
“Berikutnya adalah giliran kalian!” ucap Lin Yan saat mengarahkan Tombak Pembunuh Naga ke arah Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang.
Setelah kata itu terucap, Lin Yan pun langsung bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi layaknya sebuah cahaya.
“Dia datang!” Teriak Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang dan langsung membuat kuda-kuda bertahan serta mengendalikan Wayang miliknya.
Tiga kultivator tingkat Alam Raja tahap kedua pun melakukan hal yang sama. Mereka tentu sangat waspada terhadap sosok seperti Lin Yan yang bahkan mampu mengeluarkan teknik Formasi sekuat sebelumnya.
Lin Yan tiba di hadapan salah satu kultivator tingkat Alam Raja tahap kedua dan langsung mengayunkan tombaknya.
“Celaka!” Batin kultivator tersebut karena ia hampir tidak mampu mengikuti pergerakan Lin Yan yang telah melakukan Fusi dengan Xia Yue'er.
Trang!
Ayunan tombak Lin Yan pun dihentikan oleh satu Wayang yang memegang pedang panjang.
“Hm?” Alis Lin Yan naik sedikit karena tau bahwa Wayang yang menahan serangannya memang sangat kuat. Ia pun melirik ke arah tertentu dan menatap dengan Mata Raja miliknya.
“Mati bocah!” Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang mengambil kesempatan ketika Lin Yan sedang menahan Wayangnya.
Lin Yan tersenyum sedikit dan qi dalam jumlah yang besar perlahan merembes dari tubuhnya.
“Jiwa Pelahap Raja Naga!”
Zhep!
Dalam sekejap, naga hitam muncul dan langsung menghalangi serangan dari Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang.
Trang!
Ketika suara benturan logam terdengar, Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun melebarkan matanya saat menatap ke arah naga hitam yang menahan serangannya dengan mudah. Ia juga merasakan tekanan yang tidak terlukiskan dari naga hitam yang tercipta melalui qi. Juga, dari kemunculan naga hitam itu, ia merasa seperti sedang melawan pengendali Wayang juga.
Ketika Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang di tahan oleh naga hitam, tiga kultivator tingkat Alam Raja bersama dengan Wayang mereka pun langsung menyerang juga ke arah Lin Yan dan mengerahkan semua kekuatan mereka.
Menatap tiga kultivator dan tiga Wayang yang menyerang bersamaan, Lin Yan pun langsung menekan Wayang yang ada di depannya sekaligus membuat gerakan dengan tangan kirinya.
“Formasi Petir Hitam Surgawi!”
Dengan bantuan keahlian Formasi Xia Yue'er dan teknik miliknya, Lin Yan tidak perlu menyebarkan qi untuk menggunakan teknik seperti itu.
Dung!
Enam lingkaran Formasi pun tercipta di langit.
Blar!
Enam petir hitam pun menyambar dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah tiga kultivator dan tiga Wayang yang mencoba untuk menyerang Lin Yan.
“Sialan!” Tiga kultivator tingkat Alam Raja pun terkejut ketika petir hitam menyambar ke arah mereka berserta dengan Wayang mereka.
Ketiganya pun langsung menyilangkan kedua lengan mereka untuk bertahan dari teknik Formasi yang dilancarkan oleh Lin Yan.
Blar!
Tiga kultivator dan tiga Wayang pun langsung melesat ke arah permukaan tanah di bawa oleh petir hitam dari teknik Formasi Lin Yan.
Sementara itu, Lin Yan terus menekan Wayang milik Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang.
Ketika Lin Yan sedang sibuk dan Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang juga sibuk melawan naga hitam, ledakan besar pun terjadi di tempat yang tidak terlalu jauh.
Duar!
Ledakan disertai badai qi pun menghempaskan semua yang ada di daerah tersebut.
Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun memasang wajah sangat serius ketika menatap ke arah kejauhan. Ia tentu menyadari siapa yang saat ini sedang bertarung, itu tidak lain adalah Tetua Kedelapan melawan penyusup yang dikabarkan telah menghancurkan Cabang Kedua Sekte Wayang.
“Siapa gerangan kultivator yang melawan Tetua Kedelapan hingga membuatnya menggunakan kemampuan terkuatnya?” Batin Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang dengan wajah serius karena ia tentu tau seperti apa teknik terkuat Tetua Kedelapan yang terkenal di Sekte Wayang.
Bahkan Lin Yan yang menatap ledakan dahsyat di tempat pertarungan Canglan melawan Hong Li pun tersenyum kecil karena ia tidak sabar untuk mencapai level kekuatan seperti itu.
Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun langsung menjaga jarak dan membawa Wayangnya bersamanya. Ia menatap ke arah Lin Yan dengan tatapan dingin lalu melirik ke arah bawah tempat tiga kultivator yang merupakan anggota Sekte Wayang yang di serang oleh Lin Yan.
Tiga kultivator tingkat Alam Raja yang diserang oleh Lin Yan sebelumnya pun perlahan melayang ke udara dengan wajah yang sangat gelap karena merasakan sakit ketika mencoba menahan teknik Formasi Lin Yan.
“Gawat pemimpin, Wayang kami hancur hanya dengan teknik Formasi pemuda itu. Kekuatan serangannya sangat merusak dan berbahaya bagi Wayang yang kita ciptakan!” ucap salah satu dari kultivator tingkat Alam Raja tersebut.
Mendengar apa yang dikatakan oleh bawahannya, Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun memasang wajah yang sangat gelap ketika menatap ke arah Lin Yan dan naga hitam yang berada di sisinya.
Ketiganya pun mengangguk dan mengeluarkan pedang masing-masing untuk bersiap-siap bertarung sekali lagi.
Lin Yan yang menatap itupun menaikkan sudut bibirnya. Ia pun membuat kuda-kuda untuk menyerang sekali lagi.
“Tombak Petir Suci!”
“Gaya Pertama, Tubuh Petir Suci!”
“Formasi Cahaya, Kecepatan Cahaya!”
Dung!
Tubuh Lin Yan pun diselimuti oleh petir putih kehitaman serta cahaya yang tampak seperti uap disekitarnya.
Zhep!
Lin Yan pun tidak membuang waktu dan langsung melesat dengan kecepatan tertingginya ke arah kultivator tingkat Alam Raja tahap kedua karena ingin mengurangi jumlah musuh lebih dulu. Ia juga mengendalikan naga hitam agar Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang tidak menggangu dirinya menghabisi bawahannya.
Ketika Lin Yan melesat, Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang tentu tidak tinggal diam dan langsung bergerak juga. Tetapi ia dihentikan oleh naga hitam, oleh karena itu, ia pun mengendalikan Wayang miliknya agar bertarung bersama dengan tiga bawahannya.
Wayang milik Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun langsung mengayunkan pedangnya di jarak puluhan meter dari Lin Yan.
Sraing!
Bilah qi pun melesat ke arah Lin Yan tetapi ia hanya mengayunkan tombaknya dengan santai.
Blar!
Ketika ledakan terjadi, Lin Yan yang masih bergerak pun langsung menggunakan tekniknya.
“Langkah Pemisah Bulan!”
Zhep!
Lin Yan bergerak semakin cepat dan tampak kabur menuju ke arah tiga kultivator tingkat Alam Langit tahap kedua.
“Hati-hati!” Teriak salah satu dari kultivator tersebut.
Ketiganya pun langsung mengayunkan senjata mereka ke arah Lin Yan yang tampak bergerak seperti cahaya.
Sraing!
Tiga bilah yang sangat besar pun melesat ke arah Lin Yan yang telah dekat dengan ketiganya.
Srak! Srak! Srak!
Tiga bilah tersebut pun tampak membelah Lin Yan yang membuat ketiga kultivator tersenyum lebar.
Tetapi, ketiganya membeku di tempat karena merasakan aura teramat kuat di belakang mereka.
Jleb!
Lin Yan pun langsung menikam salah satu dari kultivator tersebut tepat di dadanya.
“Sialan!” Dua kultivator lainnya berteriak bersamaan dan mencoba untuk menebas Lin Yan.
Tetapi semua itu sudah dilihat oleh Lin Yan dengan Mata Raja miliknya.
“Formasi Cahaya, Pedang Cahaya!”
Ketika dua kultivator mengayunkan pedang mereka masing-masing, lingkaran Formasi pun tercipta tepat di depan mereka masing-masing.
Wusssh!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, sebuah pedang pun keluar dari dari Formasi yang diciptakan oleh Lin Yan.
Jleb! Jleb!
Dua pedang cahaya tersebut pun langsung menusuk kedua kultivator tersebut yang masih dalam pose mengayunkan pedang.
“Sialan!” Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang pun berteriak sangat marah dan ia tidak menyangka bahwa Lin Yan akan mampu membunuh ketiganya secepat itu. Wayang miliknya pun masih berjarak hampir tiga puluh meter dari Lin Yan yang membuatnya tidak bisa menghalangi Lin Yan membunuh ketiganya.
“Hanya tersisa kau..” Gumam Lin Yan dan langsung melesat kembali ke arah Wayang milik Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang.