Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 327 - Colosseum (4)



Kota Neraka


Colosseum


Bam!


Palu cahaya yang diciptakan oleh teknik Formasi Xia Yue'er pun menghantam tepat di kepala Chu Zho.


“Arrrrgggh!”


Chu Zho berteriak keras karena merasa bahwa tengkorak kepalanya hendak pecah. Tidak hanya itu saja, bahkan banyak giginya yang rontok akibat benturan kepalanya ke arah permukaan arena.


“Oh? Belum mati juga? Dia sungguh tahan akan serangan!” Seru Xia Yue'er dan berniat untuk membuat Formasi kembali karena Formasi sebelumnya hanya berisi satu pukulan palu saja.


Chu Zho yang merasakan sakit luar biasa pun langsung menekan tangan kirinya ke permukaan arena dan mengayunkan pedangnya ke arah Lin Yan ketika ia melakukan gaya tolakan.


“Bilah Badai!”


Sraing!


Tebasan Chu Zho berubah menjadi bilah-bilah tipis seperti sebuah angin tajam yang mencoba untuk membelah apa saja. Dan targetnya kali ini adalah Lin Yan.


“Yue’er..” ucap Lin Yan saat ia membuat kuda-kuda untuk menyerang dengan tombak di arahkan ke langit.


Xia Yue'er hanya cemberut dan membuat Formasi lainnya.


“Formasi Cahaya, Perisai Cahaya!”


Dung! Dung!


Dua lingkaran Formasi yang saling tumpang tindih pun tercipta dan membuat dinding cahaya tembus pandang.


Trang! Trang! Trang!


Krak! Krak!


Formasi bagian depan yang diciptakan oleh Xia Yue'er hampir saja dihancurkan oleh teknik milik Chu Zho.


Sementara itu, Lin Yan menatap ke arah Chu Zho yang masih di udara dan mencoba untuk turun ke bawah.


“Tombak Petir Suci!”


“Gaya Kedua, Ledakan Tombak Petir!”


Blar!


Ketika Lin Yan mengayunkan Tombak Pembunuh Naga dari atas ke arah Chu Zho, ledakan petir pun terjadi. Petir hitam pun menerjang ke arah Chu Zho yang baru saja melepaskan teknik miliknya.


“Tidak-...”


Chu Zho yang menatap petir hitam menyambar ke arahnya pun mencoba untuk bertahan tetapi itu percuma saja sehingga ia hanya bisa melapisi seluruh tubuhnya dengan qi.


Duar!


Chu Zho pun di bawa oleh petir hitam yang memiliki ukuran seperti manusia. Petir hitam itu membawanya hingga ke pinggiran arena lalu menabrak dinding arena Colosseum.


Bom!


Ketika ledakan terjadi, suasana menjadi hening dalam sekejap karena para penonton ingin melihat apa yang terjadi terhadap Chu Zho.


Ketika debu menghilang, terlihat Chu Zho yang hampir tenggelam di dalam dinding arena Colosseum dengan kondisi menyedihkan. Tubuhnya tampak hampir terbakar seluruhnya, pakaiannya sobek-sobek dan memperlihatkan banyak memar seperti bekas luka bakar akibat panas dari petir hitam dari teknik yang dilancarkan oleh Lin Yan.


“Woaaaa!”


“Bunuh dia dan akhiri pertarungan!”


Para penonton pun berteriak keras agar Lin Yan mengeksekusi Chu Zho yang tidak berdaya lagi.


Lin Yan tau dengan pasti tentang peraturan arena Colosseum, jika musuh belum tewas, maka pertandingan tidak akan berhenti sama sekali.


Di tangan kiri Lin Yan, sebuah tombak mini pun tercipta melalui qi-nya. Ia pun langsung melemparnya ke arah Chu Zho.


“Dasar bajingan!” Teriak para anggota Klan Chu saat melihat tombak qi melesat ke arah kepala Chu Zho.


Jleb!


Karena Chu Zho telah kehilangan kesadarannya, tombak mini itupun langsung menembus tengkorak kepala Chu Zho yang sedari awal telah retak akibat teknik Formasi Xia Yue'er.


“Pertandingan kedua dimenangkan oleh Lin Yan!” Wasit berteriak keras di udara yang membuat para penonton bersorak keras.


Banyak dari mereka yang mengutuk Lin Yan juga karena tetap menang di pertandingan kedua.


