Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 429 - Xiao Ziya Memegang Kendali



Tatapan Lin Yan saat ini tertuju pada Bo Gel dan Bo Zong yang sedang melayang di udara.


“Hanya tinggal kalian berdua!” ucap Lin Yan dengan senyum kejam.


Bo Gel dan Bo Zong memasang wajah gelap ketika menatap ke arah Lin Yan yang tersenyum kejam. Mereka juga saat ini mulai ketakutan karena adanya qi misterius yang mencoba menggerogoti tubuh mereka. Dan mayat-mayat rekannya yang telah tewas dan membusuk tentu akan membuat Bo Gel dan Bo Zong sangat waspada terhadap Lin Yan.


Kultivator yang menonton pertarungan Lin Yan juga menelan ludah mereka sendiri. Mereka semua menatap Lin Yan dengan cara yang berbeda.


Penampilan Lin Yan yang menggunakan pakaian aneh seperti seorang bangsawan tetapi membantai banyak kultivator di mana pun dia muncul tentu membuat mereka semua menganggap Lin Yan sebagai Malaikat Pencabut Nyawa.


“Anak itu memang sesuatu yang lain.” Mu Xuanyin yang saat ini sedang bentrok di tempat yang jauh dengan Master Sekte Cahaya Suci juga melihat ke arah tempat Lin Yan. Ia juga tidak menyangka bahwa Lin Yan akan memiliki kemampuan seperti itu.


Yang paling memasang wajah muram saat ini adalah Kaisar Han dan Han Wang Zhan. Mereka langsung teringat terhadap Lin Ming ketika menatap apa yang dilakukan oleh Lin Yan.


“Tidak peduli apa! Bocah itu harus mati di sini!” Kaisar Han dan Han Wang Zhan memutuskan dan tidak lagi ingin menangkap Lin Yan karena jika mereka gagal, ketika Lin Yan tumbuh, mereka akan yang menjadi kerepotan nantinya.


Han Wang Zhan yang telah merencanakan itu pun mengirim pesan telepati kepada Pemimpin Kelompok Jubah Ular, yaitu perintah agar membuh Lin Yan di tempat.


Pemimpin Kelompok Jubah Ular tentu saja tidak keberatan karena membunuh dan menangkap adalah dua hal yang sama baginya. Jika kelompoknya mampu menangkap seseorang, itu juga hanya tugas sederhana membunuhnya seperti membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, ia pun memerintahkan Bo Gel dan Bo Zong untuk menghabisi Lin Yan di tempat.


Menerima perintah tersebut, Bo Gel dan Bo Zong tidak membantah sama sekali. Keduanya pun langsung bergerak ke arah Lin Yan yang menatap mereka berdua dengan tatapan provokasi.


Lin Yan yang menatap Bo Gel dan Bo Zong mendekat hanya menaikkan sudut bibirnya.


“Ziya, apakah menurutmu dengan kekuatanku saat ini aku bisa menghabisi mereka?” Tanya Lin Yan dalam kepalanya.


“Untuk level kekuatan, mereka masih diatasmu. Namun, dengan kemampuan bertarungmu, kau pasti bisa menandingi keduanya. Namun untuk mengalahkan mereka berdua bersaman, kau membutuhkan lebih banyak keterampilan.” Xiao Ziya membalas kata-kata Lin Yan. Ia sangat tau bagaimana kekuatan tempur Lin Yan karena ia melihatnya selalu melalui Ruang Jiwa.


“Oleh karena itu, biarkan aku yang mengambil kendali!” Lanjut Xiao Ziya.


Pemikiran Xia Yue'er saat ini sangat tidak suka bahwa Xiao Ziya mengambil alih. Tetapi, saat ia membaca banyak ingatan Xiao Ziya, ia sangat paham bahwa kemampuan tempur Xiao Ziya memang yang paling tinggi diantara mereka bertiga.


Dahulu saat mereka bertarung, jika saja Xiao Ziya tidak kehilangan akal sehatnya, maka Lin Yan dan Xia Yue'er tidak akan memiliki kesempatan untuk menang sama sekali.


“Baiklah.” Lin Yan tidak ragu sama sekali karena ia juga telah membaca banyak ingatan Xiao Ziya terutama yang terakhir yaitu ingatan tentang Xiao Ziya yang berbicara dengan Dewi Naga Asyura.


Tetapi Lin Yan tidak memikirkan hal itu saat ini karena mereka sedang berada di Medan perang.


Xiao Ziya sebenarnya sangat terkejut ketika Lin Yan setuju begitu saja bahkan tanpa berpikir selama sedetikpun. Ia hanya bisa tersenyum dalam hati dan ketika ia mengambil alih kendali tubuh, wajahnya langsung berubah serius.


Xiao Ziya yang memegang kendali tubuh Lin Yan pun menyimpan Tombak Pembunuh Naga dan menatap ke arah Bo Gel dan Bo Zong yang bergerak ke arahnya dengan kecepatan tinggi.


“Berapa lama kalian bisa bertahan terhadap kematian yang selalu menghampiri kalian?” Xiao Ziya pun berbicara dan suaranya sedikit menakutkan karena itu kini perpaduan suaranya sendiri dan gabungan suara tubuh Lin Yan.


