IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 ~¶~



"Kami ingin menjadi saksi cinta kalian. Kami ingin melihat kalian bertunangan di depan keluarga besar kita." seru Greyson tersenyum hangat menatap putrinya. Ia merasa bangga menikahkan putrinya dengan pria pilihannya. Jika Alexa menikah, maka tinggal Grace lagi yang belum menikah.


"Besok.... setelah bulan purnama.... aku akan menghadirkan seorang pendeta meresmikan pertunangan kalian hingga ke jenjang pernikahan." sambung Greyson berbisik di depan putrinya dan calon menantunya.


"Sayang.... ikuti kata hatimu! Daddy tidak mau memaksa mu. Namun Daddy berharap yang terbaik untuk kamu." tambah Greyson menatap Alexa.


Paskal menatap dalam wajah Alexa, ia merasa jantungnya berdebar kencang setiap kali berdekatan dengan gadis itu. "Bolehkah aku egois dan memaksakan kehendak hati ku?" gumam Paskal dalam hati menatap Alexa.


Alexa masih bergelut dengan pikirannya. Ia merasa sangat dekat dengan Paskal. Namun ia belum pernah merasakan namanya yang jatuh cinta. Hatinya tidak berdebar sama sekali di dekat pria itu. Namun terselip perasaan takut akan kehilangan Paskal di lubuk hati gadis itu.


Paskal menatap kedua orangtuanya secara bergantian. Ia tersenyum manis melihat anggukan dari kedua orangtuanya. Setetes air mata tiba-tiba jatuh dari pelupuk matanya. Paskal lalu berlutut di depan Alexa.


"Alexa.... bolehkah aku egois sekali ini saja? aku tahu kau tidak mencintai ku.... tapi bolehkah kau memberikan satu kesempatan padaku? aku hanya ingin diberikan kesempatan selama 1 x 24 jam sebelum bulan purnama." ujar Paskal mengarahkan kotak merah berisi cincin couple.


"Alexa.... aku tidak tahu mengapa setiap berada di dekatmu. Rasanya aku ingin menjadikanmu milik ku seutuhnya. Jantungku berdebar kencang hanya saat berada di dekatmu. Aku tahu jantung ku berdebar karena aku mencintaimu. Namun aku sangat tahu.... perasaan cinta ini tidak mungkin di paksakan bukan?" sambung Paskal sedikit menunduk.


"Aku memberanikan diri berlutut dihadapan mu sebagai seorang pria yang mencintai. Pria yang memiliki keinginan besar untuk melamar seorang Nona muda. Kamu tahu.... terkadang aku merasa inscure bila mengungkapkan isi hatiku. Karena aku hanyalah pria biasa dan tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Aku hanya memiliki cinta! dan ku tahu, cinta tidak akan bisa memberikan kemewahan kepadamu di masa depan." tutur Paskal sedikit lega. Ia tahu kalau Alexa bakalan menolak lamarannya.


"Dan beberapa jam lalu aku kembali memikirkan perkataan dari pria pertama dalam hidupmu. Aku sangat senang ketika Daddy mu mempercayakan mu kepadaku. Pria biasa menjadi pendamping hidup seorang Nona muda di masa depan. Aku sangat bahagia beliau mempercayakan mu kepadaku, Alexa. Maka dari itu.... Alexandria Belle Lorens.... nama wanita yang selama ini tersemat di hatiku. Aku ingin melamar mu menjadi istriku.... dan menjadi ibu untuk putra-putri ku di masa depan." sambung Paskal menatap dalam wajah Alexa.


"Aku tahu... kau akan menolak ku Alexa."gumam Paskal dalam hati.


Keluarga besar Douglas dan semua tamu undangan tiba-tiba terdiam mendengar ungkapan Paskal. Suasana disana tiba-tiba hening seketika. Mereka menatap kearah Alexa menunggu jawaban dari gadis itu.


"Alexa Will You Marry Me?" ujar Paskal penuh keyakinan melamar Alexa. Pemuda itu menatap Alexa dengan lembut. Ia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan selagi ada satu kesempatan yang diberikan Greyson kepadanya. Meskipun Paskal tahu Alexa kemungkinan akan menolaknya.


...***Bersambung***...