Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 314 - Pameran



Kota Han


Kota Han saat ini sangat ramai di datangi oleh sangat banyak kultivator dari berbagai daerah. Tidak hanya untuk para kultivator yang berkelana, bahkan untuk anggota Sekte dan Klan kuat, mereka semua tentu akan datang karena tidak lagi pameran pil-pil akan diselenggarakan oleh cabang Klan Kuno Yao, Klan yang merupakan ahli nomor satu dalam bidang Alkemis.


Selama pameran yang akan diselenggarakan, bahan terakhir yang dibutuhkan oleh Lin Yan untuk mengobati Canglan akan muncul, yaitu herbal Rumput Spiritual.


Selain dari pil-pil, tentu Klan Yao yang menggunakan organisasi Asosiasi Alkemis akan menjual herbal-herbal kelas atas yang sulit ditemukan.


Tidak ada yang heran dengan Asosiasi Alkemis yang memiliki persediaan herbal yang sangat banyak karena ada rumor yang mengatakan bahwa Klan Yao memiliki kebun herbal terlengkap yang pernah ada di Benua Saint. Dan salah satu herbal yang akan dijual oleh Klan Yao adalah Rumput Spiritual.


Waktu terus berlalu dan hari pameran pil akan segera berlangsung. Saat ini Lin Yan dan Canglan telah berada di tempat pameran berada.


“Sungguh tidak terduga bahwa hanya cabang Klan Yao yang mengadakan acara seperti ini akan di datangi oleh sangat banyak kultivator kuat.” ucap Lin Yan saat sedang berjalan perlahan ke sebuah gedung yang lumayan besar yang dapat menampung sekitar sepuluh ribu kultivator.


“Ini adalah hal biasa Tuan Muda. Jika Klan Utama Yao yang membuat acara, kemungkin Klan Kuno lainnya pasti akan hadir juga. Bukan hanya mereka, bahkan para kultivator yang memasuki 200 daftar Master Bela Diri akan datang juga.” ujar Canglan.


Ketika Lin Yan dan Canglan memasuki bangunan tersebut, terlihat di banyak meja terdapat pil-pil dan herbal yang dipamerkan untuk dijual walaupun harganya lumayan tinggi.


“Luar biasa! Aku tidak menyangka bahwa cabang Klan Kuno akan mampu menjual pil-pil dan herbal-herbal kelas atas seperti ini.” ucap Lin Yan saat mengaktifkan Mata Raja miliknya memeriksa semua yang ada di dalam sana.


Di setiap meja yang lumayan panjang, terlihat satu kultivator yang sedang menjaganya. Pakaian yang digunakan olehnya terlihat berwarna ungu bercampur dengan merah dan ada token anggota Klan Yao di pinggangnya.


“Di mana Rumput Spiritual yang kau katakan Canglan? Kita harus segera mencarinya sebelum kultivator lain membelinya. Herbal itu sangat langka dan sulit ditemukan. Kemungkinan jumlahnya hanya sedikit di tempat ini.” ucap Lin Yan.


Canglan pun mengangguk serius dan langsung menghampiri salah satu anggota Klan Yao untuk bertanya tentang Rumput Spiritual.


Anggota Klan Yao yang terlihat sombong pun tetap memberitahu di mana Rumput Spiritual berada. Sikap mereka yang terlihat sombong sudah dianggap biasa oleh para kultivator karena mereka memang pantas bersikap seperti itu karena menjadi anggota salah satu Klan Kuno, Klan Yao.


Setelah bertanya, Canglan pun menghampiri Lin Yan dan berkata, “Ayo Tuan Muda. Rumput Spiritual berada di lantai teratas bangunan ini karena memang herbal itu termasuk salah satu yang menjadi herbal nomor satu dalam pameran ini.”


Lin Yan pun mengangguk kecil dan mengikuti Canglan menuju lantai teratas bangunan tersebut. Tidak ada yang menghalangi jalan mereka karena memang pameran tersebut dibuka untuk umum.


Ketika mencapai lantai atas bangunan, para kultivator yang berada di sana hanya sekitar ratusan saja karena sedari awal, kebanyakan kultivator tidak ingin naik ke atas. Sebab, mereka merasa tidak akan mungkin bisa membeli pil atau pun herbal yang ada di sana.


Para kultivator yang ada di lantai atas pun melirik ke arah Lin Yan dan Canglan yang baru saja tiba. Beberapa dari mereka menyipitkan mata mereka karena mengenal keduanya.


“Oh? Aku tidak menyangka bahwa Canglan, ahli Wayang Bencana yang telah lama menghilang akan muncul kembali. Dan juga, pendatang baru yang memiliki qi Raja juga datang bersamanya!” ucap seorang pria paruh baya yang memiliki aura yang lumayan kuat.


“Jadi dia pemuda yang tidak pernah terlihat yang memiliki qi Raja? Menarik, pasti banyak kultivator muda yang akan menantangnya.” Kultivator kuat lainnya pun menyambung.


