Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 86 - Menghabisi Musuh



Anggota kelompok Kalajengking Merah yang tergeletak di atas permukaan tanah sangat terkejut dengan apa yang terjadi saat ini. Ia mencoba melihat ke arah atas dan menatap Lin Yan yang menatapnya dengan tatapan yang sama yang pernah ia buat kepada Lin Yan.


“Kau.. bagaimana bisa? Bagaimana bisa kau bertahan dari racun itu?” Anggota kelompok Kalajengking Merah yang di pukul Lin Yan dengan keras, bertanya dengan nada ketakutan saat ini.


“Apa kau pikir bahwa racun rendahan seperti itu akan mampu untuk melemahkan aku? Aku akan memberitahu satu fakta menarik. Aku mempunyai kemampuan unik yang bernama, Kekebalan 10.000 racun!” Lin Yan menyeringai saat perlahan mengangkat kaki kanannya dan ia pun melapisinya dengan qi terkuatnya.


“Tidak mungkin! Tidak ada kemampuan seperti itu!” Teriak Anggota kelompok Kalajengking Merah sekuat tenaga karena tentu tidak akan percaya dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan walaupun di dalam hatinya ia percaya setelah melihat Lin Yan yang leluasa menggerakkan tubuhnya seperti biasa.


Lin Yan tidak membalas lagi dan tidak membuang waktu. Ia pun menghentakkan kakinya ke bawah karena melihat bahwa anggota kelompok Kalajengking Merah berniat untuk bangun.


Krak!


Bom!


Lin Yan langsung menginjak kepala anggota kelompok Kalajengking Merah sekuat tenaga dan memecahkan kepala musuh seperti sedang memecahkan semangka.


Anggota kelompok Kalajengking Merah yang melawan Lin Yan tewas seketika saat kepalanya pecah.


Anggota kelompok Kalajengking Merah lainnya yang saat ini melawan Huan Caiyi pun sangat terkejut karena tidak menyangka bahwa rekannya telah tewas dan ia pun langsung ketakutan karena mendengar bahwa Lin Yan kebal terhadap racun. Ia ingin kabur untuk menyampaikan informasi tentang Lin Yan kepada pemimpinnya.


Tetapi anggota kelompok Kalajengking Merah tersebut lengah ketika melihat kejadian itu dan Huan Caiyi tidak membuang kesempatan untuk membunuhnya karena sedari awal pun, Huan Caiyi memang unggul saat sedang bertarung.


“Kau bahkan masih sempat melihat ke arah lainnya? Kau sungguh meremehkan aku.” Huan Caiyi pun membuat gerakan miliknya dan menebas sekuat tenaga ke arah musuh.


“Gaya Pedang Huan, Tebasan Penyembelih..”


Sraing!


Huan Caiyi yang bergerak dengan kecepatan tinggi langsung menebas leher musuh tanpa ampun sama sekali. Jika saja perhatian musuh tidak teralihkan, sudah pasti musuh akan bisa menghindar walaupun mungkin akan kesulitan.


Blug!


Mayat anggota kelompok Kalajengking Merah tergeletak di tanah karena sudah tewas. Huan Caiyi hanya mendengus menatap mayat itu saat menyimpan pedangnya. Ia pun langsung memeriksa cincin ruang musuh tetapi hanya ada sampah di dalamnya.


“Cih! Sampai ini sangat miskin!” Huan Caiyi tidak puas sama sekali dan hanya menyimpan cincin ruang.


Sama halnya bagi Lin Yan, ia pun memeriksa cincin ruang musuh dan tidak ada benda berharga di dalamnya.


“Ayo kita pergi Yan'er. Dengan kejadian ini, sudah pasti anggota kelompok Kalajengking Merah akan menargetkan kita tanpa ada yang memberi misi. Mereka tidak akan mau kehilangan reputasi ketika ada anggota mereka yang gagal menjalankan misi. Anggota yang lebih kuat akan mengejar kita nanti.” Huan Caiyi berkata dengan nada serius karena ia tau betapa mengerikannya kelompok Kalajengking Merah. Bahkan untuk beberapa klan besar tidak akan mampu menghadapi mereka secara langsung jika semua anggota kelompok Kalajengking Merah berkumpul bersama.


