mencapai tingkat Alam Roh.
“Anak itu sangat ahli, mungkin dia adalah jenius klan Huan yang tidak pernah terlihat selama ratusan tahun.” Gumam Patriak klan Zhu tetapi ia hanya mengabaikannya kembali dan matanya terus berbinar ketika melihat ke arah altar.
“Celaka! Satu dari mereka sangat ahli dalam melacak! Aku begitu cepat ditemukan.” Batin Huan Caiyi dan langsung menggunakan teknik lainnya.
Tap!
Huan Caiyi menyentuh permukaan tanah dan mengedarkan qi miliknya dalam jumlah yang sangat besar.
“Dunia Bayangan..”
Busshhh!
Uap aneh berwarna hitam menyebar ke segala arah. Lin Yan yang sedang pingsan tampak seperti tenggelam ke dalam bayangan itu sendiri. Sementara Huan Caiyi tidak karena ia ingin menghadapi musuh. Tetapi hal ini akan merugikannya karena harus mempertahankan teknik saat untuk menyembunyikan Lin Yan saat sedang bertarung. Hal itu akan membuat qi-nya berkurang dengan sangat cepat. Tetapi ia sama sekali tidak mempermasalahkan itu.
“Langkah Bayangan..”
Zhep!
Huan Caiyi bergerak dengan kecepatan tinggi yang tampak berubah menjadi seberkas bayangan kabur menuju musuh.
Mata Liubo menyipit seketika. Hanya dirinya yang memiliki kultivasi tingkat Alam Roh tahap kedua yang mengetahui pergerakan Huan Caiyi yang sangat sulit ditebak. Sementara Gozu dan Dongzha hanya melihat bayangan kabur yang bergerak lalu menghilang.
“Di mana dia?” Gozu berteriak saat berhenti dan membuat kuda-kuda bertahan. Dongzha juga melakukan hal yang sama karena mereka tentu pernah melihat teknik klan Huan tersebut.
Di sisi lain, Liubo tetap tenang seperti biasa dan mengedarkan kekuatan Spiritualnya untuk menentukan pergerakan Huan Caiyi.
Zhep!
Huan Caiyi muncul di jarak tiga meter dari Dongzha sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.
“Gaya Pedang Huan, Tebasan Penyembelih..”
Sraing!
Tring!
Huan Caiyi yang bergerak dengan kecepatan tinggi melepaskan tekniknya dan melewati Dongzha. Tetapi tebasan itu di tahan begitu saja yang membuat Huan Caiyi sangat terkejut.
Bukan Dongzha yang menahannya. Tetapi Liubo lah yang bergerak dengan kecepatan tinggi menahan tebasan tersebut.
“Mati!” Gozu bereaksi saat merasakan itu dan langsung membalikkan badannya dan menebas dari jarak beberapa meter ke arah Huan Caiyi.
Sraing!
Bilah qi yang membentuk elemen Angin melesat ke arah Huan Caiyi dengan kecepatan tinggi.
“Langkah Bayangan..”
Zhep!
Huan Caiyi kembali bergerak ke arah lain dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ia muncul kembali di samping Gozu sambil mengayunkan pedangnya ke arah leher Gozu.
Tring!
Ayunan pedang Huan Caiyi kembali di tahan dan itu tetap Liubo yang menahannya. Huan Caiyi memasang wajah gelap karena tau perbedaan kekuatannya dengan Liubo sangatlah besar walaupun ia memiliki keuntungan dalam pertarungan di tempat itu.
“Kecepatanmu sangatlah mengerikan saat berada di tempat seperti ini. Seperti yang diharapkan dari anggota klan Huan yang berspesialis dalam membunuh dengan kecepatan sangat tinggi.” Puji Liubo dengan seringai lebar di wajahnya.
“Aku tidak butuh pujian dari seseorang sepetimu!” Balas Huan Caiyi dingin.
“Walaupun begitu, kau akan tetap mati hari ini, wanita muda!” Balas Liubo dingin dan langsung mengayunkan belati kecil di tangan kirinya.
Melihat kecepatan serangan itu, mata Huan Caiyi melebar.
“Ilusi Bayangan..”
Srak!
Leher Huan Caiyi masih terkena sedikit sayatan belati walaupun sudah mencoba menghindar semampunya.
“Oh? Tampaknya mengenai target..” Liubo tersenyum jahat saat melihat ke tempat Huan Caiyi yang menghindar.
Huan Caiyi hanya menatap Liubo dengan tatapan dingin karena tau bahwa tubuhnya akan melemah karena terkena belati beracun khusus milik para anggota kelompok Kalajengking Merah.
“Walaupun aku mungkin mati, kalian bertiga akan ikut bersamaku,” ucap Huan Caiyi dan mengerahkan semua qi dalam tubuhnya.
Zhep!
Saat Huan Caiyi bergerak, Liubo, Gozu dan Dongzha pun bergerak juga memulai pertarungan yang pasti akan berlangsung selama beberapa menit.
Sementara itu, Patriak klan Zhu sudah tiba di depan altar dan menyentuh altar tersebut tetapi tidak ada yang terjadi. Ia tau bahwa untuk mengaktifkan benda tersebut dibutuhkan sesuatu yang khusus.
“Sialan! Bagaimana cara mengambil warisan klan Zhu?” Patriak klan Zhu yang sudah mencoba berbagai cara pun sangat marah.
“Tunggu dulu! Dari perkataan ketiga anggota kelompok Kalajengking Merah itu, Fenomen aneh terjadi saat mereka berada di kediaman kuno itu, yang artinya, semua yang terjadi di tempat ini pastilah perbuatan dari kedua anak itu!” Patriak klan Zhu melihat ke arah Huan Caiyi dan senyum jahat terlihat jelas di wajahnya.
“Walaupun mungkin dengan kekuatanku, akan merepotkan untuk menangkap pengguna elemen Bayangan yang sangat mudah kabur di dalam tempat seperti ini. Untuk menanyakan apa yang terjadi, hanya ada satu cara,” ucap Patriak klan Zhu. Ia pun langsung menghilang dan muncul di tempat tertentu.
Bom!
Ledakan kecil terjadi di tempat tertentu. Saat itu terjadi, terlihat qi bayangan meledak ke segala arah dan memunculkan satu sosok yang sedang memegang satu orang lainnya.
Tentu dia adalah Patriak klan Zhu yang menghancurkan teknik Dunia Bayangan milik Huan Caiyi dan menangkap Lin Yan. Dengan tingkat kekuatannya saat ini, tidak akan sulit untuk menghancurkan teknik seseorang yang memiliki basis kultivasi yang jauh di bawahnya.
Huan Caiyi yang sedang bertarung pun terkejut karena tau teknik yang ia gunakan untuk menyembunyikan Lin Yan dihancurkan oleh seseorang.
“Langkah Bayangan..”
Zhep!
Huan Caiyi mundur menjaga jarak dan melihat ke arah Patriak klan Zhu dengan tatapan dingin.
Sementara itu, Liubo sangat marah. Walaupun ia tidak terluka sama sekali dan ia beberapa kali menebas Huan Caiyi, kedua rekannya terbunuh dengan satu tebasan Huan Caiyi.
“Wanita muda, katakan bagaimana cara kalian mengaktifkan fenomena sebelumnya, jika tidak.. anak ini akan mati!” Ancam Patriak klan Zhu yang membuat wajah Huan Caiyi pucat seketika.