
Kematian Bo Gel dan Bo Zong membuat semua kultivator yang ada di sana menelan ludah mereka sendiri. Sebab, semua kultivator yang tidak mencapai tingkat Alam Sage tidak mengerti bagaimana cara Xiao Ziya membuat Bo Zong dan Bo Gel membeku di tempat sebelum di penggal.
Hanya untuk kultivator puncak yang mengetahui apa yang dilakukan oleh Xiao Ziya. Dan mereka semua pun saat ini tidak lagi menganggap remeh terhadap Lin Yan yang melakukan fusi dengan kedua Rohnya.
“Lin Yan. Jika kita terus mempertahankan Fusi dalam waktu yang lebih lama, kita akan dalam bahaya karena efek samping yang akan kita terima!” Xiao Ziya yang memegang kendali pun berbicara kepada Lin Yan di dalam kepalanya.
“Jika begitu, kita akan berpisah. Namun sebelum itu, apakah kita memiliki waktu yang cukup untuk membereskan Pemimpin Kelompok Jubah Ular?” Tanya Lin Yan balik.
“Aku tidak terlalu yakin Lin Yan, semakin lama kita mempertahankan Fusi, tubuhmu lah yang akan paling banyak menderita dampaknya karena Fusi mengambil wujud tubuhmu!” Balas Xiao Ziya.
Sebelum ada yang berbicara lagi, Canglan yang sudah menatap Lin Yan sedikit pucat pun langsung mengerahkan semua kekuatannya.
“Rawa Kegelapan!”
Wayang Serigala Iblis Kegelapan pun mengangkat telapak tangan kirinya ke arah atas dan dalam sekejap, daerah yang sangat luas pun berubah dalam sekejap.
Canglan yang sedang ditekan oleh Pemimpin Kelompok Jubah Ular karena saat ini Wayangnya sedang mempersiapkan teknik pun tidak membuang waktu lagi dan mengendalikan Wayangnya.
Wayang Serigala Iblis Kegelapan pun membuat gerakan dengan pedangnya.
Dalam sekejap mata, dari Rawa Kegelapan yang tercipta pun, tangan-tangan yang membentuk cakar Serigala Iblis Kegelapan pun yang terbentuk dari qi melesat ke arah tempat Pemimpin Kelompok Jubah Ular berada.
Pemimpin Kelompok Jubah Ular sangat terkejut yang awalnya menekan Canglan yang tidak menyerang bersama Wayangnya.
“Sial!” Pemimpin Kelompok Jubah Ular langsung mencoba menghindari cakar-cakar yang berniat untuk membelahnya.
Canglan yang menatap itu langsung bergerak juga. Ia membuat gerakan terkuat yang ia miliki tanpa menggunakan Wayang.
“Tebasan Kegelapan Membelah Langit!”
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Canglan bergerak ke arah Pemimpin Kelompok Jubah Ular sambil mengayunkan pedang yang ia pegang menggunakan kedua tangannya.
Sraing!
Ketika tebasan dilancarkan, Pemimpin kelompok Jubah Ular pun memasang wajah yang sangat jelek. Ia mencoba menghindar sebisanya karena tebaswn yang dilancarkan oleh Canglan sangat mendadak.
Srak!
“Arrrrrgggh!” Pemimpin Kelompok Jubah Ular pun berteriak keras saat merasakan bahu sebelah kirinya menerima rasa sakit yang sangat kuat.
“Dia masih bisa menghindar?” Batin Canglan dan langsung menarik Wayang Serigala Iblis Kegelapan.
“Canglan sialan! Matilah!” Teriak Pemimpin Kelompok Jubah Ular saat memaksa tubuhnya bergerak untuk menghabisi Canglan.
Sraing!
Trang!
Bussssh!
