
Dimensi Naga
Naga Hukum menatap Lin Yan dengan seksama karena ia saat ini sudah menduga-duga bahwa identitas Lin Yan adalah anak dari mereka berdua. Ia pun melirik ke arah Lan Qinzhu, ia juga sudah menembak nebak siapa sebenarnya orang tua Lan Qinzhu.
Karena sudah membuat spekulasi tentang hal itu, Naga Hukum hanya bisa menyimpannya di dalam hati. Ia pun menatap ke arah Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu lalu berbicara, “Karena Bing Rui telah mengirim kalian ke tempat ini, maka sudah pasti tujuan kalian adalah untuk berkultivasi. Aku tau bahwa Festival Raja Naga akan segera terjadi dan khusus untuk kalian berdua, kalian membutuhkan kekuatan yang lebih untuk berpartisipasi.”
“Aku tidak akan melarang kalian menggunakan apapun yang ada di tempat ini asalkan kalian tidak merusak sumbernya.” ucap Naga Hukum.
Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu tidak menyangka bahwa Naga Hukum tersebut akan sangat bermurah hati karena membiarkan mereka menggunakan apa saja yang ada di dalam tempat tersebut.
“Aku ingin bertanya tentang satu hal. Apa sebenarnya danau itu?” Tanya Lin Yan menunjuk ke arah Danau yang mengeluarkan uap aneh sepanjang waktu.
Naga Hukum itupun menatap ke arah danau yang di tunjuk oleh Lin Yan. Itu adalah tempatnya biasa untuk berdiam diri karena danau tersebut mengandung sesuatu yang akan membuat siapa saja terkejut.
“Itu adalah Danau Yin-Yang. Danau itu merupakan sumber kekuatan yang berada di tempat ini. Bisa dikatakan, Energi yang berasal dari Danau Yin-Yang membuat segala jenis tumbuhan yang ada di sini berkembang ke level maksimal walaupun mungkin hanya mencapai level yang sama dengan para naga karena di tekan oleh sesuatu di dalam dimensi ini.” ujar Naga Hukum.
“Danau Yin-Yang...” Gumam Lin Yan saat menatap Danau yang memiliki dua aura yaitu panas dan dingin walaupun tidak ada pemisah di dalam air tersebut.
Lin Yan tampak berpikir untuk beberapa saat lalu menatap ke arah Naga Hukum, “Berapa lama waktu Festival Raja Naga akan dilakukan?” Tanya Lin Yan.
“Festival Raja Naga akan berlangsung saat Buah Mitos Suci yang belum matang telah muncul. Dan apa sebenarnya Buah Mitos Suci? Aku tidak akan menjelaskan apa itu sebenarnya. Hanya ini yang tidak akan aku katakan padamu tentang sesuatu yang ada di dalam Dimensi Naga ini. Ketika Buah Mitos Suci muncul, maka darah para naga akan membuatnya cepat matang. Dan itulah yang harus kalian perebutkan.” ujar Naga Hukum.
“Buah Mitos Suci?” Batin Lin Yan sedikit heran. Ia pun menyampaikan pemikirannya tentang Buah Mitos Suci. Ia pun menatap kembali ke arah Danau Yin-Yang karena mencoba menebak apa sebenarnya energi yang dikatakan oleh Naga Hukum.
“Apakah kau ingin tau apa sebenarnya itu Danau Yin-Yang dan energi apa yang terkandung di dalamnya?” Tanya Naga Hukum karena ia menebak apa yang sebenarnya di pikirkan oleh Lin Yan.
Lin Yan menatap kembali ke arah Naga Hukum. Ia hanya diam tetapi tatapannya menyiratkan bahwa ia menunggu jawaban dari Naga Hukum.
“Yin-Yang adalah asal dari segala jenis hal yang ada di dunia ini. Yin-Yang, dua energi berlawanan tetapi saling melengkapi.”
“Yin-Yang bahkan mencakup aspek hidup dan mati.”
