Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 217 - Kerjasama



Klan Gu


Area pelatihan klan Gu pun saat ini yang dikelilingi oleh para anggota klan Gu pun sunyi senyap saat menatap Gu Lang yang tenggelam di dalam tanah di kejauhan akibat di tendang oleh Lin Yan.


Sementara Tetua Gu Rong yang merupakan ayah dari Gu Lang pun memasang wajah yang sangat jelek karena saat ini putranya ditendang oleh kultivator yang lebih lemah.


“Apa yang kau lakukan Lang'er! Cepat keluar! Tidak mungkin tendangan seperti itu akan membuatmu pingsan! Jangan buat ayahmu kehilangan wajah!” Batin Tetua Gu Rong sangat marah dan menatap ke arah Lin Yan dengan tatapan membunuh.


“Lin Yan! Kenapa kau menendangnya? Biarkan aku mengalahkannya sendirian!” Teriak Xia Yue'er tidak puas yang sedang terbang di udara.


Keluhan Xia Yue'er membaut Lin Yan terdiam. Ia mengerti bahwa Xia Yue'er belum bisa menandingi Gu Lang bahkan dengan kecepatannya membuat Formasi sangat cepat.


Dengan Mata Raja, Lin Yan mampu melihat semua teknik Formasi milik Xia Yue'er yang sangat tidak terfokus. Artinya, Xia Yue'er menggunakan Formasi yang kuat tetapi hanya menghabiskan qi dalam jumlah besar namun kekuatan serangan sama sekali tidak sesuai dengan qi yang digunakan.


“Yue'er.. kau harus lebih memfokuskan Formasi agar qi milikmu tidak terbuang sia-sia. Walaupun kau menggunakan banyak qi dalam Formasi sebelumnya, kekuatan serangan sangat lemah.” Lin Yan mengirim pesan spiritual kepada Xia Yue'er karena ia tentu bisa melakukannya, tentu saja hal tersebut dikarenakan Xia Yue'er adalah Roh Kontrak Lin Yan.


Xia Yue'er membeku mendengar telepati yang berasal dari Lin Yan. Ia merasa sedikit malu, ia juga sadar bahwa Formasi yang ia ciptakan sangat mudah untuk dihalau oleh Gu Lang.


“Baiklah, ayo kita bertarung bersama. Alihkan perhatiannya, aku akan menjadi pusat serangan. Belajarlah untuk menggunakan qi membentuk Formasi yang stabil agar serangan terfokus.” Lin Yan mengirim telepati sekali lagi. Tentu ia akan mengajari Xia Yue'er sebisanya karena di masa depan pun, mereka berdua pasti akan sering bertarung bersama.


Nasihat Lin Yan membuat wajah Xia Yue'er terlihat senang. Ia tau bahwa Lin Yan mencoba mengajarinya, dan itu adalah sesuatu yang baru karena selama di Dunia Roh Peri, tidak ada yang mau mengajarinya selain dari ayah dan ibunya. Tentu hal itu dikarenakan oleh dirinya yang langsung kabur ataupun menjahili Roh Peri yang mengajarinya. Dengan statusnya sebagai putri Raja Roh Peri, tidak ada yang berani menceramahinya.


Walaupun Xia Yue'er sebenarnya senang, ia tetap memasang wajah cemberut.


“Sialan!”


Suara teriakan terdengar dari dalam kawah kecil tempat Gu Lang tenggelam.


Duar!


Ledakan terjadi dan qi yang membuat udara bahkan membeku terpancar. Saat itu terjadi, Gu Lang melompat keluar sambil memasang wajah sangat gelap.


“Kau akan membayarnya! Aku akan membunuhmu!” Teriak Gu Lang saat membuat gerakan lainnya. Ia pun menyentuh permukaan salju sambil menyalurkan qi-nya dalam jumlah yang sangat besar.


“Badai Salju!”


Salju yang ada di seluruh tempat area pelatihan tersebut pun menerjang ke arah Lin Yan dan Gu Yin.


Wusssh!


Menatap itu, Lin Yan melirik ke arah Xia Yue'er.


“Serahkan padaku!”


Xia Yue'er memutar tubuhnya dan tampak bintik-bintik cahaya perlahan jatuh dari tubuhnya.


“Formasi Pilar Kehidupan!”


Lingkaran Formasi muncul di empat tempat tepat di depan Lin Yan dan Xia Yue'er.


Jreg! Jreg!


Tiga pilar cahaya pun melesat ke arah atas dan langsung memunculkan pelindung cahaya seperti kubah untuk menahan serangan dari Gu Lang.


Bussssh!


Badai salju yang diciptakan oleh Gu Lang pun langsung menyebar ke dua arah yang berbeda.


“Butiran Salju!”


Gu Lang pun meledak menjadi pecahan salju. Ia langsung muncul di belakang Lin Yan dalam sekejap karena tau bahwa tekniknya pasti akan dihalau. Tentu saja teknik tersebut adalah pengalihan yang ia buat untuk mengecoh Lin Yan.