Tebasan Pemimpin Kelompok Jubah Ular pun di tahan oleh Wayang Serigala Iblis Kegelapan yang membuatnya memasang wajah yang sangat jelek. Ia pun langsung menggunakan kemampuan penyelamatan diri karena merasakan kematian yang menghampirinya.
Duar!
Ledakan besar terjadi di tempat Canglan berada saat Pemimpin Kelompok Jubah Ular menggunakan teknik terakhir dari Jubah Ular untuk menyerang sekaligus mengelabuhi lawan.
Ketika ledakan mereda, terlihat Canglan yang dibaluti oleh lapisan tipis berwarna hitam membentuk lingkaran diseluruh tubuhnya. Sementara Wayang Serigala Iblis Kegelapan sama sekali tidak terluka.
“Dia kabur!” Batin Canglan lalu langsung bergerak ke arah tempat Lin Yan berada.
Lin Yan yang menatap itu, langsung membubarkan teknik Fusi Ganda yang ia lakukan dengan Xiao Ziya dan Xia Yue'er. Ketika mereka berpisah, Xiao Ziya dan Xia Yue'er masuk ke dalam Ruang Jiwa Lin Yan karena sangat kelelahan.
Ketika telah berpisah, Lin Yan merasakan bahwa tubuhnya sangatlah sakit disemua tempat. Ia sangat menyadari bahwa ini adalah efek samping dari kelebihan qi di dalam tubuh sementara tubuhnya hanya setingkat Alam Kaisar tahap ketiga. Sedangkan qi yang ia gunakan setingkat dengan Alam Kaisar tahap kesembilan. Sudah pasti ia tidak akan mampu bertahan dari rasa sakit seperti itu dalam waktu yang lama.
“Canglan, ayo kita pergi.” ucap Lin Yan dengan wajah pucat.
Zhep!
Sementara itu, Kaisar Han dan Han Wang Zhan yang masih melawan musuh masing-masing pun memasang wajah yang sangat gelap karena Pemimpin kelompok Jubah Ular melarikan diri dari tempat itu. Hanya dia yang selamat dari semua anggota kelompoknya.
Tatapan Han Wang Zhan tertuju pada Bai Yuchen yang masih sibuk melawan Patriak Klan Lin. Sementara Kaisar Han sedang sibuk melawan Patriak Klan Zhu. Dan untuk Duke Meng, dia saat ini sedang ditekan oleh Guan Yu.
“Sial! Jika terus seperti ini, kami tidak akan bisa menghabisi bocah itu!” Batin Han Wang Zhan dan mengambil keputusan. Saat dengan beradu menggunakan pedang melawan Xiao Long, ia pun membakar sedikit esensi darahnya.
“Menyingkirlah dari jalanku bocah!” Teriak Han Wang Zhan sekuat tenaga saat mengayunkan senjatanya.
Sraing!
Xiao Long melebarkan matanya saat serangan Han Wang Zhan mencoba membelah tubuhnya.
Srak!
Bussssh!
Xiao Long terpental sangat jauh dan terlihat bekas luka sayatan di perutnya. Ia mengerti bahwa kekuatan Han Wang Zhan meroket sedikit hanya untuk membuatnya menjauh sementara.
Karena Xiao Long telah menjauh, Han Wang Zhan pun langsung bergerak ke arah tempat Lin Yan berada untuk menghabisinya secara pribadi.
Mu Xuanyin yang menatap itupun terkejut dan ia pun mencoba bergerak ke arah Lin Yan tetapi dihadang oleh Master Sekte Cahaya Suci.
Lin Yan yang masih mengaktifkan Mata Raja, melihat sosok yang sangat kabur melesat ke tempatnya dengan kecepatan yang hampir tidak pernah terlihat.
Canglan di sisi lain juga hanya dapat melihat secara samar ke arah Han Wang Zhan yang telah mendekat. Tetapi ia tidak khawatir sama sekali karena teknik yang ingin ia gunakan sudah selesai.
“Ayo pergi tuan muda.” ucap Canglan.
