
Tanah Tengkorak
Getaran yang sangat kuat terjadi ketika peta menempel pada altar. Getaran itu terjadi di seluruh Benua Saint untuk beberapa saat. Saat getaran terjadi, altar yang ada di depan para pemimpin kuat pun perlahan tenggelam ke dalam permukaan tanah yang sangat gersang.
Tidak lama kemudian, tanah yang ada di sekitar altar perlahan naik ke arah atas yang membuat para eselon atas Organisasi Saint Langit melompat mundur.
Tanah yang naik berbeda dari pada tanah yang ada di Tanah Tengkorak. Itu terlihat berwana abu-abu yang membuat semua kultivator kuat melebarkan mata mereka karena mereka tau apa bebatuan tersebut.
“Batu Spasial! Dan jumlah ini adalah jumlah yang sangat banyak! Hanya untuk satu Batu Spasial seukuran kepalan tangan bisa membuat miliyaran cincin ruang, dan jumlah sebanyak itu...” Patriak Klan Lin menghentikan kata-katanya karena memikirkan kembali apa sebenarnya tempat tersembunyi tersebut.
Tidak hanya untuk Patriak Klan Lin, Patriak Klan Xiao, Patriak Klan Zhu, Mu Xuanyin, Master Sekte Cahaya Suci, Kaisar Han dan empat eselon atas Organisasi Saint Langit juga telah memikirkan hal yang sama.
Tidak lama kemudian, Batu Spasial yang jumlahnya jika disatukan bisa membentuk sebuah villa pun perlahan hancur menjadi bubuk lalu berputar-putar di tempat tersebut serta menghasilkan percikan elektromagnetik.
Zrrrrt! Zrrrrt! Zrrrrt!
Benua Saint bergetar lebih keras dari sebelumnya saat semua serpihan-serpihan Batu Spiritual mulai memadat.
Lin Yan yang berada di lokasi yang tidak terlalu jauh juga menatap ke arah pusaran tersebut dengan Mata Raja miliknya. “Jika Batu Spasial sebanyak itu digunakan, maka mungkin akan dapat membuat sebuah tempat yang sangatlah luas. Yang artinya, tempat tersembunyi itu sebenarnya adalah sebuah dimensi yang sama dengan cincin ruang!”
“Ya Tuan Muda, aku juga memikirkan hal yang sama. Tetapi, siapapun yang dapat menciptakan sesuatu seperti itu yang bisa dimasuki oleh makhluk hidup pastilah memiliki kemampuan yang sangat luar biasa!” Lanjut Canglan.
Gu Yuena dan Gu Yin yang berada di tempat itu setuju dengan apa yang dikatakan oleh Canglan. Tidak hanya untuk keduanya, bahkan untuk para kultivator yang mendengarkan spekulasi yang dibuat oleh Canglan juga setuju.
Dalam waktu satu menit kemudian, saat semua serpihan-serpihan Batu Spasial memadat, itu membentuk sebuah pusaran yang terlihat sangat cepat berwana abu-abu.
“Sebuah Portal!” Batin semua kultivator yang ada di sana. Mereka semua telah membuat kesimpulan bahwa tempat tersembunyi tersebut adalah sebuah dimensi raksasa yang sama seperti cincin ruang.
Ketika portal telah stabil, pria tua yang merupakan eselon atas Organisasi Saint Langit pun mendekat lalu memeriksa portal bersama dengan semua kultivator kuat lainnya. Mereka semua sudah mengetahui bagaimana portal yang berbahaya atau tidak.
Setelah memeriksa secara cermat, mereka mengangguk kecil karena portal tersebut memang aman untuk dimasuki.
“Dengarkan semuanya! Portal ini telah kami periksa dan aman untuk digunakan! Jika kalian ingin mencari Warisan dari seseorang yang memiliki gelar Kaisar Manusia, maka sekarang adalah waktunya. Kaisar Manusia adalah penguasa Zaman Kuno, siapapun berhak untuk mendapatkannya jika dia memang ditakdirkan!” Teriak pria tua tersebut sekeras mungkin dan di dengar oleh semua kultivator yang ada di sana.
