
Klan Long
Nie Guo dan Nie Zo memasang wajah yang sangat gelap saat menatap kekuatan yang ditampilkan oleh Huan Caiyi. Bukan hanya mereka sangat membenci Kaisar Manusia Generasi Kedua, tetapi mereka sangat membenci seseorang yang menyandang gelar Dewa Naga Asyura yang pernah memporak-porandakan Alam Iblis bahkan membuat Tujuh Pangeran Iblis hampir terbunuh.
Mereka tidak tau sama sekali kenapa Dewa Naga Asyura tidak menghabisi tujuh Pangeran Iblis di masa lalu.
Tetapi, mereka membuat spekulasi bahwa Dewa Naga Asyura sebenarnya datang ke Alam Iblis hanya untuk membuang waktu atau mencoba teknik terlarang seperti itu yang mampu membangkitkan sesuatu dari kematian atau dari mayat apapun yang belum lama terbunuh.
Sementara itu, Long En, Di Shan dan Guan Yu menatap ke arah teknik yang dikeluarkan oleh Huan Caiyi. Mereka juga tidak menyangka bahwa akan ada kultivator yang bisa mengeluarkan kekuatan yang teramat dan terasa sangat jahat seperti itu.
“Wanita itu tidak bisa dibiarkan hidup! Teknik yang digunakan olehnya sangatlah jahat!” ucap Long En dingin.
“Bukan waktunya untuk mengurus hal itu, Long En. Musuh di hadapanmu saat ini jauh lebih mengancam umat manusia!” Guan Yu membalas perkataan Long En setelah melirik sekilas ke arah Huan Caiyi.
“Ya benar. Mereka adalah masalah yang jauh lebih besar saat ini. Lagi pula, kemampuan wanita itu bisa dikatakan sangat membantu kita melawan para makhluk tidak dikenal itu!” Sambung Di Shan setuju dengan perkataan Guan Yu.
Wajah Long En sangat gelap mendengarnya. Ia tentu sengaja memancing keduanya untuk memberi perintah kepada bawahan mereka juga untuk menghabisi Huan Caiyi. Ia sadar bahwa Lin Yan dan Huan Caiyi adalah musuh bagi Kerajaan Bintang suatu hari nanti sehingga ia ingin membereskan keduanya saat ini sebelum tumbuh terlalu kuat.
Juga, kemampuan Huan Caiyi membuat Long En sedikit takut karena sudah pasti siapapun yang melihat teknik tersebut mengetahui bahwa Huan Caiyi memiliki pasukan yang bisa dikatakan tak terbatas sama sekali jika itu dalam perang besar.
Namun saat ini, karena Guan Yu dan Di Shan tampak tidak peduli dengan Huan Caiyi, ia pun hanya bisa menyampingkan pemikirannya saat ini tentang Huan Caiyi dan fokus pada Iblis yang tidak jauh darinya.
Ketika Ibis ingin bergerak ke arah Huan Caiyi, Guan Yu lebih dulu menerjang untuk melawan salah satu dari mereka. Melihat itu, Di Shan juga tidak ketinggalan dan Long En tidak punya pilihan lain selain ikut bertempur juga.
Huan Caiyi menatap ke arah pasukan yang baru saja bangkit. Pasukan yang ia bawa dari jauh bersama dengan Lin Yan sebelumnya belum tiba sehingga ia harus menciptakan pasukan baru. Tetapi kali ini, level teknik yang ia keluarkan jauh lebih tinggi dari pada sebelumnya. Qi-nya akan terkuras sangat cepat karena ia membangkitkan beberapa pasukan dengan tingkat kekuatan Alam Langit tahap kedelapan, empat tahap diatasnya.
Pembangkitan seperti itu juga memiliki batas. Jika tidak, Huan Caiyi pasti sudah menjadi sosok terkuat saat ini jika tidak memiliki batas dalam membangkitkan pasukan.
Untuk tingkat kekuatan Alam Langit tahap kedelapan, Huan Caiyi saat ini hanya mampu membangkitkan dia diantaranya sementara tingkat kekuatan Alam Langit tahap ketujuh ia bisa membangkitkan lima diantaranya. Namun, dengan jumlah itupun, ia harus menggunakan sangat banyak qi dan setiap saat, qi-nya akan dikuras untuk mempertahankan tujuh Bayangan kuat tersebut tidak seperti yang lainnya.
Di sisi lain, Lin Yan masih terus di dorong mundur. Ia mencoba untuk bertahan tetapi memang tingkat kultivasi Alam Langit tahap kesembilan terlalu berlebihan jika dilawan seorang diri.
