
Di pusat sekte Naga Langit, saat ini Master sekte sedang berpikir keras. Ia terkejut saat mengetahui Lin Yan mengambil cuti beberapa hari untuk pergi ke kota dan juga masuk ke Paviliun Long.
Dan kali ini, Paviliun Long meminta informasi identitas Lin Yan. Ia bingung harus melakukan apa. Ia tidak ingin dianggap mencoba untuk berdiri sendiri tanpa bekerjasama dengan Kerajaan Bintang.
“Cih! Kenapa bocah itu harus membuatku kesulitan seperti ini?” Master sekte menggelengkan kepalanya lalu mengirim surat kepada Paviliun Long. Ia membuat pesan bahwa kekuatan di belakang Lin Yan tidak bisa di singgung sama sekali walaupun mungkin Kerajaan Bintang mampu untuk menandingi mereka. Tetapi lebih baik tidak menambahkan musuh.
Master sekte tentu tau berapa kuatnya Lin Ming dan Lin Xi. Tetapi ia merasa mungkin tidak akan terlalu jauh berbeda jika dibandingkan dengan kultivator terkuat Kerajaan Bintang.
“Kirim pesan kepada Tetua pelantara luar. Jika Lin Yan sampai di sekte, beri perintah kepada Tetua untuk membawanya ke sini.” perintah Master sekte.
“Baik Master.” salah satu Tetua langsung melaksanakan perintah.
**
Hari berlalu dan Lin Yan bersama dengan Huan Caiyi saat ini bergerak menuju sekte Naga Langit. Ketika siang tiba, mereka tiba di gerbang masuk paviliun luar.
“Berhenti. Orang luar tanpa izin tidak bisa masuk ke dalam sekte.” penjaga menghadang Lin Yan karena membawa Huan Caiyi bersamanya. Ia tentu mengetahui Lin Yan adalah murid sekte karena sebelumnya ia melihat Lin Yan pergi ke keluar juga.
“Katakan kepada salah satu Tetua, aku ingin berbicara hal penting. Kami akan menunggu di sini.” ucap Lin Yan.
Penjaga tersebut mengerutkan keningnya. Ia pun melihat ke arah rekannya untuk menjemput salah satu Tetua.
Tidak lama kemudian, salah satu Tetua tiba karena ia merasa bahwa itu adalah Lin Yan yang tiba karena Master sekte telah memberi instruksi.
“Apakah kau Lin Yan?” tanya Tetua tersebut.
“Ya. Tolong sampaikan kepada Master sekte bahwa aku membawa seseorang bersamaku.” ucap Lin Yan.
Tetua itu tidak bingung sama sekali karena merasa bahwa Lin Yan memiliki hubungan dengan Master sekte setelah mendapatkan perintah sebelumnya.
Tanpa membuang waktu, Tetua itu mengirim pesan dengan cara menulis surat tertentu dan memberinya kepada sebuah burung.
Lin Yan tau bahwa itu adalah cara menyampaikan pesan dan ia hanya menunggu. Kecepatan burung tersebut tentu sangat tinggi. Sangat jarang kultivator mampu untuk menangkapnya. Dikatakan bahwa setiap sekte membudidayakan burung seperti itu karena jika menangkap di alam liar, kemungkinan untuk menangkapnya sangatlah kecil.
Tidak sampai sepuluh menit, burung kembali membawa pesan dan Tetua tersebut membacanya.
“Bawa dia masuk. Kita akan pergi ke kediaman Master sekte.” ucap Tetua lalu langsung bergerak untuk menuntun Lin Yan.
Karena Tetua telah berkata seperti itu, Lin Yan pun masuk membawa Huan Caiyi bersamanya. Para penjaga tidak lagi menghentikan Huan Caiyi karena itu adalah perintah Tetua.
Mereka kemudian bergerak melalui rute aneh. Dalam waktu beberapa jam, mereka keluar dari rute yang tampak menyesatkan. Lin Yan merasa heran ada jalur seperti itu di sekte.
Setelah keluar, mereka membutuhkan waktu setengah jam untuk tiba di kediaman Master sekte.
“Kau boleh pergi.” suara Master sekte terdengar dari dalam kediaman untuk memecat Tetua tersebut.