“Pedang Es Abadi!”


Tanpa rasa belas kasihan, Gu Lang langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah leher Lin Yan.


Para Tetua yang mendukung Gu Lang tentu saja bersemangat melihat itu karena merasa bahwa Lin Yan pasti akan tewas menerima tebasan super cepat dari Gu Lang. Tentu Tetua Gu Rong yang menatap itu juga sangat bersemangat karena yakin bahwa putranya akan menang.


Di sisi lain, mereka yang sudah mengenal Lin Yan tetap tenang seperti biasa. Mereka tau bahwa Lin Yan tidak mungkin ceroboh ketika bertarung.


“Menyesallah di neraka, bocah!” ucap Gu Lang saat mengayunkan pedangnya ke leher Lin Yan.


Sraing!


“Tinju Gelombang Kejut!”


Buak!


Gu Lang merasakan sakit luar biasa kali ini dan rasanya berbeda dengan serangan Lin Yan sebelumnya. Sebab, itu menyerang organ-organ dalamnya.


Zhung!


Gu Lang terpental menjauh kembali.


Xia Yue'er langsung tau apa yang harus dilakukan karena sudah pernah bekerja sama dengan Lin Yan.


“Formasi Hutan Kehidupan!”


Xia Yue'er langsung menunjuk ke arah tempat Gu Lang terpental.


Zhep! Zhep! Zhep!


Saat lingkaran Formasi tercipta, tumbuhan merambat yang lumayan banyak pun melesat ke arah Gu Lang. Juga, tumbuhan tersebut memiliki ujung yang sangat tajam.


Gu Lang yang masih merasakan organ-organ dalamnya berputar pun langsung melancarkan gerakannya juga sambil menahan rasa sakit.


“Putaran Spiral Salju!”


Sraing!


Gu Lang menebas dua kali sambil berputar. Saat ia melakukan itu, beberapa tornado kecil yang terbuat dari salju pun muncul dan memotong semua tumbuhan merambat yang mendekat ke arahnya.


“Langkah Pemisah Bulan!”


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Lin Yan muncul di sebelah kiri Gu Lang di jarak sekitar tiga meter. Ia langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga ketika tangan kanannya telah dibaluti oleh qi Petir Hitam.


“Tinju Penghancur, Gelombang Ledakan Qi..!”


Bang!


Ledakan qi pun menerjang ke arah Gu Lang yang baru saja selesai menggunakan tekniknya.


Melihat serangan Lin Yan, Gu Lang pun tau bahwa ia tidak mampu untuk menghindar lagi. Ia pun langsung melapisi seluruh tubuhnya dengan qi untuk mengurangi kerusakan pada tubuhnya.


Busshhh!


Qi petir yang melebar pun menelan Gu Lang dalam sekejap.


Dengan Mata Raja, Lin Yan tentu sadar bahwa Gu Lang masih selamat saat ini. “Yue'er, giliranmu.” Ia mengirim telepati ke Xia Yue'er kembali.


Xia Yue'er sangat senang karena Lin Yan memberinya kesempatan untuk menunjukkan keahliannya sebagai bangsawan dari Dunia Roh Peri. Ia pun menyatukan kedua telapak tangannya dan menyalurkan qi serta energi spiritual dalam jumlah yang lumayan besar.


“Formasi Pedang, Pilar Segel Cahaya!”


Di tiga arah berbeda, pilar cahaya muncul mengelilingi Gu Lang yang masih bertahan. Saat teknik Lin Yan lenyap, dari pilar cahaya tersebut, pedang cahaya langsung melesat keluar dari pilar ke arah Gu Lang terus-menerus.


Gu Lang yang memiliki luka tambahan pun sedikit gugup ketika pedang terus-menerus bergerak ke arahnya yang keluar dari pilar.


Para penonton di sisi lain sangat terkejut karena Roh mungil tersebut tampak memiliki banyak keahlian, dan semua Formasi yang dibuat sangat cepat sangatlah kuat.


Tetua Gu Rong yang menatap itu menggertakkan giginya lalu membuat gerakan secara diam-diam.


“Kubah Es!”


Tring! Tring! Tring!


Di sekitar Gu Lang, penghalang langsung tercipta lalu menahan semua serangan yang dibuat oleh Xia Yue'er.


Patriak, Tetua Agung, dan Gu Shen melirik ke arah Gu Rong karena tau bahwa itu adalah ulahnya.


Para Tetua lain tidak akan mampu melihatnya karena Tetua Gu Rong adalah yang terkuat diantara mereka semua dan setara dengan Gu Shen yang sedikit lebih lemah dari pada Patriak klan Gu.


Namun, ada satu orang lagi yang melihat gerakan itu, dan tentu saja itu adalah Lin Yan. Gerakan diam-diam seperti itu tidak akan luput dari Mata Raja miliknya.


“Karena kau bermain curang, maka aku akan membuatnya lebih menderita!” Batin Lin Yan.