Lin Yan tidak bertanya lagi tentang apa yang di jelaskan oleh Naga Hukum tersebut tetapi ia bertanya hal yang lain, “Jadi, bagaimana jika aku menyerap kekuatan yang ada di dalam danau itu sedikit?”
“Jika kau menyerapnya, maka itu akan percuma karena karena sama sekali tidak dapat menggunakannya atau pun menyimpannya. Itu akan pudar dalam sekejap mata ketika memasuki tubuh mu. Namun, qi yang ada di dalam sana bisa kau serap dalam jumlah yang sangat besar. Tetapi, berhati-hatilah karena unsur yang ada di dalam sana adalah unsur utama dari segala elemen yang disebut juga sebagai Yin-Yang!” Naga Hukum menjelaskan sekali lagi.
“Dan untuk kalian berdua, aku menyarankan agar kalian menyerap qi dari wilayah Yin danau tersebut karena kalian berdua adalah pengguna elemen Es yang merupakan cabang dari elemen utama, Yin!” ucap Naga Hukum menatap ke arah Gu Yin dan Lan Qinzhu.
“Sementara untukmu, aku menyarankan agar kau menyerap unsur kedekatan Yang. Itu akan lebih baik.” Tambah Naga Hukum menatap ke arah Lin Yan.
“Apa yang akan terjadi jika aku menyerap qi diantara keduanya?” Tanya Lin Lin penasaran.
Naga Hukum terdiam karena tentu akan ada efek yang akan diterima jika melakukan itu. Namun, ketika ia mengingat kembali tentang kemampuan Naga Hitam Kehancuran, ia merasa bahwa mungkin Lin Yan dapat melakukannya.
“Kau pasti mengerti tentang kemampuan yang berasal dari garis darah Naga Hitam Kehancuran bukan? Walaupun kau memiliki kemampuan itu dan memiliki kesempatan untuk menyerap qi unsur Yin-Yang yang mungkin dapat meningkatkan kultivasimu sangat cepat dalam waktu singkat, aku sungguh tidak menyarankan kau melakukannya.” ucap Naga Hukum.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Naga Hukum, ia tentu akan mempertimbangkannya.
“Baik, aku akan mengingatnya. Lalu, apakah aku bisa mengambil herbal-herbal yang ada di sini?” Tanya Lin Yan saat melihat bahwa di tempat jauh di sekitar danau, sangat banyak herbal berharga yang tumbuh.
“Kau bisa mengambil apa saja. Tetapi kau harus meninggalkan beberapa dari jenisnya agar mereka dapat tumbuh lagi suatu hari nanti meskipun akan butuh waktu lama.” ucap Naga Hukum tersebut tidak peduli sama sekali selagi Lin Yan tidak melanggar apa yang ia katakan.
Karena Naga Hukum tidak keberatan sama sekali, ia pun menatap ke arah Gu Yin dan Lan Qinzhu. “Kalian berdua berkultivasi lah di dalam danau Yin-Yang itu. Mungkin tidak akan lama bagi kita berkultivasi di tempat ini karena Festival Raja Naga akan segera berlangsung.”
“Lin Yan, apakah kau benar-benar ingin ikut Festival Raja Naga? Untuk menumbuhkan Buah Mitos Suci itu, dibutuhkan darah naga yang sangat banyak. Pasti tempat itu akan menjadi tempat paling berbahaya nantinya karena semua naga pasti berkumpul di sana!” ucap Gu Yin sedikit khawatir.
“Aku harus Yin'er. Ini bukan tentang Buah Mitos Suci itu. Tetapi ini tentang hal lainnya.” ucap Lin Yan dan berjalan ke arah tertentu di pinggiran danau, sebab ia ingin memanen beberapa herbal yang mungkin bisa ia gunakan nantinya.
Mendengar jawaban Lin Yan, Gu Yin hanya bisa pasrah karena ia tau bahwa ketika Lin Yan ingin melakukan sesuatu, dia akan sangat sulit dihentikan.
Naga Hukum hanya menatap ke arah Lin Yan untuk beberapa saat lalu ia pun berjalan ke suatu tempat di area tersebut untuk bermeditasi seperti biasa.