
Xavier menjatuhkan tubuhnya di atas sofa, ia memijat pelipisnya yang berdenyut sejak tadi. "Anak muda jaman sekarang benar-benar semaunya sendiri," gumamnya yang dapat di dengar oleh Elleana. Wanita paruh baya itu tersenyum, lalu mendudukkan tubuhnya di sisi sang suami, ia tahu jika suaminya tidak benar-benar marah kepada Mike dan Elie.
"Terima kasih Hubby, kau adalah suami dan Daddy terbaik. Aku semakin mencintaimu," bisiknya kemudian. Mendengar pujian dari istrinya, Xavier memberikan respons dengan berdehem dan terlihat acuh, tetapi di dalam hatinya ia seolah melayang mendengar pengakuan cinta dari wanita yang teramat ia cintai itu.
Suasana kembali mencair dan ketegangan yang sebelumnya melingkup di dalam sana seketika menjadi santai kembali. Masing-masing sudah menjatuhkan tubuhnya di atas sofa. Aprille tidak dapat menutupi kebahagiaan, akhirnya pertikaian yang alot dan memakan waktu itu membuahkan hasil.
"Matt, kau senang bukan?" bisiknya kepada Matthew. Suaminya itu hanya menunjukkan senyum seperti biasa, tetapi ia tahu jika suaminya merasa senang melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah Mike. Dan Nathan serta Meisha turut senang. Pada akhirnya Mike di terima dikeluarkan Romanov.
Baik Arthur dan Mike tidak ada yang melontarkan permintaan maaf. Karena masing-masing dari mereka menganggap jika mereka benar.
"Ck..." Arthur berdecak, ia sudah lebih dulu menyusun rencana untuk mengadakan pesta resepsi pernikahannya dengan Helena. "Aku yang akan lebih dulu mengadakan pesta! Mike, kau bisa mengadakan pesta setelah pesta pernikahanku dengan Helen." Akhirnya yang menjadi keluhan Arthur di ungkapkan. Xavier serta Zayn hanya melirik singkat dan tidak menggubris perkataan Arthur.
"Kenapa? Apa kau khawatir ketampananku akan menandingimu?!" Mike tersenyum mengejek. Tetapi tiba-tiba meringis ketika Elie yang tengah mengobati luka di wajahnya tidak sengaja menyentuh kasar lukanya itu. "Pelan-pelan saja Sweetheart." Elie mengangguk dan meminta maaf pada suaminya.
"Ck, aku tidak peduli dengan ketampananmu. Aku sudah menyusun rencana resepsi pernikahanku dan kau merusaknya. Dasar bodoh!" Arthur mendengkus kesal. Semua yang dilakukan oleh Mike membuatnya berantakan. Padahal jika pria itu mau bersabar sedikit saja, ia pasti akan membantu rencana pernikahan pria itu dengan adiknya.
"Aku tidak masalah, kau bisa melakukan resepsi pernikahanmu lebih dulu. Lagi pula aku sudah menjadikan Elie sebagai istriku, aku bisa mengadakan resepsi pernikahan kami kapan saja." Lalu Mike menatap wajah cantik Elie dengan penuh damba. Merasa di tatap Elie hanya tersenyum sembari fokus mengobati luka di sekitar wajah Mike.
Arthur mendengkus kesal. Memang seseorang yang tengah dimabuk cinta akan selalu melakukan hal yang gila termasuk dirinya. Arthur menatap sang istri yang tengah tersenyum memperhatikan keluarganya. Senyum yang selama ini selalu menghiasi wajah cantiknya. Namun bagaimana jika istrinya itu mengetahui mengenai penyebab kematian Mommy Anna. Ia sangat yakin jika senyum manis itu mendadak lenyap seketika.
"Maaf, kami datang terlambat." Suara bariton pria mengalihkan perhatian semua yang ada disana. Tak terkecuali Elie, wanita itu mengembangkan senyum ketika melihat sosok pria yang kala itu menjadi perbincangan hangat mengenai kedekatan mereka.
"Nick...." Elie beranjak berdiri, ia menghampiri pria yang bernama Nick itu lalu hendak memeluknya. Tetapi sebelum berhasil memeluk pria itu, Mike lebih dulu mencegahnya dengan menarik Elie ke dalam dekapannya.
