
Dimensi Naga
Saat ini, Lin Yan dan Gu Yin terus terbang ke arah tertentu bersama-sama. Keduanya tidak terlalu peduli jika semua kultivator sedang bergerak ke arah Pusat Dimensi Naga.
Keduanya hanya berkeliling untuk mencari peluang agar kultivasi mereka meningkat lebih besar.
Setelah bergerak selama lebih dari sehari, Lin Yan dan Gu Yin pun tiba di daerah yang ditutupi oleh salju. Tempat tersebut sangatlah dingin yang membuat Lin Yan menatap ke arah istrinya karena merasa bahwa tempat yang mereka tuju saat ini akan membawa mereka ke tempat tinggal naga yang kemungkinan menggunakan elemen es.
“Yin’er, kita akan terus masuk ke tempat ini. Mungkin akan ada sesuatu yang bisa membuatmu menjadi lebih kuat.” ucap Lin Yan dengan senyum kecil.
“Ya.” Gu Yin tentu saja senang dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan karena merasa suaminya tersebut sangat perhatian padanya.
Ketika terus masuk ke wilayah dataran es yang sangat luas, banyak bangunan bangunan aneh yang terlihat yang membuat Lin Yan dan Gu Yin sedikit heran karena seharusnya para naga tidak akan mau tinggal di tempat yang mirip dengan bangunan para manusia.
“Sungguh aneh, dilihat dari manapun, semua bangunan tersebut pastilah dibuat untuk para manusia. Apakah sebelumnya dimensi ini juga di tinggali para naga?” Tanya Gu Yin penasaran.
“Kemungkinan ya, tetapi untuk menemukan jawabannya, semuanya pasti ada di sana.” ucap Lin Yan saat mengaktifkan Mata Raja dan menatap ke arah kejauhan yang saat ini tertutup oleh kabut akibat uap es dan salju.
Gu Yin mengangguk kecil dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan.
Keduanya pun terus terbang selama hampir setengah jam, saat keduanya sedang terbang di udara, suhu di tempat tersebut menjadi jauh lebih dingin dari sebelumnya.
“Ribuan Paku Es!”
Jrezzh!
Tiba-tiba saja, dari arah bawah Lin Yan dan Gu Yin, ribuan es yang terlihat runcing pun melesat ke arah langit dengan kecepatan yang sangat tinggi dan mencoba untuk menusuk Lin Yan dan Gu Yin.
Menatap hal itu, Lin Yan yang sudah siap setiap saat pun langsung mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah bawah.
“Petir Hitam Surgawi!”
Blar!
Petir hitam menyambar seketika dan langsung berbenturan dengan serangan yang mengarah pada Lin Yan dan Gu Yin.
Duar!
Pecahan-pecahan es terlihat seketika saat semua es es tersebut dihancurkan oleh teknik Lin Yan yang meledak ke segala arah ketika menyentuh salah satu paku es.
“Di sana!” ucap Gu Yin dingin. Ia pun langsung mengayunkan Pedang Kembar Chi sekuat tenaga ke arah tertentu.
“Bilah Es Hitam!”
Sraing!
Bussssh!
Bilah es hitam yang sangat besar pun membelah kabut dan langsung mencapai satu sosok yang terlihat.
“Apa? Es Hitam?” Satu sosok wanita pun terlihat. Ia pun masuk ke bentuk setengah naga lalu mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ketika bilah yang dilancarkan oleh Gu Yin mencapai posisinya.
“Cakar Naga Es!”
Sraing!
Blar!
Teknik Gu Yin pun dihancurkan secara paksa tanpa banyak kesulitan oleh sosok wanita yang telah memasuki bentuk setengah naga.
Wanita naga yang menggunakan elemen es tersebut pun menatap ke arah Gu Yin dengan tatapan serius sambil bergumam, “Pembunuh Iblis!”
“Tidak, dia bukan Pembunuh Naga! Tetapi siapapun yang menggunakan tombak itu di masa lalu telah membantai jutaan naga!” Batin wanita tersebut.
“Siapa kau? Kenapa kau menyerang kami?” Tanya Gu Yin saat aura hitam merembes dari tubuhnya. Daerah yang semula ditutupi oleh es yang sangat bersih pun langsung berubah menjadi hitam ketika tercampur dengan qi Gu Yin, itu tampak seperti semua es tersebut terkontaminasi.
