
Tatapan Lin Yan saat ini terfokus pada Tetua Agung Sekte Naga Langit. Ia sungguh tidak menyangka bahwa pria tersebut adalah anggota Klan Gu.
“Kau bersembunyi sangat dalam Tetua Agung Sekte Naga Langit. Apa tujuanmu mendekati Gu Rong? Tampaknya kau memang memiliki rencana terhadap Klan Gu. Karena itu, aku akan membereskanmu saat ini juga!” Batin Lin Yan.
“Yue’er.. berapa lama waktu jika kita bertahan jika melakukan Fusi?” Tanya Lin Yan melalui telepati kepada Xia Yue'er.
“Apa? Kau ingin melakukan Fusi lagi? Lin Yan, itu sangat berbahaya. Kita berdua akan kehabisan qi dan saat ini sangat banyak Iblis kuat di sekitar sini. Kita pasti dalam bahaya nantinya. Cara itu adalah kartu truf terakhir kita jika Iblis mencoba membunuh kita!” Xia Yue'er yang sedikit takut pun berpikir sangat cepat. Otaknya bekerja dengan sangat baik jika menyangkut nyawanya.
“Aku tau. Aku juga tidak berencana untuk melakukan Fusi dalam waktu yang lama. Aku bertanya karena ingin memastikan berapa lama waktu yang kita miliki. Juga, jika kita melakukan Fusi dalam sekejap untuk melancarkan satu serangan, apakah kita bisa melakukan Fusi lagi?” Tanya Lin Yan.
Mendengar penjelasan Lin Yan, Xia Yue'er berpikir sejenak. “Fusi bisa dilakukan berkali-kali jika kita masih memiliki qi yang cukup. Tetapi, setiap kali melakukan Fusi, itu seperti menggunakan lebih dari seperempat qi kita berdua.”
Mendengar jawaban Xia Yue'er, Lin Yan pun menaikkan sudut bibirnya. “Tidak masalah. Fusi pertama yang kita lakukan hanya untuk melancarkan satu serangan. Pasti kita akan memiliki qi lebih dari 50% setelah melancarkan satu serangan. Sisanya, jika keadaan terdesak, kita menggunakan Fusi untuk pergi!”
Rencana Lin Yan membuat Xia Yue'er terdiam. Ia berpikir bahwa itu patut di coba walaupun ia merasa gugup setiap saat karena level Iblis yang sedang melawan Tetua Agung Sekte Naga Langit memang sangat tinggi. Jika itu hanya dua tahap diatasnya, ia tentu akan berusaha melawan karena saat ini ia sudah memiliki kemampuan bertarung di dalam kepalanya setelah melakukan Fusi dengan Lin Yan sebelumnya.
“Baik! Lakukan!” Xia Yue'er pun mengangguk setuju. Ia tentu sangat mempercayai Lin Yan karena saat ini dia adalah partnernya.
“Bersiap-siaplah Yue'er..” ucap Lin Yan dan langsung mengaktifkan Mata Raja untuk melihat saat yang tepat melakukan Fusi.
Xia Yue'er mengangguk sedikit gugup. Tetapi, dalam hati ia merasa senang karena tampaknya Lin Yan mengandalkannya.
Saat ini, Tetua Agung Sekte Naga Langit mengeluarkan semua kekuatan yang selama ini ia sembunyikan yaitu kekuatan sejatinya yang berasal dari darah Klan Gu.
“Dunia Es..”
Wusssh!
Suhu di tempat itu turun lebih jauh karena Tetua Agung menggunakan banyak qi sekaligus. Pedang di tangannya kini memancarkan uap. Ia melirik ke arah Lin Yan karena tentu dia adalah target utamanya setelah melihat dirinya menggunakan qi Es yang merupakan garis darah Klan Gu.
“Tampaknya dia memang tidak sederhana sama sekali! Ayo, jangan buang waktu! Dia adalah salah satu ancaman bagi kita saat ini!” Salah satu Iblis pun berteriak lalu melesat ke arah Tetua Agung Klan Gu diikuti oleh semua rekannya.
Walaupun Tetua Agung Sekte Naga Langit tidak mengerti apa yang Iblis katakan, ia merasa bahwa mereka mencoba untuk menghabisinya di tempat saat ini.
“Kalian terlalu meremehkan aku!”
Saat kata-kata itu jatuh, Tetua Agung Sekte Naga Langit pun tersenyum kejam. Ia langsung membuat kuda-kuda lalu langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Bilah Es, Tebasan Langit!”
Sraing!
Kecepatan Tetua Agung Klan Gu bergerak pun tampak berlipat ganda dan langsung melewati salah satu dari Iblis dengan tingkat kultivasi Alam Langit tahap keenam.
