
MUSE S5
EPISODE 1
S5 \~ PROLOG
So now faith, hope, and love abide, these three; but the greatest of these is love.\~
1 Corinthians 13:13
_____________________
Musik klasik terdengar lembut di seluruh penjuru ruangan spa, musik ini berasal dari piringan hitam yang di putar oleh sebuah phonograp antik. Mengalunkan irama damai yang menenangkan hati.
Seorang pria muda berbadan kekar sedang berdiri di depan jacuzi air hangat. Melepaskan jubah mandi dan menampilkan otot-otot kencangnya. Kulitnya yang berwarna sedikit kecoklatan semakin terlihat eksotis dengan hiasan tatto bergambar naga melingkar di lengan sampai ke dada kirinya.
Nama pria ini adalah Lucas, pengusaha muda yang bergerak di bidang investasi dan juga securitas. Usianya baru menginjak 29 tahun bulan ini, namun aset dan kekayaannya telah menyampai angka yang cukup fantastis.
Tampan, muda, harta melimpah, dan masih lajang. Siapa wanita yang tidak menginginkan dirinya? Tak jarang mereka menghalalkan berbagai macam cara untuk bisa menjadi kekasih Lucas. Menggaetnya dengan gerakan sensual sampai glayutan manja agar pria mempesona itu mau berpacaran dengan mereka. Lucas memang sering bergonta-ganti pacar, mulai dari pramugari sampai model papan atas pernah dicicipinya. Namun, semuanya tak pernah ada yang bisa bertahan lebih dari satu bulan, Lucas tak pernah terpuaskan dalam tiap hubungannya.
•
•
•
Lucas menanggalkan jubahnya, menyisakan boxer ketat yang membungkus bagian paling pribadi miliknya. Seorang pelayan wanita mengambil jubah Lucas dan mulai meneteskan aromatherapy ke dalam air.
Perlahan-lahan Lucas mencelupkan dirinya ke dalam air hangat, memposisikan diri senyaman mungkin dan membiarkan semburan air memijit tubuhnya.
Lucas memejamkan matanya, menikmati musik klasik, dan air hangat. Merefresh kembali pikiran dan juga tubuhnya setelah bekerja seharian. Aroma melati yang lembut dan menenangkan mulai merebak ke seluruh penjuru ruangan Spa pribadi miliknya itu.
Pelayan wanita lainnya sedang menuang wine dan menaruhnya di samping jacuzi. Sedangkan yang lain mempersiapkan handuk dan juga jubah tidur kering untuk Lucas.
Tiba-tiba suara langkah kaki mengganggu ritual relaksasinya.
“Tuan,” sapaan seorang pria berjas hitam membuat Lucas harus membuka mata.
Wajahnya yang tampan terlihat garang, jangan sampai kegagalan lagi yang terdengar di telinganya. Jangan sampai anak buahnya gagal memenuhi permintaannya lagi.
“Bagaimana?” Lucas memutar gelas wine sebelum meminum cairan ungu didalamnya.
“Ma—maaf, Tuan, kami tidak bisa menemukan gadis yang Tuan cari,” ucapnya sambil terbata.
Lucas menggenggam leher gelas dengan erat, ia mencoba menahan dirinya untuk tidak marah. Namun, emosinya tetap tak terkontrol! Bagaimana bisa anak buahnya begitu kesusahan hanya untuk menemukan seorang gadis?
PYAR!!
Lucas sengaja melemparkan gelas itu ke samping anak buahnya hingga pecah saat membentur dinding.
Bunyi pecahan kaca membuat pria itu mundur karena takut.
“Bangsad!! Dia hanya seorang gadis kecil dan kalian orang dewasa!!” umpat Lucas.
“Maaf, Tuan. Kami akan memperlebar jangkauan pencarian!”
