
Kota Han
Wajah Lin Yan gelap seketika mendengar apa yang dikatakan oleh Canglan. Tentu ia tidak akan membiarkan siapapun memburu Xia Yue'er karena Roh mungil itu telah menjadi bagian dari keluarganya.
“Kenapa kultivator yang memiliki Roh ingin memburu Roh lainnya? Apa fungsinya untuk mereka?” Tanya Lin Yan dingin.
“Tuan Muda, aku tidak terlalu tau apa tujuan kultivator yang memiliki Roh melakukan itu. Tapi aku pernah mendengar rumor bahwa setiap kultivator yang memiliki Roh Jahat, mereka akan memburu Roh lainnya untuk dilahap!” Jawab Canglan.
“Apa?” Lin Yan terkejut karena tidak menyangka bahwa akan ada Roh yang memburu Roh lainnya untuk dilahap.
“Aku mendapatkan informasi ini dahulu walaupun tidak terlalu yakin. Dikatakan, diantara para Roh, ada juga dari mereka yang terkenal sangat jahat. Dan menggunakan benda yang dapat melacak Roh lainnya ketika Roh seperti Xia Yue'er memakannya, Roh itupun tidak bisa kembali ke Dunia Roh Peri selama efeknya masih aktif!” Canglan menambahkan.
Wajah Lin Yan tampak semakin dingin. Ia tau bahwa Xia Yue'er memaksa membeli pil tersebut karena merasakan aura tertentu yang menarik minatnya dan itu pasti benda yang dikatakan oleh Canglan. Tetapi, walaupun itu hanya kebetulan karena ia dan Xia Yue'er datang ke tempat itu, tetap saja ia sangat membenci seseorang yang melakukan itu kepada Xia Yue'er walaupun tidak disengaja.
“Berapa lama efek yang ada pada Xia Yue'er akan hilang?” Tanya Lin Yan.
“Aku tidak terlalu tau Tuan Muda. Mungkin ini tidak akan hilang dalam waktu satu minggu atau bahkan lebih. Aku tidak terlalu tau efek yang diterima oleh Roh karena aku tidak memiliki Roh Kontrak.” Balas Canglan dengan gelengan kepala.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Canglan, Lin Yan hanya memakluminya. Tetapi, ia pun tersenyum kejam tiba-tiba dan berkata, “Ayo kita tunggu dan kita akan melihat sosok seperti apa yang akan datang untuk memburu Yue'er.”
“Bisakah kau beritahu apakah kita akan menerima konsekuensi jika bertarung di kota?” Tanya Lin Yan.
“Kita pasti akan diburu oleh para penjaga yang menjaga keamanan di Kota Han. Jika itu di wilayah yang tidak memiliki tempat tinggal, mungkin kita tidak akan menerima konsekuensi. Tetapi, untuk berjaga-jaga, jika Tuan Muda ingin memburu mereka, lebih baik kita pergi di daerah dekat perbatasan antara Kota Han dan Kota Neraka. Tempat itu sangat kosong dan banyak pertarungan yang terjadi di sana juga.”
“Karena tidak adanya penghuni di daerah tersebut, pertarungan diizinkan walaupun mungkin pihak Kekaisaran Han akan meminta ganti rugi atas kerusakan wilayah. Mungkin hanya itu karena tidak ada korban jiwa yang jatuh.” ujar Canglan.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Canglan, Lin Yan mengangguk kecil dan membalas, “Jika begitu, ayo kita tunggu siapapun mereka di tempat yang kau katakan.”
Canglan hanya mengangguk. Ia tentu tau bahwa Lin Yan sangat peduli dengan Xia Yue'er. Tidak banyak pemuda seperti Lin Yan yang sangat menghargai Roh Kontrak-nya.
Karena Lin Yan dan Canglan telah sepakat, keduanya pun langsung bergerak keluar dari kediaman lalu pergi ke lokasi yang dikatakan oleh Canglan.
Lin Yan membawa Xia Yue'er di dalam pakaiannya dalam kondisi aneh yang terus-menerus mengoceh tanpa henti.
**
Di suatu tempat tertentu di Kota Han, satu sosok pria paruh baya pun bergerak ke arah tertentu dengan senyum lebar diwajahnya. Ia tidak lain adalah sosok yang membuat pil Sembilan Surya Roh.
Saat ini, Roh Kontrak-nya sedang kembali ke Dunia Roh untuk mempersiapkan diri dalam perburuan.