“Ya.” ucap Lin Yan saat ia mengerahkan semua qi-nya yang tersisa. Ia pun berubah ke bentuk setengah naga lalu membentuk bola tidak beraturan menggunakan semua qi-nya yang tersisa.
Canglan hanya tetap diam karena tau apa yang hendak dilakukan oleh Lin Yan.
“Bola Awal Kehancuran!”
Duar!
Dari kedua telapak tangan Lin Yan, bola hitam tidak beraturan pun meledak dan melesat ke arah Han Wang Zhan yang telah berjarak hampir tiga puluh meter dari tempat Lin Yan dan Canglan berada.
“Dasar tidak tau diri!” Dengus Han Wang Zhan saat melapisi tangannya dengan qi lalu mengibaskannya saat teknik Lin Yan telah tiba dihadapannya.
Bussssh!
Teknik Lin Yan ditepis begitu saja oleh Han Wang Zhan. Tetapi, wajahnya tiba-tiba gelap saat menatap Wayang Serigala Iblis Kegelapan langsung memegang Lin Yan dan Canglan lalu bergerak ke arahnya tetapi setelah itu mereka tidak terlihat lagi.
Zhep!
Han Wang Zhan berhenti di udara lalu menatap ke arah tempat yang sangat jauh. Ia dapat menentukan arah lintasan pergerakan Wayang Serigala Iblis Kegelapan milik Canglan. Tetapi yang tidak ia duga adalah, jarak yang di tempuh dalam sekejap sangatlah jauh. Ia memang masih bisa mengejar mereka dalam waktu beberapa menit. Tetapi masalahnya saat ini adalah ada seseorang yang merepotkan yang mencoba untuk menghalanginya.
“Pak tua, kau sungguh hebat dapat melukai Raja ini! Dan karena ulahmu, bocah bernama Lin Yan itu telah pergi!” ucap Xiao Long karena ia tentu melihat Lin Yan yang berubah ke bentuk setengah naga dan ia juga terkejut karena seseorang yang menarik minatnya ternyata selama ini berada di tempat itu. Karena ia sangat kesal, ia pun langsung menyerang Han Wang Zhan sekuat tenaga.
“Bajingan!” Balas Han Wang Zhan lalu menyerang juga ke arah Xiao Long.
Sedangkan untuk Patriak Klan Lin, ia langsung menjaga jarak dan menatap ke arah tempat Lin Yan pergi. Ia tentu sudah mendengar rumor tenteng seseorang yang merupakan Demi-Human yang memiliki nama depan Lin. Tidak hanya itu, ada juga informasi kabur yang mengatakan bahwa Lin Yan adalah cucu dari Lin Ming dan Lin Xi yang membuatnya sangat ingin melihat pemuda seperti apa Lin Yan.
Dan untuk Patriak Klan Zhu yang sedang bentrok dengan Kaisar Han, matanya langsung melebar karena sangat ingat tentang bentuk tersebut.
Zhep!
Patriak Klan Zhu menjaga jarak untuk beberapa saat dan bergumam, “Ternyata selama ini Lin Yan berada di sini! Dan tampaknya dia sedang diincar oleh Han Wang Zhan. Dan bentuk itu...”
Patriak Klan Zhu menggelengkan kepalanya dan menatap ke arah Kaisar Han sekali lagi. Ia juga sangat ingin menanyakan banyak hal kepada Lin Yan, tetapi saat ini ia berniat untuk menghabisi Kaisar Han.
Sedangkan untuk Mu Xuanyin dan Guan Yu, keduanya pun mundur karena Lin Yan sudah pergi dari tempat itu.
Dan untuk Kaisar Han, ia hanya bisa memasang wajah gelap lalu mengunakan cara terakhir agar perselisihan kali ini diselesaikan. Yaitu menggunakan Organisasi terbesar di Benua Saint, Organisasi Saint Langit.