Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 204 - Menyegel Roh Dewi Kematian



“Formasi Penyegelan Roh!”


Energi spiritual yang berbeda dari sebelumnya pun menimpa Roh Dewi Kematian. Ini adalah energi khusus yang muncul ketika manusia membuat kontrak Roh. Kekuatan itu berfungsi untuk membuka pintu yang menghubungkan dunia manusia dengan dunia roh.


Namun, Lin Yan menggunakannya kali ini untuk mengekang Roh Dewi Kematian lalu membuat semua pintu dunia roh yang terhubung ke Ruang Jiwa miliknya untuk menyegel Roh Dewi Kematian dengan paksa.


Kebetulan saat ini Roh Dewi Kematian sedang lemah karena kekuatannya sebelumnya telah di kuras oleh Segel. Dan kali ini, Roh Dewi Kematian pun sudah kehabisan kekuatan yang sangat banyak setelah bertarung dengan Lin Yan yang membuat Lin Yan semakin memiliki peluang yang sangat besar untuk menyegel Roh Dewi Kematian.


“Sialan!” Roh Dewi Kematian yang mengerti apa tujuan Lin Yan pun berteriak keras sambil mengeluarkan sisa semua kekuatannya untuk melakukan perlawanan.


Di masa lalu, Roh Dewi Kematian di segel ke pintu yang sama tetapi tanpa bantuan energi yang digunakan oleh Lin Yan saat ini karena Roh Dewi Kehidupan tidak memiliki kontrak dengan manusia seperti Xia Yue'er.


Itulah sebabnya Roh Dewi Kehidupan di masa lampau memiliki efek negatif pada tubuhnya. Bisa dikatakan, energi aneh tersebut adalah campuran antara energi yang dihasilkan oleh tubuh manusia dan tubuh roh.


Dan kali ini, Lin Yan membuat segel pada tubuhnya sendiri, dan itu untuk memenjarakan Roh Dewi Kematian di dalam Ruang Jiwa miliknya agar tidak terlepas ke dunia luar. Ia sangat paham bahwa jika Roh Dewi Kematian lepas, sudah pasti malapetaka akan terjadi di dunia manusia karena tampaknya Roh Dewi Kematian sangat membenci manusia lebih dari apapun.


“Sialan! Aku tidak akan membiarkanmu!” Teriak Roh Dewi Kematian.


Zhung! Zhung! Zhung!


Banyak Formasi yang muncul di sekitar Roh Dewi Kematian karena mencoba untuk melepaskan kekangan energi spiritual yang digunakan oleh Lin Yan.


“Terlambat untuk melakukan hal itu!” ucap Lin Yan dan langsung mengendalikan kedelapan pintu emas yang ia ciptakan menggunakan teknik Xia Yue'er bercampur dengan energi yang ada di dalam Ruang Jiwa miliknya.


Jreg!


Kedelapan pintu emas langsung menerjang ke arah Roh Dewi Kematian.


“Apa?” Roh Dewi Kematian terkejut karena tidak menyangka akan menggunakan Formasi dengan cara seperti itu.


Roh Dewi Kematian pun langsung membuat gerakan mengendalikan Formasi yang ia ciptakan menjadi Formasi bertahan.


Bom! Bom! Bom!


Krak! Krak! Krak!


Mata Roh Dewi Kematian melebar karena tau bahwa kekuatannya saat ini tidak cukup untuk melawan pintu tersebut karena di zaman dulu pun, hal seperti itu terjadi. Pintu tersebut sangatlah kuat karena bahkan bisa menghubungi dua dunia yang sangat jauh.


Prang!


Semua Formasi yang diciptakan oleh Roh Dewi Kematian pun hancur seperti pecahan kaca.


Jreg! Jreg! Jreg!


Semua Formasi tersebut langsung membentuk lingkaran ketika semuanya berdekatan. Tidak lama kemudian, energi yang lebih besar pun terpancar dan langsung menimpa Roh Dewi Kematian.


“Tidak!” Teriak Roh Dewi Kematian saat energi tersebut tampak seperti mengirimnya ke suatu tempat yaitu Ruang Jiwa milik Lin Yan.


Zhep!


Dalam sekejap mata, Roh Dewi Kematian pun langsung menghilang.


Di sisi lain, Lin Yan pun langsung menutup matanya untuk berkonsentrasi dan masuk ke dalam Ruang Jiwa miliknya.


“Kau! Dasar sialan! Aku tidak akan pernah memaafkan mu!” Teriak Roh Dewi Kematian dan mencoba menerjang ke arah Lin Yan.


“Di tempat ini, akulah yang memegang kendali!” ucap Lin Yan lalu mengarahkan tangannya ke arah Roh Dewi Kematian.


Energi yang ada di Ruang Jiwa itupun terkumpul dan membentuk sebuah ruangan besar dengan pintu emas yang sangat besar.


