
Tatapan Lin Yan tidak teralihkan dari satu sosok tertentu yang saat ini sedang bersama dengan anggota Sektenya.
Gu Yin langsung menyadari tatapan Lin Yan yang sudah berhenti di jalan dan menatap ke arah tersebut. Ia pun mengerutkan keningnya karena tentu pernah melihatnya juga.
“Bukankah dia wanita yang berasal dari Sekte Bambu?” Tanya Gu Yin.
“Ya. Aku tidak menyangka bahwa dia akan datang juga ke Situs ini. Bahkan tingkat kultivasinya telah mencapai Alam Bumi tahap keenam sama sepertimu.” Lin Yan mengangguk kecil.
“Siapa namanya? Aku sudah lupa.” Gu Yin mencoba mengingatnya dengan seksama.
“Yue-Yue..” Balas Lin Yan.
Gu Yin cemberut seketika. Ia tentu tau namanya dan ingin mengkonfirmasi apakah Lin Yan-nya mengingat dengan jelas siapa wanita yang pernah bertarung dengannya di Kompetisi yang diadakan di Sekte Seribu Pedang.
Walaupun Gu Yin sedikit tidak puas, tetap saja ia tenang seperti biasa karena hubungan Lin Yan dan Yue-Yue hanya sebatas kenalan saja dan dirinya adalah partnernya saat ini atau lebih tepatnya, Gu Yin telah menganggap dirinya kekasih Lin Yan walaupun tidak ada konfirmasi tentang hal itu sama sekali.
“Baiklah, ayo kita cari tempat untuk menginap selama kurang dari seminggu.” Lin Yan pun mengabaikan kelompok Sekte Bambu dan pergi bersama Gu Yin mencari sebuah penginapan.
“Hm?” Yue-Yue yang berada di kejauhan pun mengerut sedikit karena merasa bahwa ada seseorang yang memperhatikannya sebelumnya.
“Ada apa Yue-Yue?” Tanya salah satu dari mereka dengan heran karena wanita tersebut terdiam dan menoleh ke arah belakang.
“Sepertinya sebelumnya ada seseorang yang mengawasiku.” Balas Yue-Yue.
“Benarkah?” Semua dari mereka mengerut seketika dan mencoba melacak apakah ada seseorang yang memperhatikan jenius terbaik Sekte Bambu.
“Tidak ada siapa-siapa. Mungkin itu hanya perasaanmu saja.” Salah satu pria paruh baya berbicara, ia adalah seorang Tetua dari Sekte Bambu yang dikirim oleh Master Sekte Bambu untuk menemani perjalan murid-murid mereka menuju Situs Gunung Safir.
Yue-Yue tampak merenung sejenak lalu mengangguk kecil. Ia pun merasa bahwa itu hanya perasaannya saja.
“Ayo kita pergi mencari tempat untuk menginap. Berhati-hatilah berada di kota Mutiara ini karena walaupun Keluarga Kerajaan mengelolanya, mereka tidak mencampuri urusan pertarungan, mereka hanya bertugas untuk mengutip biaya masuk dan memasuki Situs.” Tetua Sekte Bambu menjelaskan sambil perlahan berjalan.
Semua murid-murid Sekte Bambu pun mengangguk kecil dan tau bahwa semua itu bertujuan untuk mengurangi jumlah pesaing yang mengambil benda berharga dari dalam Situs.
**
Di beberapa tempat pun, banyak kultivator kuat yang berasal dari klan besar dan Sekte-sekte terkenal yang mengirim murid dan anggota keluarga mereka memasuki Situs. Tidak hanya di kota Mutiara, di tiga kota lainnya pun, banyak kultivator tingkat Alam Bumi yang datang. Hal itu tidak hanya terbatas pada Sekte atau klan-klan besar, bahkan kultivator pengelana atau kultivator aliran sesat pun berdatangan karena tidak ada larangan bagi siapapun untuk masuk jika telah membayar biaya yang diminta oleh Kerajaan Bintang.
Lin Yan dan Gu Yin telah menemukan tempat untuk menetap. Keduanya tentu mengambil satu kamar saja karena sudah terbiasa untuk tidur bersama walaupun tidak ada konfirmasi tentang apa sebenarnya hubungan mereka berdua saat ini.
