
Pertarungan terus berlanjut. Lin Yan menatap itu semua dengan senyum lebar di wajahnya. Ia tentu tau pemenangnya adalah ketiga kultivator yang berasal dari klan Yi. Tetapi ketiganya juga akan tewas di situ juga. Kenapa ia berpikir seperti itu? Tentu saja karena kemampuan unik dari Ular Liris Emas yang memiliki racun yang sangat kuat. Bahkan untuk dirinya sendiri akan dalam bahaya jika melawan binatang roh itu.
Dan kehadiran dari tiga anggota klan Yi merupakan berkah baginya. Lin Yan sudah tau bahwa ia harus mencapai tingkat Xiantian tahap ketiga agar bisa membunuh Ular Liris Emas tanpa terkena racun. Dengan tingkat kekuatannya saat ini, ia memang bisa menang. Tetapi, harga untuk membunuh Ular Liris Emas sangatlah tinggi dan ia tidak mau menanggung resiko seperti itu.
Pertarungan terus berlanjut dan sudah hampir sepuluh menit berlalu.
“Mati!” Teriak salah satu anggota clan Yi sambil mengayunkan pedangnya dengan tangan gemetaran tanpa sebab.
Sraing!
Srak!
Kepala Ular Liris Emas terpenggal seketika. Sesuai dengan perkiraan Lin Yan bahwa ketiganya akan menang.
“Huft.. Huft.. Huft.. Aku tidak menyangka bahwa membunuh bintang roh ini akan sangat melelahkan!” Salah satu anggota klan Yi berkata dengan nada muram. Tubuhnya saat ini sangat gemetaran karena suatu hal.
Keduanya mengangguk setuju juga dengan apa yang dikatakan oleh rekan mereka.
“Dasar bocah sialan! Ketika aku bertemu dengannya, aku akan menyiksanya sampai mati!” Ketiganya saat ini sangat marah karena menghabiskan waktu untuk membunuh Ular Liris Emas yang tidak tau diri.
“Ayo kita beristirahat sejenak sebelum mengejar bocah itu!” Saran salah satu dari mereka.
Keduanya mengangguk setuju dan langsung duduk bersila memulihkan qi dan luka-luka di tubuh mereka.
Sementara itu, Lin Yan tersenyum lebar. “Sudah sepuluh menit berlalu. Mereka tentu tidak akan menyadari betapa berbahayanya racun dari Ular Liris Emas. Itu hanya membuat tubuh kesemutan sejenak. Tetapi...”
Wajah Lin Yan menampilkan senyum jahat karena ia tau apa yang akan terjadi dalam waktu lima menit kemudian.
Menit demi menit pun berlalu dan sudah empat menit. Lin Yan yang sudah menghitung waktu langsung bergerak perlahan. Ia terlihat sangat santai saat ini mendekat ke arah ketiga anggota klan Yi yang masih berisitirahat.
Ketika Lin Yan mendekat, ketiganya membuka mata karena merasakan kehadiran Lin Yan. Mereka pun langsung berdiri dan melihat ke arah sumber qi yang terasa lumayan besar.
“Tampaknya kalian bertiga telah berhasil membunuh Ular Liris Emas itu.” Lin Yan yang tiba di jarak lebih dari sepuluh meter dari anggota klan Yi, berkata dengan senyum kecil di wajahnya.
“Kau!” Ketiganya berteriak marah saat melihat wajah Lin Yan yang tampak tidak bersalah sama sekali.
“Kami tidak menyangka bahwa kau akan menunjukkan wajahmu di sini! Karena kau telah datang, waktunya bagimu untuk mati, bocah!” Salah satu anggota klan Yi langsung mengeluarkan pedangnya untuk membunuh Lin Yan ditempat.
“Benarkah? Aku ingin bertanya beberapa hal terlebih dahulu. Apakah kalian merasa kesemutan? Apakah rasanya tubuh kalian sulit digerakkan? Apakah penciuman kalian perlahan menghilang? Apa kalian merasa tubuh kalian tiba-tiba menderita demam tinggi?” Lin Yan bertanya beberapa pertanyaan sekaligus dengan senyum yang menunjukkan gigi-giginya yang putih dan ada dua taring kecil di giginya.
