
Pulau Es Utara
Mata Mu Xuan Xian menyipit ketika melihat ke arah Lin Yan karena tidak menyangka bahwa kultivator tingkat Alam Raja tahap ketiga akan mampu membaca tulisan tersebut.
“Kau memang tidak sederhana sama sekali.” ucap Mu Xuan Xian lalu perlahan berbalik, “Ikuti aku.”
Gu Yuena dan Gu Yin terdiam sedikit lalu saling memandang. Keduanya pun menatap ke arah Lin Yan dengan tatapan lebih tanda tanya termasuk untuk Gu Yin karena mendengar tentang pengguna qi Es Hitam.
“Ayo pergi. Jangan membuat Guru menunggu kita.” Gu Yuena pun langsung bergerak mengikuti Gurunya.
Sementara itu, Gu Yin hanya mengangguk dan menyampingkan tentang hal sebelumnya. Ia pun menarik Lin Yan dan bergerak ke arah tempat Mu Xuan Xian dan Gu Yuena pergi.
“Hei Gu Yin, siapa wanita itu? Dia sangat kuat!” Seru Xia Yue'er yang masih berada di bahu Gu Yin.
Lin Yan dan Gu Yin terdiam karena tampaknya sedari tadi Xia Yue'er tidak peduli dengan apapun atau mendengar semua percakapan yang terjadi. Keduanya hanya mengabaikan Roh Peri mungil tersebut yang langsung mengalihkan perhatiannya ke tubuhnya lagi sambil bergumam beberapa kata aneh.
Tidak lama kemudian, Lin Yan, Gu Yuena dan Gu Yin pun tiba disebuah tempat yang cukup indah, dengan sebuah kediaman yang lumayan luas.
Ketika mendarat di tempat tersebut, salah satu anggota Sekte Istana Salju berada di sana. “Nyonya Kedua menunggu kalian di dalam.”
Gu Yuena mengangguk kecil dan memimpin Lin Yan dan Gu Yin kedalam karena kediaman itu merupakan tempatnya tinggal bersama dengan Gurunya serta beberapa pelayan lainnya.
Sesampainya di ruangan tertentu, terlihat Mu Xuan Xian yang sedang duduk disebuah kursi yang lumayan nyaman.
“Duduklah.” ucap Mu Xuan Xian.
Lin Yan, Gu Yuena dan Gu Yin pun duduk di seberang meja yang ada di depan Mu Xuan Xian.
Mu Xuan Xian tidak langsung berbicara dan menatap ke arah Roh Peri mungil yang ada di bahu Gu Yin dengan tatapan heran.
Merasakan tatapan seseorang padanya, Xia Yue'er langsung mendongak lalu menatap lurus ke arah Mu Xuan Xian. Ia pun langsung melesat ke arah Lin Yan dan bersembunyi di balik pakaian Lin Yan lalu mengintip keluar.
“Roh Peri?” Batin Mu Xuan Xian karena ia pernah membaca catatan tentang salah satu Roh kelas tertinggi di catatan kuno tertentu.
Lalu tatapan Mu Xuan Xian tertuju pada Lin Yan kembali. Ia mengetahui hanya sekali lirik saja bahwa Xia Yue'er adalah Roh Peri yang istimewa. Saat ini ia menganggap Lin Yan semakin tinggi dari sebelumnya.
“Kau Lin Yan bukan?” Tanya Mu Xuan Xian.
Lin Yan hanya mengangguk kecil.
“Yin’er telah bercerita sedikit tentangmu...” ucap Mu Xuan Xian menghentikan kata-katanya sejenak lalu melanjutkan, “Mungkin sangat banyak.”
Wajah Gu Yuena sedikit bergerak-gerak karena tentu mengingat tentang Gu Yin dahulu yang mengoceh di depan Nyonya Pertama dan Kedua Sekte Istana Salju tanpa henti tentang Lin Yan.
“Pertama, aku akan mewakili kakakku dan membahas tentang Yin'er. Kau boleh tinggal di Sekte Istana Salju untuk beberapa waktu. Tetapi, kau belum bisa membawa Yin'er keluar dari Sekte ini.” Lanjut Mu Xuan Xian.
“Kenapa aku tidak bisa keluar dari Sekte?” Tanya Gu Yin tidak puas.
“Yin’er, tenanglah!” Gu Yuena sangat ingin mencekik sepupunya itu karena tidak sabaran sama sekali. Ia saat ini bertanya-tanya bagaimana cara Lin Yan menghadapi sikap Gu Yin.
“Ya, belum saatnya kau untuk keluar karena situasi di Benua Saint tidak lama lagi akan kacau oleh sesuatu. Kekuatanmu akan menarik banyak sesuatu yang tidak terduga ke arahmu. Jika kau berada di Pulau Es Utara, mereka tidak akan bisa melacakmu.” Mu Xuan Xian menjelaskan.