Di dalam kamar, Lin Yan pun mulai bermeditasi untuk menghabiskan waktu sama halnya seperti Gu Yin. Karena kultivasi ganda yang mereka lakukan memiliki jadwal, keduanya sudah tampak seperti biasa saja, dan ketika waktunya tiba, mereka akan melakukan kultivasi ganda dalam waktu yang lumayan lama.
Waktu terus berlalu, dan hari pembukaan situs telah tiba. Kota Mutiara saat ini dipenuhi oleh para kultivator kuat dari berbagai tempat. Beberapa hari sebelumnya, sering kali terjadi pertarungan, para pengawal Kerajaan hanya mengirim mereka keluar kota untuk menyelesaikan masalah antara para kultivator.
“Lin Yan, sudah waktunya..” Gu Yin yang terbangun dari tidurnya pun, membangunkan Lin Yan yang berada di sebelahnya, kemarin, mereka melakukan kultivasi ganda dalam waktu yang lama sehingga keduanya tertidur pulas.
Lin Yan pun membuka matanya dan perlahan bangkit. Ia menatap Gu Yin dengan senyum diwajahnya, ia juga melihat ke arah tubuh Gu Yin yang bisa dikatakan sangatlah luar biasa bagus. Tetapi ia tidak terlihat seperti menunjukkan nafsu dimatanya karena sudah bisa mengendalikan nafsu yang berasal dari darahnya.
Lei Wang menjelaskan sebelumnya bahwa ketika Lin Yan pertama kali melakukan kultivasi ganda, itu akan membuatnya ketagihan dan ingin selalu melakukannya, itu disebabkan oleh darah Naga yang condong ke arah Yang, membuat nafsunya sangat besar. Tetapi, Lei Wang telah mengajari cara untuk menekannya, dan Lin Yan membutuhkan waktu hampir sebulan untuk mampu mengendalikannya.
Gu Yin pun tersenyum menatap Lin Yan dengan pipi sedikit memerah. Setiap kali mereka berkultivasi ganda, ia akan merasa malu karena Lin Yan melihat seluruh tubuhnya dan ia pun melihat semua bagian tubuh Lin Yan yang tidak dibaluti oleh sehelai benangpun.
“Ayo kita bersiap-siap.” ucap Lin Yan dan langsung mengedarkan qi-nya diseluruh tubuh agar menghilangkan bau atau pun bekas keringat.
“Um.” Gu Yin pun yang sedikit malu, melakukan hal yang sama. Meskipun mereka sudah sering melakukannya, ia tetap saja merasa malu.
Setelah selesai menggunakan pakaian masing-masing, keduanya pun menggunakan topi bambu kerucut lagi dan Gu Yin menggunakan cadarnya.
“Tampaknya tidak akan lama lagi kita akan menembus tahap selanjutnya.” ucap Lin Yan saat berjalan keluar dari penginapan.
“Ya, ketika kita menemukan sumber daya berharga di Gunung Safir, kita pasti bisa langsung menembus kultivasi tahap selanjutnya.” Gu Yin mengangguk setuju.
“Sangat banyak kultivator yang menjadi pesaing memasuki Situs, dan ini hanya dari satu kota saja,” ucap Lin Yan saat mereka telah tiba di kaki Gunung yang memiliki formasi yang menyelimuti seluruh Gunung Safir.
Bukan hanya itu, agar para kultivator tidak masuk dari tempat-tempat yang bukan kota, Kerajaan Bintang telah membuat Formasi di seluruh Gunung Safir agar setiap kultivator hanya bisa masuk menggunakan token setelah Formasi asli yang hanya terbuka sepuluh tahun sekali diangkat tiba-tiba.
Para kultivator hanya menunggu Formasi tersebut hilang lalu menggunakan token untuk masuk.
Tidak sampai satu jam kemudian, getaran terjadi di tempat tersebut. Gunung Safir yang awalnya hanya terlihat seperti gunung biasa pun berbuah drastis, sangat terlihat bahwa Gunung Safir saat ini dipenuhi oleh hutan belantara, serta suara-suara binatang roh pun terdengar dari dalam.
“Oh? Tampaknya sudah dibuka.” ucap Lin Yan saat mengeluarkan dua token lalu memberi satu kepada Gu Yin.
“Ayo, kita harus mencoba mencari peluang mendahului mereka.” Lin Yan pun meraih tangan Gu Yin dan keduanya langsung melesat secara bersamaan mengikuti para kultivator yang masuk juga ke dalam Situs.