
Dimensi Naga
Pertarungan antara para naga pun terus berlangsung. Sudah banyak naga yang tewas dan semua darah merekapun diserap oleh tanah di tempat tersebut.
Para kultivator hanya bisa menatap pertarungan dahysat tersebut dari kejauhan dan merasa bahwa pada naga tersebut sudah gila karena saling membunuh tanpa perasaan.
Setiap Klan Naga akan mencoba menghapus Klan Naga lainnya mengunakan seluruh kekuatan mereka. Tempat tersebut hancur berantakan, ledakan terjadi di mana-mana.
“Sangat gila! Pertarungan ini benar-benar gila!” Gumam Han Meng saat menatap ke arah pertarungan yang tidak akan berhenti sama sekali setelah hanya satu naga yang tersisa.
Gu Yuena, Li Hao dan Dai Mubai hanya bisa menonton pertarungan dari jauh.
Para kultivator yang ada di sana sangat paham bahwa pertarungan itu tampaknya telah direncakan dan itu adalah pertarungan antara seluruh naga.
Xiao Yuu yang berada di kejauhan juga tidak mendekat lagi setelah melihat Xia Yuuxuan yang membantai para naga dengan kecepatan yang sangat tinggi. Senyum bahagia terlihat jelas diwajahnya dan dari itupun, siapapun pasti tau bahwa dia memang sangat mencintai Pertarungan.
“Dia.. kekuatan yang dimiliki olehnya sangatlah kuat! Dan juga, kekuatan apa itu? Setiap kali naga lainnya mendekat, jika tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk bertahan, dia akan layu dengan kecepatan yang sangat tinggi.” ucap Xiao Yuu. Ia saat ini tidak tau apakah ia harus ikut bertarung atau tidak.
Tidak lama kemudian, Xiao Yuu pun menatap ke arah tertentu dengan alis sedikit terangkat.
“Aura ini.. ini pasti dia..” Gumam Xiao Yuu dengan senyum kecil di wajahnya.
Dikejauhan, Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu pun mendekat dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Saat sedang terbang di udara, tatapan Lin Yan tertuju pada arah langit dan itu tempat Buah Mitos Suci berada.
“Itukah Pohon Suci yang dikatakan oleh Naga Hukum?” Tanya Gu Yin saat menatap ke arah langit.
“Ya. Itu adalah Buah Mitos Suci. Aku pernah melihat catatannya di Klan Naga Es walaupun aku sebelumnya tidak percaya bahwa akan ada sesuatu seperti itu. Dikatakan bahwa Buah Suci Mitos dapat membuat para naga menembus batas mereka, dan dengan kekuatan itu, mereka akan dapat keluar dari Dimensi Naga.” ujar Lan Qinzhu.
Mendengar hal itu, Gu Yin bertanya-tanya dalam hatinya bagaimana jika manusia yang mengkonsumsi Buah Mitos Suci tersebut. Apakah mereka akan mendapatkan efek yang sama dengan para naga atau tidak.
Sementara untuk Lin Yan, ia tidak berbicara sama sekali. Tatapannya terus tertuju pada puncak Pohon Suci. Ia memasang ekspresi serius ketika memperhatikan bahwa ada aura khusus yang tersebar melalui Buah Mitos Suci. Dan juga, buah itu tampak matang dengan cepat. Ia juga menatap ke arah pertarungan para naga dari jarak yang sangat jauh, ketika salah satu naga tewas, maka tubuhnya akan mengering dengan cepat, di saat itu juga, Buah Mitos Suci akan berkembang.
“Ternyata memang benar bahwa Darah para Naga menjadi makanan bagi Pohon Suci untuk menghasilkan Buah Mitos Suci. Dan pertarungan yang terjadi benar-benar gila! Mereka semua tampak lebih agresif dari biasanya. Apakah itu dikarenakan oleh aura yang terpancar dari Buah Mitos Suci itu?” Batin Lin Yan. Ia juga dapat merasakan bahwa Buah Mitos Suci memanggilnya walaupun ia tidak menerima efek menjadi sangat agresif.
Tatapan Lin Yan pun tertuju pada satu sosok di udara yang tidak terlalu jauh dari lokasi pertarungan para naga. Ia pun menaikkan sudut bibirnya lalu terbang ke arah tersebut yang membuat Gu Yin dan Lan Qinzhu merasa bingung dan menatap lurus ke arah tempat Lin Yan terbang.
“Siapa dia?” Tanya Lan Qinzhu kepada Gu Yin saat sudah melihat siluet wanita cantik dengan rambut berwarna emas.
Zhep!
“Lin Yan, apakah dia Xiao Yuu yang dikatakan oleh Guru?” Tanya Lan Qinzhu sambil mengukur Xiao Yuu dari atas ke bawah.