"Aku tidak akan membiarkanmu memeluk istriku!" seru Mike dengan penuh penekanan. Belum hilang kekesalannya akan kehadiran pria yang bernama Nick, kini pemuda berambut curly yang bersama Elie di cafe terlihat menyembul di balik tubuh Nick.
"Kenapa kau memeluk wanitaku?" Pertanyaan yang memancing emosi Mike. Sungguh pemuda itu dengan santai mengklaim Elie sebagai wanitanya.
"Noah, berhenti bercanda. Dia sudah menjadi kakak iparmu!" Nick memukul punggung Noah yang tidak lain ialah adiknya. "Maaf, adikku memang seperti itu. Dia suka sekali bercanda, karena dari dulu dekat dengan Elie," kata Nick merasa tidak enak dengan pria yang ia ketahui kekasih yang sudah merangkap menjadi suami Elie. Dari tatapannya saja Nick sudah menebak jika pria itu benar-benar dilanda kecemburuan.
Hah, kakak ipar?
Mike terperangah untuk beberapa saat. Jadi selama ini ia sudah salah paham, sehingga harus bertindak terburu-buru dengan menjadikan Elie istrinya agar kedua pria di hadapannya itu tidak akan bisa merebut Elie darinya.
"Nick dan Noah adalah putra dari Paman Sam dan Bibi Samantha. Kau pasti tidak asing dengan mereka," bisik Elie di dalam dekapan Mike. Dan Mike menunduk, menatap Elie yang tersenyum kuda padanya.
Mike tergugu. Jelas ia tahu siapa Paman Sam dan Bibi Samantha. Tetapi selama ini ia tidak pernah bertemu dengan kedua putra mereka.
"Bodoh!" Suara Arthur yang melintas di belakang punggung Mike dengan merangkul Helena seolah mencemooh kebodohan Mike yang tidak mencari tahu lebih dulu. Lalu berlalu pergi dari sana setelah puas memperhatikan wajah bodoh Mike.
"Elie, aku akan menemui Paman Vier dan Bibi Elle." Setelah diiyakan oleh Elie, Nick melintasi mereka dan segera bergabung di ruang tamu. Tidak dengan Noah yang masih berlama-lama menghadap Elie dan Mike.
"Aku dengar kalian sudah menikah? Ternyata pria ini benar-benar takut kehilanganmu Kak." Meskipun pandangannya tertuju pada Elie, tetapi ekor mata Noah melirik singkat ke arah Mike.
Elie terkekeh mendengarnya. "Kau benar, bahkan suamiku ini salah paham padamu dan mengira aku memiliki hubungan dengan bocah kecil sepertimu." Elie gemas, ia menangkup rahang Mike yang di penuhi oleh bulu.
"Ck, tahun ini aku sudah masuk kuliah dan bukan bocah kecil lagi." Bibir Noah mencebik, sejak dulu Elie selalu saja menganggapnya bocah kecil, padahal jelas-jelas ia sudah beranjak dewasa dan tumbuh dengan tampan. "Jangan bermesraan di depanku. Kalian bisa menodai mataku!" semburnya lalu segera melintasi Elie dan Mike yang masih terpaku.
Oh God, Mike benar-benar malu. Bagaimana bisa ia tidak mencari tahu terlebih dahulu jika kedua pria itu adalah sepupu dari Elie. Ia yang ketakutan dan dihantui rasa cemburu bertidak nekat dengan menikahi Elie.
***
Nick dan Noah sudah bergabung di ruang tamu, kedatangan mereka hanya sekedar ingin berpamitan kepada paman dan bibi mereka. Tetapi ternyata sepasang mata menyambut mereka dengan tatapan tajam. Ya, Zayn. Zayn merasa terusik dengan adanya Nick serta Noah. Ia masih memiliki rasa tidak suka terhadap Samuel, Daddy mereka yang dulu pernah menaruh cinta kepada Angela. Padahal kejadiannya sudah begitu lama dan Samuel pun sudah menikah dengan Samantha dan memiliki dua putra yang begitu tampan.
"Kenapa cepat sekali kalian sudah harus kembali ke LA?" Wajah Elleana terlihat kecewa, padahal mereka belum menghabiskan waktu bersama. Nick terlalu sibuk dengan beberapa pekerjaannya, sedangkan Noah, pemuda itu lebih suka menghabiskan waktu dengan mengelilingi Kota London.