Sementara itu, Li Hao hanya tersenyum kecil karena sudah menduga bahwa Lin Yan memang bukan pemuda yang naif dan mencoba melepaskan musuh, apalagi saat ini lokasi pertarungan adalah Colosseum di Kota Neraka.


“Apakah masih ada yang ingin menantang Lin Yan?” Teriak wasit dengan antusias tetapi siapapun tau bahwa nada itu bersifat provokasi karena wasit itupun melirik ke beberapa tempat kultivator yang memiliki kultivasi tingkat Alam Raja tahap pertama sampai tahap ketiga.


“Sialan! Bocah itu membunuh Chu Zho!” Anggota Klan Chu lainnya pun memasang wajah sangat gelap ketika menatap mayat Chu Zho yang terjatuh ke dalam air.


“Aku akan melawannya selanjutnya!” ucap seorang pria muda yang merupakan anggota Klan Chu juga dengan tingkat kultivasi Alam Raja tahap ketiga.


“Tapi..” Beberapa anggota Klan Chu sedikit ragu karena tampaknya Lin Yan lebih kuat dari mereka duga.


“Aku dua tahap lebih tinggi dalam kultivasi dari pada bocah itu! Sekuat apapun dia, hampir mustahil mengalahkan dua tahap diatasnya!” ucap pemuda tersebut.


“Lakukan..” Anggota Klan Chu yang memiliki tingkat kultivasi Alam Raja tahap kelima pun mengangguk kecil.


Pemuda itupun tersenyum lebar. Bahkan sebelum wasit bertanya tentang apakah masih ada yang mencoba untuk menantang Lin Yan atau tidak, pemuda anggota Klan Chu itu pun muncul di jarak hampir lima meter dari Lin Yan.


“Oh? Tampaknya kita memiliki peserta baru di sini! Seperti sebelumnya, satu menit sebelum pertarungan dimulai, kalian lebih baik membuat taruhan.


Para penonton pun berbicara di sana sini selama hampir tiga puluh detik sebelum terhenti. Kali ini, perbandingan taruhan pertarungan kali ini adalah 1 : 1.


Sementara itu, Lin Yan terus menatap ke arah pemuda dihadapannya dengan tatapan datar. Ia tentu tau bahwa pemuda itu sangatlah kuat. Tetapi, ia tidak akan bisa melawan pemuda itu jika berada di kondisi normalnya.


“Kau sungguh kuat dapat mengalahkan kultivator handal yang berada di satu tahap dari kultivasimu. Sesuai yang diharapkan dari pengguna qi Raja!” ucap pemuda itu dengan nada dingin serta niat membunuh yang sangat kuat.


Lin Yan sama sekali tidak membalas. Ia merasa percuma berbicara dengan seseorang yang tidak akan lama lagi pergi menemui Raja Yama.


Karena Lin Yan hanya diam saja, anggota Klan Chu itupun memasang wajah semakin gelap.


“Bagus! Aku akan memberikanmu kematian yang mengenaskan!” Anggota Klan Chu itupun berbicara kembali dengan nada yang lebih dingin.


Lin Yan tetap diam saja karena merasa tidak perlu membalas sama sekali.


Tetapi Xia Yue'er yang sedang duduk di kursi VIP-nya tentu tidak senang dengan ancaman seperti itu.


“Lin Yan! Ayo berikan kematian yang sangat mengerikan kepadanya!” ucap Xia Yue'er dengan nada yang sangat geram.


“Hm? Aku seperti sedang mendengar sesuatu sebelumnya.” Batin anggota Klan Chu tersebut tetapi menggelengkan kepalanya karena merasa itu mungkin suara dari para penonton.


“Baiklah penantang berikutnya juga berasal dari Klan Chu. Dia adalah salah satu jenius Klan Chu yang bernama Chu Wen! Tidak perlu membuang waktu lagi, pertarungan antara Lin Yan peserta bertahan melawan penantang ke tiga, Chu Wen..”


“Dimulai!” Teriak wasit sekuat tenaga yang membuat para penonton bersorak karena kali ini hasilnya tidak akan seperti sebelumnya.


Sebab, sangat banyak penonton mengenal siapa Chu Wen sebenarnya karena pemuda itu merupakan salah satu anggota Klan Chu yang sangat sering melakukan pertarungan di Colosseum.