
Sepasang paruh baya juga sudah tiba di lokasi kejadian. Tuan dan Nyonya Douglas menatap nanar dengan apa yang mereka lihat. Mereka tidak mampu mendeskripsikan bagaimana sedihnya perasaan mereka, melihat kondisi mayat-mayat anggota klan king dan mansion klan king yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun lamanya
Pandangan Nyonya Douglas tertuju ke seorang pelayan yang sedang menggendong cucunya "Dad.... Cucu kita, Dad" ujarnya mengarahkan jari telunjuknya ke arah seorang pelayan
"Ayo kita kesana!" ujar tuan Douglas mengenggam tangan istrinya.
"Steven...." lirih Nyonya Douglas menatap mata sembab cucunya.
Pelayan yang bernama Nora itu menyerahkan Steven ke dalam dekapan Nyonya Douglas "Nyonya besar...." lirihnya dengan mata sembab
"Ketua sedang melihat keadaan Tuan Jack!" ujar pelayan satunya sembari memandang tuan mudanya. Terlihat jelas jejak aliran tetesan air mata di kedua pipinya.
#
#
Seorang pria berseragam polisi mendatang tuan Douglas yang sedang berdiri memandang tajam ke depan sana "Tuan Douglas...." serunya membungkuk sedikit kepalanya
"Ya...." singkat tuan Douglas menatap datar polisi yang berdiri di depannya.
"Apa mansion itu milik Anda?" tanya nya sembari melihat beberapa catatan laporan dari anak buahnya
"Ya!" singkatnya dengan tegas
"Kurang lebih sekitar 1000 orang yang menjadi korban kebakaran ini. Kami tidak hanya menemukan luka bakar di tubuh korban, namun kami juga menemukan luka tembakan, dan luka lebam!" tandasnya menjelaskan
"Dugaan sementara kami, kemungkinan sebelum tragedi kebakaran ini, telah terjadi aksi tembak-menembak dan perkelahian di mansion ini. Namun jika Tuan perkenankan, kami akan melanjutkan prosedur forensik untuk meninjau keakuratan hasil sementara yang kami peroleh" ujarnya lagi menatap Tuan Douglas
"Tidak perlu! Langsung saja makamkan semua korban!" tegasnya tanpa ekspresi.
Polisi itu merasa bingung dengan ucapan tuan Douglas"Apa dia tidak mau tahu siapa saja yang menjadi korban kebakaran ini?" batinnya
"Baiklah.... Tuan Douglas" ujarnya, kemudian melangkah menuju anak buahnya.
#
#
Di sebuah rumah sakit swasta milik keluarga Douglas. Greyson, Steven, Tuan dan Nyonya Douglas serta kedua pelayan mereka, berkumpul di ruang rawat Jack. Mereka sudah mengetahui apa yang menyebabkan mansion klan king bisa hancur seperti itu. Dua hari yang lalu keadaan Jack sudah pulih, namun Greyson tetap memaksa Jack untuk rehat sebentar, agar tenaganya bisa pulih kembali.
Mereka belum mendapatkan kabar tentang Stevi,Dean dan anggota klan king yang lain. Greyson dan keluargannya berharap mereka dalam keadaan baik-baik saja. Tom, Olivia (Dena), Meyer juga sudah klan king jadikan sebagai buronan. Polisi dan detektif swasta juga sedang berjuang keras menemukan keberadaan mereka.
"Bagaimana?" tanya Greyson kepada anggota klan king yang masuk ke dalam ruangan rawat Jack
"Ma-maafkan kami Ketua, sam-sampai sekarang ka-kami belum juga menemukan jejak keberadaan mereka" ujarnya terbata-bata.
"Jangan hentikan pencarian ini! aku merasa mereka masih hidup sampai sekarang" ujar Greyson penuh keyakinan, sembari mengelus kepala putranya yang sedang tertidur pulas.
"Baik ketua!" ujarnya bernafas lega, tidak mendapatkan amukan langsung dari Greyson.
#
#
9 Bulan kemudian
Di sebuah rumah sederhana tangisan bayi terdengar nyaring dan bersahut-sahutan memenuhi sebuah kamar sederhana "cup cup cup cup sayang....Tunggu dulu...." ujar seorang wanita yang sedang memberikan satu botol kecil ASI, yang sudah Ia panaskan sebelumnya kepada seorang bayi perempuan yang sedari tadi menangis
cklek
"Maafkan aku, pulangnya sedikit telat!" seru seorang wanita merasa bersalah meniggalkan putrinya dengan temannya. Dia baru saja tiba di rumah, sehabis bekerja seharian.
"Nop" ujar wanita itu singkat sembari tersenyum kecil menatap temannya.
...***Bersambung***...
...Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ❤️...
...Author Udah Crazy Up Tuh 😁 Boleh enggak ya besok-besok Author Update nya satu-satu Bab aja Readers? 🤭 Besok last season 1 😁 Next season 2....