
“Cakar Pemotong Bumi!”
Sraing!
Saat Lin Yan mengayunkan lengan kanannya ke arah bawah, lima bilah qi melesat dengan kecepatan tinggi menuju Raja Kera Emas.
Raja Kera Emas yang telah mendekat pun merasakan bahaya luar biasa saat ini. Instingnya bekerja dengan sangat baik. Tetapi sayangnya tubuhnya tidak mampu mengikuti instingnya yang mengatakan bahaya.
Srak! Srak!
Raja Kera Emas terhenti di tempat dan saat itu terjadi, lima lunang kecil panjang tercipta di belakang Raja Kera Emas.
Semua yang ada di sana menatap teknik itu dengan mata terkejut luar biasa. Mereka masih menunggu efek apa yang akan terjadi pada tubuh Raja Kera Emas yang menerima serangan secara langsung.
Crash!
Dua detik kemudian, Raja Kera Emas langsung terbelah menjadi beberapa bagian dan terjatuh.
Raja Kera Emas tewas dengan satu teknik milik Lin Yan.
Menatap itu, Lin Yan tersenyum lebar. “Ini tidak terlalu sulit untuk membunuhnya walaupun mungkin aku menggunakan terlalu banyak qi dalam teknik terakhir.”
Suasana hening seketika saat melihat tubuh Raja Kera Emas yang terbelah menjadi beberapa bagian. Mereka semua tidak menyangka bahwa akan ada anak yang bisa membunuh Raja Kera Emas seorang diri. Dan mereka paham akan sesuatu penting saat ini bahwa Lin Yan adalah murid terkuat di di tempat itu.
Tetapi mereka tidak mengetahui bahwa ada satu lagi murid yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari pada Lin Yan, yaitu Huan Caiyi.
Lin Yan yang baru selesai membunuh Raja Kera Emas, mengambil kembali tombaknya. Setelah itu, ia pun menghampiri mayat Raja Kera Emas. Tidak ada yang menghalangi Lin Yan saat memanen semua yang ada pada Raja Kera Emas. Walaupun itu mungkin berharga, semua dari mereka lebih memilih menyimpan tenaga untuk memperebutkan tubuh Raja Kera Emas yang terkuat karena itulah misi utama. Sudah pasti jumlah hadiah yang di terima mungkin sepuluh kali lipat dari pada dua Raja Kera Emas lainnya.
Tatapan Lin Yan beralih ke Raja Kera Emas lainnya. Satu lagi dari Raja Kera Emas di pojokkan oleh banyak kultivator. Lin Yan sama sekali tidak peduli melihatnya karena tau bahwa Raja Kera Emas itu tidak akan lama lagi akan binasa.
Sekarang hanya ada satu bintang roh yang menjadi incaran Lin Yan lagi. Tatapannya tertuju pada Raja Kera Emas yang memiliki kekuatan paling tinggi.
Dilihat dari manapun, semua kultivator Xiantian yang mengeroyoknya tidak mampu menekan Raja Kera Emas yang menjadi Raja hutan wilayah pertama saat ini.
“Woaaa!” Raja Kera Emas yang setara dengan Raja Kera Emas yang di bunuh oleh Lin Yan berteriak kesakitan saat para kultivator Xiantian menusuknya dari segala arah.
“Mati!” teriak mereka semua bersamaan sambil mengayunkan pedang sekali lagi.
Sraing! Sraing! Sraing!
Tebasan semua murid itu mengenai Raja Kera Emas. Bahkan lehernya hampir terpenggal karena dua kultivator menyerang secara bersamaan di bagian leher depan dan belakang.
Blug!
Raja Kera Emas lainnya telah terbunuh dan hanya menyisakan yang terkuat.
Tidak ada yang bergerak mengambil mayat Raja Kera Emas itu karena ada tujuh kultivator Xiantian yang bergandengan tangan membunuhnya bersama dengan puluhan kultivator Houtian puncak.
“Dengar semuanya! Saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk berebut mayat Raja Kera Emas ini. Kita akan mendistribusikannya saat mengalahkan Raja hutan ini!” salah satu murid berkata dengan nada serius karena mungkin mereka akan kalah jika berebutan saat ini dan membuat kekuatan tempur mereka menurun.
Semua kultivator lainnya mengangguk setuju dengan perkataan murid tersebut.
Tatapan semua murid kemudian beralih ke Raja Kera Emas terakhir yang sedang melawan lebih dari sepuluh kultivator Xiantian. Beberapa dari mereka telah tewas saat menerima pukulan secara langsung.
