
Tiga kultivator tingkat Xiantian tahap ketiga sedang bergerak ke arah tempat Lin Yan berada.
“Dari informasi, anak itu telah bergerak melalui jalur ini. Banyak yang melihat keberadaannya. Bersiap-siaplah jika kita bertemu dengan anak itu!” Salah satu kultivator berkata dengan nada serius.
“Ya.” Dua kultivator lainnya mengangguk setuju.
Ketiganya mengetahui dengan jelas tingkat kekuatan Lin Yan adalah Xiantian tahap pertama. Dengan kekuatan mereka bertiga, mereka yakin akan mudah mengalahkan Lin Yan walaupun mereka mengetahui tentang informasi bahwa Lin Yan mampu melawan musuh yang lebih kuat.
Tetapi para klan besar membuat spekulasi bahwa sekuat apapun kultivator, akan sulit melawan tiga musuh dengan tingkat dua tahapan lebih tinggi. Jika itu satu lawan satu, mungkin akan bisa dimenangkan walaupun sulit. Tetapi jika itu tiga, tidak ada cara untuk menang.
Namun para klan dan bahkan Master sekte Naga Langit sekalipun terlalu meremehkan kekuatan tempur Lin Yan.
Lin Yan yang mengetahui bahwa ia sedang diikuti juga sadar bahwa ia akan kesulitan melawan tiga kultivator sekaligus yang memiliki kultivasi lebih kuat darinya. Walaupun ia yakin bahwa ia akan bisa lolos jika kabur, ia lebih memilih menggunakan cara yang berbeda untuk menghadapi musuh.
Sewaktu terus bergerak, Lin Yan semakin paham bahwa ketiga individu yang sedang mendekat seolah-olah mencarinya sadar akan fakta bahwa ketiganya adalah musuh. Ia membuat spekulasi bahwa ketiganya mungkin berasal dari klan Meng, klan Yi atau klan Shi yang paling kecil kemungkinannya untuk memburunya.
“Dari klan apapun ketiganya berasal, kalian akan merasakan putus asa jika memburuku. Ayo kita lihat dari klan mana mereka berasal. Dan ketika waktunya tiba, klan kalian pun akan menerima akibatnya.” Batin Lin Yan saat terus bergerak. Ia tentu akan meninggalkan jejaknya agar ketiga kultivator tersebut mengikutinya.
Bahkan Tetua yang mengawasi Lin Yan pun sadar apa yang sedang dilakukan oleh Lin Yan. Tetapi ia tidak peduli sama sekali dengan apa yang dilakukan oleh Lin Yan atau mungkin saja dia tewas. Tugasnya hanya untuk mengawasi dan tidak ikut campur jika ada yang mengincar nyawa Lin Yan.
Tidak sampai dua hari, Lin Yan tiba di pinggiran hutan Fuin sebelah selatan. Ia menatap ke arah hutan dengan tatapan nostalgia.
“Aku tidak menyangka akan kembali ke tempat ini.” Gumam Lin Yan saat menatap ke arah belakang dan merasakan bahwa ketiga kultivator masih mengikutinya sampai ke tempat itu. Ia tersenyum kecil dan langsung bergerak lagi memasuki hutan Fuin untuk melakukan rencananya.
Lin Yan menyadari satu fakta penting saat ini. Kenapa sekte Naga Langit membuat misi ke tempat itu? Sangat jelas bahwa Master sekte Naga Langit mengetahui di mana kakek dan neneknya tinggal. Sudah pasti Master sekte Naga Langit mencoba mencari informasi apakah kakek dan neneknya masih berada di sana walaupun ia merasa ragu bahwa salah satu Tetua akan mampu melacaknya. Bahkan untuk dirinya sendiri pun kesulitan untuk mencari keberadaan kedua sosok luar biasa itu. Walaupun begitu, ia tetap mencoba dan itu adalah kedok pengawasan misi agar tidak terjadi benturan terhadap kakek dan nenek Lin Yan.