Lucas menghembuskan napasnya dengan kasar. Tangannya mengepal penuh emosi, menyesali semua perbuatan yang pernah dilakukannya di masa lalu. Perbuatan yang menyakiti wanita paling di cintainya, perbuatan yang membuat wanita itu pergi darinya.
Kini Lucas hanya bisa berandai.
Andai saja dulu dia tidak melakukan kesalahan fatal itu, andai saja Lucas tak pernah memaksakan nafsu dan amarahnya saat itu. Pasti saat ini wanita itu masih berada di sampingnya. Lucas pasti masih bisa melihat wajah cantiknya, mendengar suaranya, menikmati kehangatan dekapan dan manis aroma tubuhnya.
Lucas keluar dari bak jacuzi, ia menyahut handuk kering dari tangan pelayan wanita yang juga gemetaran. Semua yang berada di ruangan itu tak bisa menyembunyikan ketakutannya saat Lucas marah. Boss mereka ini walaupun bisnisnya legal namun caranya kotor. Dan Lucas punya banyak anak buah yang siap mendukungnya dengan kekerasan kapan saja ia butuh. Yah, bisa dibilang Lucas adalah Yaakuza versi Indo.
Lucas memakai jubahnya, menyahut sebotol wine dan keluar ke beranda teras kamarnya. Berharap hembusan angin malam yang dingin bisa mengusir kegelisahan dan rasa rindunya. Ia menghidupkan sebatang rokok dan mulai menghisapnya dalam-dalam lalu menghembuskan kepulannya di atas kepala.
Ella, di mana kau sekarang? Kenapa kau tak memberiku kesempatan untuk menebus semuanya?
Bayangan akan wajah sensual dan cara gadis itu memandang dirinya kembali. Menari-nari dalam benak Lucas, membuat rasa rindu semakin membuncah dan menyakiti hatinya.
Flashback akan masa lalu yang pernah mereka rasakan juga bagimana cara gadis kecil itu mencintainya membuat hatinya sesak. Rasanya sesak sekali, tak terasa Lucas menitikkan air matanya.
Lucas tersungkur setelah menghabiskan sebotol penuh alkohol. Satu-satunya melupakan wajah gadis itu adalah dengan tidur dalam buaian alkohol. Karena menyesalpun percuma, sekarang yang harus dia pikirkan adalah bagaimana caranya menemukan gadisnya itu, meminta maaf dan menyesali semua kesalahannya dimasa lalu.
“Beleciaquin!! Di mana kau?!” teriak Lucas pilu. Botol wine menggelinding dan bergerak entah ke mana.
— MUSE S5 —
Di belahan bumi yang lain. Sebuah bar and club terlihat begitu riuh dengan hingar bingarnya. Hentakan keras dari musik DJ, dan sorot lampu berwarna warni, serta teriakan dan canda tawa para tamu yang sedang asyik berjoget ria memenuhi atmosfirnya. Beberapa orang pelayan terlihat mondar mandir mengantarkan minuman keras dan juga makanan ringan.
“Kau sudah siap?” tanya seorang bodyguard pada klientnya.
“Yes, Mark! Anytime,” jawab wanita cantik itu sambil tersenyum.
“OK, Bella, it’s show time.” Mark menggandeng tangan mungil Bella, mengajaknya keluar menuju ke panggung. Mark adalah bodyguard sekaligus manager Bella secara tidak langsung. Pria kekar namun gay ini adalah teman dari bibi Bella.
“BELLA!!!” teriakan riuh para pengunjung club memanggil namanya, Bella memang primadona di club tempatnya bekerja saat ini.
Selain wajahnya yang cantik dan sensual, tubuh Bella memang sangat indah. Dadanya begitu sintal dan kencang, pantatnya terlihat montok dan bulat. Bella mendapatkan semua lekukan indah ini karena dia adalah seorang penari tiang. Sebuah tarian yang memusatkan pada kekuatan otot lengan, perut, kaki, dan juga dada. Tarian ini memadukkan unsur kekuatan tubuh dengan gerakan-gerakan indah nan sensual.
