Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 273 - Perang Mendekati Akhir



Klan Long


Perang antara manusia dengan Iblis terus berlanjut hingga korban yang berjatuhanan semakin banyak. Tetapi sangat terlihat saat ini bahwa pasukan Iblis dalam posisi yang tidak menguntungkan.


Sementara itu, Nie Guo yang melihat Guan Yu menghilang pun sedikit bingung. Ia mencoba untuk melacak Guan Yu tetapi tidak dapat menemukannya sama sekali di mana-mana.


“Ke mana dia pergi?” Batin Nie Guo sedikit muram. Ia tentu saat ini sedikit gentar karena tingkat kultivasi lawannya jauh lebih tinggi dari pada dirinya sendiri.


Jika itu di masa lalu, ia hanya akan dengan santai mengibaskan Guan Yu seperti lalat. Tetapi saat ini, kultivasinya sudah jauh menurun. Walaupun ia akan terus berjuang karena dirinya memiliki harga diri tinggi, ia sadar bahwa dirinya pasti akan tewas jika bertarung.


Sementara itu, Long En dan Di Shan juga mencari keberadaan Guan Yu sambil terus menekan Nie Zo. Keduanya tentu memperhatikan ketika Nie Guo dihajar dengan sangat mudah oleh Guan Yu.


Saat Nie Guo sibuk mencari keberadaan Guan Yu, tatapannya pun tertuju pada Long En dan Di Shan yang sudah menusuk Nie Zo dari depan dan belakang secara bersamaan.


“Sial!” Karena rasa waspada terhadap Guan Yu, Nie Guo pun tidak lagi memperhatikan pertarungan yang lainnya dan salah satu Iblis yang memiliki kekuatan terkuat di bawahnya pun tewas di tempat.


Sementara itu, Lin Yan yang sedang bergerak ke sana ke mari sambil mengayunkan tombaknya membunuh Inpis pun melirik ke arah Long En dan Di Shan yang baru saja membunuh Iblis yang memiliki aura jauh lebih besar dari Nie Xuang yang ia kalahkan sebelumnya.


“Hanya tinggal dirinya!” Batin Lin Yan saat melirik ke arah Nie Guo. Ia telah melihat semua pertarungan dengan sekilas menggunakan Mata Raja.


Sekitar 50% pasukan manusia telah terbunuh sementara 80% pasukan Iblis terbunuh. Dari hal itupun terlihat bahwa pertarungan akan dimenangkan oleh kubu para kultivator. Tetapi, kemenangan belum tentu 100% karena kehadiran satu sosok yaitu pemimpin para Iblis, Nie Guo.


Nie Guo yang sangat marah melihat semua pasukannya yang hampir tumbang pun berteriak keras sambil melesat ke arah Long En dan Di Shan.


“Dia datang!” ucap Long En dengan wajah yang sangat serius karena tau bahwa Nie Guo sangatlah berbahaya. Dengan tidak adanya, Guan Yu, pertarungan pasti akan tetap sama seperti sebelumnya.


Zhep!


Nie Guo tiba tidak jauh dari hadapan Long En dan Di Shan. “Tampaknya kultivator kuat yang ada di tempat ini tidak peduli lagi dengan perang yang sedang terjadi. Jadi, sudah waktunya untuk menunjukkan kekuatan para Iblis yang sebenarnya!”


Long En dan Di Shan langsung waspada ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Nie Guo. Dan ketika mereka merasakan ledakan kekuatan dari tubuh Nie Guo, keduanya pun semakin serius.


“Kalian para manusia dan juga Kaisar Manusia sangatlah menjijikkan. Kalian mengganggu ketenangan kami di masa lalu. Oleh karena itu, aku akan menghabisi kalian semua saat ini!” ucap Nie Guo saat kekuatannya terus meningkat dari waktu ke waktu.


“Segel Pertama..”


“Segel Kedua..”


Nie Guo pun membuka segel untuk menyimpan kekuatannya ketika berada di dalam penjara tersebut agar suatu hari nanti mampu menggunakannya ketika dalam keadaan terdesak ataupun jika ia tidak memiliki cara lainnya untuk memenangkan pertarungan.


Urat-urat muncul di seluruh permukaan tubuh Nie Guo seolah-olah tubuhnya bisa meledak kapan saja akibat pembukaan segel di tubuhnya.


“Aku hanya bisa mengambil kekuatan dari segel sebanyak ini, jika lebih dari ini, tubuhku akan meledak dengan sendirinya!” Batin Nie Guo. Ia memasang wajah sedikit muram karena penggunaan kekuatan sebesar itupun hanya akan bisa digunakan dalam waktu singkat, jika tidak, tubuhnya juga akan mengalami kerusakan yang sangat sulit untuk dipulihkan.


“Di Shan! Kita tidak punya pilihan lain, jika kita hanya menggunakan kekuatan penuh seperti biasa, kita tidak akan bisa memenangkan pertarungan melawan makhluk mengerikan itu!” ucap Long En dengan wajah muram.


“Ya, kau benar! Jika dia dibiarkan tetap hidup, mungkin manusia di Daratan Utara akan menderita!” Balas Di Shan setelah mengambil keputusan.


Drrrrtttt!


Qi pun tampak menyelimuti keduanya dan terlihat ada campuran aura berwarna merah saat ini di qi mereka berdua.


“Hm? Jadi kalian menggunakan cara seperti itu? Sungguh lelucon yang menggelikan!” ucap Nie Guo dan langsung menghilang seketika. Ia muncul di hadapan Long En dan Di Shan sambil mengayunkan kedua lengannya ke arah keduanya. Ia tidak lagi menggunakan senjata saat ini ketika menggunakan kekuatan yang tersimpan di dalam tubuhnya.


Sementara itu, Long En dan Di Shan pun langsung mengayunkan Senjata masing-masing ke arah lengan Nie Guo sekuat tenaga.


Tring!


Ketika suara benturan terdengar, terlihat qi yang sangat kuat meledak ke segala arah layaknya sebuah badai yang dapat menyapu apa saja. Ledakan qi tersebut menghempaskan semua yang ada bahkan untuk para sisa kultivator dan Iblis yang sedang bertarung.


Lin Yan yang menatap itupun mengangkat tangannya untuk menahan hempasan qi yang begitu besar.


“Kekuatan yang luar biasa! Apakah itu kekuatan penuh mereka bertiga?” Batin Lin Yan. Karena ia sedang menatap ke arah udara saat ini, salah satu Iblis yang memiliki kultivasi tingkat Alam Langit tahap ketujuh mencoba untuk menyerangnya.


Dengan instingnya, Lin Yan tentu dapat merasakan serangan mendadak di saat-saat seperti ini dari salah satu Iblis.


“Mati sialan!” Teriak Iblis tersebut mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk menghabisi seseorang yang membantai banyak Iblis lainnya.


“Dasar tidak tau diri!” ucap Lin Yan dan langsung membalikkan badannya serta mengayunkan Tombak Pembunuh Naga sekuat tenaga ke arah Iblis setelah tombak miliknya diselimuti oleh qi Petir Hitam.


Jleb!


Iblis tersebut terkejut karena Lin Yan bereaksi sangat cepat. Ia saat ini bertanya-tanya apa sebenarnya Lin Yan itu karena memiliki kekuatan seperti itu di tingkat kultivasi yang bahkan tidak mencapai miliknya.


Lin Yan hanya menatap Iblis dengan tatapan datar ketika tertikam tepat di jantungnya.


Darah yang lumayan banyak menyemprot ketika ia menarik Tombak Pembunuh Naga. Ia tidak melihat sama sekali ke arah Iblis yang ia bunuh dan tatapannya kini tertuju pada pertarungan yang sedang terjadi di udara antara Long En dan Di Shan melawan Nie Guo.


Lin Yan pun tersenyum kecil. Ia perlahan melayang ke udara dan qi dalam tubuhnya tampak memercik membetuk Petir Hitam samar.


Xia Yue'er yang telah berhenti bertarung pun menatap ke arah Lin Yan. Ia hanya diam karena tau apa yang ingin dilakukan oleh Lin Yan.


Pertarungan habis-habisan.