Bisikan-bisikan tentang Canglan dan Lin Yan pun terdengar di dalam ruangan yang diisi oleh Seratus lebih sedikit kultivator.


Beberapa anggota Klan Yao yang masih muda menatap ke arah Lin Yan dengan seringai lebar di wajah mereka karena tentu saja ingin menantang seorang seperti Lin Yan untuk bertarung. Jika mereka mampu mengalahkan pengguna qi Raja di tingkat kultivasi yang sama, nama mereka pasti akan menjadi terkenal. Sebab, dikatakan bahwa para kultivator yang memiliki qi Raja hampir tidak memiliki lawan di tingkat yang sama.


“Sebelah sini Tuan Muda.” Canglan pun memimpin Lin Yan tanpa menghiraukan diskusi beberapa kultivator. Ia sudah tau bahwa informasi tentang dirinya dan Lin Yan akan langsung tersebar setelah pertarungan melawan Rong Ku.


Lin Yan hanya mengangguk kecil dan mengikuti Canglan sambil melirik beberapa kultivator muda yang menatapnya dengan ambisi tertentu.


Sesampainya di depan sebuah meja yang dijaga oleh satu kultivator yang tampak muda, Canglan pun menatap ke arah satu herbal tertentu. Di dekatnya juga ada empat Kultivator lainnya yang sedang melihat herbal dan pil.


“Berapa harga herbal ini?” Tanya Canglan karena herbal Rumput Spiritual hanya tertinggal satu saja. Ia sudah menduga bahwa banyak kekuatan di balik layar yang membeli banyak herbal dan pil bahkan sebelum dipamerkan.


Anggota Klan Yao yang tampak berusia 20 tahun lebih pun melirik ke arah Lin Yan sekilas lalu menatap ke arah Canglan. “Herbal Rumput Spiritual dijual seharga 10.000 batu spiritual kelas atas dengan usia 2.000 tahun lebih.”


Lin Yan menaikkan alisnya karena tidak menyangka bahwa harga herbal tersebut akan setinggi itu. Ia tau bahwa Rumput Spiritual memang langka, tetapi harga 10.000 batu spiritual kelas atas sudah sungguh keterlaluan.


Sementara Canglan merasa harga itu wajar karena tempat ini merupakan sebuah pameran. Kemungkinan besar setiap pil dan herbal yang dijual akan memiliki harga hampir dua kali lipat di awal.


“Apakah herbal harus dibeli dengan batu spiritual?” Tanya Canglan karena ia tidak memiliki batu spiritual sebanyak itu. Jika itu dahulu, ia akan mudah mengeluarkan jumlah batu spiritual seperti itu. Tetapi saat ini tidak mungkin karena terakhir kali ia bertarung melawan para anggota Sekte Wayang, cincin ruang miliknya hancur dan hanya menyisakan Wayang miliknya saja yang saat itu ia gunakan.


Jika tidak, mungkin di cincin ruang miliknya yang lama, pasti akan ada sekitar 100.000 batu spiritual kelas atas.


Anggota Klan Yao yang mendengar itupun tersenyum dengan sedikit ejekan. “Baik, jika kau memiliki herbal yang setingkat dengan Rumput Spiritual. Kami hanya menerima jenis yang sama sebagai pertukaran.”


Lin Yan yang mendengar itupun menaikkan sudut bibirnya sedikit. Ia pun langsung mengeluarkan sebuah herbal yang mungkin lebih berharga walaupun usianya tidak mencapai 2.000 tahun.


“Apakah kau tertarik menukarnya dengan herbal ini?” Tanya Lin Yan saat menaruh sebuah herbal berbentuk bintang berwarna emas seukuran telapak tangan.


“Bunga Bintang Emas!” Salah satu kultivator yang ada di dekat Lin Yan pun terkejut ketika herbal tersebut dikeluarkan oleh Lin Yan.


Bahkan anggota Klan Yao juga terkejut bahwa Lin Yan memiliki herbal yang lebih langka dari Rumput Spiritual walaupun usianya hanya sekitar 1.000 tahun.


“Anak muda, apakah kau menjualnya? Aku akan membelinya dengan harga 7.000 batu spiritual kelas atas!” Kultivator yang tampak seperti pria paruh baya dengan janggut panjang.


“Aku yang akan membelinya dengan harga 10.000 batu spiritual kelas atas!” Pria tua dengan rambut putih panjang dengan pakaian serba putih pun menawar kembali.


Canglan di sisi lain terdiam karena tidak menyangka bahwa Lin Yan akan memiliki herbal seperti itu.


Sementara anggota Klan Yao memasang wajah gelap karena para kultivator langsung menawar herbal tersebut. Jika saja itu berada di tangan Klan Yao, harga jual yang bisa mereka buat pasti dia kali lipat dari harga Rumput Spiritual.