“Ini pasti tentang Segel yang dijaga oleh Klan Lin!” Lanjut Lin Yan.
“Kau memang sangat pintar. Ya, kau benar. Apakah kau mengetahui Segel apa yang dijaga oleh Klan Lin?” Tanya Mu Xuan Xian sekali lagi.
“Gerbang Alam Manusia dan Alam Iblis!” Lin Yan pun langsung mengatakannya karena itu adalah catatan yang ada di Lembah Naga tempat Klan Kuno Zhu tinggal dahulu.
Mu Xuan Xian semakin heran karena Lin Yan bahkan mengetahui hal itu. “Apakah dia mengetahuinya dari kakek dan neneknya? Tetapi mereka berdua tidak mungkin akan menceritakan tentang Segel itu kepada siapapun!” Batinnya.
“Gerbang Alam Manusia dan Alam Iblis?” Gu Yuena dan Gu Yin di sisi lain terkejut.
“Lin Yan. Apakah ini tentang catatan yang pernah kau ceritakan yang ada di Klan Kuno Zhi... Zho.. hm.. Apa kau ingat Klan apa itu?” Xia Yue'er yang kepalanya terjulur keluar pun bertanya dengan kerutan di kepala mungilnya.
“Klan Kuno Zhu!” Lin Yan menghela nafas panjang ketika membalas kata-kata Xia Yue'er.
“Kau memasuki tempat itu?” Mu Xuan Xian terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xia Yue'er.
“Ya.”
“Lalu, apakah..” Mu Xuan Xian menghentikan kata-katanya saat melihat Lin Yan hanya menggelengkan kepalanya tanda bahwa tidak ada apa-apa lagi di tempat itu.
“Bagaimana mungkin? Apakah Klan Kuno Zhu memusnahkan benda itu?” Batin Mu Xuan Xian. Lalu ia teringat tentang cerita Gu Yin bahwa Lin Yan memiliki teknik untuk berubah ke bentuk setengah naga seperti para anggota Klan Xiao.
“Jangan bilang..” Batin Mu Xuan Xian dan merasa bahwa Lin Yan semakin misterius.
“Karena Yin'er tidak bisa keluar dari tempat ini karena adanya sesuatu yang mengancam, maka aku akan pergi seorang diri. Awalnya aku datang ke tempat inipun karena ingin meminta kalian membuka Formasi di tengah laut. Namun, sebelum itu, aku ingin bertanya sesuatu yang penting.” ucap Lin Yan.
“Apa yang ingin kau tanyakan?” Tanya Mu Xuan Xian dan mencoba menebak-nebaknya.
“Di mana lokasi Segel yang dijaga oleh Klan Lin?” Tanya Lin Yan serius.
Pertanyaan Lin Yan membuat Mu Xuan Xian semakin heran karena apa yang ia pikirkan tidak seperti kata-kata yang keluar dari mulut Lin Yan.
“Aku tidak bisa mengatakannya karena ini adalah informasi yang sensitif. Yang pasti, untuk mengakses informasi itu, setidaknya kau memasuki jajaran 200 Master Bela Diri peringkat 99! Di Benua Saint, terdapat sebuah Organisasi yang memiliki tujuan pembagian informasi. Organisasi itu diciptakan oleh semua kekuatan besar dan dikelola oleh mereka semua juga termasuk salah satu Tetua dari Sekte Istana Salju.” ujar Mu Xuan Xian.
“Peringkat ke 99?” Lin Yan tertegun karena itu termasuk peringkat tinggi.
“Hei Lin Yan! Wanita berdada besar ini sungguh pelit.” Xia Yue'er berbisik dengan suara yang sangat kecil yang bahkan tidak di dengar oleh Gu Yuena dan Gu Yin.
Mu Xuan Xian terdiam karena tentu dapat mendengar bisikan Xia Yue'er.
Sementara itu, Lin Yan tidak bisa berkata-kata dengan sebutan yang Xia Yue'er buat.
Mengabaikan kata-kata Xia Yue'er, Lin Yan pun sekali lagi mengajukan pertanyaan, “Lalu, apakah aku mengetahui di mana dua sosok yang bernama Lin Ming dan Lin Xi saat ini?”
Gu Yuena dan Gu Yin menatap ke arah Lin Yan karena tentu keduanya tau bahwa mereka berdua yang ditanya oleh Lin Yan adalah kakek dan neneknya.
Juga, setelah Nyonya Pertama dan Kedua Sekte Istana Salju menjelaskan siapa itu Lin Ming dan Lin Xi, Gu Yuena dan Gu Yin mengerti bagaimana bisa Lin Yan sangat ahli dalam banyak hal karena sudah pasti dijari sejak kecil oleh dua legenda Klan Lin.
Pertanyaan Lin Yan tentu sudah diprediksi oleh Mu Xuan Xian. Ia pun hanya menggelengkan kepalanya lalu menjawab, “Tidak.”