Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 239 - Siapa Dia?



Lembah Naga


“Ternyata benar bahwa Kaisar Pertama dan Kedua memiliki hubungan dengan keempat Klan Kuno.” Lin Yan yang membuat spekulasi tidak bisa tidak terkejut juga karena gambar yang ada di dinding tersebut menampilkan beberapa adegan lainnya.


Lin Yan pun perlahan berjalan ke dalam ruangan tersebut. Ketika ia masuk ke dalam, di langit-langit ruangan terdapat Formasi yang tidak aktif. Karena ia menggunakan Mata Raja, sesuatu seperti itu tidak akan bisa lepas dari pandangannya.


“Formasi ini lumayan kuat. Apa kau bisa membongkarnya, Lin Yan?” Tanya Xia Yue'er.


Lin Yan tidak menjawab, ia perlahan melayang ke atas langit-langit. Dengan Mata Raja, ia terus memeriksa semua pola-pola yang ada pada Formasi tersebut.


Di tangan kiri Lin Yan, qi-nya pun perlahan merembes. Terdapat banyak pola-pola rumit yang terlihat di jari-jari serta telapak tangannya.


Setelah itu, Lin Yan pun menyentuh permukaan langit-langit. Formula yang ia tulis menggunakan qi perlahan meresap ke langit-langit.


Ruangan tersebut bersinar perlahan. Semua gambar-gambar yang ada di seluruh permukaan dinding pun perlahan bersinar terang yang membuat ruangan tersebut tidak lagi gelap.


Di tengah tengah ruangan, Lin Yan tetap melayang di udara dan menatap semuanya. Banyak gambar yang menunjukkan tentang sejarah, tetapi tatapannya saat ini terpaku ke satu gambar.


“Tujuh Pangeran Iblis!” Gumam Lin Yan saat melihat tujuh sosok Iblis yang tampak sangat perkasa.


Namun, satu hal yang menjadi fokus Lin Yan saat ini adalah seorang pria muda berambut hitam panjang yang diikat ekor kuda memegang pedang berwana merah sedang berhadapan dengan tujuh Pangeran Iblis.


“Siapa itu Lin Yan?” Tanya Xia Yue'er menunjuk ke arah pemuda yang memiliki senyum bahagia. Tubuhnya dilumuri oleh banyak darah hitam dan merah. Aura hitam kemerahan terus menyelimutinya. Gambar tersebut tampak sangat nyata. Juga, yang membuat siapapun terkejut, sosok tersebut sangatlah muda.


“Aku menduga bahwa dia adalah sosok yang dijuluki sebagai Kaisar Manusia, Kaisar Manusia Generasi Kedua,” jawab Lin Yan saat menatap sosok yang tersenyum sangat bahagia saat berhadapan dengan tujuh Pangeran Iblis.


Di sekitar tempat pemuda tersebut, terlihat jutaan mayat Iblis yang tewas di pedang pemuda tersebut. Awalnya Lin Yan mengira itu adalah permukaan tanah aneh yang ada di Alam Iblis, tetapi tidak sama sekali. Semua dari itu adalah mayat-mayat Iblis yang menumpuk. Sangking banyaknya, seluruh tempat ditutupi oleh mayat.


“Kaisar Manusia? Dia sungguh hebat mampu mengalahkan semua Iblis Iblis itu!” Seru Xia Yue'er.


“Ya.” Lin Yan pun mengangguk setuju. Tetapi, ada satu hal yang ia sadari saat ini. Kaisar Manusia Generasi Kedua adalah sosok yang pasti sangat mencintai pertarungan, pembantaian dan pertumpahan darah.


“Hm? Apa itu?” Batin Lin Yan. Ia pun menghilang seketika dan muncul di depan dinding. Ada Formasi yang sangat tersembunyi yang bahkan hampir lolos dari Mata Raja miliknya.


Tap!


Lin Yan menyentuh permukaan dinding dan qi yang sangat mengerikan pun menutupi seluruh ruangan.


Tekanan yang sangat besar pun memenuhi ruangan tersebut yang membuat Lin Yan pun terkejut sementara Xia Yue'er ketakutan.


Tetapi qi tersebut tidak mengincar mereka sama sekali. Semua qi tersebut perlahan berputar di tengah ruangan dan membentuk sebuah gambar.


Bom! Bom! Bom!


Saat ini, terlihat pertarungan antara Kaisar Manusia Generasi Kedua seorang diri melawan tujuh Pangeran Iblis.


Ketika pemuda itu mengayunkan pedangnya, itu bahkan membelah gunung dalam sekejap.


Lin Yan menatap itu mengepalkan tangannya dan tau bahwa itu adalah kekuatan yang sangat mengerikan. Aura yang terpancar dari pertarungan tersebut tampak sangat nyata walaupun hanyalah ilusi semata.


Juga, Lin Yan sangat terkejut ketika melihat pemuda tersebut memiliki reaksi yang sangat cepat. Bahkan sebelum salah satu pangeran Iblis menyerang, dia sudah membuat gerakan lainnya seolah-olah mampu melihat masa depan.


Jleb!


Kekuatan misterius perlahan menutupi tubuh Pangeran Iblis tersebut lalu tubuhnya tampak mencair lalu meresap ke dalam tubuh pemuda itu.