Deg! Deg!


Bo Gel dan Bo Zong yang mendekat tiba-tiba sedikit takut dan jantung mereka berdetak sangat cepat.


Bahkan para kultivator yang ada di sana pun tiba-tiba terkejut ketika suara Xiao Ziya yang mengendalikan tubuh Lin Yan terdengar.


Bussssh!


Aura kematian bercampur dengan qi Petir Hitam pun meledak dahysat saat Xiao Ziya menarik sangat banyak kekuatan agar melampaui Bo Gel dan Bo Zong.


Zhep!


Xiao Ziya pun menghilang dalam sekejap dan muncul tepat di depan Bo Gel lalu mengayunkan Sabit Kematian sekuat tenaga.


Trang!


Ketika bentrokan terjadi, Bo Zong mengambil kesempatan untuk menyerang. Ia langsung menebas menggunakan pedangnya sekuat tenaga dari samping Xiao Ziya.


Xiao Ziya dengan santainya mengangkat sedikit tongkat Sabit Kematian lalu menahan serangan Bo Zong.


Trang!


“Apa?” Bo Zong tentu saja sangat terkejut.


Sementara untuk Xiao Ziya, ia tidak henti-hentinya kagum dengan tubuh Lin Yan serta kemampuan mata yang dimiliki oleh Lin Yan. Jika ia memiliki kemampuan mata seperti Lin Yan, ia yakin bahwa dirinya tidak akan kalah melawan Kaisar Manusia Generasi Kedua di zaman kuno.


Tetapi saat ini tidak ada keserakahan di dalam diri Xiao Ziya karena ia telah memikirkan tentang identitas sejati Lin Yan.


“Mata ini dan qi Petir Hitam ini...” Senyum kecil terbentuk di wajah Xiao Ziya.


Karena tau bahwa qi Lin Yan adalah salah satu yang tertinggi yang pernah ada, ia pun langsung memodifikasi teknik basis qi Kematian menggunakan qi Petir Hitam.


“Amukan Petir Hitam!”


Blar!


Seluruh area dalam radius sekitar 20 meter pun meledak dan petir hitam menggelegar ke segala arah.


Bo Zong dan Bo Gel yang paling dekat sangat terkejut bahwa mereka tidak mampu bereaksi sama sekali dan tubuh mereka langsung disengat oleh petir hitam tersebut.


“Arrrrggh!” Bo Gel dan Bo Zong berteriak keras tetapi mereka tetap menyerang balik karena membiarkan petir hitam yang meledak dari tubuh gabungan Lin Yan dengan Rohnya tentu akan menjadi sesuatu yang buruk terhadap mereka berdua.


Wusssh!


Serangan mematikan pun melesat ke arah Xiao Ziya dari depan dan kanan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Namun, dengan Mata Raja, ia dapat melihatnya dengan jelas


“Formasi Kehidupan dan Kematian, Takdir Makhluk Hidup!”


Zhep!


Kedua serangan tersebut yang mengarah ke leher Xiao Ziya pun tampak terhenti. Dan di saat itu juga, pandangan Bo Zong dan Bo Peng tampak aneh karena seperti sedang melamun.


Ini adalah Formasi khusus yang diketahui oleh Xiao Ziya yaitu dengan gabungan dari qi Kehidupan dan Kematian. Tentu ia dapat menari qi Kehidupan milik Xia Yue'er walaupun Xia Yue'er saat ini tidak mengetahui bahwa dirinya memiliki kekuatan seperti itu.


Formasi yang digunakan oleh Xiao Ziya adalah Formasi paling unik karena itu adalah sebuah ilusi di dalam pertarungan. Ilusi itu membuat target mengalami kehidupan dan kematian yang tidak berujung hanya dalam waktu satu detik saja. Jika mental mereka tidak kuat, maka sudah pasti sesuatu yang menunggu mereka adalah kematian itu sendiri.


Formasi Kehidupan dan Kematian, hanya dalam waktu satu detik, itu langsung menentukan kehidupan dan kematian target.


“Kalian berdua sama sekali tidak mampu menanggung Formasi ini. Tetapi aku tidak akan menunggu kalian berdua mati karena Formasi.” ucap Xiao Ziya yang saat ini terlihat sedikit pucat.


Sraing!


Xiao Ziya pun mengayunkan Sabit Kematian dari depan ke samping dan memenggal Bo Zong dan Bo Gel tanpa bisa melawan sama sekali.


Pemimpin Kelompok Jubah Ular yang menatap kedua bawaan terkuatnya tewas melebarkan matanya. Ia sungguh tidak percaya ketika melihat Bo Gel dan Bo Zong tewas dalam waktu yang sangat singkat bahkan sebelum bisa mengeluarkan kemampuan terkuat Jubah Ular yang mereka kenakan.


Sedangkan untuk Canglan yang menatap itupun menaikkan sudut bibirnya karena tentu ia sangat mengagumi Tuan Mudanya itu. Namun, ketika melihat wajah Lin Yan yang sedikit pucat, ia akhirnya tau bahwa waktunya bagi mereka untuk mundur.