“Yue’er..” Lin Yan mengirim telepati kepada Xia Yue'er sambil terus menahan tekanan dari Nie Xuang.
Xia Yue'er yang mengerti pun langsung mengarahkan lengannya yang mungil ke arah Nie Xuang.
“Formasi Pedang Cahaya!”
Wusssh!
Ketika lingkaran Formasi tercipta, dari Formasi tersebut, pedang cahaya seukuran manusia pun langsung keluar dan mencoba untuk menusuk Nie Xuang.
“Oh? Aku lupa bahwa ada Roh Peri sedang bersama mu!” ucap Nie Xuang dingin.
“Perisai Iblis!”
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, qi perlahan merembes dari tubuh Nie Xuang dan membentuk penghalang untuk menahan Formasi yang dilancarkan oleh Xia Yue'er.
Tring!
Drrrrtttt!
Percikan qi menyebar ke segala arah ketika pedang cahaya yang dilancarkan oleh Xia Yue'er ke arah Nie Xuang membentur penghalang.
Inilah yang di tunggu oleh Lin Yan. Ia paham bahwa untuk menggunakan teknik, Nie Xuang harus membagi konsentrasinya. Dan di saat itulah ia melancarkan serangan juga.
Di belakang Lin Yan, qi dalam jumlah yang besar berkumpul dan membentuk sebuah bola tak beraturan yang memercikkan petir hitam setiap saat.
Tanpa membuang waktu, Lin Yan pun langsung mengendalikan bola qi tersebut untuk menyerang Nie Xuang juga.
“Bola Awal Kehancuran!”
Wusssh!
Bola tersebut langsung menerjang dan menghantam pengalang yang diciptakan oleh Nie Xuang secara langsung.
Duar!
Ledakan besar pun terjadi yang membuat gelombang kejut menyebar ke segala arah bercampur dengan percikan petir hitam.
Nie Xuang terkejut dengan kekuatan teknik yang dilancarkan oleh Lin Yan. Ia pun terhempas sangat jauh ketika penghalang yang ia ciptakan juga meledak seketika.
Sementara itu, Lin Yan sudah melapisi tubuhnya dan juga Xia Yue'er menggunakan qi dengan basis yang sama dengan teknik yang ia lancarkan. Ia pun terpental menjauh juga sambil mengumpulkan qi di telapak tangannya.
Dalam posisi seperti itu, ia pun langsung melancarkan serangan lainnya ke arah Nie Xuang dari kejauhan.
“Petir Surgawi!”
Blar!
Dari atas langit, petir hitam menyambar ke arah Nie Xuang yang membuatnya semakin terkejut. Karena teknik tersebut sangat cepat, ia pun hanya bisa melapisi tubuhnya dengan qi-nya untuk bertahan.
Bom!
Ledakan besar terjadi saat petir hitam yang diciptakan oleh Lin Yan membentur permukaan tanah dan membawa Nie Xuang bersamanya.
Lin Yan menyetabilkan tubuhnya sambil menatap ke arah ledakan yang terjadi jauh di bawah.
“Lin Yan! Iblis itu sangat kuat! Apakah kau memiliki rencana melawannya?” Tanya Xia Yue'er yang terbang di dekat Lin Yan. Pandangannya pun tidak teralihkan dari ledakan tersebut karena ia saat ini sangat waspada terhadap musuh karena mungkin menyerang mereka kembali dari kejauhan.
“Rencana?” Lin Yan tersenyum kecil mendengar kata-kata Xia Yue'er.
Zrrrt! Zrrrt!
Petir hitam mulai memercik dari tubuh Lin Yan serta tombak yang ada di tangan kanannya.
Sebelum Lin Yan membalas kata-kata Xia Yue'er, Nie Xuang pun muncul di atas langit kembali. Ia memasang wajah sedikit serius karena teknik yang dilancarkan oleh Lin Yan bisa melukainya walaupun kultivasi mereka sangat jauh berbeda.
“Kau kuat! Namun, tingkat kekuatan seperti itu tidak akan bisa mengalahkanku!” ucap Nie Xuang saat mengerahkan semua qi-nya.
Drrrrtttt!
Udara tampak berdenyut-denyut saat aura yang sangat berat terpancar dari tubuh Nie Xuang.
Lin Yan yang menatap itupun semakin tersenyum lebar karena inilah yang ia tunggu-tunggu.
Tombak Pembunuh Naga diarahkan oleh Lin Yan ke arah Nie Xuang sambil berbicara, “Yue’er.. ambil kesempatan untuk menyerang! Aku akan melawannya seorang diri!”