
Di suatu tempat di Benua Saint, terlihat sebuah Sekte yang sangatlah besar. Di dalam tempat tersebut, terlihat ribuan kultivator yang sedang berlatih menggunakan Wayang milik mereka dengan sangat bersemangat. Mereka semua adalah para murid Sekte Wayang yang menguasai satu daerah tertentu di Kekaisaran Han.
“Ada berita buruk!” Salah satu dari anggota Sekte Wayang yang merupakan seorang Tetua pun berteriak keras ketika mencapai sebuah bangunan besar yang terletak di pusat Sekte.
Brak!
Pintu untuk memasuki bangunan tersebut pun langsung di terobos begitu saja oleh Tetua tersebut yang memasang wajah sedikit panik.
“Ada apa? Kenapa kau mengganggu pertemuan ini, Tetua Keduabelas!” ucap sosok bermartabat yang sedang duduk di sebuah kursi yang tampak sangat nyaman. Terlihat bahwa posisinya sangatlah tinggi dari sikapnya berbicara dan tempat ia duduk.
“Berita buruk Master! Kristal Kehidupan milik Tetua Kedelapan telah hancur!” Balas Tetua tersebut dengan wajah yang sangat muram.
“Apa kau bilang?” Pria tua yang merupakan Master Sekte Wayang pun langsung berdiri dari tempat ia duduk. Qi-nya pun meledak tanpa sadar karena sangat marah mendengar berita yang ia dengar.
Semua individu yang ada di sana pun sedikit pucat ketika merasakan tekanan yang tidak terlukiskan dari Master Sekte Wayang.
“Master! Tolong tenang!” Salah satu dari mereka yang hanya tertekan sedikit pun mencoba menenangkan Master Sekte Wayang. Ia adalah kultivator kuat juga dan memegang status tinggi di Sekte Wayang sebagai Tetua Pertama yang baru menggantikan Canglan.
Master Sekte Wayang yang marah pun menarik kembali qi-nya. Tetapi wajahnya tetap sangat muram karena berpikir tentang hal tertentu yaitu nasib Cabang Pertama Sekte Wayang yang merupakan tempat pengembangan sumber daya untuk meningkatkan kultivasi para murid Sekte.
“Pergi! Selidiki apa yang sedang terjadi!” Perintah Master Sekte Wayang kepada Tetua Pertama. Ia tau bahwa walaupun ia mengirim seseorang ke sana, siapapun yang membunuh Hong Li pasti sudah akan pergi.
“Baik.” Tetua Pertama pun perlahan berdiri dari kursinya dan berniat untuk pergi sekarang juga.
“Periksalah kebun herbal itu! Jika mereka belum berhasil menembus Formasi, kumpulkan semuanya dan bawa ke Sekte!” Master Sekte Wayang memberikan tugas tambahan karena ia tidak terlalu yakin seseorang yang mungkin lebih kuat dari Hong Li mampu memecahkan Formasi yang sudah ada sejak dahulu kala.
Tetua Pertama mengangguk kecil dan menghilang dari ruangan tersebut. Ia tentu akan menggunakan seluruh kecepatannya untuk menuju Cabang Pertama Sekte Wayang.
Master Sekte Wayang memasang wajah gelap dari waktu ke waktu karena Cabang Kedua Sekte Wayang telah hancur dan kali ini adalah Cabang Pertama.
“Buat penjagaan yang ketat di Cabang Ketiga! Jika tempat itu hancur, pasokan untuk membuat Wayang pasti akan terhenti! Kekuatan Sekte Wayang akan berhenti tumbuh jika itu terjadi!” Perintah Master Sekte Wayang.
“Baik!”
Tetua Kedua dan Tetua Ketiga pun langsung menghilang dari tempat tersebut juga untuk memperkuat penjagaan di Cabang Ketiga Sekte Wayang.
Sementara Tetua Keempat dan Kelima hanya diam menunggu perintah dan Tetua Keduabelas hanya bisa perlahan mundur dari tempat tersebut.
“Tetua Keempat, Tetua Kelima! Ikuti aku, aku akan memberikan misi kepada kalian berdua!” ucap Master Sekte Wayang dan menghilang dari ruangan tersebut.