“Ayo serang!” satu kultivator langsung berteriak dan menerjang ke arah Raja Kera Emas.
Murid lainnya pun tidak tinggal diam dan ikut bergerak.
“Woaaaa!” Raja Kera Emas itu berteriak keras dan qi dalam jumlah yang sangat besar meletus ke segala arah. Saat ini tubuhnya dibaluti oleh qi berwarna emas juga.
“Jangan takut! Binatang Roh ini hanya sendirian sekarang! Tidak mungkin baginya mengalahkan gabungan semua murid!” Meng Song berteriak keras walaupun ia saat ini sedikit berkeringat karena tampaknya Raja hutan ini memiliki keahlian untuk meningkatkan kekuatan.
Lin Yan masih belum bergerak. Ia tentu tau apa yang dilakukan oleh Raja Kera Emas itu. Ini adalah sesuatu yang ia tidak ingin lihat sebenarnya.
“Mode Mengamuk! Tampaknya mereka tidak tau tentang kemampuan Raja Kera Emas itu.” batin Lin Yan saat menatap semua kultivator yang menerjang.
“Lebih setengah dari mereka akan tewas.” batin Lin Yan lagi. Ia pun langsung melompat ke atas pohon untuk menyaksikan amukan Raja Kera Emas. Kenapa ia tidak ikut saat ini? Jawabannya tentu saja Lin Yan menunggu saat yang tepat yaitu ketika Raja Kera Emas kehabisan tenaga.
Setelah Mode Amukan itu selesai, tidak akan sulit untuk membunuhnya walaupun ia mungkin akan kesulitan juga. Tetapi tidak bagi Huan Caiyi yang terus mendekat menunggu kesempatan menyerang.
Tap!
Seseorang mendarat di samping Lin Yan.
Menatap pendatang itu, Lin Yan hanya meliriknya. “Apa yang kau inginkan?” tanya Lin Yan.
Sosok yang berada di dekat Lin Yan saat ini adalah pria maskulin yang seangkatan dengannya.
“Kau sungguh luar biasa bisa mengalahkan Raja Kera Emas itu seorang diri. Aku bertanya-tanya, bagiamana kau mencapai tingkat Xiantian dalam waktu sesingkat ini?” tanya anak tersebut.
“Kenapa aku harus memberitahumu?” tanya Lin Yan balik.
Pria maskulin itu tidak marah sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan. Itu adalah rahasia seseorang dan mereka berhak menyimpannya.
“Jika tidak salah, namamu Lin Yan bukan?”
“Li Hao.”
Li Hao memperkenalkan dirinya setelah berhenti sejenak.
“Lin Yan.”
“Apa tujuanmu? Apakah kau hanya ingin bertanya tentang itu?” tanya Lin Yan setelah memperkenalkan dirinya juga walaupun Li Hao sudah mengetahui namanya.
“Aku hanya ingin bertanya hal yang menggangguku selama ini. Apa hubunganmu dengan Master sekte Naga Langit?” tanya Li Hao sambil melihat pertarungan di kejauhan.
“Siapa tau...” balas Lin Yan acuh tak acuh.
“Baiklah jika kau tidak ingin mengatakannya. Aku akan memperingatkan mu akan sesuatu. Berhati-hatilah terhadap Master sekte Naga Langit.” Li Hao langsung pergi dari lokasi itu karena ia tidak ingin bertarung lagi. Tentu ia sadar bahwa ia tidak mungkin menjadi murid yang menyelesaikan misi. Tujuan aslinya tentu saja untuk mengambil pengalaman di hutan wilayah pertama.
Lin Yan melirik sekilas ke arah Li Hao yang telah pergi. Ia tentu akan percaya dengan kata-kata Li Hao karena saat ini pun ia sudah mulai merasa bahwa Master sekte Naga Langit akan menyingkirkannya cepat atau lambat.
“Bocah! Kenapa kau tidak ikut membantu?” satu kultivator yang sedang melawan Raja Kera Emas terakhir bertanya dengan nada dingin.
Lin Yan hanya menatapnya dengan mata putih. Ia tentu tau bahwa semua dari mereka berharap bahwa ia akan ikut menyerang karena mampu membunuh Raja Kera Emas sebelumnya seorang diri.
“Kenapa aku harus membantu?” tanya Lin Yan heran.
Semua murid tingkat Xiantian di tempat itu tercengang mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Yan.
Bom!
Karena perhatian semua dari mereka teralihkan, satu murid tingkat Xiantian pun terkena imbasnya saat Raja Kera Emas memukulnya hingga tewas.