“Dia memang Pembunuh Iblis! Aku tidak menyangka bahwa akan ada kultivator yang memasuki dunia seperti itu lagi! Persyaratan untuk menjadi seorang Pembunuh Iblis sangatlah sulit.” Batin wanita tersebut.
“Harusnya akulah yang bertanya, kenapa kalian memasuki wilayah Klan Naga Es, manusia! Dan untukmu, kau adalah Demi-Human, kau harus tau bahwa para Naga sangat membenci Demi-Human. Apa yang membuatmu masuk ke Dimensi Naga ini?” Tanya wanita tersebut.
“Kami hanya mencari peluang untuk meningkatkan kekuatan lalu tiba-tiba kau menyerang kami! Akulah yang harusnya bertanya hal itu!” Balas Lin Yan saat petir hitam memercik dari tubuhnya.
Kerutan muncul di wajah wanita tersebut lalu membalas, “Ini adalah wilayah Klan Naga Es! Aku adalah penjaga perbatasan! Apakah aku harus bertanya dengan baik-baik? Apakah kau menganggap naga sebagai kadal?”
Ketika kata-kata wanita tersebut jatuh, aura yang sangat dahysat pun meledak.
Wajah Lin Yan sangat serius karena dapat merasakan bahwa tingkat kekuatan wanita tersebut mencapai tingkat Alam Kaisar tahap kedelapan dan auranya sekuat para kultivator tingkat Alam Kaisar tahap kesembilan.
Karena tau bahwa lawan sangat ini sangatlah kuat, Lin Yan tidak ingin bermain-main. Ia tau bahwa jika dirinya sendiri yang bertarung, ia pasti akan kalah walaupun musuh membutuhkan waktu beberapa menit untuk menghabisinya. Namun, dengan adanya Gu Yin disekitarnya, ia merasa bahwa mereka akan mampu melawan wanita tersebut.
Tanpa berbicara, wanita itupun melesat ke arah Lin Yan lebih dulu karena merasa Lin Yan lah yang harus diwaspadai. Saat ia mencapai depan Lin Yan, ia pun langsung mengangkat tangannya lalu sebuah pedang berwana biru muncul.
Lin Yan juga tidak membuang waktu dan langsung mengayunkan Tombak Pembunuh Naga dari arah samping ke depan sekuat tenaga.
Trang!
Bussssh!
Krak! Krak!
Permukaan es yang ada di tempat tersebut memiliki banyak retakan ketika dua kekuatan besar saling beradu.
Lin Yan di dorong mundur, walaupun tubuhnya telah diperkuat sebelumnya, itu masih di bawah wanita tersebut sedikit.
Namun, wanita tersebut adalah yang paling terkejut karena tidak menyangka bahwa ketangguhan tubuh Lin Yan mencapai level seperti itu. Dirinya adalah yang memiliki kekuatan tubuh tertinggi di Klan Naga Es bahkan melebihi penguasa Klan Naga Es, namun Lin Yan hanya berada sedikit dibawahnya.
Gu Yin yang ada di sekitar Lin Yan tentu tidak tinggal diam, ia pun langsung menyerang sekuat tenaga ke arah wanita tersebut setelah melapisi Pedang Kembar Chi dengan qi Es Hitam.
Wanita tersebut memasang ekspresi heran karena dapat merasakan bahwa aura hitam yang menyatu dengan es milik Gu Yin sangatlah berbahaya, dan itu sama seperti petir hitam yang memancar dari tubuh Lin Yan.
“Pasangan Dao yang sempurna?” Batin wanita tersebut dan ia pun langsung menghilang dalam sekejap untuk menghindar karena kecepatan Gu Yin memang jauh di bawahnya.
Sraing!
Jurang lebar tercipta saat Gu Yin mengayunkan senjatanya.
Wanita tersebut pun muncul di jarak yang lumayan jauh.
“Tampaknya ini sedikit merepotkan, jika seperti ini, aku tampaknya harus lebih serius.” ucap wanita tersebut.
Dung!
Aura tipis meledak ke segala arah, dan di saat itu juga, semua tempat tampak membeku, es tersebut pun dibekukan sama halnya untuk udara.
Lin Yan yang menatap itu tau bahwa musuh saat ini menggunakan kekuatan yang lebih banyak untuk menyingkirkan mereka.
Namun, sebelum wanita tersebut menyerang, suara seseorang pun terdengar di udara.
“Lan Qinzhu, hentikan sampai di sini!”