Bella masuk ke atas stage, menampilkan kakinya yang jenjang dan mulus. Seperti penari tiang pada umumnya, Bella juga menari dengan pakaian minim dan terlihat begitu seksi. Baju yang mirip dengan bikini dengan gemerlap payet berwarna merah menyala, semakin menyala karena semua lampu sorot mengarah padanya.
Bella menggerai rambut panjang hitamnya yang bergelombang indah. Bella bergerak perlahan mengitari tiang, tangannya sesekali mengelus pelan pahanya sampai ke pangkal kaki. Gerakkan sensualnya mampu membuat semua lelaki yang berada di sana menelan ludahnya.
Music mulai terdengar. Mengalun mengiringi gerakan-gerakan sang primadona. Menimbulkan decakan kagum dan tepuk tangan riuh dari semua penontonnya.
Bella mulai mengayunkan tubuhnya, memberikan momentum pada gerakan pertamanya agar tubuhnya bisa berputar berkali-kali pada tiang dansa. Dengan cepat Bella memanjat tiang, lalu berputar dengan menekuk kakinya. Sesekali Bella membuka kakinya dan bergerak turun sambil seakan-akan menendang ke arah langit.
Seorang pria muda berdiri tak jauh dari tempatnya menari. Memandangnya dengan mata yang sama sekali tak berkedip. Bella yang sepintas melihatnya tak bisa menahan rasa gelinya dan mengerling ke arah pria itu. Bella memang sengaja menggodanya, membuat semburat kemerahan muncul dan wajah tampannya menghangat.
Dengan kikuk pria itu membalas kerlingan Bella dengan lambaian tangannya.
Bella tersenyum sinis sambil tetap menari di atas sepatu heels gemerlapan setinggi 20 cm. Bella adalah satu-satunya penari tiang yang tak pernah menjual dirinya. Dia murni mendapatkan uang dari tarian dan juga peranannya sebagai seorang pekerja seni.
•
•
•
....
Bella malas menanggapi, paling hanya pria yang ingin menggodanya ataupun lelaki hidung belang yang ingin menawarkan imbalan besar untuk jasa tidur bersama dengannya. Dengan acuh Bella melangkah pergi.
“Tunggu, kau mengerling padaku tadi!” Tangannya menahan bahu Bella.
“Itu hanya contact mata dengan penonton saja. Tak lebih.” Bella menepis tangan pria itu.
“Aku ingin menawarimu sesuatu.”
“Sory, aku tidak tertarik untuk tidur denganmu,” jawab Bella.
“Apa?? Siapa yang ingin tidur denganmu?” Wajah imut pria ini terlihat syok.
Wajah Bella memerah, baru kali ini ada pria yang tak ingin tidur dengannya. Bahkan Raj, pria keturun Indi pemilik hotel di samping clubnya rela memberikan sebuah mobil mewah agar Bella mau tidur dengannya.
“Lalu apa maumu?” Bella terus berjalan keluar.
“Aku ingin kau menjadi modelku.” Dengan cepat pria itu mengikuti langkah kaki Bella.
“Lupakan, aku tidak tertarik.” Bella keluar dari pintu belakang, Mark telah menunggunya.
“Tunggu! Kau bahkan belum mendengar tawaranku.” Pria seumurannya ini hendak menarik pergelangan tangan Bella.
“Easy Kid!” Tiba-tiba tangan kekar Mark menghalangi tubuhnya.
“Setidaknya biarkan aku tahu namamu, nona.” Pintanya disaat merasa mentok karena wajah garang Mark tak kunjung beralih dari pandangannya.
“Siapa yang tidak mengenalku di club ini?” Bella mencelos kaget, ternyata masih ada pria yang tak mengenal kecantikkan dan juga pesonanya.
“Aku baru pertama kali ke club.” Ia menggaruk kepalanya malu.
“Siapa namamu? Logatmu seperti dari kota S?” Bella mendekat dan balik bertanya.