Duar!


Ledakan besar terjadi yang membuat enam pangeran Iblis lainnya pun menjaga jarak.


Setelah ledakan mereda, pemuda tersebut dengan senyum sinis pun mengarahkan pedang merah di tangannya ke arah Iblis lainnya. Kebahagiaan sangat terlihat diwajahnya karena seperti menikmati pertarungan dan semua pembantaian yang ada di sana.


Lalu sesuatu yang membuat Enam Pangeran Iblis lainnya terkejut, pemuda tersebut menggunakan kemampuan Pangeran Iblis yang dibunuh olehnya.


Pertarungan terus berlanjut dalam waktu yang sangat lama. Semua dari mereka tampak pindah ke tempat lain karena tempat mereka bertarung sebelumnya telah hancur berantakan.


Juga, sangat terlihat pemuda tersebut sedikit kesulitan. Terlihat di awal pertarungan bahwa Tujuh Pangeran Iblis memang meremehkannya sehingga tidak menggunakan kekuatan penuh. Setelah kematian salah satu Pangeran Iblis, Enam Pangeran Iblis lainnya mengeluarkan semua kekuatan mereka dan juga tampak tempat mereka bertarung pun mendukung mereka.


Karena hal tersebut, pemuda itu pun mengulur waktu dan membawa mereka keluar dari tempat tersebut dan tiba di sebuah tempat yang gelap diisi oleh bintik-bintik bercahaya.


Lin Yan awalnya berkerut melihat tempat tersebut tetapi, ketika gambar di bawah terlihat, ia bergetar dan tau tempat seperti apa sebenarnya itu. Ia mendapatkan pencerahan bahwa sebuah dunia ternyata memiliki bentuk bulat.


Pertarungan terus berlanjut, ketika bentrokan terjadi lagi dalam waktu yang sangat lama, banyak dunia yang hancur.


Lin Yan dan Xia Yue'er sama sekali dan hanya menatap pertarungan tersebut dengan wajah yang sedikit pucat.


Mereka telah menonton hampir seharian dan akhirnya Pangeran Iblis terkahir jatuh di tangan pemuda tersebut.


Setelah selesai menyerap Pangeran Iblis terakhir, pemuda tersebut tampak dikelilingi oleh tujuh kekuatan yang berbeda. Semuanya pun terkumpul di satu titik di sumbernya yaitu qi berwarna merah kehitaman milik pemuda tersebut.


Beberapa saat kemudian, pemuda tersebut menoleh ke belakang dan menatap ke arah Lin Yan dan Xia Yue'er yang membuat jantung keduanya berdetak sangat cepat.


Pemuda yang saat ini dilumuri oleh darah pun tersenyum kecil. Itu adalah senyum bahagia saat selesai menghabisi semua musuh-musuhnya.


“Apa kalian berdua menikmati pertunjukan?” Tanya pemuda tersebut.


Deg! Deg!


Jantung Lin Yan dan Xia Yue'er pun berdetak sangat cepat. Keringat dingin membasahi punggung keduanya. Meskipun Lin Yan adalah sosok yang memiliki harga diri yang sangat tinggi, dihadapan pemuda tersebut, ia sangat sadar tentang perbedaan mereka berdua. Itu seperti sebuah dunia dan dirinya adalah debu.


“Seperti yang dia katakan, satu dari sepuluh kemungkinan, kau akan tiba di tempat ini! Kau tau, aku sangat jengkel padanya karena memberiku perintah tidak masuk akal! Aku hanya ingin menjelajahi semesta yang luas. Oh, aku kira kau tidak akan mengerti apa itu konsep semesta.”


“Tetapi, aku tidak bisa menolak karena dialah yang memberiku semua yang aku miliki saat ini, dan semua tujuan itu ada padamu!” Pemuda tersebut menunjuk Lin Yan dengan pedang merah di tangannya.


“Aku..” Setelah itu, pemuda itu pun menurunkan pedangnya dan berkata beberapa hal yang membuat jantung Lin Yan semakin berdetak cepat. Ia merasa apa yang dikatakan oleh pemuda tersebut tidak nyata sama sekali.


“Sebenarnya, aku tidak ingin mengatakannya, tetapi aku ingin membuat Kaisar Manusia Pertama merasa jengkel juga. Aku tidak mengetahui siapa kau dan apa tujuan Kaisar Manusia Pertama. Aku hanyalah sisa-sisa qi yang aku tinggalkan di sini, walaupun kau berbicara apapun, aku tidak akan tau. Dan semua hal yang mungkin kau cari ada di rak buku itu. Aku tidak tau apakah buku-buku yang aku tinggalkan di sini masih ada atau tidak.”


Setelah mengatakan itu, pemuda tersebut perlahan menguap menjadi qi lalu memudar dalam sekejap.


“Lin.. Yan.. Apakah yang dikatakan olehnya benar?” Tanya Xia Yue'er gugup menatap Lin Yan.


Lin Yan terdiam karena tidak tau harus bereaksi seperti apa dan menjawab bagaimana pertanyaan Xia Yue'er.


Siapa pemuda tersebut? Apa yang dikatakan olehnya sehingga membuat Lin Yan dan Xia Yue'er terkejut? Apakah benar bahwa dia adalah Kaisar Manusia Kedua?