“Ya. Dia adalah Xiao Yuu.” Lin Yan mengangguk kecil.
Sementara Xiao Yuu hanya menatap ke arah Lan Qinzhu dengan tatapan penasaran karena ia merasakan perasaan keakraban yang sama dengan Lin Yan. Ia langsung paham bahwa dia mungkin juga adalah saudaranya sama seperti Lin Yan dan pria yang tampak acuh tak acuh padanya yang saat ini sedang bertarung, yaitu Xia Yuuxuan.
“Lin Yan...” Gumam Xiao Yuu. Ia tidak tau harus berbicara seperti apa kepada Lin Yan, tidak seperti Lan Qinzhu yang berwajah tebal dan sangat mudah akrab dengan siapapun.
“Kau pasti tau bagaimana hubungan kita bukan. Dan juga, aku ingin bertanya sesuatu padamu Xiao Yuu...” ucap Lin Yan dan menatap ke arah tempat pertarungan para naga lalu melanjutkan, “Apakah dia juga?”
Xiao Yuu mengerti apa yang dimaksud oleh Lin Yan dan menatap ke arah Xia Yuuxuan yang sedang mencabik-cabik para naga dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Ya. Dia mengatakan bahwa aku juga disegel dan pernah bertemu denganku ketika aku masih sangat kecil. Yang artinya, dia mengetahui semuanya.” ucap Xiao Yuu. Itulah sebabnya ia mengejar Xia Yuuxuan sebelumnya untuk menanyakan semua yang diketahui olehnya.
“Juga, dia mengatakan padaku bahwa aku tidak boleh ikut campur. Dia mengatakan dia telah memberi cukup wajah kepada semua kakak yang lainnya, dan jika kita ikut campur, dia tidak akan berbelas kasih sama sekali walaupun kita semua adalah saudara.” Lanjut Xiao Yuu. Ia saat ini menatap Lin Yan dengan ekspresi campur aduk, dan ia seperti sedang mengadu kepada kakaknya yang lainnya.
“Memberi wajah? Tidak berbelas kasih?” Wajah Lin Yan sedikit berkerut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yuu, ia juga ingat kembali apa yang dikatakan oleh Bing Rui bahwa ia harus membuat pilihan. Dari hal ini, ia sangat paham bahwa jika Xiao Yuu ataupun Lan Qinzhu ikut berpartisipasi, mungkin Xia Yuuxuan pasti akan membunuh mereka.
“Kenapa dia berbicara seperti itu? Bukankah kita semua bersaudara?” Lan Qinzhu langsung ingin mengamuk ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yuu. Ia sangat senang ketika mengetahui bahwa ia memiliki banyak saudara tetapi salah satunya mencoba untuk menghabisi mereka jika ikut campur dalam urusannya? Keluarga adalah apa yang ia inginkan sejak dahulu dan ia sangat tidak menyukai cara Xia Yuuxuan mengambil keputusan.
“Qinzhu, tenanglah.” ucap Lin Yan mencoba menenangkan adiknya itu.
“Hmp! Lin Yan, biarkan aku memberikan pelajaran kepadanya!” ucap Lan Qinzhu dengan nada tidak puas.
“Bukannya aku meremehkanmu. Tetapi dia kuat luar biasa. Kau pasti bisa melihatnya hanya dengan dia bertarung dengan sangat banyak naga kuat seorang diri. Semua naga yang ada di sana tampak memusuhinya. Bahkan aku sendiri tidak yakin aku bisa menandinginya. Untuk mengalahkannya, itu sesuatu yang lebih sulit di tingkat kekuatanku saat ini.” ucap Xiao Yuu dengan gelengan kepala.
“Dia sekuat itu?” Tanya Lan Qinzhu tidak percaya.
“Ya. Kekuatannya sebenarnya sama dengan kita. Tetapi dia menggunakan sesuatu yang tidak aku mengerti yang membuat semua atribut serangannya meningkat secara drastis.” ucap Xiao Yuu.
“Hm? Sesuatu? Apa itu?” Tanya Gu Yin.
“Aku tidak tau. Itu sedikit mirip dengan qi Elemen tetapi di sisi lain juga berbeda.” Balas Xiao Yuu.
Lin Yan yang mendengar hal itu, menatap ke arah pertarungan yang sedang terjadi. Tatapannya tertuju pada Xia Yuuxuan.
Dengan Mata Raja miliknya, ia dapat melihat dengan jelas bahwa aura yang tampak mirip dengan qi yang digunakan oleh Xia Yuuxuan memang membuat semua serangannya menjadi lebih kuat berlipat ganda.
“Itu.. aura itu sama dengan aura yang ada di danau Yin-Yang!” Batin Lin Yan.