Srak!
Salah satu Iblis terpenggal dalam sekejap tanpa mengeluarkan darah sama sekali karena qi Es milik Tetua Agung Sekte Naga Langit membekukan darahnya.
“Mati!” Teriak salah satu Iblis dan muncul di belakang Tetua Agung Sekte Naga Langit. Pedang yang terbuat dari qi pun ia ayunkan sekuat tenaga ke arah leher Tetua Agung Sekte Naga Langit.
“Perisai Es!”
Sraing!
Tebasan Iblis tersebut langsung membelah pertahanan Tetua Agung Sekte Naga Langit dan mengenai sedikit lehernya. Jika saja dia tidak menggunakan teknik pertahanan, sudah pasti Tetua Agung Sekte Naga Langit akan terpenggal.
“Butiran Salju!”
Jleb!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Tetua Agung Sekte Naga Langit menusuk jantung Iblis tersebut.
Zhep!
Dua Iblis yang kuat pun sangat marah dan muncul di dua arah yang berbeda.
“Sial!” Tetua Agung Sekte Naga Langit tau bahwa reaksinya tidak terlalu cepat ketika menikam Iblis lainnya. Ia pun buru-buru membuat teknik pertahanan lagi dan sekaligus menghindar.
Srak! Srak!
Satu tebasan langsung memotong teknik pertahanan tersebut dan satu lagi langsung menyayat dada Tetua Agung Sekte Naga Langit karena ia mencoba menghindar sebelumnya.
Lalu, satu Iblis terlemah yang tersisa pun muncul di atas Tetua Agung Sekte Naga Langit sambil mengayunkan tinjunya sekuat tenaga setelah dilapisi oleh qi berwana hitam seperti uap.
Bam!
Pukulan telak pun mengenai Tetua Agung Sekte Naga Langit. Ia merasakan sakit karena tampaknya qi milik para Iblis tersebut sangat mudah melukai manusia.
Zhep!
Salah satu Iblis pun muncul kembali di samping Tetua Agung yang terpental ke bawah. Ia mengambil kesempatan untuk membunuh Tetua Agung Sekte Naga Langit tetapi terkejut saat melihat Tetua Agung Sekte Naga Langit memutar tubuhnya dalam sekejap dan mengayunkan pedang.
“Pedang Es Tertinggi, Pedang Pembelah Samudera!”
Sraing!
Tetua Agung dengan kecepatan yang sangat tinggi pun melewati Iblis tersebut dan memenggal kepalanya dalam sekejap. Tetapi, ia merasakan nyeri berlebihan di otot-ototnya karena menggunakan teknik terkuatnya menggunakan qi dalam jumlah yang besar juga.
Namun, ketika ia mencoba mengambil kesempatan untuk kabur, sosok manusia setinggi dua meter pun langsung menerjang ke arahnya dengan tombak di tangannya.
Tentu sosok tersebut adalah Lin Yan yang langsung menggunakan Fusi setelah mengambil timing waktu yang sangat tepat.
“Formasi Peningkatan Kekuatan!”
“Tombak Petir Neraka!”
“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”
Tombak Lin Yan dikelilingi oleh lima cincin Formasi untuk memperkuat serangan ketika ia menggunakan tekniknya sekuat tenaga menyerang ke arah Tetua Agung Sekte Naga Langit.
“Sial!” Tetua Agung Sekte Naga Langit hanya bisa mengutuk Lin Yan dalam hati karena pasti ia tidak bisa menghindar lagi setelah selesai menyerang. Tidak ada waktu sama sekali untuk menghindar karena jarak mata tombak Lin Yan telah berada seperempat meter dari wajahnya.
Cara terakhir yang bisa dilakukan oleh Tetua Agung Sekte Naga Langit adalah membuat pertahanan pasif menggunakan qi dan berdoa agar serangan tersebut tidak kuat.
Jleb!
Tombak Pembunuhan Naga pun langsung menembus pertahanan qi Tetua Agung Sekte Naga Langit dan bersarang di dalam kepalanya.
Tidak akan pernah ia sangka bahwa riwayatnya akan tamat dengan cara seperti itu.
Dan harapan Tetua Agung Sekte Naga Langit tentang serangan itu lemah tidak mungkin sama sekali karena saat ini Lin Yan dan Xia Yue'er melakukan Fusi serta menggunakan Formasi peningkatan kekuatan serangan tunggal.
“Dua telah beres!” Batin Lin Yan saat melihat tombak di tangannya telah bersarang di kepala Tetua Agung Sekte Naga Langit.