“Hm? Target tampaknya telah bergerak! Tidak masalah sama sekali. Efek dari pil itu akan hilang dalam waktu seminggu. Selama itu, kau tidak akan bisa kembali ke Dunia Roh dan kekuatanmu akan turun sangat drastis, itu dikarenakan Roh tidak diizinkan tinggal dalam waktu yang sangat lama di Dunia Manusia!” Pria paruh baya tersebut pun menjilat bibirnya. Karena Spiritualis Dunia sangat jarang, ia tidak mungkin membiarkan target yang bisa dilacak kabur begitu saja.
Tetapi pria paruh baya tersebut tidak mengetahui bahwa Xia Yue'er adalah Roh khusus yang mendapatkan hukuman dan memang tidak bisa kembali ke Dunia Roh. Tetapi, kekuatannya tidak akan turun sama sekali karena saat ini, Xia Yue'er sudah seperti bagian dari Alam Manusia.
“Jika itu adalah salah satu Roh tingkat tinggi bangsawan, kali ini kami pasti akan mendapatkan jackpot seperti setahun yang lalu! Aku tidak sabar lagi, dengan Roh itu, kekuatanku serta kekuatan Roh Kontrak ku akan meningkat pesat! Ini memang cara paling mudah untuk meningkatkan kultivasi!” ucap pria paruh baya tersebut dengan wajah yang sangat senang.
Pria paruh baya tersebut pun langsung memutar arahnya bergerak untuk mengikuti ke mana Roh yang telah ia targetkan pergi.
**
Sementara itu, Lin Yan dan Canglan terus bergerak dengan kecepatan penuh mereka ke arah tempat yang dikatakan oleh Canglan.
“Jadi apa rencana yang ingin anda lakukan Tuan Muda? Apakah anda yakin untuk menghadapinya seorang diri? Aku bisa menggunakan Wayang milikku jika dia sangat kuat.” ucap Canglan menawarkan bantuan agar Lin Yan tidak kerepotan.
“Jika aku tidak mampu, kau boleh bergerak. Tetapi sebelum itu, aku akan mengurusnya seorang diri.” Balas Lin Yan. Ia tidak sabar untuk melihat siapa yang ingin memburu Xia Yue'er. Ia tentu akan memberikan pelajaran yang akan membuatnya menyesal seumur hidupnya.
Tidak sampai satu hari kemudian, Canglan yang memimpin jalan pun terhenti di daerah yang sangat sepi jauh dari perkotaan. Di Kekaisaran Han, tentu tempat seperti itu akan mudah ditemukan karena luasnya tempat tersebut.
Jika dihitung kembali, luas wilayah Kekaisaran Han adalah lima kali luas Daratan Utara. Itu hanya bagian yang dilindungi oleh Formasi kuat yang diciptakan oleh kultivator di zaman kuno dari Klan Han dan Empat Klan Kuno.
“Ini tempatnya Tuan. Dari lokasi ini, dibutuhkan sekitar hampir satu Minggu dengan kecepatan kita sebelumnya untuk mencapai Kota Neraka. Tetapi kita tidak bisa langsung ke sana karena aku telah menemukan informasi tentang Rumput Spiritual.” ujar Canglan.
“Baik. Kita akan kembali setelah membereskan siapapun itu yang mencoba mengincar Xia Yue'er. Tetapi, apakah informasi tentang Rumput Spiritual itu tidak masalah kita biarkan saat ini? Butuh waktu satu hari bagi kita untuk kembali.” ucap Lin Yan.
“Tidak ada masalah Tuan Muda. Jika sebelumnya untuk mendapatkan Rumput Spiritual itu terhadang karena kita pergi ke sini, aku pasti telah menyebutkannya.” Balas Canglan.
Lin Yan mengangguk kecil dan ia pun berkerut sedikit saat menatap ke arah tempat ia datang bersama dengan Canglan.
Dengan Mata Raja, penglihatan Lin Yan tentu jauh lebih baik. Ia pun menatap sosok pria paruh baya dengan aura yang sangat menjijikkan menyelimutinya.
“Dia datang!” ucap Lin Yan dingin.
Wajah Canglan pun serius seketika dan menatap ke arah tatapan Lin Yan. Ia juga penasaran siapa yang mencoba menargetkan Xia Yue'er, Roh Peri mungil dan imut namun mematikan.
Dalam waktu hampir sepuluh menit, sosok pria paruh baya perlahan terlihat dikejauhan. Canglan yang tidak memiliki kemampuan Mata Raja seperti Lin Yan pun akhirnya melihat siapa itu.
Tetapi, ketika menatap pria paruh baya tersebut, Canlan sangat terkejut. Tetapi bukan karena ia mengenal siapa pria paruh baya tersebut, melainkan pakaian yang dikenakan olehnya.