“Nicholas, panggil saja aku Nick. Aku memang dari kota S,” jawabnya.
“Menarik, aku juga berasal dari sana. Namaku Beleciaquin. Senang mengenalmu Tuan ‘pertama kali’.” Bella tersenyum sembari mengejek Nick yang baru merasakan pergi ke club untuk pertama kali.
“Boleh aku memanggilmu Queen?”
“Terserah kau mau memanggilku apa, karena malam ini akan menjadi perjumpaan kita yang terakhir.” Bella kembali berjalan menuju ke arah mobilnya, sesekali ia menggoyangkan tas rantai hitam di tangannya.
“Kita lihat saja nanti!” Teriak Nick, tak bisa menyusul Bella karena ia masih terhalang lengan kekar Mark. Bella hanya melambaikan tangannya sebagi jawaban sebelum akhirnya deruan mesin mobil mengakhiri perjumpaan mereka.
Bella dan Nick tak pernah tahu dengan takdir cinta apa yang akan menanti di depan mereka.
— MUSE S5 —
Yo MUSE 5 keluar nih
Kasih like, comment, dan juga vote
Maaf author pakai POV campuran ya. Jangan bingung ^^
Author cinta kalian.
❤️❤️❤️
Kasih masukkan donk, cerita seperti apa yang kalian ingin baca?
NOTES :
Dasar-dasar gerakan pole dance untuk pemula, yuk belajar:
>> Warp Around (Mengitari Tiang)
Pertama, mengitari tiang dengan tangan yang dominan, berdiri tegak sambil meluruskan lengan ke kanan ke samping dan memegang tiang setinggi kepala. Dekatkan telapak kaki kanan ke tiang sambil menjejak lantai peganglah tiang kuat-kuat lalu bergantunglah pada tiang saat ini biarkan lengan kiri menggantung refleks
Kedua, berputar mengitari tiang luruskan kaki kiri lalu tekankan ke samping sambil bertumpu pada bola telapak kaki kanan berputarlah mengitari tiang. Tekuk sedikit lutut kanan agar gerakan terlihat lebih indah dan anggun.
Tiga, kaitkan kaki pada tiang setelah berputar, jejakkan kaki kiri di belakang kaki kanan. Pindah kan berat badan ke kaki kiri lalu kaitkan kaki kanan pada tiang pastikan tiang berada di belakang lipatan lutut saat Anda mengangkat kaki pada tiang
Empat, lengkungkan tubuh ke belakang untuk mengakhiri gerakan ini. Lengkungkan tubuh ke belakang sambil tetap memegang tiang kuat-kuat turunkan genggaman tangan kanan agar punggung bisa melengkung lebih jauh. Saat ini kelenturan tubuh berperan penting, lengkungkan punggung sesuai kemampuan sambil tetap mengaitkan kaki kanan dan memegang tiang kuat kuat.
Terakhir, berdiri tegak, lurus kan tubuh lalu lepaskan kaki kanan dari tiang bersiaplah melakukan gerakan berikutnya atau mengakhiri latihan sebagai gerakan dasar tari tiang. Gerakan ini sangat tepat untuk orang-orang yang baru mulai belajar tari tiang dan bermanfaat sebagai transisi untuk melakukan gerakan yang lebih sulit
>> Climbing Pole (Memanjat Tiang)
Pertama, berdiri menghadap tiang, pegang tiang dengan tangan yang dominan sambil berdiri tegak dengan jarak 25 sampai 30 centi dari tiang
Kedua, kaitkan salah satu kaki pada tiang angkat kaki di sisi yang sama dengan tangan yang sedang memegang tiang, lalu kaitkan pergelangan kaki kanan pada tiang. Sekarang peganglah tiang dengan kedua tangan, saat ini telapak kaki kanan berada di sisi kiri tiang dan lutut kanan berada di sisi kanan tiang. Nantinya kaki kanan akan menjadi jangkar yang menahan tubuh agar tidak turun saat Anda mengangkat kaki kiri.
