Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 338 - Meningkatkan Kultivasi



Kota Neraka


“Apa? Jadi kalian yang membuat kekacauan di Kota Neraka? Sial! Jika mereka mengetahui bahwa kau adalah yang merampok semua batu spiritual itu, kau akan di buru oleh mereka semua.” ucap Li Hao.


“Mereka tidak akan mengetahuinya. Lagi pula, mereka akan membutuhkan waktu untuk membuka Formasi yang kami buat di tempat itu.” Lin Yan membalas kata-kata Li Hao dengan senyum kecil.


Li Hao pun menghela nafas panjang lalu berkata, “Ayo masuk lebih dulu. Aku memiliki sesuatu yang harus aku bahas denganmu.”


Mendengar itu, Lin Yan hanya mengangguk kecil. Ia pun mengikuti Li Hao masuk ke dalam kediaman yang kini telah diperbaiki.


Sesampainya di dalam, setelah Lin Yan dan Li Hao duduk, Li Hao pun berbicara, “Aku akan segera pergi dari Kota Neraka menuju Klan Li.”


“Hm? Apakah kau sangat terburu-buru?” Tanya Lin Yan heran.


“Tidak seperti itu. Tetapi kakekku telah mengirim satu anggota Klan Li. Awalnya dia ingin membawaku pergi tetapi aku mengatakan bahwa aku akan datang sendiri dalam waktu seminggu kemudian atau lebih karena masih ada urusan lainnya yang harus diselesaikan.” Balas Li Hao.


“Apakah ada masalah? Kenapa tampaknya kakekmu ingin kau datang ke Klan Li?” Tanya Lin Yan lagi.


“Ketika pertama kali aku berada di Kota Neraka, beberapa anggota Klan Li juga telah datang untuk membawaku. Tetapi aku menolak karena ingin berlatih di tempat ini. Dan ini adalah ketiga kalinya anggota Klan Li datang ke Kota Neraka untuk membawaku. Aku tau dengan pasti seperti apa pria tua itu dari ayahku. Jika dalam waktu seminggu lebih aku tidak datang, pria tua itu akan datang seorang diri dan aku akan mendapatkan masalah.” Li Hao menghela nafas panjang. Sebelum ia berangkat pun, ayahnya mengatakan bahwa ia harus bergegas ke arah Klan Li jika telah mencapai Benua Saint.


“Jika seperti itu, maka pergilah. Ini untukmu.” Lin Yan melempar cincin ruang ke arah Li Hao yang berisi sangat banyak batu spiritual walaupun itu masih belum diolah.


“Kau benar-benar merampok mereka.” Li Hao berkata sambil menggelengkan kepalanya setelah memeriksa cincin ruang.


“Jangan menolak karena aku tau bahwa kau tidak ingin menggunakan sumber daya Klan Li untuk meningkatkan kekuatanmu. Aku tau bahwa kau buka tipe seseorang yang ingin dikendalikan walaupun itu oleh orang tuamu sendiri. Aku tau bahwa kau lebih suka bebas.” ucap Lin Yan.


Li Hao terdiam karena memang benar bahwa ia memang tidak menginginkan apa-apa dari Klan Li. Ia hanya ingin menjadi kultivator bebas seperti Lin Yan yang bisa berkelana ke sana ke mari dan melihat dunia luas dari pada tinggal di satu tempat karena hal seperti itu menurutnya sangat membosankan.


“Baiklah, aku akan menyimpannya. Lalu, apakah kau memiliki rencana setelah ini?” Tanya Li Hao.


“Ya. Aku ingin berpetualang kembali untuk meningkatkan kekuatan setelah aku menggunakan batu spiritual yang aku jarah untuk meningkatkan kultivasiku.” ucap Lin Yan.


“Hm? Bukankah batu spiritual ini beracun karena belum diolah? Aku bisa mencari seseorang agar mereka membantumu untuk mengolahnya.” ucap Li Hao.


“Tidak perlu. Aku memiliki caraku sendiri untuk mengolahnya.” Balas Lin Yan.


“Baiklah jika seperti itu. Kemungkinan dalam dua sampai tiga hari lagi aku akan pergi karena jika dalam waktu seminggu ini aku tidak berangkat, pria tua merepotkan mungkin akan tiba lebih dulu.” ucap Li Hao saat menyimpan cincin ruang yang diberikan oleh Lin Yan.