Roh Dewi Kematian yang menatap itu pun melebarkan matanya karena tau bahwa kejadian yang sama akan terulang kembali seperti di masa lalu.


“Kenapa?”


“Kenapa aku kalah lagi?”


“Kaisar Manusia itu memiliki tingkat yang mirip denganku dan tiga Roh Suci Tertinggi karena kitalah penguasa semesta kita! Kenapa aku tidak bisa menang? Kenapa kalian mendukungnya untuk menjatuhkan ku?” Pertanyaan itu bergema di dalam pikiran Roh Dewi Kematian saat pintu di hadapannya mulai tertutup.


“Aku tidak akan melupakan hal ini, suatu hari nanti, kau akan menyesal menyegel ku di dalam tubuhmu! Segel ini jauh lebih lemah dari pada segel yang pernah menahan ku sebelumnya! Aku akan menghancurkan mu dari dalam tanpa tersisa sama sekali, wahai keturunan Kaisar Manusia!” ucap Roh Dewi Kematian saat berhenti bergerak dan pintu pun tertutup sepenuhnya.


Lin Yan yang mendengar itu pun mengerutkan keningnya. Keturunan Kaisar Manusia? Apa maksudnya? Apakah Kaisar Manusia berasal dari klan Lin?


Banyak pertanyaan yang muncul di benak Lin Yan saat ini. Ia tentu sadar bahwa Kaisar Manusia memiliki bawahan empat klan kuno. Dan yang membuat tubuh Lin Yan membatu di tempat adalah, tentang sesuatu yang di catat oleh klan kuno Zhu, bahwa Kaisar Manusia meninggalkan pesan bahwa bentuk yang ada di dalam Lembah Naga ada untuk mengingatkan semua manusia siapa dia sebenarnya.


Juga, Lin Yan memikirkan kembali tentang kakek dan neneknya.


Kakek dan neneknya tidak pernah mengatakan siapa sebenarnya orang tuanya. Oleh karena itu, Lin Yan membuat spekulasi bahwa klan Lin adalah keturunan dari Kaisar Manusia.


Dan semua spekulasi itu dibenarkan oleh Lin Yan karena Tombak Pembunuh Naga yang merupakan senjata yang digunakan oleh Kaisar Manusia di zaman dulu bisa digunakan olehnya. Apakah itu karena garis darah?


Semakin banyak Lin Yan memikirkannya, semakin ingin ia datang ke klan Lin untuk mencari tau siapa sebenarnya orangtuanya. Sebab, hanya klan Lin lah jalan yang mungkin menunjukkan siapa sebenarnya Kaisar Manusia itu dan siapa ayah dan ibunya.


Karena tau untuk mendapatkan semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di benaknya masih akan lama, ia pun menyampaikannya dan keluar dari Ruang Jiwa.


Ketika Lin Yan membuka matanya, Gu Yin sudah ada di dekatnya dan menatapnya dengan wajah gugup.


Zhung!


Tubuh Lin Yan bersinar dan ia pun langsung terpisah dari Xia Yue'er karena waktu yang dibutuhkan untuk melakukan Fusi memang singkat karena ini pertama kalinya bagi mereka berdua melakukan teknik gabungan.


Blug!


Xia Yue'er pun terjatuh lalu pingsan dan sangat tampak bahwa dia saat ini kehabisan qi dan energi spiritual. Tentu hal seperti itu akan terjadi karena memang tubuhnya belum memenuhi kriteria untuk melakukan Fusi. Biasanya teknik itu hanya digunakan oleh para Roh Peri yang telah dewasa.


“Bagaimana? Di mana wanita menyeramkan itu?Apakah kau baik-baik saja?” Tanya Gu Yin sambil memegang Lin Yan dan menatap semua bagian tubuh Lin Yan apakah ada cedera parah atau tidak.


“Aku tidak apa-apa. Hanya kelelahan saja karena terlalu mengunakan banyak kekuatan. Dan wanita itu telah di segel di suatu tempat. Dia tidak akan bisa keluar.” Lin Yan membalas dengan nada lelah dan menghampiri Xia Yue'er yang telah pingsan. Ia pun langsung menaruhnya di pakaiannya dan membiarkan Xia Yue'er berisitirahat.


“Lalu, apa yang akan kita lakukan? Apakah kita akan memasuki salah satu pintu itu?” Tanya Gu Yin menatap ke arah tempat tiga pintu berada. Ia juga merasa lega mendengar tentang wanita tersebut telah disegel. Ia tentu akan percaya dengan apa yang Lin Yan katakan.


Lin Yan pun melihat dan mengangguk. “Ya, cuma itu kemungkinan jalan keluar karena pintu sebelumnya telah hilang.”


Karena keduanya telah sepakat, Lin Yan dan Gu Yin pun langsung bergerak ke arah pintu tersebut untuk keluar dari ruangan aneh yang mereka masuki.