
Ular Liris Emas yang saat ini sudah keluar, melihat ke arah sepotong daging Raja Kera Emas. Ular itu mendesis sejenak lalu langsung melahap potongan daging karena tau itu bisa menjadi tonik untuk meningkatkan sedikit kekuatannya. Ular itu pun menatap ke sana ke mari karena ingin mencari bagian lain dari daging Raja Kera Emas.
“Sudah waktunya!” Batin Lin Yan saat mengeluarkan satu potong daging kembali.
Ular Liris Emas yang mencium aroma daging lainnya, menatap ke arah tempat Lin Yan berada. Ular itu langsung tau bahwa itu adalah potongan yang sama. Tanpa membuang waktu, Ular Liris Emas langsung bergerak menuju tempat Lin Yan berada.
Di sisi lain, Lin Yan tersenyum lebar dan langsung bergerak ke arah tiga individu yang sedang mendekat ke arahnya. Tentu ia akan menggunakan ketiganya untuk melemahkan ular itu.
Tetua yang menatap apa yang dilakukan oleh Lin Yan tentu saja mengerti. Ia tidak menyangka bahwa Lin Yan akan membuat pengaturan seperti itu.
“Anak itu sungguh licik. Sepertinya dia sadar bahwa kekuatannya tidak akan bisa menandingi ular itu dan membuat rencana untuk memukul dua burung dengan satu batu!” Batin Tetua yang menatap Lin Yan dari balik bayang-bayang. Ia pun langsung terbang ke arah langit karena ia tidak ingin ular itu mendeteksi keberadaannya. Ia paham bahwa setiap bintang roh tentu akan mendeteksi secara samar bahwa ada makhluk kuat disekitarnya.
Bahkan Lin Yan yang sedang melaksanakan rencananya pun tiba-tiba waspada karena ketika Tetua itu menggunakan qi, ia mendeteksinya secara samar. Tanpa menghiraukan hal itu saat ini, Lin Yan terus bergerak ke arah tiga kultivator yang terus mengikutinya.
Tiga kultivator yang sedang bergerak, menatap Lin Yan yang sedang datang ke arah mereka.
“Itu dia! Sepertinya dia tidak tau bahwa seseorang sedang mengikutinya. Sungguh anak yang naif. Memprovokasi klan Yi dengan cara membunuh Tuan muda dengan kekuatan kecil seperti itu. Dan saat ini, dia menjalankan misi untuk masuk ke pelantara dalam tetapi sangat ceroboh dengan meninggalkan jejak di sana sini yang membuat siapa saja bisa mengikutinya!” Salah satu anggota clan Yi berkata dengan mencemooh ke arah Lin Yan.
“Ayo kita bunuh dia! Patriak juga mengatakan bahwa jika bisa, kita harus menangkapnya hidup-hidup dan membawanya ke dala klan agar Patriak bisa menyiksanya!” Anggota Klan Yi lainnya berbicara.
“Kita lebih baik menangkapnya karena dia tidak akan bisa mengalahkan kita bertiga walaupun kekuatan tempur anak itu melampaui tahapan seperti informasi yang kita terima. Tetapi jika kita tidak bisa menangkapnya, lebih baik membunuhnya!” Anggota klan Yi terakhir melanjutkan sambil mengeluarkan pedang dari cincin ruangannya.
Kedua lainnya mengangguk setuju dan mengeluarkan pedang juga untuk menyelesaikan Lin Yan di tempat itu.
Lin Yan yang menatap tiga sosok mengeluarkan pedang, menaikkan sudut bibirnya. Ia meningkatkan kecepatannya dan langsung tiba di jarak beberapa meter dari musuh. Ia langsung tau bahwa mereka bertiga berniat membunuhnya ketika mengeluarkan pedang dan ia akan membuat mereka bertiga menjadi tumbal.
“Mati!” Teriak ketiganya sekuat tenaga sambil mengayunkan pedang.
Mata Raja!
Lin Yan telah mengaktifkan Mata Raja pun, menghentikan langkahnya.
Sraing!