Lin Yan mengangguk kecil lalu berkata kembali, “Aku akan berkultivasi dalam waktu seminggu ini juga serta mengolah batu spiritual terlebih dahulu.”


“Jika begitu, kau bisa menggunakan ruangan manapun yang ingin kau gunakan.” ucap Li Hao perlahan berdiri lalu berkata lagi, “Aku akan pergi ke suatu tempat lebih dulu. Mungkin aku tidak akan datang ke kediaman ini lagi. Tetapi aku yakin suatu hari nanti kita akan bertemu kembali. Jika kau memiliki keperluan, datanglah ke Klan Li karena pria tua itu pasti akan selalu memiliki cara untuk melacakku. Darinya kau akan tau di mana aku berada.”


Li Hao pun memberikan sebuah token kepada Lin Yan agar jika Lin Yan datang ke Klan Li, dia tidak akan mengalami kesulitan.


“Baiklah jika seperti itu.” Lin Yan tidak menolak sama sekali dan menyimpan token yang diberikan oleh Li Hao.


Sementara untuk Lin Yan, ia pun memasuki ruang kultivasi untuk melakukan kultivasi pintu tertutup selama seminggu lebih.


Di dalam ruangan yang lumayan luas dan ada Formasi yang melindungi ruangan itu, Lin Yan pun duduk bersila lalu mengeluarkan semua batu spiritual yang ia jarah.


“Yue’er.. buat Formasi tambahan terkuat yang kau miliki agar tidak ada yang bisa melacak apa yang kita lakukan di dalam sini.” Perintah Lin Yan.


Xia Yue'er pun mengangguk kecil. Ia saat ini merasa senang karena akhirnya waktunya untuk meningkatkan kekuatannya pun akhirnya telah tiba.


Setelah membuat Formasi tertentu dan terkuat yang bisa dibuat oleh Xia Yue'er untuk menutupi seluruh ruangan, Xia Yue'er pun duduk kembali di bahu Lin Yan.


“Lin Yan, apakah kita akan menggunakan cara yang sama ketika berada di lembah entah apa namanya itu sebelumnya?” Tanya Xia Yue'er penasaran.


“Lembah entah apa namanya?” Alis Lin Yan sedikit naik lalu berkata, “Lembah Naga, Yue'er.”


“Ya, Lembah Naga, apakah kita akan melakukan hal yang sama?” Tanya Xia Yue'er penasaran.


“Ya. Kita akan melakukan hal yang sama. Apa kau siap Yue'er?” Tanya Lin Yan dengan senyum kecil saat menatap ke arah tumpukan batu spiritual yang hampir memenuhi ruangan yang sangatlah luas tersebut.


“Tentu saja aku siap!” Balas Xia Yue'er bersemangat.


“Jiwa Pelahap Raja Naga!”


Lin Yan pun tidak membuang waktu lagi dan langsung memulai proses untuk meningkatkan kekuatannya bersama dengan Xia Yue'er.


Naga hitam kecil pun muncul dan membuka mulutnya lebar-lebar lalu menarik batu Spiritual sedikit demi sedikit.


Lin Yan pun tidak membuang waktu dan langsung mulai mengolah manual Kitab Seni Surgawi : Tubuh Dewa Naga.


Xia Yue'er yang merasakan qi dalam jumlah besar memasuki tubuhnya pun ikut bermeditasi mulai berkultivasi juga.


**


Sementara itu, di Kota Neraka terjadi keributan besar setelah Lin Yan dan Xia Yue'er telah berkultivasi selama lebih dua hari.


Pertarungan terjadi di mana-mana karena ketika Klan Chu yang lebih dulu masuk ke dalam tambang dituduh oleh Klan Chi telah mengambil semua sumber daya di tempat tersebut.


Banyak tempat yang hancur karena perang antara dua Klan. Tidak hanya itu, bahkan hampir setengah kultivator yang ada di Kota Neraka pun ikut terlibat pertempuran antara dua Klan.


Dan juga, ada satu Klan yang telah musnah karena insiden tertentu, yaitu Klan Zuu yang dihancurkan oleh seseorang yang sebenarnya sebagai pemilik tambang batu spiritual yang dirampok oleh Lin Yan dan Xia Yue'er.


Lin Yan tidak tau sama sekali tentang semua yang terjadi di Kota Neraka karena saat ia sedang sibuk untuk meningkatkan kultivasinya dengan cara melahap semua batu spiritual yang ia rampok sebelumnya.