Waktu terus berlalu, Lin Yan terus bergerak di dalam hutan Fuin untuk mencari target dari misi yang ia jalankan. Tentu ia akan tau di mana pusat hutan tersebut karena kakeknya pernah membawanya sekali ke dalam pusat hutan Fuin.
Kakeknya juga menunjukkan binatang roh terkuat di tempat itu sekilas dan ia masih mengingatnya dengan jelas.
Dengan semua informasi yang telah ia peroleh di masa lalu, tentu saja Lin Yan akan mempersiapkan rencana untuk membunuh bintang roh itu walaupun ia tidak tau seberapa kuat bintang roh tersebut karena dahulu ia belum mampu melacak tingkat kekuatan makhluk hidup.
“Hutan Fuin ini tidak terlalu besar. Ada tiga kota besar di sisi yang berbeda di sekitar hutan Fuin. Dari detai misi, salah satu kota hampir hancur oleh binatang roh itu. Dikatakan bahwa kota itu hanya memiliki beberapa kultivator tingkat Xiantian tahap pertama. Dari itu semua, kemungkinan bahwa binatang roh itu memiliki tingkat kekuatan yang setara dengan Xiantian tahap ketiga juga yang mungkin sangat dekat dengan kekuatan Raja Kera Emas yang pernah di bunuh oleh kakak.” Batin Lin Yan saat terus bergerak dengan cara melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.
Kerutan muncul di dahi Lin Yan karena ia sudah menduga bahwa kekuatan bintang roh itu memang seperti yang ia pikirkan.
“Akhirnya aku melihat satu kali lagi bintang roh yang kakek dan nenek suruh aku jangan provokasi di hutan ini.” Lin Yan menatap ke arah kejauhan dan melihat sebuah gua kecil yang mengeluarkan sedikit gas berwarna emas.
“Itu adalah gas beracun yang berasal dari bintang roh terkuat di hutan ini. Kakek mengatakan bahwa ada binatang roh yang lebih kuat dari segi kultivasi di hutan ini tetapi dengan adanya binatang roh tipe kuno itu, dia menjadi yang terkuat.” Gumam Lin Yan. Ia pun langsung mengeluarkan benda tertentu dan itu adalah bagian dari mayat bintang roh Raja Kera Emas yang ia potong sebelumnya.
Lin Yan tanpa membuang waktu langsung melempar potongan tubuh Raja Kera Emas terkuat sebelumnya dekat dengan pintu masuk gua.
Satu fakta yang diketahui oleh Lin Yan diantara bintang roh adalah, saat ada bau dari mayat atau pun aura bintang roh kuat lainnya, seekor bintang roh akan langsung menyadarinya. Tentu jika itu mayatnya, para bintang roh akan melahapnya karena itu bisa memperkuat diri mereka sendiri.
Satu menit... Dua menit... Tiga menit...
Shhhhh!
Suara bintang roh terdengar yang membuat Lin Yan tersenyum kecil. Ia juga memperhatikan dengan seksama bahwa ketiga individu yang mengejarnya sudah sangat dekat.
Tidak lama kemudian, sosok bintang roh keluar dari gua tersebut.
Bintang roh itu adalah tipe ular dengan panjang sekitar 20 meter dengan diameter 1 meter lebih. Ular itu memiliki warna kulit cokelat dengan banyak liris-liris emas. Sisiknya akan terlihat seperti emas jika terkena sinar matahari.
Lin Yan telah membaca buku tentang bintang roh ular tersebut.
“Binatang roh Ular Liris Emas! Dengan panjang bintang roh itu, bisa dikatakan bahwa umurnya telah mencapai usia sekitar 500 tahun.”
“Ular Liris Emas adalah salah satu dari bintang roh kuno yang telah lama ada. Spesies mereka sangatlah langka dan memiliki keunggulan absolut dari segi racun!”
“Alasan kenapa Ular Liris Emas sangat langka, itu disebabkan setiap dari mereka akan mencoba melahap spesiesnya sendiri untuk memperkuat diri dalam margin yang sangat besar.” Lin Yan menggumamkan informasi tentang Ular Liris Emas dengan senyum diwajahnya.
Dan juga, waktu untuk melakukan rencananya telah dimulai.