Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 49 - Raja Kera Emas



“Itu adalah tujuan kita. Ayo pergi kakak.” ucap Lin Yan dan langsung bergerak ke arah sumber raungan yang menggema di dalam hutan. Huan Caiyi pun mengikuti Lin Yan. Ia dapat menentukan tingkatan binatang roh itu dan ia pun tidak yakin untuk mengalahkannya.


Semua murid yang mengikuti misi pun ikut bergerak ke arah sumber raungan. Mereka tau bahwa sekelompok murid telah menantang raja hutan yang menjadi misi utama mereka.


Di arah yang berbeda dengan Lin Yan, Meng Yang dan Meng Song juga sedang bergerak. Tentu mereka berdua juga mengikuti misi. Dan mereka sudah mendapatkan informasi dari klan Meng bahwa misi ini memang sengaja di rilis untuk mengurangi jumlah murid. Tetapi ada alasan lainnya.


Ini adalah taruhan yang di buat semua klan yang beraliansi dengan sekte Naga Langit. Bagi siapa saja yang menjadi murid salah satu klan atau keluarga yang berpengaruh memenangkan misi, klan mereka pun akan mendapatkan hadiah luar biasa. Tentu saja sekte Naga Langit juga membuat taruhan mereka pada murid-murid tertentu yang tidak berasal dari klan.


Dan Master sekte Naga Langit bertaruh pada Lin Yan dan Huan Caiyi. Tidak ada yang tau tentang kultivasi milik Huan Caiyi dan ini semua sudah menjadi perhitungan Master sekte Naga Langit sehingga ia mengijinkan Huan Caiyi berpartisipasi.


Master sekte Naga Langit tau Lin Yan memanfaatkannya dan ia pun sebaliknya. Ini adalah situasi yang sama-sama menguntungkan menurut Master sekte Naga Langit.


Ketika bergerak ke arah sumber raungan sebelumnya, Lin Yan dan Huan Caiyi melihat beberapa kelompok yang sedang mendekat juga. Mereka saling mengabaikan saat ini karena misi utama akhirnya muncul. Ini lebih cepat dari pada perhitungan semua murid terutama untuk anggota klan besar. Walaupun mereka sudah mengetahui tujuan misi, tetap saja tidak ada kecurangan seperti memberi bantuan kepada anggota klan.


Setelah bergerak selama hampir 10 menit, suara benturan terdengar terus menerus.


Semua murid dari segala arah telah mendekat ke lokasi binatang roh terkuat berada.


“Arrrrgggg!”


Teriakan beberapa murid terdengar karena mereka tidak mampu untuk melawan bintang roh dengan jumlah mereka.


Lin Yan dan Huan Caiyi berhenti di jarak lebih dari 50 meter dan menatap sosok perkasa yang sedang mengayunkan tinjunya ke sana ke mari. Beberapa murid akan langsung meledak menjadi kabut darah ketika terkena pukulan secara telak.


Ada tiga sosok yang sangat tinggi yang sedang melawan banyak kultivator. Salah satu dari sosok itu memiliki tinggi 7 meter dan dua sosok lainnya memiliki tinggi 5 meter.


Ketiganya memiliki bulu berwana emas yang mengkilap. Dan ketiga sosok binatang roh itu menggunakan tinju mereka untuk melawan semua murid yang mencoba membunuh mereka bertiga. Di sekitar mereka, terlihat ratusan binatang roh yang telah tewas dan juga puluhan murid yang telah kehilangan nyawa.


“Ini adalah pembantaian. Apa mereka tidak tau kekuatan binatang roh itu? Sekte Naga Langit memang mengirim semua murid untuk mati!” Huan Caiyi memasang wajah jelek saat menatap pemandangan di kejauhan.


“Tidak. Untuk membunuh tiga bintang roh itu, kemungkinan terjadi adalah 60%. Kakak, perhatikan semua murid yang telah mendekat. Setidaknya telah ada 20 murid yang telah menembus tingkat Xiantian.” ucap Lin Yan saat menatap semua murid yang mendekat dengan Mata Raja.


Huan Caiyi melihat ke sekeliling dan memperhatikan semua murid yang telah mendekat. Ia akhirnya mengerti bahwa apa yang dikatakan oleh Lin Yan memang kenyataan.


“Kenapa semua kultivator Xiantian itu tidak menyerang?” tanya Huan Caiyi.


