
Target pertama Lin Yan adalah basis cabang dari kelompok Kalajengking Merah. Alasan mengapa ia menyerang kelompok itu tentu dikarenakan peristiwa yang terjadi di Lembah Naga sebelumnya. Ia tidak akan pernah memaafkan mereka yang telah menyakiti kakaknya.
Setelah memeriksa informasi cabang kelompok Kalajengking Merah sebelumnya yang di pimpin oleh beberapa kultivator tingkat Alam Roh, Lin Yan pun menargetkan mereka. Walaupun mungkin mereka lebih kuat, ia sama sekali tidak takut. juga, ini bisa menjadi sarana pelatihan bagiannya dan juga sekalian menjarah basis kelompok Kalajengking Merah.
“Target pertama berada di sekitar kota Bunga.” Lin Yan bergumam saat memeriksa peta yang ada di tangannya. Setelah itu, ia pun menyimpan peta dan langsung melesat ke arah tertentu. Tidak akan lama baginya untuk mencapai kota Bunga.
**
Cabang kelompok Kalajengking Merah, kota Bunga
Saat ini, terlihat tiga pria yang memiliki tato kalajengking di leher mereka sedang berdiskusi.
“Kita telah menerima informasi tentang anak itu yang sedang mengambil misi keluar dari sekte Naga Langit. Salah satu petinggi telah menyelidiki tentang tiga anggota kita yang memburu anak itu sebelumnya. Dan spekulasi yang dibuat walaupun mayat dari anggota kita tidak ditemukan dan kedua anak itu keluar dari Lembah Naga dengan selamat, sudah pasti keduanya adalah yang membereskan ketiga anggota kelompok kita.” Pria paruh baya berkata dengan nada sedikit dingin.
“Awalnya aku tidak percaya bahwa keduanya adalah yang membunuh ketiganya. Tetapi, ketika mendapatkan informasi bahwa anak itu telah mencapai tingkat Alam Roh, semuanya masuk akal saat ini.” Pria lainnya melanjutkan.
“Tujuan misi anak itu kali ini tidak terlalu jauh dari basis kita berada. Apakah mungkin anak itu mengetahui tentang informasi kelompok Kalajengking Merah?” Pria terakhir bertanya dengan kerutan di wajahnya.
“Tidak mungkin! Bahkan bagi sekte Naga Langit dan Kerajaan Bintang pun akan sulit mengumpulkan informasi kita. Apa lagi jika itu hanya seorang anak yang bahkan belum mencapai usia 15 tahun. Hanya satu organisasi yang bisa melakukan itu..”
Ketiganya saling memandang dan memasang wajah serius karena tentu ketiganya mengetahui tentang organisasi tersebut. Tetapi mereka menyampingkan pemikiran mereka karena tidak mungkin bagi organisasi tersebut memberikan informasi secara cuma-cuma. Walaupun kelompok Kalajengking Merah tidak sekuat mereka, tetapi pemimpin kelompok Kalajengking Merah pasti akan merusak semua properti mereka jika informasi tentang kelompok Kalajengking Merah bocor.
Karena merasa tidak mungkin, ketiganya pun membuat persiapan untuk memburu Lin Yan.
Dan ini adalah sesuatu yang tidak akan diharapkan oleh Lin Yan bahwa informasi tentang dirinya keluar dari sekte telah bocor. Yang artinya, ada anggota kelompok Kalajengking Merah yang berada di sekte Naga Langit dan sudah pasti dia seseorang yang penting sehingga mengetahui semua detail misi yang diambil oleh para murid.
Dan itulah salah satu yang membuat banyak organisasi tidak mau berurusan dengan kelompok Kalajengking Merah karena jaringan informasi serta mata-mata mereka ada di mana-mana.
**
Beberapa hari kemudian, Lin Yan yang terus bergerak ke arah kota Bunga pun hampir tiba.
Ketika berhenti di sebuah bukit kecil yang indah, Lin Yan menatap ke arah kejauhan.
“Memang tidak salah kota itu dinamai kota Bunga karena semua tempat memang diisi oleh bunga-bunga yang indah. Apakah kakak mungkin tertarik dengan hal seperti ini?” Gumam Lin Yan. Ia tersenyum kecil ketika membayangkan Huan Caiyi karena ia sudah menganggap Huan Caiyi sebagai kakaknya sendiri. Ini adalah perasaan baru baginya karena sedari dulu tidak memiliki seorang kakak atau adik.
Setelah beberapa saat kemudian, raut wajah Lin Yan pun berubah sepenuhnya ketika mengingat tentang luka-luka yang diterima oleh Huan Caiyi.