Tetua Keempat dan Tetua Kelima pun langsung menghilang juga mengikuti Master Sekte Wayang.
**
Cabang Pertama Sekte Wayang
Saat ini terlihat Lin Yan dan Canglan yang sedang berada di depan sebuah tempat yang tampak sederhana. Tempat tersebut hanya terlihat seperti sebuah taman pada umumnya.
Trang!
Pedang qi yang membentuk pedang itu pin tampak membentur sesuatu lalu pedang qi hancur seketika.
“Oh? Formasi yang kuat! Tidak heran kau berkata bahwa ingin menghancurkannya secara paksa.” ucap Xia Yue'er sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya yang sangat rata seperti sebuah papan.
Lin Yan mengabaikan Xia Yue'er yang sedang duduk di bahunya seperti biasa karena bahunya merupakan kursi VIP bagi Xia Yue'er.
“Biarkan aku melakukannya.” ucap Lin Yan saat mengaktifkan Mata Raja miliknya. Matanya adalah alasan ia sangat ahli dalam memecahkan sebuah Formasi karena dapat melihat letak kelemahan sebuah Formasi.
Canglan hanya diam dan menunggu apakah Lin Yan memang ahli dalam Formasi seperti yang dikatakan oleh Xia Yue'er.
Tidak sampai lima menit kemudian setelah memeriksanya dengan cermat, Lin Yan dengan santai menyalurkan qi-nya ke telapak tangannya.
Di telapak tangannya, qi tersebut pun membentuk sebuah tulisan-tulisan kuno yang sangat jarang diketahui oleh para kultivator.
Tap!
Lin Yan pun tampak menyentuh sebuah dinding dengan telapak tangannya tersebut.
Di depan Lin Yan, taman tersebut tampak berdenyut-denyut lalu perlahan-lahan berubah.
Mata Canglan sedikit melebar ketika menatap hal tersebut dan sekarang sangat yakin bahwa Lin Yan memang ahli dalam menggunakan Formasi.
Tidak lama kemudian, taman tersebut pun berubah menjadi sebuah kebun herbal yang tidak terlalu luas.
“Lihat! Lin Yan adalah ahli Formasi terkuat yang pernah ada!” Ucap Xia Yue'er yang tampak seperti sedang memuji dirinya sendiri bahwa dirinyalah yang memecahkan Formasi.
Lin Yan tidak peduli sama sekali dengan ucapan kekanak-kanakan Xia Yue'er dan menatap ke arah kebun herbal kecil namun diisi oleh herbal yang lumayan banyak. Ia telah memiliki banyak stok herbal dari Situs Gunung Safir dan kini ia akan menambah stok lagi karena ada beberapa herbal di tempat tersebut yang tidak ia miliki sebagai persediaan.
“Itulah herbal yang kita cari, Tuan Muda,” ucap Canglan menunjuk ke arah tertentu di kebun herbal.
“Ya. Itu adalah herbal yang kita cari.” Balas Lin Yan karena sedari awal ia telah memperhatikan herbal untuk memulihkan kondisi tubuh Canglan. Yaitu, herbal Jantung Pohon Spiritual.
Tatapan Lin Yan pun beralih ke herbal lainnya. Banyak dari mereka yang berharga tetapi tidak memiliki kelas yang sama dengan Jantung Pohon Spiritual.
Tanpa malu-malu, Lin Yan pun mulai memanen semua herbal yang ada di tempat itu.
Dalam waktu kurang dari sepuluh menit, semua herbal telah di panen dan herbal Jantung Pohon Spiritual pun di simpan dengan rapi di sebuah tempat khusus di dalam cincin ruang miliknya serta dilengkapi oleh Formasi agar khasiat herbal tidak berkurang.
“Baik, sekarang kita hanya perlu mencari herbal terakhir. Apa kau punya solusi untuk mencari di mana kemungkinan herbal Rumput Spiritual dapat ditemukan?” Tanya Lin Yan kepada Canglan.
Canglan mengangguk kecil dan menjawab, “Jika mencari herbal itu, kemungkinan besar kita menemukannya berada di..”
“Kekaisaran Han!”