Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 274 - Memasuki Panggung



Klan Long


“Apakah Lin Yan ingin melawan mereka dengan?” Huan Caiyi yang sedang mengendalikan semua pasukan Bayangan pun memasang wajah yang sangat serius. Ia tau bahwa jika adiknya itu ingin mengikuti pertarungan, sudah pasti itu merupakan pertarungan yang sangat sulit.


Bahkan untuk Xiao Ya dan kelompoknya yang saat ini sedang melawan Iblis yang tersisa pun menatap ke arah Lin Yan yang tampak sedikit bersemangat dan ingin bertarung melawan Iblis yang memiliki kekuatan tempur luar biasa mengerikan.


Lin Yan yang sedang perlahan melayang juga paham bahwa ia tidak akan mungkin bisa bersaing melawan para makhluk sekuat itu. Meskipun begitu, ia sangat ingin mencoba apakah dirinya mampu bertarung melawan Iblis sekuat itu atau tidak.


Oleh karena itu, Lin Yan yang sedang mendekat ke arah pertarungan pun langsung mengirim perintah kepada Xia Yue'er menggunakan telepati. “Yue’er.. kemarilah, jika aku tidak mampu bertarung melawan Iblis itu, gunakan teknik Fusi!”


Xia Yue'er sama sekali tidak heran ketika mendengar suara Lin Yan terdengar di dalam pikirannya.


“Ruang Jiwa..” Gumam Xia Yue'er saat menutupi seluruh tubuhnya menggunakan energi spiritual.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Xia Yue'er pun melesat ke arah Lin Yan seper sebuah berkas cahaya dan langsung menembusnya.


Merasakan Xia Yue'er yang sudah memasuki ruang jiwanya, Lin Yan tersenyum kecil. Tubuhnya semakin diselimuti oleh qi Petir Hitam serta ada percikan Petir kemerahan yang tampak samar.


Lin Yan pun terhenti di udara untuk mengambil kesempatan bergerak. Ia saat ini ingin melawan Iblis tersebut dalam pertarungan satu lawan satu. Hanya dengan menatap pertarungan tersebut, ia sangat yakin bahwa Long En dan Di Shan tidak akan mampu melawan Nie Guo.


Bom! Bom! Bom!


Pertarungan dahsyat antara Long En dan Di Shan melawan Nie Guo pun terus berlanjut. Pertarungan mereka bertiga bergeser menjauh dari Klan Long. Sebelumnya, ketika mereka bertarung di atas Klan Long, hampir setengah dari bangunan yang ada di Klan Long rata oleh tanah akibat efek dari pertarungan tersebut.


Banyak para kultivator yang telah berhenti melawan Iblis karena jumlah mereka tidak lagi banyak. Fokus mereka saat ini tertuju pada pertarungan dahysat tersebut.


“Level pertarungan ini tidak akan dapat diikuti oleh kultivator tingkat Alam Langit tahap kesembilan sekalipun.”


“Menurutmu siapa yang menang? Makhluk aneh itu terlihat sangatlah kuat. Walaupun aku tidak bisa melihat pergerakan mereka sepenuhnya, aku merasa bahwa dua leluhur tua Klan Long dan Di sedang ditekan.”


“Mereka pasti akan menang. Walaupun mereka berdua terlihat di tekan, aku yakin bahwa keduanya pasti akan menang pada akhirnya!”


Para kultivator pun berdiskusi tentang pertarungan tersebut. Mereka semua tidak mengedipkan mata sekalipun ketika menatap pertarungan dahysat tersebut.


Duar!


Ledakan besar terjadi ketika qi berbentuk sebuah pedang membentur dua bilah yang berasal dari tebasan Long En dan Di Shan.


Long En dan Di Shan yang menatap ledakan itu sedikit waspada. Keduanya tampak berkeringat saat ini karena merasakan tekanan yang sangat mengerikan ketika melawan Nie Guo.


“Kita dalam bahaya!” Long En berbicara dengan nada muram sambil mencengkram erat erat pedang di tangan kanannya.


Sebelum Di Shan menjawab, Nie Guo muncul seketika diantara keduanya sambil mengayunkan kakinya ke arah Di Shan lebih dulu.


“Sial!” Di Shan langsung mengangkat pedangnya ke arah atas untuk menahan tendangan yang pastilah dapat membuat kultivator tingkat Alam Langit tahap kesembilan berubah menjadi pasta daging dalam sekejap.


Trang!