Hanya Kaisar Han yang sangat tidak senang saat ini karena merasa bahwa Warisan Kaisar Manusia yang ia benci seharusnya hanya untuk dirinya yang merupakan seorang Kaisar juga. Tetapi, di depan semua kekuatan besar, ia tidak mungkin gegabah, bisa-bisa ia langsung di basmi oleh mereka semua jika protes akan hal itu.
“Masuklah, temukan Warisan Kaisar Manusia itu!”
Setelah kata itu terucap, semua yang ada di sana pun langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke dalam portal melewati empat pria tua yang tidak berniat untuk masuk ke dalam sana.
Semua kultivator pun langsung melesat ke dalam tidak terkecuali untuk kelompok Lin Yan.
Saat ini, Lin Yan dan Gu Yin bergandengan tangan dan melesat dengan kecepatan penuh mereka menuju ke arah portal.
Ketika melewati portal, keduanya merasa seperti ditarik oleh kekuatan misterius.
Namun, ada hal lainnya yang membuat Lin Yan terkejut, itu adalah Xia Yue'er yang selalu bersamanya dan Xiao Ziya tampak ditahan masuk ke dalam. Meskipun saat ini Xiao Ziya berada di dalam Ruang Jiwa, dia langsung dikeluarkan secara paksa lalu di lempar ke tempat lain bersama dengan Xia Yue'er.
Tentu Xiao Ziya yang bereaski sangat cepat langsung menangkap Xia Yue'er agar tidak terlempar sangat jauh. “Portal ini tidak mengijinkan para Roh untuk masuk!” Batin Xiao Ziya saat dirinya yang sedang memegang Xia Yue'er di lempar ke tempat yang tidak diketahui.
Sementara untuk Lin Yan dan Gu Yin, keduanya pun langsung ditarik ke dalam portal.
**
Di suatu tempat di Benua Saint, Xiao Ziya yang terlempar pun keluar dari sebuah portal. Ia memasang wajah yang sangat gelap saat ini.
“Apa-apaan itu tadi? Kenapa aku ditarik keluar kembali lalu di lempar ke tempat lain?” Xia Yue'er langsung mengomel karena dirinya tidak bisa masuk ke dalam dimensi dan malah terjebak bersama dengan Xiao Ziya, Roh yang tidak ia sukai.
“Tenang Yue'er kecil. Ayo kita periksa di mana tempat ini lalu kita pergi kembali ke tempat Lin Yan.” ucap Xiao Ziya sambil menatap ke arah tertentu. Tempat mereka mendarat saat inilah yang membuatnya khawatir. Ia tidak menyangka bahwa di Benua Saint akan ada tempat seperti itu atau memang itu bukan lagi di Benua Saint.
**
Di tempat tertentu lainnya, terlihat Patriak Klan Xiao yang keluar dari portal yang melemparkannya ke suatu tempat. Ia menyipitkan matanya lalu memasang wajah heran karena sangat mengenali tempat ia mendarat.
“Kenapa aku dilempar ke Klan Xiao?”
**
Patriak Klan Zhu, Patriak Klan Lin, Mu Xuanyin, Master Sekte Cahaya Suci dan Kaisar Han juga mengalami hal yang sama. Mereka di lemparkan ke tempat yang aneh dan beberapa dari mereka mendarat di lokasi yang menjadi tempat mereka tinggal
**
Di suatu tempat di Benua Saint lainnya, seorang pria yang mendekati usia paruh baya juga keluar dari sebuah portal. Ia tidak lain adalah Canglan.
“Di mana ini? Tunggu, bukankah itu Pulau Es Utara? Kenapa aku dilempar ke tempat ini?” Batin Canglan dan wajahnya sedikit muram. Ia langsung membuat prediksi tentang apa yang sebenarnya terjadi.
“Jika seperti ini, aku tidak mungkin bisa membantu Tuan Muda. Hanya kultivator di bawah tingkat Alam Sage yang diizinkan masuk ke dalam Dimensi itu! Sial!” Batin Canglan dan ia sangat menyesal menerobos ke tingkat Alam Sage. Jika ia tau, ia akan menahan terobosannya dalam beberapa bulan lagi. Oleh karena itu, ia pun langsung terbang dengan kecepatan penuhnya kembali ke Tanah Tengkorak.