Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 444 - Tempat Aneh di Dimensi Naga



Dimensi Naga


Waktu terus berlalu di Dimensi Naga. Luas Dimensi Naga bisa dikatakan sekitar 1/4 atau bahkan lebih dari Benua Saint. Tetapi wilayah seperti itu sudah sangatlah luas karena untuk kultivator puncak pun membutuhkan waktu yang lama untuk mengelilingi seluruh Benua Saint apa lagi tingkat kultivasi di Dimensi Naga hanyalah tingkat Alam Kaisar tahap kesembilan yang paling tinggi.


Dengan kekuatan seperti itu, untuk mengelilingi Dimensi Naga, dibutuhkan waktu beberapa tahun.


Di Dimensi Naga, banyak spesies naga tersebar membentuk sebuah Klan kuat yang disebut sebagai Klan Balapan Naga.


Saat ini, Lin Yan dan Gu Yin terus terbang dengan kecepatan yang lumayan tinggi untuk mengelilingi Dimensi Naga.


Tidak hanya mereka berdua, para kultivator yang masuk ke dalam Dimensi Naga juga melakukan hal yang sama. Namun, dalam waktu beberapa hari, sudah banyak kultivator yang jatuh di tangan para Naga.


Lin Yan kebetulan memiliki kekuatan untuk melawan, jika saja kekuatannya tidak menerobos sebelumnya saat di provokasi oleh para Naga Angin, ia pasti akan kerepotan juga melawan para Naga sekuat itu.


Saat ini, Lin Yan dan Gu Yin sedang melewati sebuah tempat yang lumayan indah. Di sana terlihat banyak danau-danau yang berdekatan, tidak hanya itu, yang lebih uniknya lagi, danau-danau tersebut memiliki bermacam-macam warna.


“Tempat ini sangat indah.” Gumam Gu Yin saat menatap pemandangan dari udara.


“Ya. Aku tidak akan menyangka bahwa akan ada tempat seperti ini di tempat ini. Juga..” Lin Yan yang sedang terbang di udara bersama dengan Gu Yin menatap ke arah kejauhan saat menghentikan kata-katanya, yang menarik minatnya saat ini adalah sebuah gunung yang tampak menjulang tinggi menembus awan.


Gunung tersebut dikelilingi oleh ratusan danau berwarna-warni.


Duar!


Ketika Lin Yan dan Gu Yin menatap ke arah gunung tersebut dengan seksama, ledakan besar terjadi di dekat salah satu danau yang membuat air danau berwarna kuning tembus pandang pun melesat ke arah langit.


“Ada yang bertarung. Aku sudah menduga bahwa tempat ini juga pasti akan menjadi tempat tinggal para Naga.” ucap Lin Yan saat ia berhenti di udara dan menatap ke arah sumber ledakan tersebut.


“Um, aku juga sudah menduganya. Tapi, kenapa kau tidak mencium aroma naga seperti yang kau lakukan pada Naga Naga Angin sebelumnya?” Tanya Gu Yin penasaran.


“Aku tidak dapat mencium aroma para naga di tempat ini. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh aura aneh yang bertebaran di udara.” Balas Lin Yan.


“Aura?” Gu Yin sedikit heran karena ia tidak melihat aura apa-apa.


Tentu Gu Yin tidak akan bisa melihatnya seperti Lin Yan karena Lin Yan menggunakan Mata Raja.


“Jangan terlalu dipikirkan. Aku akan menceritakan apa yang aku maksud dan kenapa aku bisa melihatnya suatu hari nanti.” ucap Lin Yan dengan senyum hangat ke arah Gu Yin.


Gu Yin pun mengangguk kecil sambil tersenyum hangat ke arah Lin Yan.


Keduanya pun menatap ke arah ledakan yang sebelumnya terjadi. Saat air danau berwarna kuning transparan turun kembali ke arah bawah, terlihat satu ekor naga yang sedang mengepakkan sayapnya di langit.


“Naga apa itu?” Tanya Gu Yin penasaran.


Kerutan muncul di dahi Lin Yan ketika menatap ke arah Naga tersebut yang tampaknya memiliki banyak warna, tetapi itu hanya akan terlihat ketika sinar matahari menyinari skala naga tersebut sehingga menciptakan beberapa warna berbeda.


Dan yang lebih uniknya lagi, naga yang dilihat oleh Lin Yan dan Gu Yin terlihat sangat berbeda di satu bentuk tubuh, yaitu naga tersebut memiliki enam cakar.