Di Shan menahan tendangan yang telah dilapisi oleh qi Iblis yang dilancarkan oleh Nie Guo.


Zhep!


Di Shan pun langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi karena tidak mampu menahan tendangan super berat tersebut.


Ketika mengayunkan kakinya, Nie Guo juga langsung mengayunkan lengannya ke arah Long En sekuat tenaga.


Long En tentu memiliki reaksi yang sangat tinggi langsung mengangkat pedangnya ke arah atas.


Lima bilah qi Iblis pun langsung menerjang dan mencoba membelah Long En.


Srak!


Jrezh!


Jauh di belakang Long En, jurang selebar setengah meter berjumlah lima pun tercetak dan membentang sejauh beberapa km akibat serangan yang dilancarkan oleh Nie Guo.


Sementara itu, terlihat Long En yang saat ini memasang wajah yang sangat gelap karena merasakan sakit di beberapa bagian tubuhnya. Darah yang sangat banyak pun menyemprot karena sayatan yang dihasilkan oleh bilah yang dilancarkan oleh Nie Guo.


Bam!


Entah dari mana datangnya, tendangan super cepat pun langsung mengenai tepat kepala Long En dan langsung menghempaskannya ke arah bawah seperti sebuah meteror.


Bom!


Bom!


Dua ledakan terdengar saat Di Shan menabrak tanah dikejauhan sementara Long En langsung membentur tanah karena terhempas ke arah bawah.


Nie Guo menatap ke arah keduanya bergantian dengan tatapan yang sangat dingin. Terlihat nafasnya saat ini sedikit kasar karena ia terlalu memaksakan dirinya menggunakan kekuatan yang hampir tidak mampu ditampung oleh tubuhnya.


“Sial! Kedua manusia ini lumayan tangguh! Dengan membakar kekuatan hidup mereka, mereka dapat menyaingi sedikit dari kekuatanku! Para kultivator sialan memang sungguh merepotkan karena daya hidup mereka bisa digunakan seperti itu!” Nie Guo yang kelelahan pun memasang wajah semakin muram. Ia tau bahwa dirinya pasti akan bisa menghabisi keduanya tetapi ia membutuhkan waktu sampai keduanya kehabisan tenaga.


Tetapi, ketika Nie Guo ingin bergerak ke arah salah satu dari mereka, ia terhenti di udara karena menatap seseorang sudah sangat dekat dengannya.


Nie Guo terdiam sejenak karena merasa heran bahwa seseorang dengan tingkat kultivasi seperti itu mencoba untuk mendekat ke arahnya.


“Kau.. binatang roh campuran! Mati!” Tanpa berbicara apapun, Nie Guo langsung menyerang ke arah sosok yang merupakan Lin Yan. Ia tentu ingat tentang Lin Yan yang menghabisi Nie Xuang.


Menatap Nie Guo yang menerjang ke arahnya, Lin Yan pun langsung mengerahkan semua kekuatannya dan mengayunkan Tombak Pembunuh Naga ke arah Nie Guo.


Trang!


Bussssh!


Qi Petir Hitam dan Qi Iblis pun berhembus ke segala arah ketika bentrokan terjadi.


Wajah Nie Guo sedikit muram karena merasakan tekanan tertentu yang berasal dari Qi Raja yang terpancar dari tubuh Lin Yan.


“Qi Raja sungguh merepotkan!” Batin Nie Guo dan menekan sekuat tenaga lengannya ke arah tombak Lin Yan.


Bom!


Ledakan qi pun membuat Lin Yan terpental menjauh ke arah belakang karena memang Lin Yan sengaja membuat qi Petir Hitam meledak seperti biasa agar Nie Guo tidak bisa mengambil kesempatan untuk menyerangnya sekali lagi dan itu disebabkan oleh perbedaan kultivasi.


Nie Guo yang menerima ledakan tersebut memasang wajah yang sangat jelek karena ia merasa bahwa dipermainkan oleh seseorang seperti Lin Yan yang jauh lebih lemah darinya.


Qi Iblis pun perlahan merembes kembali di sekitar Nie Guo. Ia menatap ke arah Lin Yan dengan dingin yang saat ini berada di jarak puluhan meter darinya.


“Karena kau ingin mati lebih dulu, maka aku akan mengabulkan keinginanmu!” ucap Nie Guo.


Lin Yan yang telah menyetabilkan tubuhnya pun tersenyum kecil. Ia membuat kuda-kuda untuk menyerang kembali dan membalas. “Perlihatkan jika kau mampu melakukannya!”