Ketiga, lingkarkan tangan kiri pada tiang gunakan kekuatan tangan untuk mengangkat tubuh dari lantai sambil mengayunkan kaki kiri ke depan tiang, lalu kaitkan tumit kiri pada tiang latihan. Jepit kuat-kuat dengan sisi dalam lutut agar anda menggantung pada tiang menggunakan kekuatan kaki dan tangan. Saat ini posisi kaki menjadi fondasi yang kukuh agar anda bisa memanjat tiang.
Keempat, pindahkan tangan dan lutut 30 cm ke atas pindahkan kedua tangan lebih kurang 30 cm ke atas agar anda bisa naik lebih tinggi, lalu geser lutut ke atas gunakan kekuatan otot perut untuk mengangkat lutut 30 sampai 60 centi.
Kelima, jepit tiang dengan kedua kaki setelah menekuk lutut, condongkan punggung sedikit ke belakang, cepit dengan otot kaki, gunakan kekuatan kaki untuk meluruskan tubuh saat Anda memindahkan tangan ke atas
Terakhir, lakukan gerakan ini berulang-ulang sampai Anda selesai memanjat. Berlatihlah memanjat sampai puncak tiang lalu atau anda akan merasa lelah saat menari. Latihan ini membuat anda mampu memanjat tiang sambil berolahraga selain itu, akan terlihat seksi saat memanjat
Cara turun dari tiang, Anda bisa turun sambil melakukan free fireman spin yaitu meluncur sambil memegang tiang dengan tangan dan menjepit yang dengan kaki. Selain itu Anda boleh meluncur sambil memegang tiang, lalu melepaskan jepitan kaki sejenak luruskan kaki ke depan lalu goyang pinggul Anda saat menurunkan kaki ke lantai. Gerakan ini sangat memukau tetapi anda perlu banyak berlatih untuk mengakhirinya.
>> FIREMAN SPIN (berputar ala damkar)
Pertama, peganglah tiang dengan kedua tangan, berdiri dekat tiang lalu pegang tiang dengan tangan yang tidak dominan sambil meluruskan lengan kiri ke samping. Kemudian bergantian dengan tangan kanan di bawah tangan kiri sehingga Anda seperti sedang memegang tongkat bisbol. Pegang dengan kedua telapak tangan beri jarak minimal 30 cm. Pastikan tangan kanan setinggi bahu
Kedua, ayunkan tubuh melingkari tiang dekatkan kaki kiri ke tiang lalu ayunkan kaki kanan melingkari tiang untuk menciptakan momentum sehingga anda memiliki cukup energi agar bisa berakhir melingkari tiang
Ketiga, melompatlah ke tiang gunakan kekuatan tangan untuk mengangkat tubuh sehingga Anda menggantung pada tiang untuk sesaat. Gunakan kaki kiri untuk melompat lalu cepit tiang dengan kedua lutut pastikan anda memegang Tiang kuat-kuat agar tidak meluncurkan ke bawah.
Keempat, berputarlah melingkari tiang sambil bertahan kuat-kuat pada tiang dengan tangan dan kaki. Teruslah berputar sambil mencondongkan tubuh ke belakang manfaatkan momentum saat melompat ke tiang agar anda terus berputar
Terakhir, berdirilah tegak saat mendarat. Perlambat putaran Anda sampai menjejakkan kedua kaki ke lantai maka tinggi posisi tangan anda akan sama saat memegang yang kali pertama. Makin lama anda berputar sebelum mendarat maka semakin mahir. Begitu kaki menyentuh lantai condongkan bokong ke belakang lalu kembali berdiri tegak, saat ini anda sudah selesai berlatih beberapa gerakan tari.
|* Perlu diingat bahwa sebelum melakukan pole dance pastikan tubuh anda benar-benar kering baik dari keringat maupun hand body.