Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 252 - Target Selanjutnya



Klan Shi


Kebahagiaan pun menyelimuti hati Huan Caiyi karena Lin Yan sama sekali tidak merubah sikapnya terhadap dirinya.


Setelah melepaskan pelukannya, Huan Caiyi tersenyum manis ke arah Lin Yan. Sudah lama semenjak terkahir kali ia menampilkan ekspresi seperti itu karena berada di tempat yang sangat gelap dan jahat sebelumnya hanya untuk mendapatkan kekuatan yang sangat besar.


“Siapa mereka?” Tanya Huan Caiyi kepada Lin Yan sambil menatap ke arah rombongan Xiao Ya.


“Mereka..” Lin Yan pun menceritakan tentang Xiao Ya dan asal mereka dan semua hal yang mereka lakukan untuknya dan Gu Yin sebelumnya.


“Oh..” Huan Caiyi pun buru-buru menghampiri Xiao Ya dan membungkuk.


“Terima kasih telah merawat Lin Yan dan Gu Yin sebelumnya,” ucap Huan Caiyi.


“Tidak masalah sama sekali. Juga.. kekuatanmu itu sangat aneh. Kekuatan seperti itu tidak pernah muncul sebelumnya di sejarah manapun.” Balas Xiao Ya dan menatap Huan Caiyi dengan seksama. Keempat rekannya pun sangat penasaran bagaimana bisa qi Huan Caiyi menakdi terasa sangat jahat, dingin tetapi di satu sisi juga sangat kuat dan bisa dikendalikan dengan sempurna.


Biasanya kekuatan jahat menyimpang akan merugikan penggunanya. Itu bisa saja membuat pemilik kekuatan kehilangan emosi, atau bahkan lebih buruk yaitu kehilangan jati dirinya.


Huan Caiyi terdiam karena ia juga tidak bisa menjelaskan tentang kekuatannya sendiri. Ia hanya mengikuti instruksi dari ayahnya di masa lalu tentang warisan sejati Klan Huan yang terletak jauh di bawah Klan Huan. Warisan itu dikubur karena dinilai sangat berbahaya.


Ketika memperoleh kekuatan warisan Klan Huan, Huan Caiyi pun tau kenapa kekuatan itu dianggap berbahaya. Awalnya ia juga hampir kehilangan jati dirinya dan dikendalikan oleh kekuatan dahsyat tersebut. Tetapi, karena tekadnya yang sangat kuat, ia pun berhasil memperoleh kekuatan luar biasa tanpa kehilangan apapun. Hanya saja, qi-nya saat ini terasa sangat jahat.


“Itu bukanlah masalah sama sekali. Kakak tetap akan menjadi dirinya sendiri.” Lin Yan yang tiba di sebelah Huan Caiyi pun berbicara apa adanya.


Huan Caiyi merasa sangat hangat karena Lin Yan selalu percaya padanya.


Xiao Ya, Xiao Qin, Xiao, Xu Ling, Xu Di dan Xu Rong pun tidak berbicara dan hanya menatap ke arah Klan Shi yang saat ini diporakporandakan oleh para binatang roh dan pasukan Bayangan.


Teriakan terdengar selama hampir satu jam sebelum lenyap sepenuhnya. Huan Caiyi terus menatap hal itu dengan mata tajam karena tidak akan melewatkan apapun karena memang sedari awal ia selalu membayangkan Klan Shi akan hancur tepat di depan matanya.


Setelah semua anggota Klan Shi binasa, semua benda berharga pun dijarah oleh Lin Yan walaupun nilainya tidak memuaskan baginya. Kemudian, Lin Yan dan rombongannya pun pergi ke tempat selanjutnya sambil membawa pasukan.


**


Dalam waktu satu hari, kehancuran Klan Shi pun telah menyebar luas dan membuat Kerajaan Bintang gempar. Tidak akan ada yang menyangka bahwa Klan Shi akan tiba-tiba lenyap tanpa tersisa satu anggota pun. Tidak ada yang mengetahui siapa yang menyerang Klan Shi.


Tetapi, ketika melihat banyak mayat binatang roh, semua beranggapan bahwa Klan Shi telah diserang oleh gerombolan bintang roh kuat yang mungkin tidak pernah mereka dengar sebelumnya. Tentu semua kekuatan besar akan membuat spekulasi seperti itu karena Daratan Utara memang hampir 50% adalah hutan belantara yang diisi oleh binatang roh dalam jumlah yang sangat besar. Semua wilayah huta itu belum terjamah oleh para kultivator seperti Hutan Naga.


Bahkan tiga Tetua dari Klan Shi pun yang dikirim sebagai bala bantuan sementara Aliansi langsung kembali ke Klan Shi. Tetapi sayangnya, selama dalam perjalanan, ketiganya bertemu dengan kelompok Lin Yan dan akhirnya tewas mengenaskan juga. Dan kali ini, garis darah Klan Shi telah terputus sepenuhnya.