“Gunakan kepalamu kakak, seseorang telah memprovokasi semua murid untuk menyerang bersama-sama. Tetapi para kultivator Xiantian ingin mengambil hasil tanpa berusaha. Mereka tidak akan mau menjadi umpan meriam karena sudah mengetahui tingkat kekuatan Raja Kera Emas. Untuk semua murid yang mati konyol itu, mereka sama sekali tidak dapat melacak kekuatan Raja Kera Emas karena binatang roh itu sangat unik.”


“Raja Kera Emas mampu mengendalikan qi dengan baik. Semua qi yang digunakan oleh Raja Kera Emas mengalir di setiap otot mereka sehingga tidak ada kebocoran seperti bintang roh lainnya dan para kultivator yang tidak mampu mengendalikan qi dengan baik.”


“Dan para kultivator Xiantian yang telah bisa melacak kultivasi dengan mudah tentu menyadari fakta itu sehingga mereka semua menunggu kesempatan untuk membunuh Raja Kera Emas.” Lin Yan menjelaskan semua teorinya yang memang kenyataan.


Huan Caiyi sedikit malu. Ia tidak bisa berpikir dengan jernih saat ini karena melihat pemandangan yang sangat mengerikan. Jika ia berkonsentrasi, ia pasti bisa menebak apa yang dikatakan oleh Lin Yan sebelumnya.


Lin Yan memperhatikan semua detail yang ada. Masih tersisa sekitar ribuan murid yang telah mencapai lokasi tersebut. Ia sadar bahwa jumlah murid yang awalnya mengikuti misi mencapai angka 4.000 paling tidak. Tetapi lebih dari setengah yang telah gugur. Kini hutan wilayah pertama resmi menjadi sebuah kuburan para murid yang menjadi umpan meriam.


“Kakak, ayo kita mundur. Belum saatnya untuk bergerak. Raja Kera Emas itu akan bertahan selama beberapa hari.” setelah melihat situasi, Lin Yan pun memutuskan untuk mundur. Ia ingin meningkatkan kekuatannya karena hanya dengan itu ia akan mampu bertahan melawan salah satu Raja Kera Emas.


Huan Caiyi hanya mengangguk setuju setelah melihat pertarungan itu.


Lin Yan dan Huan Caiyi pun langsung mundur dari tempat itu. Beberapa kultivator Xiantian tentu memperhatikan gerakan keduanya.


Tetapi mereka tampak sedikit lega karena telah mendeteksi tingkat kultivasi Huan Caiyi. Mereka tidak menyangka bahwa akan ada satu kultivator yang telah mencapai Xiantian tahap ketiga.


Setelah menjauh dari area itu, Lin Yan dan Huan Caiyi tiba di sebuah danau kecil. Tempat itu lumayan sunyi dan suara petarung para murid dengan binatang roh tidak terdengar lagi.


“Kakak, aku telah mencapai Houtian tahap kedelapan. Aku akan menerobos Xiantian dalam sekali jalan.” ucap Lin Yan dengan ekspresi serius lalu melanjutkan. “Tolong pastikan tidak ada yang mendekat karena aku harus berkonsentrasi nantinya.”


“Yan'er.. apakah kau berencana untuk menyerap kedua benda itu?” tanya Huan Caiyi tidak percaya.


“Ya. Tidak ada pilihan lain. Awalnya aku ingin mencapai Xiantian agar menggunakannya. Tetapi sepertinya tidak mungkin karena misi utama lebih cepat datang. Aku bahkan tidak akan mampu melawan salah satu Raja Kera Emas itu apalagi yang terkuat. Aku akan selesai dalam waktu setengah hari, setelah itu, giliranmu untuk melahap satu pil Darah lagi. Perhitungan ku, kau akan mampu menerobos satu tahap tetapi itu saat pertarungan terjadi. Pertarungan intens pasti akan merangsang khasiat pil Darah.” Lin Yan menjelaskan dengan serius.


Tanpa menunggu jawaban Huan Caiyi, Lin Yan mengeluarkan Bunga Kristal Abadi dan pil Qi Langit.


Menatap kedua benda itu, Lin Yan tersenyum kecil. “Sudah waktunya untuk melakukan hal yang tidak mungkin dilakukan oleh kultivator lain. Aku akan membuat legenda ku sendiri dan tempat ini merupakan awal dari legenda yang akan ku buat!”