Ketiganya membeku di tempat karena sudah merasakan efek seperti itu sebelumnya. Mereka tentu sadar bahwa mereka bertiga telah terkena racun walaupun merasa bahwa racun itu sangatlah ringan.
Kedua lainnya mengangguk setuju dan langsung bergerak ke arah Lin Yan walaupun merasa susah payah bergerak tiba-tiba.
“Satu.. dua.. tiga..” Lin Yan menghitung sambil perlahan melompat mundur menahan jarak juga dari ketiganya.
“Sembilan.. sepuluh...” Setelah hitungan kesepuluh, Lin Yan berhenti kembali dan menatap ketiganya dengan senyum kecil.
Blug! Blug! Blug!
Ketiganya langsung terjatuh dari tanah dengan mata melotot seperti bola pingpong.
“Hmp... Tampaknya itu telah bekerja dengan sangat baik.” Ucap Lin Yan dan melompat ke depan ketiga anggota klan Yi yang tergeletak di atas permukaan tanah.
“A-apa yang terjadi? Kenapa tampaknya tubuhku tidak bisa digerakkan?” Salah satu anggota klan Yi berkata dengan nada sedikit terputus-putus.
“Kalian sungguh bodoh! Apa kalian tidak mengetahui bahwa kalian telah terkena racun yang luar biasa mengerikan? Aku hanya bisa mengatakan kepada kalian bertiga saat ini sebelum kehilangan pendengaran juga.”
“Jika kalian bertiga bisa dihidupkan kembali dan memulai hidup baru, cobalah untuk belajar lebih banyak pengetahuan. Karena pengetahuan adalah senjata yang paling mematikan selain kekuatan tinggi itu sendiri!” Ucap Lin Yan acuh tak acuh sambil mengeluarkan Tombak Raja Langit.
Ketiganya gemetaran karena tau apa artinya. Karena mereka tidak terlalu mengerti tentang bintang roh yang mereka lawan, ini adalah akhir dari mereka. Dan mereka tentu paham bahwa apa yang dikatakan oleh Lin Yan memang benar. Pengetahuan adalah kekuatan.
Jleb!
Lin Yan menusuk kepala salah satu anggota klan Yi tanpa berkedip sedikitpun. Ia tidak akan pernah membiarkan musuh tersisa walaupun ia tau bahwa ketiganya akan mati dalam waktu lima menit lagi. Tetapi itu bisa lebih berbahaya karena ketika seseorang mati dengan racun itu, racun baru akan berkembang biak dalam jumlah yang sangat besar. Itu bisa memusnahkan satu kota karena racun itu akan bertahan tanpa inang dalam waktu hampir sehari.
Dan sebelum racun itu bertambah banyak dengan cara melahap sel-sel hidup di tubuh makhluk hidup, ada baiknya jika itu dibunuh agar racun tidak menyebar.
Itulah satu alasan mengapa satu kota hampir binasa di tangan satu bintang roh yang tidak terlalu kuat. Itu sudah pasti bahwa ada satu dari mereka yang terinfeksi racun dan itu membuat seisi kota musnah dalam waktu satu hari.
Jleb! Jleb!
Lin Yan pun membunuh dua lainnya. Ia langsung mengambil cincin ruang mereka dan mencari benda berharga tetapi tidak ada yang menarik minat Lin Yan. Ia hanya melempar semua cincin ruang itu ke dalam cincin ruang miliknya.
Setelah itu, Lin Yan menatap ke arah jarak hampir 20 meter. Itu adalah tempat mayat Ular Liris Emas yang menjadi target misinya.
“Betapa mudahnya menyelesaikan ujian ini!” Lin Yan terkekeh dalam hati dan langsung bergerak untuk mengambil mayat. Tentu saja ia tidak akan melewatkan kesempatan untuk mendapatkan kemampuan unik dari Ular Liris Emas. Sebab, ia telah membaca catatan tentang itu bahwa jika seseorang mengolahnya dan berhasil melawan racun, mereka akan kebal dari banyak racun.
Dan kemampuan pasif itu disebut sebagai, Kekebalan 10.000 racun.