**


“Apakah kita tidak langsung bergerak ke arah Sekte Gerbang Surgawi?” Tanya Xiao Ya kepada Lin Yan. Ia tentu sangat ingin membunuh seseorang, yaitu Master Sekte Gerbang Surgawi karena dialah yang melukai Lei Wang sangat parah di masa lalu sehingga memiliki luka yang tidak bisa disembuhkan.


“Kita akan pergi ke sana. Tetapi di jalur ini, kita akan berpapasan dengan satu kelompok tertentu yang ingin aku musnahkan juga.” Balas Lin Yan.


“Siapa?” Xiao Ya sedikit bingung karena tidak pernah melacak sesuatu di jalur mereka bergerak saat ini.


“Jangan bilang..” Huan Caiyi sedikit terkejut lalu melanjutkan, “Kelompok Kalajengking Merah.”


“Ya. Itu mereka. Aku tidak akan melupakan mereka sedikitpun karena mencoba memburu kita setiap saat. Bahkan sewaktu kompetisi di Sekte Seribu Pedang, Pemimpin kelompok Kalajengking Merah mencoba untuk menghabisiku sebisanya bersama dengan Patriak Klan lainnya.” Lin Yan mengangguk setuju dan kilatan pembunuhan terlintas di matanya.


Huan Caiyi pun mengangguk kecil karena ia tentu ingin menghabisi kelompok itu juga.


Xiao Ya tidak keberatan sama sekali karena jalur mereka memang sudah benar.


Juga, dalam pikiran Lin Yan saat ini, beberapa Klan juga muncul. Ia tentu akan membuat perhitungan kepada mereka semua nantinya. Ia tidak peduli sama sekali dianggap sebagai penjahat karena menghancurkan kelompok besar sementara Manusia saat ini sedang melawan Iblis.


Setelah bergerak selama beberapa hari, Lin Yan dan kelompoknya pun tiba di sebuah dataran yang sangat gersang.


Menatap dataran gersang tersebut, Lin Yan pun berbicara, “Sesuai dengan nama kelompok mereka. Tidak akan ada yang menyangka bahwa basis utama Kelompok Kalajengking Merah akan berada di daerah yang sangat gersang seperti ini tanpa makhluk hidup sama sekali.”


Lokasi basis utama kelompok Kalajengking Merah tentu diketahui oleh Lin Yan dari Asosiasi Alkemis. Untuk kelompok sebesar itu tidak akan luput dari pandangan Asosiasi Alkemis. Bisa dikatakan, mungkin hanya Asosiasi Alkemis lah yang mengetahui lokasi spesifik Kelompok Kalajengking Merah.


Jika tidak, mungkin sudah banyak kekuatan besar yang akan menyerang Kelompok Kalajengking Merah karena tentu saja mereka tidak disukai oleh Klan-Klan ataupun Sekte Besar lainnya.


“Ayo, kita hancurkan mereka tanpa tersisa!” ucap Lin Yan dan mengendalikan semua bintang roh di belakangnya.


Huan Caiyi pun tidak ketinggalan dan mengendalikan semua pasukan Bayangan miliknya menyerbu ke arah lokasi Basis Utama Kelompok Kalajengking Merah yang merupakan sebuah bukit kecil yang telah diubah menjadi markas utama mereka.


**


Basis Utama Kelompok Kalajengking Merah


Saat ini, pemimpin Kelompok Kalajengking Merah sedang melihat daftar-daftar permintaan yang datang untuk membunuh target. Tetapi tatapannya selalu terfokus pada sosok yang ada di dalam gambar yang merupakan sosok Iblis.


“Klan Long ingin kami mengerahkan seluruh pasukan untuk memburu makhluk ini dengan bayaran yang sangat besar. Aku punya firasat buruk tentang mereka sehingga tidak menyetujuinya.” Batin Pemimpin kelompok Kalajengking Merah. Ketika ia sedang fokus pada gambar, getaran keras pun terjadi di Basis tersebut.


Wajah Pemimpin kelompok Kalajengking Merah pun muram seketika karena tau bahwa ada yang menyerang. Ia saat ini tidak tau dari mana ada yang mengetahui lokasi Basis Organisasinya.


Pemimpin Kelompok Kalajengking Merah pun langsung bergerak ke arah sumber suara sebelumnya. Dan ketika ia keluar, apa yang ia lihat membuatnya sedikit gemetaran juga karena di jarak hampir 1 km darinya, gerombolan binatang roh dan pasukan Bayangan yang menggunakan armor telah bentrok dengan banyak anggota Kelompok Kalajengking Merah.