Lin Yan mengangguk kecil dan mereka berdua pun langsung pergi dari tempat itu menuju ke lokasi misi.


Tetapi, dengan kejadian ini, Lin Yan dan Huan Caiyi pasti akan menargetkan Zhu Bo suatu hari nanti. Dan bahkan klan Zhu juga pasti terkena imbasnya.


“Mereka berdua telah gagal. Mereka tewas lebih dari sehari yang lalu. Jika seperti ini, akan sulit untuk melacak target yang berhasil lolos.” Salah satu dari mereka berkata dengan nada dingin.


“Dari awal seharunya kelompok kita mengirim kultivator yang lebih kuat karena jumlah bayaran yang kita terima. Karena kultivasi target sangat rendah, kita membuat kesalahan kali ini.” Yang lainnya melanjutkan dengan nada marah ketika melihat anggota mereka telah mati.


Satu dari mereka adalah seorang pria paruh baya yang sedari tadi diam. Ia adalah salah satu petinggi dari kelompok Kalajengking Merah yang memiliki basis kultivasi tingkat Alam Roh tingkat tinggi.


“Kirim beberapa anggota tingkat Alam Roh untuk membereskan mereka! Berita ini tidak bisa menyebar karena nama kelompok kita akan tercemar.” Petinggi kelompok Kalajengking Merah memberi perintah dengan nada dingin.


“Apakah itu tidak berlebihan?” Tanya yang lainnya.


“Ini demi reputasi kita. Jika berita tentang ini menyebar, tidak akan ada lagi yang mau menggunakan kelompok kita!” Balas Petinggi kelompok Kalajengking Merah dengan nada marah.


Yang lainnya hanya mengangguk karena salah satu petinggi telah berkata seperti itu. Mereka hanya bisa melakukan perintah saat ini dan membereskan Kekacauan.


**


Lin Yan dan Huan Caiyi yang telah menjauh, sama sekali tidak mengetahui hal itu. Keduanya terus bergerak dengan kecepatan penuh menuju kota Zhu berada.


Beberapa hari kemudian, mereka sudah mulai dekat dengan kota Zhu berada.


“Yan'er, tidak sampai setengah hari, kita akan tiba di kota Zhu jika melihat melalui peta,” ucap Huan Caiyi.


“Jika begitu, ayo kita beristirahat sejenak karena hari akan mulai gelap. Kita telah bergerak tanpa henti selama beberapa hari ini. Mungkin nantinya kita akan berhenti di kota Zhu sementara untuk meningkatkan kultivasi agar lebih mudah menyelesaikan misi.” Balas Lin Yan saat berhenti berlari.


“Ayo kita cari tempat untuk menetap.” Lanjut Lin Yan dan mengintari tempat itu lalu menemukan sebuah gua.


Keduanya pun masuk kedalam lalu menutup pintu gua menggunakan kayu-kayu dan beberapa semak.


Lin Yan seperti biasa langsung mengeluarkan alat untuk memasak karena hanya di saat seperti inilah mereka bisa menikmati makanan walaupun mungkin kultivator setingkat mereka akan sanggup tidak makan lebih dari seminggu.


Setelah selesai makan, Lin Yan pun bersantai sejenak sambil memikirkan banyak hal.


“Tidak ada gunanya untuk memikirkan semua itu. Lebih baik aku mengkonsumsi batu spiritual untuk meningkatkan kultivasi.” Batin Lin Yan dan mengeluarkan batu spiritual sebanyak 1.000 buah.


Saat ini Lin Yan hanya memiliki stok 4.500 dan yakin bahwa dengan 500 batu spiritual akan mampu meningkatkan kultivasinya satu tahap.


Lin Yan pun membagi 500 kepada Huan Caiyi dan Huan Caiyi sama sekali tidak menolak karena fondasinya masih kokoh saat ini. Menerobos satu tahap lagi tidak akan masalah sama sekali menggunakan batu spiritual.


Lalu keduanya pun mulai berkultivasi untuk meningkatkan kultivasi mereka. Dan semakin tinggi kekuatan mereka, semakin tinggi persentase untuk menyelesaikan misi.