"Lalu bagaimana kabar kedua orang tuamu? Aku sudah lama tidak bertemu dengan mereka." Bukan suara Elleana yang terdengar, melainkan suara Angela.
Nick tersenyum, ia mengenal Bibi Angela yang merupakan teman dari Daddy-nya dan merasa lucu dengan suami dari Bibi Angela yang selalu memusuhi ia dan juga Noah setiap kali mereka bertemu.
"Mereka baik-baik saja Bibi. Di lain waktu Bibi Angel dan Paman Zayn bisa berkunjung ke LA."
"Hem, jika kami pulang ke LA, kami akan mengunjungi mereka. Benar 'kan sayang?" Angela tersenyum kepada Zayn, berharap suaminya itu setuju padanya.
"Ya...." Dan Zayn hanya menjawab malas.
Xavier mengamati percakapan mereka tanpa ingin menimpali, lalu tatapannya beralih pada Matthew dan Aprille yang tersenyum memperhatikan.
"Matt, Jack sudah menghubungi ahli akupuntur terbaik yang pernah menangani Millie ketika lumpuh." Perkataan Xavier tentu saja mengudang perhatian mereka, terutama Matthew dan Aprille.
"Vier, tidak perlu. Aku baik-baik saja dengan kondisiku yang seperti ini." Sungguh Aprille terharu mendengarnya. Selama ini ia tidak pernah berpikir untuk pulih selama berada di sisi suaminya. Terlebih saat itu mereka tidak memiliki biaya untuk melakukan oeprasi.
"Aku dan Elle sudah membicarakannya. Jadi kau hanya perlu menunggu kabar selanjutnya." Xavier tetap tidak bisa dibantah, apapun yang sudah menjadi keputusannya, tidak akan ada yang bisa mengganggu gugat.
Elleana tersenyum. "Kami hanya ingin kau bisa berjalan seperti sebelumnya. Anggap saja ini sebagai permintaan maaf kami karena tidak bisa menemukan kalian."
"Elle, aku.... terima kasih." Pada akhirnya Aprille hanya bisa mengucapkan rasa terima kasih dengan air mata yang sudah menggenangi kelopak matanya.
Tidak hanya Aprille dan Matthew yang tersentuh, Mike pun benar-benar merasa terharu mendengar kebaikan Keluarga Romanov kepada keluarganya.
"Dan aku akan menghubungi dokter spesialis terbaik untuk mengobati Matt agar bisa berbicara lagi," sambung Xavier semakin menambah keharuan Matthew dan Aprille.
"Tidak perlu Paman, aku sudah menghubungi dokter kenalanku. Dia yang akan membantu pengobatan Dad." Mike menyela, bukan ia menolak kebaikan Paman Xavier. Tetapi ia sudah menyiapkan segalanya, mulai dari jadwal pemeriksaan Daddy Matthew. "Sebelumnya aku baru ingin mencari dokter yang akan membantu penyembuhan Mommy, tetapi paman sudah menghubungi ahli akupuntur lebih dulu. Aku benar-benar berterima kasih kepada kalian," imbuhnya tulus. Merasa beruntung berada di tengah Keluarga Romanov yang dikenal dengan kebaikan mereka.
"Mike...." Aprille tergugu, ia sungguh tidak menduga jika putranya sudah merencanakan kesembuhan mereka.
"Kalau begitu kalian bisa melakukan pengobatan setelah pesta resepsi pernikahan," kata Xavier menyarankan yang segera di angguki setuju oleh Mike.
"As, sebaiknya hubungi Aunty Jenn, katakan padanya untuk segera datang. Mommy juga akan menghubungi Paman Ed." Elleana berucap kepada putranya Austin yang sejak tadi memainkan ponsel. Pemuda tampan itu segera mengangguki perkataan Mommy Elleana dan melakukan perintah dari wanita yang ia cintai itu.
To be continue
Yoona kasih visual anak2 Samuel ya 🥰 Yang lupa Sam itu siapa, bisa baca lagi Novel Tawanan Bos Mafia hihihi 😁😁
Nick Thomas
Noah Thomas
...Like, vote, follow, fav, hadiah dan komentar kalian 💕 Terima kasih banyak dukungan dan komentar positif kalian 💜...
...Always be happy 🌷...
...Instagram : @rantyyoona...