Setelah Tetua pergi, Master sekte Naga Langit keluar dari kediamannya yang tampak sederhana tetapi memiliki halaman yang sangat luas.
Ketika ia keluar, ia menatap Lin Yan dengan seksama. Biasanya para murid dan Tetua akan membungkuk hormat kepadanya ketika bertemu tetapi Lin Yan hanya diam dan menatapnya dengan tatapan kosong penuh arti.
Jika Tetua lain berada di tempat itu, mereka pasti akan berteriak kepada Lin Yan untuk memberi penghormatan.
“Apa yang kau lakukan sehingga Paviliun Long sangat ingin mengetahui identitas mu?” tanya Master sekte. Ia sebenarnya kesal karena Lin Yan tidak memberi hormat kepadanya tetapi ia tetap menahannya.
“Aku hanya berdagang. Dan aku punya permintaan, ini adalah sepupuku yang telah lama menghilang. Ketika aku menemukannya di Paviliun Long, aku langsung membawanya. Aku ingin sepupuku di masukkan ke dalam sekte.” ucap Lin Yan tanpa basa-basi.
Master sekte semakin marah karena jawaban singkat Lin Yan dan bahkan langsung mengajukan permintaan. Bagimu aku ini siapa? Apakah kau pikir kau bisa seenaknya memasukkan orang lain agar menjadi murid? Ini bukan sekte milik kakek mu.
Master sekte sangat ingin berteriak seperti itu tetapi tetap menahannya.
Tentu rasa hormat Lin Yan telah pudar kepada Master sekte karena menerbitkan misi kelas B tiba-tiba di pelantara luar yang mungkin berakhir pada terbunuhnya murid dalam jumlah yang besar. Walaupun ia tidak peduli dengan nyawa mereka semua, tetapi tetap saja Lin Yan tidak menyukai Master sekte yang melakukan hal seperti itu.
Juga, Lin Yan kali ini ingin bertaruh tentang kehebatan kakek dan neneknya melalui Master sekte Naga Langit.
“Aku tidak mengijinkannya. Dia bisa menunggu perekrutan murid selanjutnya.” Master sekte berbicara dengan nada sedikit tinggi kali ini karena tidak puas dengan sikap Lin Yan.
“Oh baiklah, jika begitu aku akan pergi juga kembali ke desa untuk menemui kakek dan nenekku. Tampaknya lebih baik bagiku dan sepupuku untuk berlatih dengannya. Juga, mungkin kakek dan nenek akan merasa itu wajar jika aku keluar dari sekte karena ingin bersama dengan sepupuku.” Lin Yan mengangguk kecil dan perlahan berbalik.
Dan seperti dugaan Lin Yan semuanya tepat sasaran.
“Tunggu bocah!” Master sekte Naga Langit tiba-tiba tidak tenang. Kata-kata Lin Yan menyiratkan bahwa ia mengatakan kepada kakek dan neneknya dia di usir dari sekte hanya karena sepupu yang tiba-tiba muncul entah dari mana.
Jika benar bahwa Huan Caiyi adalah sepupu Lin Yan, sudah pasti dia juga cucu kedua orang itu. Tidak akan bijak untuk membuat masalah. Apa salahnya memasukkan satu murid lagi? Sebagai Master sekte ia tentu akan bisa melakukan itu dengan mudah.
“Ada apa?” tanya Lin Yan dengan wajah polos.
Master sekte Naga Langit ingin menampar Lin Yan menjadi bubur saat melihat wajah polos tak bersalah seperti itu.
“Baiklah, dia akan menjadi murid pelantara luar sepertimu! Atau lebih mudah mengatakan dia adalah murid percobaan selama setengah tahun. Apa kau puas? Jika ya, pergi kembali ke pelantara luar! Kirim mereka!” Master sekte Naga Langit sungguh ingin menghajar Lin Yan jika berlama-lama di sekitarnya.
Tetua Pertama yang sedari awal berada di dekat kediaman Master sekte muncul seketika. “Ayo pergi.”
Tetua Pertama langsung membawa Lin Yan dan Huan Caiyi pergi dari tempat itu karena ia tau bahwa Master sekte saat ini sedang marah.
Di sisi lain, Lin Yan telah membenarkan spekulasinya bahwa Master sekte Naga Langit takut terhadap kakek dan neneknya walaupun di luar tidak menunjukkannya sama sekali.