Dihadapan naga yang dominan ke arah warna putih serta biru, seorang pria muda dengan bentuk setengah naga pun terlihat.


Pria muda setengah naga yang merupakan anggota Klan Xiao memasang wajah dingin ketika melihat ke arah naga tersebut.


“Kaulah yang memprovokasi aku terlebih dahulu naga sialan! Akan ku tunjukkan seperti apa kehebatan anggota Klan Xiao!” Teriak pemuda tersebut saat petir berwarna biru sedikit kehitaman menggelegar dari langit saat dirinya mengerahkan kekuatan penuhnya.


Wusssh!


Keduanya pun melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah musuh masing-masing dan melancarkan serangan terkuat yang mereka miliki.


Blar!


Ledakan dahsyat terjadi saat keduanya melakukan bentrokan.


Bahkan Lin Yan dan Gu Yin yang menatap itupun mencoba bertahan dari gelombang kejut yang sangatlah kuat. Walaupun mereka berada di jarak yang lumayan jauh, hempasan qi dari bentrokan tersebut membuat mereka mundur.


“Lin Yan! Kekuatan keduanya sangatlah tinggi! Pemuda itu kemungkinan telah mencapai tingkat Alam Kaisar tahap kesembilan! Dan Naga itu juga sama!” ucap Gu Yin saat menciptakan perisai tipis menggunakan qi Es Hitam di depannya untuk menghalau gelombang kejut.


“Ya. Aku tidak menyangka bahwa ada anggota Klan Xiao sekuat itu yang memiliki darah naga ditubuhnya!” Lin Yan setuju dengan apa yang dikatakan Gu Yin. Ia juga membuat Formasi pertahankan cahaya untuk menahan gelombang kejut agar tidak menghempaskan dirinya.


Ketika ledakan telah mereda, di langit tampak pusaran abu-abu kecoklatan, itu adalah awan yang berputar-putar yang disebabkan oleh ledakan yang terjadi sebelumnya. Dari tempat tersebut, dua sosok perlahan jatuh ke arah bawah.


Sangat terlihat bahwa keduanya pasti mengalami cidera yang serius sehingga tidak mampu untuk mempertahankan tubuh mereka di udara.


“Apakah kita akan melihatnya?” Tanya Gu Yin saat kedua sosok tersebut telah terjatuh di pinggiran danau berwarna kuning transparan.


“Ya.” Lin Yan juga sedikit penasaran siapa keduanya, dan naga tersebut, ia memiliki perasaan aneh yang membuatnya tampak sedikit akrab.


Lin Yan dan Gu Yin pun terbang dengan kecepatan penuh ke arah pinggiran danau berwarna kuning transparan tersebut.


Ketika hampir mencapai lokasi keduanya, dua sosok terlihat memaksakan tubuh mereka untuk berdiri.


Pemuda yang merupakan anggota Klan Xiao tidak lagi dalam bentuk setengah naga. Sedangkan untuk naga berwana-warni sebelumnya telah mengambil bentuk manusia, dia adalah seorang wanita yang memiliki rambut berwarna emas.


Saat Lin Yan dan Gu Yin telah dekat, keduanya langsung waspada.


Tap!


Lin Yan dan Gu Yin mendarat di dekat keduanya yang terlihat masih berniat untuk bertarung.


Lin Yan tidak heran sama sekali dengan sikap keduanya karena seperti itulah sifat seseorang jika memiliki darah naga di tubuh mereka.


“Siapa kau?” Tanya wanita naga tersebut dengan wajah yang sangat dingin ke arah Lin Yan. Walaupun tempat tersebut menghalangi penciuman para naga, insting wanita tersebut tidak akan salah setelah menebak Lin Yan juga memiliki darah naga yang sangat kuat di tubuhnya.


“Lin.. Yan..” ucap pemuda tersebut dengan mata menyipit karena tentu ia telah pernah melihat gambar Lin Yan. Dan juga, karena Patriak Klan Xiao, Xiao Long juga sangat tertarik pada Lin Yan, ia juga mencoba mengingat seseorang seperti itu.


Tatapan Lin Yan pertama tertuju pada pemuda Klan Xiao tersebut. Ia tidak merasa heran jika anggota Klan Xiao mengenalnya.


“Tampaknya kau sudah mengetahui siapa aku. Kau pasti anggota Klan Xiao.” ucap Lin Yan dan menatap ke arah wanita naga tersebut, “Dan untuk dirimu, aku merasakan aura akrab pada dirimu. Siapa kau?”