“Kelompok Kalajengking Merah...! Kalian akan membayar harga yang mahal karena mengusik kami!”
Tanpa membuang waktu, Lin Yan pun langsung bergerak ke arah tertentu ke sebelah barat kota Bunga. Di tempat itulah basis cabang kelompok Kalajengking Merah berada dari informasi yang telah ia dapatkan dari Li Wei.
Setengah jam kemudian, Lin Yan tiba di sebuah danau kecil yang sangat indah. Namun, tempat itu memiliki keunikannya sendiri karena keindahan tempat itu akan membunuh siapa saja jika datang ke tempat itu.
“Jadi inilah sebabnya cabang kelompok Kalajengking Merah didirikan di sekitar sini dan menjadi salah satu pangkalan penting kelompok Kalajengking Merah?” Batin Lin Yan saat melihat semua bunga-bunga yang mengeluarkan uap aneh.
Semua bunga-bunga itu sangatlah beracun dan merupakan menjadi tempat yang bagus untuk mendirikan basis seperti kelompok Kalajengking Merah. Sebab, kelompok itu pun memang spesialis dalam menggunakan racun.
Lin Yan terus menyusuri danau kecil itu. Saat mencapai tempat tertentu di dekat danau, ia merasakan banyak pancaran qi seseorang yang terasa.
“Ketemu!” Batin Lin Yan saat menatap sebuah lubang di dalam pohon besar dari kejauhan.
Dari itu, Lin Yan sudah tau bahwa basis cabang kelompok Kalajengking Merah dibuat di bawah tanah. Itu juga merupakan pilihan bijak karena jika didirikan di permukaan, sudah pasti para anggota kelompok Kalajengking Merah akan terkontaminasi oleh serbuk-serbuk racun yang ada di tempat itu.
Untuk Lin Yan, tentu saja ia tidak akan terpengaruh karena memiliki fisik kekebalan 10.000 racun.
Lin Yan menekan qi miliknya sedalam mungkin dan perlahan mendekat. Di jarak sekitar 10 meter dari lubang yang ada di dalam pohon, ia merasakan bahwa ada dua individu yang menjaga tempat itu.
Setelah mencapai pohon besar itu, Lin Yan memeriksa sekali lagi kedua orang yang kemungkinan adalah penjaga. Ia pun tersenyum kecil karena kedua individu yang menjaga pintu masuk tidaklah kuat.
Tanpa membuang waktu, Lin Yan pun mengeluarkan Tombak Raja Langit.
Zhep!
Lin Yan langsung menerobos begitu saja ke dalam lubang untuk menghabisi kedua anggota kelompok Kalajengking Merah yang menjaga pintu masuk.
“Hei.. apa kau dengar bahwa pemimpin cabang ingin mengerahkan banyak anggota untuk memburu seseorang?” Tanya salah satu penjaga.
“Ya. Tidak sampai satu hari lagi, akan banyak anggota yang dikirim. Juga, aku mendengar bahwa cabang lain pun dikerahkan untuk mencari target. Aku tidak menyangka bahwa para pemimpin cabang akan melakukan itu. Tampaknya target kali ini lumayan kuat.” Sambung penjaga lainnya.
“Hm?” Salah satu penjaga mengerutkan keningnya karena melihat sosok kabur di jarak 10 meter sedang mendekat. Karena kecepatan yang sangat tinggi, penjaga itu seperti tampak sedang berpikir walaupun ia langsung mengeluarkan senjatanya.
“Hei.. tampaknya ada yang..-”
Jleb!
Sebelum menyelesaikan ucapannya sebuah tombak langsung bersarang di kepalanya.
Penjaga yang satu lagi terkejut saat melihat sebuah tombak bersarang di kepala rekannya. Ia pun langsung mengeluarkan pedang untuk membela diri. Namun sayangnya, ketika saat ia mencabut pedang, sebuah tangan mencengkram kepalanya.
“Mati!” Suara samar yang sangat dingin terdengar.
Krak!
Kepala penjaga itu meledak seketika tanpa bisa berbicara ataupun membela diri.
Lin Yan yang membunuh kedua penjaga hanya menatap dengan datar. Ia pun mencabut Tombak Raja Langit dan melihat ke arah kedua penjaga yang telah tergeletak di atas tanah.
Lalu tatapan Lin Yan beralih ke lorong yang mengarah ke bawah. Ia tentu mendengar percakapan sebelumnya dan merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menyerang.
Tanpa membuang waktu pun, Lin Yan langsung bergerak ke arah dalam. Dan inilah awal mula bagi kelompok Kalajengking Merah akan memburunya tanpa henti dikemudian hari.