Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 304 - Memasuki Kota



Kekaisaran Han


Lin Yan menatap ke arah gerbang kota yang sangatlah besar. Ia saat ini bersemangat tentang apa saja yang akan ada di dalam kota sebesar dihadapannya.


“Kota ini disebut sebagai Kota Han, terdiri dari Klan Han yang merupakan penguasa Kekaisaran Han, dan banyak Klan kuat yang berada di bawah mereka. Tetapi di sini tidak ada wilayah yang dikuasai oleh Sekte karena semua Sekte-sekte besar berada di luar wilayah Kota Han.” Canglan menjelaskan struktur Kekaisaran Han karena sebelumnya ia hanya menjelaskan tentang semua yang ada di Benua Saint secara kasar kepada Lin Yan tetapi tidak Klan Klan yang berkuasa.


“Tetapi, sangat banyak anggota Sekte kuat yang berada di dalam sana karena tempat ini memang tempat apa yang para kultivator cari kemungkinan ada.” Tambah Canglan.


“Apakah tempat ini bebas atau banyak aturan yang berlaku?” Tanya Lin Yan penasaran.


“Ya dan tidak, Tuan Muda. Kota ini dibagi menjadi tiga wilayah. Wilayah pertama adalah wilayah perkotaan tempat jual beli, penginapan, restoran dan sebagainya yang dibuka untuk umum. Wilayah kedua berada di sebelah Selatan kota, jauh dari perkotaan dan wilayah ketiga, tempat itu bebas hukum, tidak ada aturan yang mengikat, tempat para kultivator unjuk gigi. Di sana juga terdapat Arena, pembunuhan dibebaskan. Wilayah kedua bisa dikatakan empat kali lebih luas dari pada wilayah pertama dan wilayah ketiga.”


“Aku tidak tau kenapa Kekaisaran Han membuat tempat brutal seperti itu. Kemungkinan tujuan mereka adalah untuk menyaring para kultivator hebat, tempat perselisihan antara Klan diselesaikan dan juga tempat pelatihan bagi para kultivator di Kekaisaran Han serta tempat berkumpulnya semua para kultivator jahat atau kriminal. Dari rumor yang ada, para kriminal akan dibiarkan di tempat itu agar wilayah lain kota tetap aman.”


“Jalan masuk ke tempat yang disebut sebagai Kota Neraka ada dua, yaitu melalui kota Han tetapi kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai lokasi Kota Neraka. Dan cara lainnya adalah dari sisi lain wilayah Kekaisaran Han karena tempat masuk Kota Neraka tidak memiliki segel yang melindungi kota seperti Kota Han.” ujar Canglan.


“Menarik! Jika begitu ayo kita masuk dan setelah kita menemukan Rumput Spiritual, kita akan pergi ke Kota Neraka untuk melihat semua para kultivator kuat.” ucap Lin Yan sangat tertarik pada Kota Neraka yang menjadi bagian wilayah Kekaisaran Han.


Canglan hanya mengangguk karena tau bahwa setiap kultivator yang masuk ke Kota Han, mereka akan pergi akhirnya ke Kota Neraka untuk meningkatkan kekuatan serta kemampuan bertarung. Ini juga berfungsi untuk menarik minat Kekaisaran Han kepada para kultivator. Sebab, jika Kekaisaran Han merekrut mereka, sudah pasti hidup mereka akan terjamin serta sumber daya yang sulit didapatkan akan diterima dari Kekaisaran Han.


“Ayo Tuan Muda.” Canglan pun perlahan memimpin jalan ke depan gerbang kota.


Lin Yan hanya mengangguk kecil dan mengikuti sambil terus memperhatikan semua kultivator yang ada di sana.


Banyak dari mereka yang sangat kuat, bahkan kultivator tingkat Alam Raja sangat mudah ditemukan. Semua dari mereka memiliki urusan di dalam kota, bahkan pedagang yang berasal dari luar pun sangat banyak terlihat karena barang dagangan akan lebih muda dijual di Kota Han.


Ketika Lin Yan dan Canglan mendekat, beberapa penjaga menghentikan mereka seperti penjaga lainnya yang bertugas untuk memeriksa semua yang ada dari pengelana ataupun para pedagang. Hal itu disebabkan keamanan Kota Han yang dijaga lumayan ketat tidak seperti Kota Neraka yang tidak memiliki aturan sama sekali.


“Berhenti di tempat. Katakan tujuan kalian dan berapa lama berada di Kota Han.” Salah satu penjaga yang memiliki tingkat kultivasi Alam Langit tahap kesembilan pun menghentikan Lin Yan dan Canglan lalu bertanya.


“Kami ingin mencari beberapa herbal dan juga kemungkinan kami akan menetap dalam waktu lebih dari sebulan.” Canglan pun mengatakan tujuan memasuki Kota Han.