Ketiga tebasan hampir mengenai Lin Yan yang membuat ketiga anggota klan Yi terkejut bahwa Lin Yan bisa melakukan hal seperti itu di waktu yang tepat.
“Ini hadiah untuk kalian..” Lin Yan melempar daging kepada salah satu dari mereka sekuat tenaga.
Salah satu dari mereka terkejut dan secara naluriah menangkap daging karena sadar itu tidak akan berbahaya.
Di sisi lain, Lin Yan langsung menggunakan qi di telapak kakinya dan melompat ke arah udara secepat mungkin melewati jalan ketiga kultivator itu. Ia juga telah memperhatikan token di pinggang ketiganya yang pernah ia lihat sebelumnya.
“A-apa yang dilakukan bo-..” Sebelum anggota klan Yi yang menangkap daging menyelesaikan kata-katanya, sosok Ular Liris Emas melesat dengan kecepatan tinggi ke arahnya sambil membuka rahang untuk melahap kultivator itu sekaligus.
“Awas!” Teriak salah satu dari mereka saat melihat ular besar menerjang.
“Sial!” Anggota klan Yi yang memegang daging pun melepaskan daging itu sambil mengangkat pedang untuk menahan rahang ular tersebut.
Tring!
Kulit Ular Liris Emas yang sangat kuat pun berbenturan dengan pedang itu. Anggota klan Yi di dorong mundur sedikit karena hampir tidak mampu menahan beban yang ada.
“Mati!”
Dua anggota klan Yi lainnya langsung bergerak dari dua arah yang berbeda dan menebas ke arah Ular Liris Emas.
Sraing! Sraing!
Shaaaaa!
Ular Liris Emas meraung marah karena mendapatkan luka yang lumayan dalam di tubuhnya.
Namun, ketika melihat darah yang menetes itu, ketiga anggota Klan Yi merasa sedikit ngeri. Darah itu mengeluarkan kabut aneh yang mereka duga adalah racun.
Lin Yan yang telah menjaga jarak pun tersenyum jahat menatap pertarungan yang akan segera terjadi. Ia sudah membuat spekulasi tentang siapa pemenang pertarungan itu nantinya.
Sedangkan untuk Tetua yang berada di langit yang menatap pertarungan itu tidak bisa berkata-kata. Ia menatap Lin Yan dengan wajah sedikit cemberut saat ini.
“Ini tidak bisa dihitung sebagai bala bantuan karena mereka memang tidak di pihak yang sama. Anak ini sangat pandai membuat rencana hanya karena awalnya merasakan tiga kultivator mencoba untuk memburunya.” Batin Tetua tersebut dan menatap kembali ke arah pertarungan yang terjadi antara Ular Liris Emas dan tiga anggota klan Yi.
Ketiga anggota klan Yi saat ini yang sedang bertarung habis-habisan sangat marah karena tau bahwa Lin Yan telah menjebak mereka bertiga.
Awalnya mereka bertiga berpikir bahwa Lin Yan adalah anak yang sangat naif. Tetapi semua itu telah mereka ketahui bahwa Lin Yan sudah mengetahui keberadaan mereka dan sengaja meninggalkan jejak di jalan untuk menuntun mereka ke tempat bintang roh kuat tipe ular itu.
‘Anak yang sangat licik!’
Hanya itu yang mereka katakan dalam hati saat ini. Tetapi jika salah satu dari mereka pergi mengejar Lin Yan, sudah pasti rekan mereka yang lainnya akan kesulitan melawan Ular Liris Emas. Dan karena itu, mereka bertiga tidak punya pilihan lain selain membunuh bintang roh terlebih dahulu dan mengejar Lin Yan.
Tetapi, satu hal yang tidak mereka ketahui saat ini. Mereka sedang melawan bintang roh kuno yang sudah ada sejak zaman dulu. Ular Liris Emas bukanlah bintang roh yang bisa dianggap enteng. Bagi para kultivator yang tidak mengetahui tentang Ular Liris Emas, ketika berhadapan dengannya, hasilnya adalah 100% Kematian!