“Baik! Periksa mereka apakah ada di dalam daftar pencarian!” Perintah penjaga tersebut ke arah rekannya.


Penjaga lainnya pun mengeluarkan sebuah benda lalu menyalurkan qi-nya ke benda tersebut. Menggunakan energi Spiritualnya, penjaga tersebut memeriksa seluruh daftar pencarian yang tidak ia ingat lalu menatap ke arah Canglan dan Lin Yan.


“Hm?” Penjaga tersebut sedikit menaikkan alisnya saat menatap Canglan tetapi ia tidak berbicara sama sekali.


“Mereka berdua bersih.” ucap penjaga tersebut.


Penjaga lainnya pun mengangguk lalu melihat ke arah Lin Yan dan Canglan. “1 batu spiritual kelas atas untuk satu orang memasuki kota.”


Lin Yan terdiam mendengar nama batu spiritual. Ia tentu tau apa benda itu tetapi ia tidak tau seperti apa batu spiritual kelas atas atau kelas lainnya.


Canglan di sisi lain mengangguk kecil dan mengeluarkan dua batu spiritual kelas atas lalu menyerahkannya kepada penjaga.


Qi yang ada di batu spiritual yang dikeluarkan oleh Canglan memiliki kapasitas qi hampir seratus kali lebih banyak dari pada batu spiritual yang ia miliki.


Penjaga yang menerima batu spiritual pun mengangguk dan mempersilahkan Lin Yan dan Canglan untuk lewat.


Lin Yan dan Canglan pun memasuki kota tetapi keduanya diperhatikan oleh beberapa penjaga dengan seksama.


“Hei, apa kau tau, dia adalah seseorang yang dicari oleh Sekte Wayang, mantan Tetua dari Sekte Wayang, Canglan.” Salah satu penjaga pun berbicara.


“Biarkan di masuk. Itu bukan urusan Kekaisaran Han, kita hanya perlu memeriksa semua musuh ataupun seseorang yang dicari oleh Kekaisaran Han yang mungkin ingin direkrut. Itulah tugas kita. Tetapi, jika anggota Sekte Wayang datang ke sini, kita hanya perlu menjual informasi kepada mereka dengan harga tinggi.” Penjaga lainnya berkata dengan nada acuh tak acuh karena tidak terlalu berharap tentang hal itu.


Para penjaga lainnya mengangguk setuju karena memang benar bahwa masalah Sekte-sekte atau Klan besar yang ada di wilayah Kekaisaran Han bukan urusan mereka sama sekali.


Lin Yan dan Canglan sama sekali tidak mengetahui bahwa Canglan saat ini menjadi daftar buronan Sekte Wayang. Namun, Canglan tidak peduli sama sekali karena untuk menemukan seseorang di Kota Han sangatlah sulit.


Saat melewati gerbang kota, Lin Yan menatap ke arah kejauhan. Sejauh mata memandang di jalan utama, orang-orang terlihat berlalu lalang melakukan aktifitas masing-masing.


“Tuan Muda, ayo kita cari tempat untuk menetap terlebih dahulu lalu setelah itu kita akan mencari informasi tentang keberadaan Rumput Spiritual. Dalam waktu sebulan lebih, kemungkinan besar herbal yang kita cari akan terlihat.” ucap Canglan.


“Ya.” Lin Yan hanya mengangguk kecil sambil menatap semua kerumunan orang-orang yang sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.


**


Kota Neraka


Di tempat yang jauh dari Kota Han berada tetapi masih di wilayah Kekaisaran Han, pertarungan terjadi terus-menerus di beberapa tempat.


Saat ini, terlihat seorang pria muda yang sedang melawan tiga kultivator sekaligus.


“Dasar bocah sialan! Matilah!” Teriak salah satu kultivator dan menyerang pemuda tersebut.


Pemuda tersebut tersenyum lebar dan langsung membuat gerakan menggunakan pedangnya.


Sraing!


Pemuda tersebut melewati kultivator dalam sekejap lalu memenggalnya. Setelah itu, pemuda tersebut pun menatap ke arah dua kultivator lainnya.


“Lari! Pemuda ini terlalu berbahaya!” salah satu pun langsung melesat menjauh lalu rekannya pun pergi mengikuti.


Pemuda tersebut hanya membiarkan mereka pergi, ia pun menatap ke arah tertentu ketika menyimpan pedang miliknya ke cincin ruang.


“Tempat ini sangat brutal! Tidak masalah sama sekali, aku yakin dengan sikapnya, dia pasti akan datang ke tempat seperti ini jika dia tidak jauh dari lokasi ini.” ucap pemuda tersebut yang tidak lain adalah Li Hao.